Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Presiden Prabowo Resmi Lantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh

BALIILU Tayang

:

pelantikan duta besar
Presiden Prabowo Subianto melantik 31 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia (RI) untuk negara sahabat pada Senin, 24 Maret 2025 di Istana Negara, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik 31 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia (RI) untuk negara sahabat pada Senin, 24 Maret 2025 di Istana Negara, Jakarta. Pengangkatan para dubes LBBP RI ini tertuang dalam Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 25/P dan 40/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara mengambil sumpah bagi para dubes yang dilantik pada hari ini.

“Bahwa saya untuk diangkat menjadi duta besar luar biasa dan berkuasa penuh akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada para duta besar, dikutip dari presidenri.go.id.

Acara pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan Duta Besar yang dilantik. Adapun 31 nama dubes LBBP RI yang dilantik yakni:

  1. Agus Priono, sebagai Duta Besar untuk Republik Suriname, merangkap Republik Kooperatif Guyana;
  2. Andreano Erwin, sebagai Duta Besar untuk Republik Serbia, merangkap Montenegro;
  3. Ardian Wicaksono, sebagai Duta Besar untuk Republik Senegal, merangkap Republik Cabo Verde, Republik Gambia, Republik Guinea, Republik Guinea-Bissau, Republik Mali, Republik Pantai Gading, dan Republik Sierra Leone;
  4. Cecep Herawan, sebagai Duta Besar untuk Republik Korea;
  5. Dicky Komar, sebagai Duta Besar untuk Republik Lebanon;
  6. Fikry Cassidy, sebagai Duta Besar untuk Republik Bolivarian Venezuela, merangkap Persemakmuran Dominika, – Grenada, Saint Lucia, Saint Vincent dan The Grenadines, Republik Trinidad dan Tobago;
  7. Hendra Halim, sebagai Duta Besar untuk Republik Panama, merangkap Republik Honduras, Republik Kosta Rika, dan Republik Nikaragua;
  8. Hersindaru Arwityo Ibnu Wiwoho Wahyutomo, sebagai Duta Besar untuk Republik Finlandia, merangkap Republik Estonia;
  9. Junimart Girsang, sebagai Duta Besar untuk Republik Italia, merangkap Republik Malta, Republik San Marino, Republik Siprus, Food and Agriculture Organization (FAO), International Fund and Agriculture Development (IFAD), World Food Programme (WFP), dan International Institute for the Unification of Private Law (UNIDROIT);
  10. Mirza Nurhidayat, sebagai Duta Besar untuk Republik Namibia, merangkap Republik Angola;

    Penny Dewi Herasati, sebagai Duta Besar untuk Hungaria;

  11. Siti Nugraha Mauludiah, sebagai Duta Besar untuk Kerajaan Denmark, merangkap Republik Lithuania;
  12. Siti Ruhaini Dzuhayatin, sebagai Duta Besar untuk Republik Uzbekistan, merangkap Republik Kyrgyzstan;
  13. Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji, sebagai Duta Besar untuk Republik Kenya, merangkap Republik Demokratik Kongo, Republik Federal Somalia, Republik Uganda, United Nation Environtmental Programme (UNEP), dan United Nation Human Settlement Programme (UN-HABITAT);
  14. Yayan Ganda Hayat Mulyana, sebagai Duta Besar untuk Kerajaan Swedia, merangkap Republik Latvia;
  15. Agung Cahaya Sumirat, sebagai Duta Besar untuk Republik Kamerun, merangkap Republik Chad, Republik Guinea Ekuatorial, Republik Gabon, Republik Kongo, dan Republik Afrika Tengah;

    Chandra Warsenanto Sukotjo, sebagai Duta Besar untuk Republik Islam Pakistan;

  16. Listiana Operananta, sebagai Duta Besar untuk Republik Bulgaria merangkap Republik Albania dan Republik Makedonia Utara;
  17. Manahan M. P. Sitompul, sebagai Duta Besar untuk Bosnia dan Herzegovina;
  18. Rolliansyah Soemirat, sebagai Duta Besar untuk Republik Islam Iran merangkap Turkmenistan;
  19. Kartika Candra Negara, sebagai Duta Besar untuk Republik Mozambik merangkap Malawi;
  20. Bambang Suharto, sebagai Duta Besar untuk Republik Federal Nigeria merangkap Republik Benin, Republik Ghana, Republik Niger, Republik Liberia, Republik Burkina Faso, Republik Togo, Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, dan ECOWAS;
  21. Muhsin Syihab, sebagai Duta Besar untuk Kanada merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO);
  22. Simon Djatwoko Irwantoro Soekarno, sebagai Duta Besar untuk Republik Kuba merangkap Persemakmuran Bahama, Republik Dominika, Republik Haiti, dan Republik Jamaika;
  23. Susi Marleny Bachsin, sebagai Duta Besar untuk Republik Portugal;
  24. Yuyu Sutisna, sebagai Duta Besar untuk Kerajaan Maroko, merangkap Republik Islam Mauritania;
  25. Arief Hidayat, sebagai Duta Besar untuk Republik Zimbabwe, merangkap Republik Zambia;
  26. Didik Eko Pujianto, sebagai Duta Besar untuk Republik Irak;
  27. Rina Prihtyasmiarsi Soemarno, sebagai Duta Besar untuk Republik Ceko;
  28. Vedi Kurnia Buana, sebagai Duta Besar untuk Republik Chile; dan
  29. Faizal Chery Sidharta, sebagai Duta Besar untuk Republik Demokratik Federal Ethiopia, merangkap Republik Djibouti, Negara Eritrea, dan African Union, dikutip dari presidenri.go.id.

Pelantikan Dubes LBBP RI diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Ketua dan Wakil Ketua Komisi I DPR RI. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pertemuan Hangat Presiden Prabowo dan Presiden ke-7 RI di Kota Surakarta

NEWS

Dilantik sebagai Menkeu, Suahasil Pastikan APBN Sehat, Kredibel, dan Berdampak bagi Rakyat

Published

on

By

Suahasil Nazara Beri Keterangan Usai Dilantik jadi Menkeu
BERI KETERANGAN: Suahasil Nazara memberikan keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara sekaligus memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendukung program-program prioritas pemerintah. Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam keterangannya seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ungkapnya.

“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” lanjut Suahasil.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Keuangan akan terus bekerja untuk menjadikan APBN sebagai instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional. Suahasil juga memastikan bahwa defisit APBN akan tetap dijaga di bawah batas 3 persen.

“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegasnya.

Suahasil turut menekankan pentingnya komunikasi publik yang dapat dipercaya dalam pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, kredibilitas APBN harus dibangun tidak hanya melalui kebijakan yang sehat, tetapi juga melalui komunikasi yang konsisten kepada masyarakat.

“Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Terkait efisiensi, Suahasil menegaskan bahwa efisiensi APBN tidak semata-mata dimaknai sebagai pemotongan belanja. Efisiensi harus memastikan setiap anggaran yang digunakan menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Bertemu Presiden Prabowo, Menkomdigi Berkomitmen Dukung Penuh Penyidikan Internal dan Perangi Judi Online

“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Suahasil.

Dalam mengemban amanah barunya, Suahasil turut memastikan proses transisi di Kementerian Keuangan akan dikoordinasikan dengan baik. Dengan demikian, pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan berbagai program pemerintah dapat terus berjalan secara berkesinambungan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah janji jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Pelantikan Menkeu Suahasil dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, para menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Beasiswa hingga ke China, SMAN 1 Sukasada Buka Lebih Banyak Peluang bagi Siswa Raih Masa Depan

Published

on

By

Pembelajaran Bahasa Mandarin di SMAN 1 Sukasada
Suasana pembelajaran bahasa Mandarin di SMAN 1 Sukasada, Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Memasuki usia ke-24, SMA Negeri 1 Sukasada terus membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk meraih masa depan. Tidak hanya melalui prestasi akademik, sekolah juga menghadirkan beasiswa, penguatan bahasa asing, pelatihan keterampilan, hingga peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen SMAN 1 Sukasada dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Semangat tersebut juga menjadi bagian dari momentum HUT ke-24 sekolah yang mengusung harmoni antara budaya, pendidikan, dan tuntutan zaman.

Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah beasiswa prestasi bagi siswa berprestasi dari jenjang SMP. Program ini memberikan pembebasan biaya pendidikan bagi siswa yang berhasil meraih predikat juara umum di sekolah asal.

Juara umum pertama mendapatkan beasiswa selama tiga tahun, juara umum kedua selama dua tahun, sedangkan juara umum ketiga memperoleh beasiswa selama satu tahun.

Kepala SMAN 1 Sukasada, Putu Suardana, S.Pd.,M.Pd, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar budaya berprestasi tumbuh sejak jenjang pendidikan sebelumnya.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada siswa agar terus berprestasi. Prestasi akademik harus mendapat apresiasi, sehingga mereka semakin semangat belajar dan berkembang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9).

Menurutnya, sekolah tidak ingin membatasi kesempatan siswa hanya pada prestasi akademik. Potensi di bidang olahraga, seni, budaya, maupun keterampilan juga terus dikembangkan.

Hal tersebut menjadi bagian dari konsep pendidikan yang ingin dibangun SMAN 1 Sukasada, yakni tetap berakar pada budaya lokal namun mampu mengikuti perkembangan zaman.

“Anak-anak yang datang ke SMA Negeri 1 Sukasada memang memiliki jiwa budaya dan olahraga yang kuat. Itu yang kami gali kembali. Prestasi yang sudah ada kami kemas dengan sentuhan modern, sehingga budaya tetap hidup tetapi anak-anak juga siap menghadapi tuntutan global,” jelasnya.

Baca Juga  Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

Peluang siswa untuk menatap dunia global juga diperkuat melalui pembelajaran bahasa asing, salah satunya bahasa Mandarin. Program tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk Undiksha dan Harbin University.

Siswa mendapatkan pembelajaran bersama native speaker dan saat ini telah memasuki pembelajaran bahasa Mandarin level dua yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.

Yang menarik, penguatan bahasa Mandarin tersebut tidak hanya bertujuan menambah kemampuan komunikasi siswa, tetapi juga membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke China melalui jalur beasiswa.

“Tahun ini anak-anak baru masuk ke level dua. Kami berharap dan berdoa semoga ada yang mampu menembus China melalui peluang beasiswa tersebut,” ujarnya.

Selain membuka peluang pendidikan ke luar negeri, sekolah juga memberikan perhatian terhadap siswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui program beasiswa subsidi silang, siswa dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh keringanan biaya pendidikan sebesar 50 persen selama tiga tahun.

Sebelum bantuan diberikan, sekolah terlebih dahulu melakukan survei terhadap kondisi ekonomi keluarga. Pada tahun ajaran ini, sebanyak 38 siswa telah menerima bantuan tersebut.

Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari upaya sekolah memastikan kondisi ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Tidak berhenti pada pendidikan akademik, SMAN 1 Sukasada juga membekali siswa dengan keterampilan yang dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja. Sekolah menggandeng lembaga pelatihan pariwisata H2B untuk memberikan pelatihan di bidang culinary, housekeeping, hospitality, dan bartender.

Siswa mengikuti delapan kali pelatihan teori di sekolah dan empat kali praktik langsung di industri. Setelah mengikuti uji kompetensi, siswa memperoleh sertifikat keterampilan sebagai nilai tambah ketika melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

“Beberapa siswa kami sudah diterima bekerja di restoran dan penginapan berbekal sertifikat keterampilan yang mereka peroleh dari program ini,” jelasnya.

Baca Juga  Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat adalah Keberanian Negara Ubah Nasib Anak Bangsa

Beragam program tersebut menunjukkan bahwa SMAN 1 Sukasada berupaya memberikan lebih banyak pilihan masa depan bagi siswanya. Ada jalan melalui prestasi, ada kesempatan melalui beasiswa, ada peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri, serta ada bekal keterampilan bagi siswa yang ingin langsung memasuki dunia kerja.

Putu Suardana menegaskan, sekolah akan terus mengembangkan potensi yang dimiliki siswa maupun guru agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pendidikan.

“Kami ingin memunculkan sekecil apa pun sumber daya yang ada, baik dari anak-anak maupun guru. Semua potensi itu kami kembangkan agar anak-anak memiliki bekal yang kuat untuk masa depannya,” tegasnya.

Memasuki usia ke-24, SMAN 1 Sukasada ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk memilih jalannya sendiri. Dengan tetap berpijak pada budaya lokal, sekolah terus membuka pintu menuju prestasi, keterampilan, perguruan tinggi, hingga peluang pendidikan di tingkat global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca