Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prodi Teknik Industri FT Unud Ikuti Pelatihan Simulasi Toyota Production System

BALIILU Tayang

:

pelatihan toyota
Prodi Teknik Industri FT Unud Ikuti Pelatihan Simulasi Toyota Production System ditutup sesi foto bersama. (Foto: Ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Pada pertengahan Juni ini, Program Studi Sarjana Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Udayana melaksanakan pelatihan simulasi Toyota Production System (TPS) yang berlokasi di Advanced Research Laboratory (ARL) Fakultas Teknik Universitas Udayana, Kampus Bukit, Jimbaran. Simulasi ini dilakukan guna memberikan pemahaman yang lebih luas kepada mahasiswa Teknik Industri Universitas Udayana mengenai sistem produksi terutama di bidang manufaktur.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibimbing dan diarahkan langsung oleh pihak dari Divisi Operation Management Development PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) serta didampingi oleh bapak dan ibu dosen Teknik Industri Universitas Udayana. Simulasi Toyota Production System membahas mengenai sistem produksi dalam bentuk lini perakitan yang sederhana  dengan menerapkan 2 pilar rumah TPS, yaitu Just in Time (JIT) & Jidouka (Automatisasi). Terdapat enam step proses produksi pada TPS yang telah disimulasikan. Dari sistem produksi tradisional hingga continuous flow dengan melakukan perbaikan secara terus menerus pada standarisasi kerja dan pengurangan “Muda” atau pemborosan hingga simulasi mendapatkan hasil dan sistem produksi yang terbaik.

Simulasi dimulai dengan menyiapkan kondisi laboratorium yang disusun atas warehouse, workstation dan distribusi ke customer secara sederhana selayaknya keadaan di pabrik nyata. Pada simulasi hari pertama yang dimulai tanggal 21 Juni 2022, diawali dengan pembukaan yang terdiri dari perkenalan dari beberapa pihak PT. TMMIN yang turut hadir dimana merupakan Divisi CSR Toyota dan sambutan dari Koordinator Program Studi Teknik Industri Universitas Udayana yaitu Dr. Anak Agung Istri Agung Sri Komaladewi, S.T., M.T.

Pada pembukaan tersebut disampaikan bahwa program Toyota Berbagi ini merupakan hal yang berarti bagi Teknik Industri Universitas Udayana dalam rangka untuk memperoleh akreditasi karena Program Studi Teknik Industri membutuhkan lab dasar seperti lab TP. Setelah pembukaan, dilanjutkan dengan lecturing berupa materi dan mekanisme simulasi yang diberikan setiap akan memulai satu step. Lecturing tersebut mencakup alat, perlengkapan, pemetaan lini produksi, dan akan terdapat kaizen baru guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pada setiap step.

Baca Juga  PT Awina Sinergi Jepang Implementasikan “Joint Research EV Station Flexible Solar Panel” dengan FT Unud

Dimulai dari lecturing step 1 TPS  kepada mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan implementasi simulasi step 1 TPS. Mahasiswa diberikan pembagian kerja, yaitu untuk menjadi simulator dan observer secara tetap. Step 1 TPS ini merupakan step tradisional manufacturing dimana warehouse menjadi tempat sentralisasi stok material maupun stok barang semi jadi dan barang jadi yang siap dikirim ke customer. Pada hasil simulasi step 1 bahwa didapatkan beberapa poin, yaitu terdapat waiting time, produk defect yang banyak, dan transport yang tidak teratur sehingga perusahaan memiliki cost per unit dan mengalami kerugian yang besar. Oleh karena itu, pada step 1 tidak dapat tercapai customer smile.

Setelah melakukan simulasi step 1, kegiatan dilanjutkan dengan lecturing materi simulasi step 2 atau step stock between process. Perbedaannya dengan step sebelumnya, yaitu pada step 2 di setiap stasiun kerja sudah memiliki store sehingga warehouse hanya sebagai tempat menyimpan material dan terdapat pengurangan manpower, yaitu 1 logistic person. Setelah lecturing materi step 2, dilanjutkan dengan simulasi step 2 yang menunjukkan hasil bahwa terjadi overproduction, kurang komunikasi antar-workstation dan logistic person, serta masih banyak waktu menganggur bagi logistic person. Hal ini menyebabkan profit yang menunjukkan angka minus dan cost per unit masih tetap tinggi, namun sedikit lebih kecil dari step 1.

Simulasi untuk step 3 ke 4 dilanjutkan pada hari kedua, yaitu Rabu, 22 Juni 2022 di lokasi yang sama dan diawali dengan lecturing materi simulasi step 3 atau step pull system. Kaizen yang ada pada step 3 ini adalah adanya kanban sebagai perintah produksi dan waiting post sebagai tool untuk visualisasi informasi dari customer. Pada step 3 ini juga terdapat pengurangan manpower, yaitu 2 logistic person. Hasil simulasi step 3 menunjukkan hasil bahwa terjadi pengurangan pada cost per unit yang cukup signifikan dan profit yang meningkat dan sudah tidak menunjukkan angka minus (kerugian).

Baca Juga  Arsitektur Cinta Alam 2023, Mengabdi Bagi Semesta dalam Harmonisasi Alam

Setelah melakukan simulasi step 3, dilanjutkan dengan lecturing materi step 4 atau Step Heijunka. Pada step 4, perusahaan sudah menerapkan pull system dan heijunka post sebagai tool job balancing. Heijunka post digunakan untuk meratakan beban kerja operator pada step 3. Setelah melakukan lecturing step 4, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi step 4 dengan kondisi layout yang sama dengan step 3 namun terdapat tambahan heijunka post pada meja PPIC. Dari hasil simulasi step 4 dapat dihasilkan cost per unit yang semakin menurun dan profit yang semakin meningkat. Namun, pada step 4 masih terdapat banyak barang defect. Setelah melakukan step 4, dilanjutkan dengan sesi lecturing step 5 atau step Build in Quality. pada step ini mengutamakan kualitas dari produk yang dihasilkan. Apabila pada step sebelumnya terdapat banyak defect product (not good product), pada step ini memiliki prinsip; tidak menerima, membuat, dan meneruskan barang not good dengan cara setiap workstation memastikan point quality dari pekerjaanya dengan bantuan alat seperti pada step ini, workstation 4 (workstation inspection) dianggap tidak diperlukan karena pengecekan kualitas telah dilakukan di setiap workstation.

Mahasiswa saat mengikuti step simulasi. D9Foto: Ist)

Berbeda dengan hari sebelumnya, simulasi step 5 dilakukan keesokan harinya yakni pada Kamis, 23 Juni 2022 di lokasi yang sama. Simulasi dilakukan dengan memberikan briefing terlebih dahulu untuk mengingat sesi lecturing step 5 pada hari sebelumnya. Hasil simulasi step 5 menunjukkan hasil perbedaan yang cukup signifikan dari step-step sebelumnya dimana cost per unit semakin menurun dan profit meningkat pesat. Hal ini dikarenakan tidak adanya produk defect yang dihasilkan sehingga dapat mengurangi nilai kerugian perusahaan. Setelah melakukan simulasi step 5, kegiatan dilanjutkan dengan sesi lecturing step 6 atau step Continuous Flow & Standardized Work Kaizen, dimana pada step 6 ini merupakan kelanjutan dari step 5. Namun perbedaannya pada step 6 tidak lagi menggunakan chutter karena produk yang sudah jadi langsung dialirkan ke workstation berikutnya. Setelah melakukan lecturing step 6, langsung dilanjutkan dengan simulasi. Pada simulasi step 6 ini mendapatkan hasil simulasi yang terbaik dimana cost per unit memiliki selisih sangat jauh dengan profit yang dapat berarti pada step ini dapat memberikan keuntungan yang maksimal pada perusahaan. Perlu diketahui, saat ini, PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia juga menerapkan sistem produksi step 6.

Baca Juga  FT Unud Gelar Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa dengan Tema “Build The Great Journalist”

Di hari yang sama, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi mandiri oleh mahasiswa dengan mengulang step 2 dan 4, hasil simulasi mandiri ini menunjukkan hasil yang sama dengan simulasi sebelumnya. Setelah simulasi mandiri dilakukan, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan yang diawali dengan sambutan dari perwakilan PT. TMMIN. Wijaya menyampaikan bahwa semoga simulasi yang dilakukan bisa bermanfaat untuk kedepannya dan bagi mahasiswa yang telah mengikuti simulasi diharapkan agar bisa membagi ilmu TPS ini kepada mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Udayama lainnya. Kemudian disusul dengan sambutan dari dosen program studi Teknik Industri Universitas Udayana Dr. Ir. I Ketut Gede Wirawan, M.T. dan sambutan Koordinator Program Studi Teknik Industri Universitas Udayana Dr. A. A. I. A Sri Komaladewi Utami, S.T., M.T., yang menyampaikan terima kasih yang tak terhingga berkat bantuan dan ilmu yang telah diberikan kepada mahasiswa teknik industri dan harapannya kerja sama antara PT. TMMIN dan Program Studi Teknik Industri Universitas Udayana bisa terus berlanjut. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1277-Pelatihan-Toyota-Production-System-Teknik-Industri-Universitas-Udayana-Oleh-Divisi-Operation-Management-Development-PT-Toyota-Motor-Manufacturing-Indonesia-TMMIN-.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp 3,091 Miliar

Published

on

By

Stand UMKM Buleleng Festival 2026
Suasana stand UMKM pada pelaksanaan Buleleng Festival 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp 3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp 3,6 miliar lebih.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk UMKM lokal Buleleng sangat digemari masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara. Buleleng Festival 2026 diikuti sebanyak 105 UMKM lokal dari berbagai sektor, antara lain kriya, kuliner, olahan pangan, dan fashion. Para pelaku usaha tersebut tersebar di tiga zona, yakni Zona A sebanyak 48 tenan, Zona B sebanyak 38 tenan, dan Zona C sebanyak 19 tenan.

“Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Sutjidra.

Dari sisi ekonomi, Bupati menegaskan festival ini membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng. Selain itu juga memperkuat jaringan pasar dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya. Sementara dari sisi budaya, pemerintah daerah berhasil memfasilitasi pelestarian dan inovasi, di mana tradisi bertemu kreativitas modern sehingga budaya Buleleng tetap relevan dan hidup.

Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, hingga aparat keamanan dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan, dan seluruh pengunjung yang telah menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama festival berlangsung.

Baca Juga  Mahasiswa Teknik Elektro Unud Raih Prestasi Gemilang di Mandalika Essay Competition 3

“Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membawa semangat “Uriping Rasa” ke kehidupan sehari-hari: terus melestarikan budaya, saling menghargai, memperkuat gotong royong, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Pemkab Buleleng juga berkomitmen akan terus mendukung pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui program-program yang berpihak kepada pelaku seni dan UMKM.

“Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng,” tutup Bupati Sutjidra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Kriminalitas dan Trek-trekan, Polsek Dentim Intensifkan Patroli Subuh di Wilayah Denpasar

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melaksanakan patroli subuh di kawasan Renon dan sekitarnya untuk cegah gangguan Kamtibmas.
PATROLI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada waktu dini hari, Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari.

Dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Ketut Sudarsana, S.H.,M.H., patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Renon, Jalur 11, Bundaran Renon, Lapangan Bajra Sandhi, Kantor KPU di Jalan Raya Puputan Renon, serta seputaran Jalan Tohpati.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli preventif sekaligus pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak muda yang masih berkumpul hingga dini hari. Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas agar tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, tidak melakukan aksi trek-trekan, serta mengajak masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan kegiatan patroli secara rutin dan preventif akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kriminalitas, trek-trekan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Mahasiswa Teknik Elektro Unud Raih Prestasi Gemilang di Mandalika Essay Competition 3
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bangkitkan Semangat Anak-anak Korban Gempa, Kapendam IX/Udayana Turun Langsung Dampingi Trauma Healing di Manggarai

Published

on

By

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution berinteraksi dengan anak-anak korban gempa di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
TRAUMA HEALING: Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melaksanakan trauma healing khususnya anak-anak di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Senin (24/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Manggarai, NTT, baliilu.com – Pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), prajurit Kodam IX/Udayana terus menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak. Tidak hanya dalam penanganan kondisi darurat, prajurit juga hadir memberikan dukungan sosial dan psikologis guna membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Berbagai upaya dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana, mulai dari menyiapkan posko pengungsian, memberikan pelayanan kesehatan, mendirikan dapur lapangan, hingga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat, termasuk menjangkau warga di wilayah pelosok dan lokasi yang sulit diakses. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam setiap situasi, khususnya ketika menghadapi bencana.

Sejalan dengan upaya tersebut, Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/WM pada Senin (24/8/2026) melaksanakan kegiatan pembersihan Posko Pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama warga setempat. Kegiatan dilakukan secara gotong-royong untuk menciptakan lingkungan pengungsian yang bersih dan sehat sekaligus meminimalkan risiko munculnya berbagai penyakit selama masyarakat masih berada di lokasi pengungsian.

Tidak berhenti pada aspek kebersihan lingkungan, prajurit Yonif TP 834/WM juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para korban bencana, khususnya anak-anak. Melalui permainan, interaksi, dan berbagai kegiatan yang membangun suasana positif, prajurit berupaya membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan yang dialami masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan rasa percaya diri setelah menghadapi bencana.

Di tengah-tengah kegiatan tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak di posko pengungsian. Kapendam memberikan motivasi serta mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat, bermain, dan tidak larut dalam kesedihan akibat bencana yang mereka alami.

Baca Juga  Wujudkan Double Degree dan Joint Research, Dekan Swinborne Prof. Alex Stojcevski Kunjungi FT Unud

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak, mendapat perhatian.

“Pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan, tempat tinggal dan pelayanan kesehatan. Kita juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis mereka, khususnya anak-anak. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi bagian penting untuk membantu mengembalikan rasa aman, keceriaan dan semangat mereka,” ujar Kapendam.

Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam berbagai kegiatan di posko pengungsian merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan hingga pendampingan psikologis dilaksanakan secara terpadu agar masyarakat dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Prajurit Kodam IX/Udayana akan terus hadir bersama masyarakat, membantu sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Semangat gotong-royong seperti yang kita lihat hari ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat Kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana prajurit bersama masyarakat bahu-membahu menjaga lingkungan, memberikan dukungan dan membangun kembali optimisme di tengah situasi pascabencana. Kehadiran prajurit di posko pengungsian diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara nyata, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan keyakinan bahwa masyarakat terdampak akan terus mendapatkan perhatian hingga proses pemulihan berjalan secara optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca