Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Wisata Manistutu

BALIILU Tayang

:

igb sugriwa
PENGABDIAN MASYARAKAT: Mahasiswa dan dosen Prodi Doktor Ilmu Komunikasi Hindu, Universitas Hindu I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, pada tanggal 6-7 April 2024, saat melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kantor Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. (Foto Kolase: Hms UHN IGB Sugriwa)

Jembrana, baliilu.com – Mahasiswa dan dosen Prodi Doktor Ilmu Komunikasi Hindu Negeri, Universitas Hindu I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, pada tanggal 6-7 April 2024, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kantor Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini merupakan bagian dari program semester genap Tahun Ajaran 2023/2024 yang bertujuan untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Desa Wisata Manistutu.

Acara pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Manistutu, I Made Budiana, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya Desa Manistutu sebagai lokasi pengabdian. Kades Budiana berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan promosi Desa Wisata Manistutu yang telah meraih penghargaan masuk 75 besar Desa dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar dalam memilih Desa Manistutu sebagai lokasi pengabdian. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan Desa Wisata Manistutu,” ujar I Made Budiana.

Ketua Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar, dalam kesempatan yang sama, menyatakan bahwa program pengabdian ini merupakan agenda rutin tiap semester sebagai bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Manistutu dalam mengembangkan potensi desanya sebagai destinasi wisata unggulan,” jelas Ketua Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar.

Baca Juga  FH Unud Gelar Sosialisasi di Pura Giri Salaka Alas Purwo

I Made Abdi Negara, Ketua PROKERTI/Pengelola UMKM Umah Manis Desa Manistutu, turut hadir dalam acara pembukaan dan mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa. “Kami merasa sangat bangga dan bersyukur atas kehadiran mahasiswa dan dosen dari Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa. Kegiatan ini tentunya akan memberikan inspirasi dan motivasi kepada masyarakat Desa Manistutu dalam mengembangkan potensi desa kami,” ungkap I Made Abdi Negara.

Kegiatan pengabdian ini melibatkan enam narasumber yang terdiri dari tiga dosen dan tiga mahasiswa. Narasumber dari dosen antara lain Prof. Dr. Drs. I Ketut Sumadi, M.Par. dengan topik “Literasi Komunikasi Wisata Religi Berbasis Tri Hita Karana”; Prof. Dr. Drs. I Nyoman Linggih, M.Si. dengan topik “Karya Seni Sebagai Media Komunikasi Hindu”; dan Dr. I Nyoman Kiriana, M.A. dengan topik “Literasi Komunikasi Keagamaan”. Sementara itu, narasumber dari mahasiswa adalah Ir. I Nyoman Mahardika, M.I Kom. dengan topik “Semakin Bersemangat Menjadi Hindu di Era Society 5.0”; Ir. I Nyoman Merta, M.I.Kom. dengan topik “Literasi media dan etika bermedia sosial”; dan I Made Widiantara, S.Psi, M.Si. dengan topik “Literasi Pemasaran Desa Wisata Berbasis Digital”.

Para narasumber memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat Desa Manistutu, seperti prajuru desa, pemangku, pecalang desa adat, guru dan siswa sekolah Hindu, serta para Yowana Desa Manistutu. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan Desa Wisata Manistutu, mulai dari literasi komunikasi wisata religi, pemanfaatan karya seni sebagai media komunikasi Hindu, literasi komunikasi keagamaan, semangat menjadi Hindu di era Society 5.0, literasi media dan etika bermedia sosial, hingga literasi pemasaran desa wisata berbasis digital.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Perkuat Pendampingan Karakter Remaja melalui Inovasi Teknologi Pendidikan

Salah satu tokoh pendidikan, I Ketut Mardika Diana, S.Pd.,M.Pd., yang juga sebagai Pembina Yayasan Budi Sastra Werdhi, SMA Hindu Kemenag Manistutu, mengungkapkan antusiasmenya terhadap materi yang disampaikan oleh para narasumber. “Saya merasa materi yang disampaikan oleh para narasumber sangat relevan dengan kebutuhan kami dalam mengembangkan Desa Wisata Manistutu. Saya yakin, dengan pengetahuan dan keterampilan yang kami peroleh, kami dapat berkontribusi lebih baik dalam pendidikan anak-anak untuk mempromosikan dan mengelola desa wisata kami,” ujar Ketut Mardika Diana.

Ni Kadek Arsiani, seorang siswa sekolah Hindu di Desa Manistutu, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan pengabdian ini. “Saya sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama tentang pentingnya menjaga nilai-nilai Hindu dan memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan desa wisata kami. Saya berharap dapat menerapkan ilmu yang saya peroleh untuk turut berkontribusi dalam pengembangan Desa Wisata Manistutu,” tutur Kadek Arsiani.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya fokus pada penyampaian materi semata, tetapi juga memberikan ruang bagi para peserta untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan para narasumber. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan peserta yang antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka dalam mengelola Desa Wisata Manistutu.

Dr. I Nyoman Kiriana, M.A., salah satu narasumber dari dosen, mengapresiasi antusiasme dan partisipasi aktif peserta dalam kegiatan ini. “Saya sangat terkesan dengan semangat dan keingintahuan peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Ini menunjukkan komitmen yang kuat dari masyarakat Desa Manistutu dalam mengembangkan desanya sebagai destinasi wisata yang unggul,” ujar Dr. I Nyoman Kiriana, M.A.

Baca Juga  Civitas Akademika FISIP Udayana Gelar PKM di Desa Tosari Pasuruan Jatim

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga dapat menjadi titik awal bagi terjalinnya kerja sama jangka panjang antara Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar dengan Desa Wisata Manistutu. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan potensi Desa Wisata Manistutu dapat terus dikembangkan dan dipromosikan secara optimal, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa dan dosen Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar di Desa Wisata Manistutu ini merupakan wujud nyata dari komitmen perguruan tinggi dalam berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat. Dengan menggabungkan kekuatan akademisi dan potensi lokal, diharapkan Desa Wisata Manistutu dapat semakin berkembang dan dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Jembrana, Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bukukan Nilai Sempurna, Pemkot Denpasar Raih Dua Penghargaan Bidang Hukum Tahun 2026

Published

on

By

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi menerima penghargaan JDIH Nasional dan IRH 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali.
TERIMA PENGHARGAAN: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, S.H., M.H., yang mewakili Pemerintah Kota Denpasar menerima penghargaan Peringkat I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Bali, serta Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Rabu (19/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi di bidang hukum dengan meraih dua penghargaan pada tahun 2026. Kota Denpasar berhasil meraih Peringkat I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Bali, serta Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026. Kedua capaian tersebut memperoleh nilai sempurna 100 dengan predikat AA Istimewa.

Penghargaan diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, S.H., M.H., yang mewakili Pemerintah Kota Denpasar dalam rangkaian Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Rabu (19/8).

Dalam penilaian JDIH Nasional Tahun 2026, Kota Denpasar menempati peringkat pertama di wilayah Provinsi Bali, disusul Kabupaten Buleleng dan Pemerintah Provinsi Bali. Sementara pada Penilaian IRH Tahun 2026, Pemerintah Kota Denpasar menjadi salah satu pemerintah daerah penerima penghargaan bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana.

Komang Lestari Kusuma Dewi mewakili Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum serta pelaksanaan reformasi hukum.

“Atas nama Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, dan Bapak Sekda, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras, berkolaborasi, serta menunjukkan komitmen. Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Komang Lestari menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan memberikan kemudahan akses informasi hukum kepada masyarakat.

Baca Juga  Rektor Unud Terima Audiensi Dirut RS Unud, Segera Laksanakan Pengabdian Masyarakat

“Capaian nilai 100 dengan predikat AA Istimewa ini harus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Yang terpenting adalah implementasinya agar informasi hukum dapat diakses dengan mudah, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Prestasi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum serta pelaksanaan reformasi hukum. Ke depan, capaian ini diharapkan terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat.

Selain penyerahan penghargaan, rangkaian Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 juga diisi dengan penandatanganan perjanjian kerja sama, penyerahan sertifikat hak cipta, pemotongan tumpeng dan kue, serta peninjauan Galeri Sanga Bumi Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lebih Efisien, Pemprov Bali Dorong Konsolidasi Pengadaan Barang dan Jasa melalui Tata Kelola Akuntabel dan Transparan

Published

on

By

Sekda Bali Dewa Made Indra membuka advokasi pengadaan barang dan jasa serta clearing house di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.
BUKA ADVOKASI: Sekda Bali Dewa Made Indra saat membuka advokasi tentang pengadaan barang dan jasa serta clearing house di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah agar semakin efisien, transparan, dan berintegritas sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi konsolidasi pengadaan dan clearing house untuk mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri serta memberdayakan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMK-K).

“Mewakili Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan terima kasih kepada LKPP dan KPK yang terus memberikan perhatian terhadap proses pengadaan barang dan jasa. Khusus hari ini, kita mendapatkan advokasi tentang pengadaan barang dan jasa serta clearing house,” ujar Dewa Made Indra saat membuka kegiatan tersebut di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/8).

Dewa Made Indra menjelaskan, Pemprov Bali telah melaksanakan konsolidasi pengadaan sejak 2023, khususnya untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa sejenis di berbagai perangkat daerah, salah satunya alat tulis kantor (ATK). Konsolidasi tersebut dilaksanakan sejak tahap perencanaan hingga proses pengadaan.

Menurut Dewa Made Indra, penerapan konsolidasi memberikan manfaat yang signifikan, baik dari sisi efisiensi anggaran maupun proses pengadaan. Berdasarkan laporan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Bali, konsolidasi mampu menghasilkan harga yang lebih efisien dibandingkan dengan pengadaan secara terpisah oleh masing-masing perangkat daerah.

Sementara itu, clearing house merupakan mekanisme konsultasi prapengadaan yang bertujuan memberikan kepastian dan keyakinan kepada pengelola pengadaan dalam mengambil keputusan.

Dewa Made Indra juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa. Ia mengakui bahwa sektor pengadaan merupakan salah satu area yang rawan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Oleh karena itu, diperlukan tata kelola yang transparan dan akuntabel serta komitmen kuat dari seluruh pihak.

Baca Juga  KIH FK Unud Gelar Pengabdian Masyarakat dan Puncak Perayaan HUT Ke-19

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Advokasi LKPP Firmansyah mengapresiasi upaya Pemprov Bali dalam mengoptimalkan pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk melalui konsolidasi pengadaan dan clearing house.

Firmansyah menambahkan, tantangan pengadaan ke depan akan semakin besar, terutama dalam mendorong penguatan industri dalam negeri dan pemberdayaan UMK-K serta memastikan manfaat pengadaan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Oleh karena itu, keberhasilan tata kelola pengadaan barang dan jasa tidak cukup hanya diukur dari terselesaikannya proses pembelian barang atau jasa, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Seskab Teddy: Atas Instruksi Presiden, 253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT

Published

on

By

Sebanyak 65 ton logistik diangkut menuju wilayah terdampak gempa NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
BANTUAN BENCANA GEMPA: Sejumlah 65 ton logistik diangkut menuju wilayah terdampak bencana gempa bumi di NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 19 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

NTT, baliilu.com – Pemerintah, atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, terus mempercepat pengiriman bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima pascabencana, Rabu, 19 Agustus 2026, sebanyak 253 ton logistik telah diangkut menuju wilayah terdampak.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pada Rabu dini hari, lima pesawat kembali diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan membawa total 65 ton bantuan.

“Yang pertama, atas instruksi Bapak Presiden, hari ini, hari kelima pascabencana, tanggal 19 Agustus 2026, jam 4 pagi kembali diberangkatkan 5 pesawat menuju NTT, hari ini total membawa 65 ton logistik. Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” ujar Seskab.

Logistik yang dikirim terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lain bagi warga terdampak. Pemerintah menyiapkan dua posko utama untuk mempercepat distribusi bantuan, yakni di Labuan Bajo dan Maumere.

Dari Posko Labuan Bajo, bantuan didorong menuju sejumlah wilayah, antara lain Manggarai dan Ngada. Sementara itu, bantuan dari Posko Maumere didistribusikan menuju Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat. Jalur udara diperkuat dengan helikopter serta pesawat Cassa dan pesawat berukuran lebih kecil. Untuk jalur laut, tiga KRI TNI Angkatan Laut telah berada di wilayah terdampak dan satu kapal rumah sakit juga hampir berlabuh.

“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” ungkap Teddy.

Pemerintah, lanjut Seskab Teddy, terus memantau penanganan bencana agar seluruh proses dapat berjalan cepat dan bantuan dapat segera diterima masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di NTT.

Baca Juga  ITB STIKOM Bali Perkuat Pendampingan Karakter Remaja melalui Inovasi Teknologi Pendidikan

“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapa pun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” pungkas Seskab. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca