FOTO BERSAMA: Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M., bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Wakil Bupati Karangasem Dr. I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H., Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali I Made Rentin, Ketua Jangkar Pemuda Nusantara Anak Agung Rai Susilantara, S.E., Kepala BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa foto bersama usai seremonial penyerahan bantuan PSBI, Jumat (2/7) di Gedung Pramuka Kwarda Bali, Renon Denpasar.
Denpasar, baliilu.com – Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) menyerahkan bantuan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Karangasem, Jangkar Pemuda Nusantara, dan Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali, Jumat (2/7) di Gedung Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali, Niti Mandala, Renon Denpasar.
Serah terima bantuan PSBI yang digelar ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) dirangkai sosialisasi ‘’Cinta, Bangga dan Paham Rupiah’’, dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Wakil Bupati Karangasem Dr. I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H., Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali I Made Rentin, Ketua Jangkar Pemuda Nusantara Anak Agung Rai Susilantara, S.E., Kepala BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa serta diikuti oleh seluruh anggota Gerakan Pramuka baik secara luring dan daring dengan jumlah peserta 1.000 orang dari seluruh Indonesia.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menyampaikan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sekitar 15 bulan dengan berbagai upaya menahan penyebarannya, berdampak cukup kuat terhadap tekanan ekonomi kehidupan masyarakat di Provinsi Bali. Terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar pangan, bagi masyarakat ekonomi ke bawah. Kesulitan tersebut berpotensi mengakibatkan lemahnya imunitas masyarakat, sehingga upaya pencegahan Covid-19 tidak dapat dilakukan secara optimal.
Menyikapi fenomena tersebut, Bank Indonesia berupaya berperan aktif dalam penanggulangan pandemi Covid-19 melalui Program Sosial Bank Indonesia. Pada seremonial penyerahan PSBI hari ini, Bank Indonesia Provinsi Bali menyerahkan 1.000 paket sembako penanggulangan Covid-19 kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Karangasem yang diterima Wakil Bupati Artha Dipa, dimana bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada warga di Kabupaten Karangasem yang terdampak Covid-19.
Selain itu, bantuan diberikan juga berupa satu unit mobil ambulans kepada Jangkar Pemuda Nusantara sebagai upaya untuk mempercepat penanganan warga yang terpapar Covid-19. Sebagai tambahan, PSBI juga diberikan dalam bentuk bantuan meubelair kepada Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali. Seluruh penyerahan program sosial Bank Indonesia hari ini merupakan sinergi antara Bank Indonesia dengan Anggota Komisi XI DPR-RI Agung Rai Wirajaya.
Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali I Made Rentin menerima bantuan furniture secara simbolis dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho didampingi Anggota Komisi XI DPR-RI Agung Rai Wirajaya
Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali I Made Rentin menyampaikan, Gerakan Pramuka mulai dari Kwartir Nasional, Daerah, dan Cabang merupakan bagian integral dari perjuangan bangsa, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19. Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali telah membuat Program Pramuka Penolong di mana satu Pramuka bisa mengantar dua lansia untuk bisa mendapatkan vaksin.
Selain itu, Pramuka sebagai Duta QRIS dan Duta Rupiah, kata Made Rentin karena Gerakan Pramuka di Bali adalah garda terdepan di dalam melakukan koordinasi, informasi dan edukasi serta sosialisasi di tengah masyarakat.
Dikatakan, QRIS sebagai kebijakan nasional karena itu transaksi nontunai sebuah keniscayaan. ‘’Kami berharap Gerakan Pramukalah menjadi contoh garda terdepan dalam melakukan edukasi di tengah masyarakat. Di samping menghadapi pandemi Covid-19, pramuka juga menjadi duta perubahan prilaku dimana melakukan edukasi agar taat patuh terhadap prokes,’’ ujarnya.
Sebagai warga negara Indonesia, salah satunya wujud kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia dengan mencintai produk dalam negeri, cinta dan bangga serta paham terhadap Rupiah.
Rentin menyebutkan PSBI yang diberikan oleh Bank Indonesia Provinsi Bali nantinya akan digunakan untuk pembaruan meubelair yang ada di gedung Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali dan pengadaan meubelair baru untuk melengkapi sarana prasarana di Gedung Pusdiklat dan Wisma Diklat yang berlokasi di Bumi Perkemahan Pramuka Margarana Tabanan. Pembaruan meubelair tersebut guna mendukung pelaksanaan berbagai program Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali tahun 2021.
Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya menyampaikan transformasi digital yang dilakukan Bank Indonesia, melalui QRIS telah memberikan kemudahan dan juga sebagai upaya dalam menekan mata rantai Covid-19 melalui transaksi digital yang contactless. PSBI yang disalurkan oleh Bank Indonesia merupakan salah satu wujud komitmen Bank Indonesia dalam memberi makna nyata bagi perekonomian Indonesia.
Kegiatan penyerahan hari ini diakhiri dengan Edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah oleh Tim Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan diikuti oleh seluruh anggota pramuka yang hadir secara luring maupun daring. (gs)
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung penghargaan untuk Provinsi Bali atas capaian pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dari Menteri Dalam Negeri RI dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)
Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung penghargaan untuk Provinsi Bali atas capaian pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung dalam Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II.
Usai acara, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Provinsi Bali meraih dua penghargaan tingkat provinsi dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali. Yakni Terbaik I kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dengan apresiasi sebesar Rp 2 miliar. Terbaik II kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dengan apresiasi sebesar Rp 1,5 miliar. Total apresiasi yang diterima Provinsi Bali sebesar Rp 3,5 miliar.
Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dalam empat kategori. Penghargaan ini bukan semata-mata soal angka atau besaran apresiasi. Yang lebih penting adalah bagaimana penghargaan ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kepala daerah untuk terus membangun dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
Memperkuat Solidaritas Antarkepala Daerah
Gubernur Koster mengungkapkan berkumpulnya para kepala daerah dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun solidaritas yang baik antarkepala daerah. Forum ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembangunan serta pelayanan publik.
Ia menjelaskan apresiasi sebesar Rp 3,5 miliar yang diterima Provinsi Bali nantinya akan digunakan untuk mendukung perbaikan jalan-jalan yang rusak di Bali. “Pemanfaatannya diarahkan untuk kebutuhan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.
Sementara terkait pelayanan kesehatan, Gubernur Koster menjelaskan pelayanan kesehatan di Provinsi Bali sudah menjangkau hingga tingkat desa melalui Pusat Pembantu atau Pustu. Ke depan, pelayanan Pustu akan terus ditingkatkan kualitasnya dan diarahkan untuk dikembangkan menjadi klinik. Hal ini merupakan bagian dari komitmen untuk semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Gubernur Koster juga mengungkapkan bahwa dua penghargaan yang diraih menjadi pengakuan atas upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
Untuk diketahui, sebanyak 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali mengikuti ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Pemerintah daerah regional Jawa-Bali berkompetisi dalam sejumlah kategori penilaian. Selanjutnya dipilih pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik pada masing-masing kategori.
Kategori penilaian berupa Implementasi Program 3 Juta Rumah; Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan; Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan; Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kinerja pemerintah daerah yang baik pada akhirnya akan berhubungan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpinnya.
“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito Karnavian.
Melalui Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik mendapatkan sejumlah manfaat, salah satunya berupa insentif fiskal. Insentif tersebut akan dikirimkan Kementerian Dalam Negeri ke rekening kas daerah. Tambahan fiskal tersebut dapat digunakan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. (gs/bi)
HADIRI HUT: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali, Minggu, 30 Agustus 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali. (Foto: ist)
Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa keberadaan Ikatan Wartawan Online (IWO) merupakan respons atas pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi. Berbeda dengan media konvensional, media online menurutnya dapat menyediakan informasi dengan lebih cepat, mudah dan dapat diakses dimana saja.
Ia menegaskan bahwa keberadaan media massa sangat penting sebagai wahana interaksi antara pemerintah dan masyarakat ataupun sebaliknya. Sehingga dalam melaksanakan tugasnya harus berpegang teguh pada aturan jurnalistik namun tetap kritis dalam memberikan informasi dan mencerdaskan masyarakat.
Wayan Koster berharap media-media yang tergabung dalam IWO dapat bersikap objektif dan profesional. Menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan apa adanya sesuai dengan kondisi yang ada.
“Harus berani mengatakan apa adanya. Jika ada yang buruk sampaikan namun kalau ada yang positif juga harus disampaikan kepada masyarakat. Semuanya untuk mensejahterakan masyarakat Bali,” ujar Gubernur Koster saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali, Minggu, 30 Agustus 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali.
Ia berharap IWO dapat aktif bersinergi dan berkolaborasi mengawal pembangunan Bali sebagaimana tertuang dalam tatanan haluan pembangunan Bali 100 Tahun. Koster menjelaskan bahwa hal tersebut akan terus ia sosialisasikan secara masif agar masyarakat Bali memahami dan dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan Bali ke depannya.
Kegiatan tersebut merupakan puncak peringatan HUT Ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia dan HUT Ke-1 IWO Bali. Selain pemotongan tumpeng, kegiatan juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba karya jurnalistik tingkat perguruan tinggi se-Bali, Talkshow serta penyerahan bantuan tali kasih kepada 15 anak-anak kurang mampu.
Mengusung tema “Peran Pers Mengawal Pembangunan Bali”, Ketua IWO Bali, Tri Widiyanti menyampaikan bahwa IWO akan terus berkolaborasi dan bersinergi untuk mengawal pembangunan di Bali dengan mengedepankan keberpihakan terhadap kepentingan publik. Ia menjelaskan bahwa proses desiminasi informasi kepada masyarakat harus berlangsung secara bersih, bertanggung jawab, berimbang dan mengutamakan objektivitas. (gs/bi)
UBUNG KAJA RUN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kegiatan Ubung Kaja Run 2026 pada Minggu (30/8) di Lapangan Pohgading, Desa Ubung Kaja. (Foto: bi)
Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kegiatan Ubung Kaja Run 2026 pada Minggu (30/8) di Lapangan Pohgading, Desa Ubung Kaja.
Sebanyak 658 peserta mengikuti Ubung Kaja Run 2026 dengan jarak tempuh 7 kilometer. Tak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan yang digagas Desa Ubung Kaja ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak bersama, menjaga kebugaran, sekaligus menikmati suasana lingkungan desa melalui rute yang telah disiapkan panitia.
Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UK Run 2026. Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar menyambut baik sekaligus mendukung kegiatan olahraga berbasis komunitas yang tumbuh dari inisiatif masyarakat dan pemerintah desa.
“Ajang seperti ini sangat positif karena menjawab kebutuhan masyarakat akan pola hidup sehat. Di sisi lain, pembangunan kota juga membutuhkan masyarakat yang memiliki kesiapan mental dan fisik yang kuat,” ujar Arya Wibawa.
Di samping itu, Wawali Arya Wibawa berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan menggali berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Ubung Kaja. Pelibatan masyarakat secara luas, kata Arya Wibawa menjadi bagian penting agar setiap potensi desa dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan semangat gotong-royong dan Vasudhaiva Kutumbakam.
Sementara, Perbekel Desa Ubung Kaja I Wayan Astika, menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat dan para pelari yang mengikuti UK Run 2026. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai 658 orang menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi desa untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
“Rute yang ditempuh sepanjang 7 kilometer tidak hanya melintasi jalan desa, tetapi juga mengajak para pelari menyusuri jalan melintasi persawahan. Jadi, selain berolahraga, peserta juga bisa menikmati keindahan lingkungan yang ada di Desa Ubung Kaja,” jelasnya.
Astika juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Walikota dan Wakil Walikota Denpasar beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga UK Run 2026 dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda olahraga yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat Desa Ubung Kaja. (eka/bi)