Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prof. Made Antara, Petani Diminta Ciptakan Produk Agrowisata Mengesankan

BALIILU Tayang

:

berita diskusi ilmiah
Guru Besar Ekonomi Pertanian Unud Prof. Dr. Ir. Made Antara, M.S. saat hadir sebagai narasumber pada Diskusi Ilmiah Prodi Magister Agribisnis. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fase pembangunan ekonomi di  dunia saat ini memasuki era experience economy, dimana produk berkualitas tidak cukup meyakinkan pelanggan untuk membeli produk tersebut. Kini pelaku ekonomi harus mampu menyediakan produk premium bagi pelanggan. Contohnya, petani harus menciptakan produk agrowisata yang menarik sehingga wisatawan sangat terkesan saat berkunjung.

Hal itu dipaparkan Guru Besar Ekonomi Pertanian Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. Made Antara, M.S. saat hadir sebagai narasumber pada Diskusi Ilmiah Prodi Magister Agribisnis dengan tema “Experience Economy sebagai Alat Formulasi Bisnis Abad 21” Selasa (21/6) kemarin. Diskusi yang dipandu Dr. Ir. I Made Sudarma, M.S. dilaksanakan secara online diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai kalangan (dosen, mahasiswa, dan pelaku ekonomi).

Prof. Antara mengungkapkan petani atau pengelola daya tarik agrowisata harus beradaptasi dengan tuntutan kualitas produk yang diinginkan wisatawan. “Wisatawan berkunjung ke areal persawahan jangan hanya diajak jalan-jalan, tetapi fasilitasi mereka agar dapat merasakan pengalaman hidup dalam suasana lingkungan pertanian. Wisata akan mendapatkan pengalaman berkesan berkunjung ke sawah,” tutur peneliti senior di Pusat Unggulan Pariwisata Unud itu.

Peserta diskusi ilmiah secara online. (Foto: Ist)

Ditambahkan, peningkatan kualitas produk agrowisata dapat dilakukan dengan dua cara yakni diversifikasi dan diferensiasi. Diversifikasi, lanjutnya, bisa bersifat vertikal dan horisontal. Vertikal dengan mengembangkan satu produk dengan kualitas yang berbeda. Diversifikasi horizontal, katanya, pengelola agrowisata mengembangkan produk agrowisata yang beragam. Sebagai contoh, pengelola agrowisata kopi yang menjual kopi pada konsumen menyuguhkan kualitas dan pengalaman berbeda-beda sesuai target pasar. “Kopi yang dijual di warung, café atau starbuck kualitasnya berbeda-beda. Kopi yang dijual di starbuck itu menyuguhkan pengalaman sehingga wisatawan siap membeli dengan harga lebih mahal,” jelasnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Serahkan Bantuan Hibah kepada Petani

Dekan Fakultas Pertanian Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gede Ustriyana, M.M. mengatakan experience economy menjadi tantangan baru bagi pelaku ekonomi dalam memasarkan produknya. “Dalam menyajikan pengalaman dalam pengemasan produk dengan nilai tambah education, entertainment, escape, aesthetic. Jadi pelaku ekonomi harus mampu menciptakan pasar untuk produknya,” kata Prof. Ustriyana saat membuka diskusi tersebut. Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Adi Arnawa Tutup Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

Prioritaskan Lingkungan dan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup dan memberikan arahan pada Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa bagi aparatur desa se-Kabupaten Badung
TUTUP BIMTEK: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi bagi Aparatur Desa se-Kabupaten Badung di Ballroom Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat (17/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menutup sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi bagi Aparatur Desa se-Kabupaten Badung di Ballroom Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Tata Kelola Pemerintahan, Pengelolaan Keuangan Desa, Perencanaan Pembangunan Desa, Pemanfaatan Aplikasi SISKEUDES, dan Pelayanan Publik”.

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung Komang Budhi Argawa, Camat, Perbekel dan perangkat desa terkait se-Kabupaten Badung.

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan pentingnya aparatur desa memanfaatkan kapasitas yang telah diperoleh melalui Bimtek untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia juga mendorong pemerintah desa agar mulai mengalokasikan sebagian anggaran desa untuk mendukung pelestarian lingkungan, salah satunya melalui penanaman pohon perindang di sepanjang ruas jalan desa.

“Bagaimana mewujudkan aparatur desa yang baik dan menjadi tauladan agar bisa dipercaya oleh masyarakat. Anggaran desa yang cukup besar, mulai sekarang sisihkan sebagian untuk lingkungan. Mulailah menanam pohon perindang di sepanjang jalan. Ini investasi jangka panjang untuk desa kita,” ujar Adi Arnawa.

Bupati menyatakan Pemerintah Kabupaten Badung siap memberikan dukungan kepada desa-desa yang memiliki program inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan keuangan khusus (BKK) akan diarahkan untuk mendukung program-program desa yang benar-benar bermanfaat.

“Saya pasti akan support. Jangan takut mengusulkan program yang baik. Kalau programnya bagus dan bermanfaat, saya tidak tanggung-tanggung membantu melalui BKK,” tegasnya.

Selain itu, Adi Arnawa meminta seluruh aparatur desa menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan berbagai program Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa.

Baca Juga  Semakin Modern, PLN UID Bali Dukung Pengembangan IoT untuk Hidroponik di Desa Pelaga

“Bapak-Ibu sudah mendapatkan bimbingan teknis. Gunakan bekal ini untuk menjadi aparatur yang dipercaya masyarakat. Jadilah contoh yang baik, karena kepercayaan masyarakat dibangun melalui keteladanan dan pelayanan yang baik,” katanya.

Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh perbekel dan perangkat desa memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan responsif. Ia menegaskan keberhasilan implementasi program pembangunan Kabupaten Badung, termasuk visi pasangan Bupati dan Wakil Bupati melalui Sapta Kriya Adi Cipta, tidak dapat berjalan tanpa dukungan seluruh aparatur desa.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan aparatur yang benar, aparatur yang bersih. Saya ingin dekat dengan seluruh aparatur desa, karena program-program yang kami jalankan tidak akan berhasil jika hanya dikerjakan oleh pemerintah kabupaten. Dibutuhkan dukungan penuh dari seluruh jajaran, termasuk para prebekel dan perangkat desa,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Resmi Ditutup, Desa Tegal Kertha dan Desa Sumerta Kaja Jadi Juara

Wahana Pembibitan Atlet dan Penguatan Kolaborasi

Loading

Published

on

By

Penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 ditandai penyerahan piala, piagam, dan tabungan Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar
PENUTUPAN TURNAMEN: Pelaksanaan penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 yang ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran Turnamen Tenis Meja serangkaian Hari Pajak Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi berakhir setelah laga puncak yang digelar di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. Ajang tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi antarseluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi wahana pembibitan dan pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar. Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali kepada para pemenang.

Adapun para juara Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Kota Denpasar Tahun 2026 pada masing-masing kategori, yakni Kategori Beregu Antar Desa dengan Juara I diraih Desa Tegal Kertha, Juara II Kelurahan Panjer, serta Juara III bersama Desa Dauh Puri Kelod dan Desa Ubung Kaja. Selanjutnya, pada Kategori Ganda Antar Desa, Juara I diraih Desa Sumerta Kaja, Juara II Kelurahan Dauh Puri, serta Juara III Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kauh.

Untuk Kategori Pelajar Putra U-13 Tahun, Juara I diraih Kadek Bayu Nararya Satya, Juara II I Made Gede Rafa Laksmana Wira Cahyana, serta Juara III I Kadek Danesha Artha Suputra dan Danur Eka Pratama. Sementara pada Kategori Pelajar Putri U-13 Tahun, Juara I diraih Putu Aricia Trisnayu, Juara II Ni Putu Prasida Putri Wibawa, serta Juara III Ni Komang Meida Sasmita Prastesya dan Ni Putu Bintang Gustiani.

Pada Kategori Pelajar Putra U-19 Tahun, Juara I diraih Komang Andri Vandita, Juara II I Kadek Alit Putra Yasa, serta Juara III I Made Yuga Praditya dan Kadek Yoga Priananta Chandra Bhuwana. Sedangkan pada Kategori Pelajar Putri U-19 Tahun, Juara I diraih Ni Putu Nanda Kharisma Artha Dewi, Juara II Putu Putri Indah Cahyani, serta Juara III Vidi Prasinta Dewi dan Dewa Ayu Oso Surya Harum Genetri. Seluruh pemenang memperoleh hadiah berupa piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Serahkan Bantuan Hibah kepada Petani

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang pada kesempatan tersebut diwakili Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wahana mempererat sinergi dan kolaborasi, tetapi juga menjadi sarana pembibitan serta pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar.

“Penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan bahwa Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah. Pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat edukasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong-royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Dewa Rai.

Baca Juga  Petani Trenggalek Nantikan Kiprah Generasi Milenial

Lebih lanjut, Dewa Rai mengatakan bahwa selain bertujuan mempererat silaturahmi antarpemangku kepentingan perpajakan di Kota Denpasar, ajang ini juga menjadi wahana edukasi sekaligus pengenalan sejak dini mengenai pentingnya kepatuhan membayar pajak serta manfaat pajak bagi pembangunan daerah.

“Turnamen ini juga kami gunakan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya membayar pajak. Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polres Gianyar Resmikan Program Bedah Rumah, Kapolres: Wujud Kehadiran Polri untuk Masyarakat

Published

on

By

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Ajeng Chandra menyerahkan Program Bedah Rumah kepada Ni Wayan Damuh
SERAHKAN BEDAH RUMAH: Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Ajeng Chandra meresmikan dan menyerahkan Program Bedah Rumah kepada Ni Wayan Damuh di Banjar Pakudui, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Jumat (17/7/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polres Gianyar meresmikan dan menyerahkan Program Bedah Rumah kepada Ni Wayan Damuh di Banjar Pakudui, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Jumat (17/7/2026).

Peresmian dipimpin langsung oleh Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Ajeng Chandra. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Gianyar, para Pejabat Utama Polres Gianyar, unsur Forkopimcam Tegallalang, pemerintah desa, para donatur, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN PPM UGM.

Program bedah rumah ini merupakan hasil sinergi Polres Gianyar bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan para donatur sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan hunian yang lebih layak.

Dalam sambutannya, Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa program tersebut menjadi implementasi nyata semangat pengabdian Polri kepada masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

“Program bedah rumah ini merupakan wujud kemitraan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap rumah yang telah direnovasi ini tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, serta menjadi awal tumbuhnya harapan dan semangat baru bagi Ibu Ni Wayan Damuh untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut. “Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, para donatur, masyarakat, dan seluruh personel Polres Gianyar yang bekerja dengan penuh keikhlasan. Sinergi seperti inilah yang ingin terus kami bangun agar kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Saat Cuti Bersama, Dinas Pertanian Tetap Layani Rekomendasi Pembelian Solar Subsidi bagi Petani

Rangkaian kegiatan diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para donatur, penyerahan tali asih, penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada penerima bantuan, pelepasan balon sebagai tanda peresmian, foto bersama, serta peninjauan rumah dan hasil kerajinan yang dibuat oleh Ni Wayan Damuh.

Melalui program sosial ini, Polres Gianyar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi, humanis, dan selalu hadir melayani masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca