Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Program Sosial Bank Indonesia di Tengah Covid-19, Serahkan Bantuan Sembako, Furniture dan Ambulans

BALIILU Tayang

:

de
FOTO BERSAMA: Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M., bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Wakil Bupati Karangasem Dr. I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H., Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali I Made Rentin, Ketua Jangkar Pemuda Nusantara Anak Agung Rai Susilantara, S.E., Kepala BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa foto bersama usai seremonial penyerahan bantuan PSBI, Jumat (2/7) di Gedung Pramuka Kwarda Bali, Renon Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) menyerahkan bantuan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Karangasem, Jangkar Pemuda Nusantara, dan Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali, Jumat (2/7) di Gedung Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali, Niti Mandala, Renon Denpasar.

Serah terima bantuan PSBI yang digelar ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) dirangkai sosialisasi ‘’Cinta, Bangga dan Paham Rupiah’’, dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Wakil Bupati Karangasem Dr. I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H., Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali I Made Rentin, Ketua Jangkar Pemuda Nusantara Anak Agung Rai Susilantara, S.E., Kepala BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa serta diikuti oleh seluruh anggota Gerakan Pramuka baik secara luring dan daring dengan jumlah peserta 1.000 orang dari seluruh Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menyampaikan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sekitar 15 bulan dengan berbagai upaya menahan penyebarannya, berdampak cukup kuat terhadap tekanan ekonomi kehidupan masyarakat di Provinsi Bali. Terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar pangan, bagi masyarakat ekonomi ke bawah. Kesulitan tersebut berpotensi mengakibatkan lemahnya imunitas masyarakat, sehingga upaya pencegahan Covid-19 tidak dapat dilakukan secara optimal.

Menyikapi  fenomena tersebut, Bank Indonesia berupaya berperan aktif dalam penanggulangan pandemi Covid-19 melalui Program Sosial Bank Indonesia. Pada seremonial penyerahan PSBI hari ini, Bank Indonesia Provinsi Bali menyerahkan 1.000 paket sembako penanggulangan Covid-19 kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Karangasem yang diterima Wakil Bupati Artha Dipa, dimana bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada warga di Kabupaten Karangasem yang terdampak Covid-19.

Baca Juga  Percepat Bali Bangkit, BI Dukung Program Vaksinasi dan Dorong Geliat Aktivitas Ekonomi

Selain itu, bantuan diberikan juga berupa satu unit mobil ambulans kepada Jangkar Pemuda Nusantara sebagai upaya untuk mempercepat penanganan warga yang terpapar Covid-19. Sebagai tambahan, PSBI juga diberikan dalam bentuk bantuan meubelair kepada Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali. Seluruh penyerahan program sosial Bank Indonesia hari ini merupakan sinergi antara Bank Indonesia dengan Anggota Komisi XI DPR-RI Agung Rai Wirajaya.

Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali I Made Rentin menerima bantuan furniture secara simbolis dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho didampingi Anggota Komisi XI DPR-RI Agung Rai Wirajaya

Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali I Made Rentin menyampaikan, Gerakan Pramuka mulai dari Kwartir Nasional, Daerah, dan Cabang merupakan bagian integral dari perjuangan bangsa, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19.  Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali telah membuat Program Pramuka Penolong di mana satu Pramuka bisa mengantar dua lansia untuk bisa mendapatkan vaksin.

Selain itu, Pramuka sebagai Duta QRIS dan Duta Rupiah, kata Made Rentin karena Gerakan Pramuka di Bali adalah garda terdepan di dalam melakukan koordinasi, informasi dan edukasi serta sosialisasi di tengah masyarakat.

Dikatakan, QRIS sebagai kebijakan nasional karena itu transaksi nontunai sebuah keniscayaan. ‘’Kami berharap Gerakan Pramukalah menjadi contoh garda terdepan dalam melakukan edukasi di tengah masyarakat. Di samping menghadapi pandemi Covid-19, pramuka juga menjadi duta perubahan prilaku dimana melakukan edukasi agar taat patuh terhadap prokes,’’ ujarnya.

Sebagai warga negara Indonesia, salah satunya wujud kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia dengan mencintai produk dalam negeri, cinta dan bangga serta paham terhadap Rupiah.

Rentin menyebutkan PSBI yang diberikan oleh Bank Indonesia Provinsi Bali nantinya akan digunakan untuk pembaruan meubelair yang ada di gedung Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali dan pengadaan meubelair baru untuk melengkapi sarana prasarana di Gedung Pusdiklat dan Wisma Diklat yang berlokasi di Bumi Perkemahan Pramuka Margarana Tabanan. Pembaruan meubelair tersebut guna mendukung pelaksanaan berbagai program Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali tahun 2021.

Baca Juga  Kondisi Dunia Usaha Bali Triwulan I 2022 Menunjukkan Perbaikan

Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya menyampaikan transformasi digital yang dilakukan Bank Indonesia, melalui QRIS telah memberikan kemudahan dan juga sebagai upaya dalam menekan mata rantai Covid-19 melalui transaksi digital yang contactless. PSBI yang disalurkan oleh Bank Indonesia merupakan salah satu wujud komitmen Bank Indonesia dalam memberi makna nyata bagi perekonomian Indonesia.  

Kegiatan penyerahan hari ini diakhiri dengan Edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah oleh Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan diikuti oleh seluruh anggota pramuka yang hadir secara luring maupun daring. (gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pansus DPRD Badung Gelar Rapat, Masukkan Unsur Budaya Bali dalam Ranperda Ormas

Published

on

By

ranperda ormas badung
RAPAT PANSUS: Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung saat menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung pada Senin, 20 April 2026. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 20 April 2026 menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Pansus menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi nasional dengan kearifan lokal Bali.

Rapat yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung tersebut, dipimpin Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara juga dihadiri Wakil Ketua Pansus I Made Ponda Witawan, Sekretaris Pansus I Wayan Puspa Negara dan Anggota Pansus di antaranya I Made Rai Wirata, I Wayan Sandra, I Putu Sika Adi Putra, I Made Yudana, I Made Tomi Martana Putra, serta I Putu Dendy Astra Wijaya. Turut hadir OPD terkait, Tim Penyusun Naskah Akademik, Tim Ahli Komisi dan Tim Ahli Bapemperda.

Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memastikan peran Ormas sejalan dengan program pembangunan daerah. Ia menegaskan agar keberadaan Ormas tidak justru mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Badung.

Lanang menyebutkan Bali hanya memiliki sektor pariwisata, terlebih khusus sektor pariwisata itu 80%-nya ada di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, pariwisata itu perlu keamanan dan kenyamanan. Sehingga sangat urgent sekali membentuk ranperda tentang pemberdayaan Ormas ini.

“Kita tidak ingin organisasi kemasyarakatan yang tujuannya membantu Pemerintah justru melakukan hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu stabilitas,” ujar Lanang Umbara.

Lebih lanjut, Lanang menjelaskan bahwa penyusunan Ranperda ini wajib berlandaskan pada undang-undang yang lebih tinggi. Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai penerapan prinsip Tri Hita Karana dan kearifan lokal sebagai syarat pendaftaran maupun rekomendasi berdirinya sebuah Ormas di Badung.

“Jangan sampai Ormas yang berdiri di Badung tidak mengenali budaya dan kehidupan sosial kita. Jika tidak selaras dengan kearifan lokal, potensi benturan dan gesekan akan besar. Inilah yang kita sinkronisasikan,” katanya.

Baca Juga  Kolaborasi Bank Indonesia dan Pemprov Bali Dorong Pengembangan Inovasi Digital dan Sektor Kreatif

Selain aspek pendaftaran, Pansus juga menyoroti pengaturan sanksi bagi Ormas yang melanggar ketentuan.

Selain merujuk pada PP No. 58 tentang sanksi pembekuan hingga pembubaran, Perda ini nantinya akan memasukkan komponen pelanggaran terhadap kearifan lokal sebagai salah satu dasar pemberian hukuman (punishment).

Melalui regulasi ini, DPRD Badung berharap Ormas dapat tumbuh menjadi mitra pemerintah yang harmonis dengan adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Published

on

By

Presiden Prabowo
PENGARAHAN: Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Magelang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. Acara KPPD ini mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia emas 2045.”

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, TB. Ace Hasan Syadzily mengenai pelaksanaan dan tujuan penyelenggaraan KPPD tahun 2026.

“KPPD ini telah berlangsung lima hari Bapak Presiden, sejak tanggal 15 sampai dengan esok hari tanggal 19 April 2026, bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng, yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD,” ucap Gubernur Lemhanas.

Setelahnya, turut ditayangkan video dokumentasi kegiatan KPPD yang menggambarkan proses pembelajaran, pembinaan kepemimpinan, serta dinamika interaksi antarpeserta selama mengikuti program.

Dalam pengantar arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran Kepala Negara didasarkan pada pertimbangan peran strategis dari Ketua DPRD. Forum ini juga menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan pandangannya secara langsung kepada para pemimpin legislatif daerah.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.

Bukan hanya sebagai Kepala Negara, tetapi Presiden Prabowo berbicara sebagai sesama anak bangsa. Presiden menyoroti keberagaman latar belakang para peserta, mulai dari daerah asal, suku, pendidikan, hingga partai politik sebagai kekuatan yang menyatukan dalam semangat kebangsaan.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Hadiri Penyerahan Bantuan Sosial oleh Bank Indonesia

“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” tutur Kepala Negara.

“Saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” lanjutnya.

Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi justru bertumpu pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Padukan Pembangunan Infrastruktur dan Edukasi Sampah Berbasis Sumber di Baler Bale Agung

Published

on

By

Pemkab Jembrana
TINJAU RENCANA PROYEK: I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat meninjau langsung rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mempercepat peningkatan infrastruktur wilayah sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis masyarakat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), melakukan peninjauan langsung terhadap rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4).

Proyek peningkatan jalan sepanjang 600 meter ini akan menggunakan pengaspalan jenis hotmix. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026 dengan memanfaatkan alokasi anggaran sebesar Rp 900 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Dalam tinjauannya, Bupati menekankan pentingnya aspek teknis untuk kenyamanan pengguna jalan. Rencananya, jalan yang semula hanya memiliki lebar 3,5 meter akan ditingkatkan menjadi 5 meter melalui teknis penutupan saluran drainase menggunakan plat beton di titik-titik kritis. Hal ini dilakukan guna memastikan aksesibilitas kendaraan roda empat tetap lancar saat berpapasan.

“Pembangunan infrastruktur ini harus diimbangi dengan kepedulian lingkungan. Saya mengajak masyarakat agar rutin melaksanakan gotong-royong agar kawasan ini tetap asri dan terawat,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau lokasi infrastruktur, Bupati dan Wabup Ipat melanjutkan agenda dengan kegiatan ngampik (berkunjung) ke salah satu rumah warga sekitar. Dalam suasana kekeluargaan yang hangat, Bupati tidak hanya berdialog mengenai kondisi infrastruktur, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bupati mengajak warga untuk mulai disiplin memilah sampah dari rumah tangga. Langkah ini kata Bupati penting mengingat kemajuan fisik daerah harus berjalan beriringan dengan kesadaran ekologis masyarakat khususnya persoalan sampah.

“Kesuksesan pembangunan jalan ini tidak akan lengkap tanpa lingkungan yang bersih. Dengan memilah sampah dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga kebersihan di Baler Bale Agung, tapi juga membantu keberlanjutan lingkungan di seluruh Kabupaten Jembrana,” tambahnya.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Hadiri Penyerahan Bantuan Sosial oleh Bank Indonesia

Melalui perpaduan pembangunan fisik dan penguatan kesadaran masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kualitas hidup masyarakat di tingkat lingkungan dapat meningkat, mendukung program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca