Sunday, 5 February 2023
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Puan Datangi DPC PDIP Sragen, Kader Banteng Teriakkan “Mbak Puan Presiden!”

BALIILU Tayang

:

de
Puan Maharani. (Foto: Ist)

Sragen, baliilu.com – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyambut kedatangan Puan Maharani di kantor DPC PDI-P Sragen, Rabu (27/4). Yel-yel penyambutan terdengar begitu Puan memasuki kantor DPC Sragen.

“Mbak Puan…,” seru pengurus yang langsung disambut suara serentak “Presiden!”.

Puan menyapa para kader PDI-P yang sudah berkumpul di halaman kantor DPC. Puan berinteraksi dengan para kader hingga melayani permintaan kader yang ingin selfie bersama.

Di pertemuan itu, Puan mengaku senang dan bersemangat bisa menemui pengurus dan kader PDI-P di kantor DPC Sragen. Ini adalah kali pertama Puan mendatangi kantor DPC Sragen. Biasanya, pertemuan dengan kader PDI-P Sragen dilakukan di Pendopo Kabupaten. Kunjungan Puan ke kantor DPC Sragen adalah untuk melakukan konsolidasi mempersiapkan Pemilu 2024.

Lewat pidatonya, Puan mengingatkan bahwa gelaran Pemilu 2024 sudah sebentar lagi. Puan meminta agar pengurus dan kader fokus untuk pemenangan partai.

“Sragen Insya Allah sudah kompak. Pasti Sragen ini suaranya nanti naik. Solo Raya harus jadi kantong kemenangan nasional,” seru Puan.

“Kerja turun lapangan. Jangan terpengaruh survei, itu hanya jadi pegangan. Jangan terganggu ada calon ini itu. Yang penting kerja, kerja, dan tunggu instruksi Ketua Umum. Nanti saya pastikan kita punya Capres dari PDI Perjuangan,” tegas Puan.

Tak hanya konsolidasi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan agenda Ramadan Berbagi. Lewat kader DPC PDI-P, Puan membagikan paket sembako untuk warga di 20 kecamatan se-Kabupaten Sragen.

Puan mendorong kekompakan kader DPC untuk turun menemui masyarakat.

“Sambil menyelam minum air, saya berikan kontribusi saya, beras. Yang jadi kebutuhan jelang Hari Raya. Bapak Ibu bantu bagikan, saya yang sediakan. Ini implementasi konkret gotong-royong sebagai keluarga besar PDI Perjuangan. Harus terus kita lakukan untuk kemenangan 2024, siap atau enggak?,” kata Puan yang langsung disambut teriakan “Siap,” oleh para kader. (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Dari Verifikasi Administrasi, KPU Bali Gugurkan 3 Balon DPD Provinsi Bali

Published

on

By

kpu bali
Ketua KPU Bali saat memimpin rekapitulasi hasil verifikasi administrasi balon DPD Provinsi Bali, Rabu (3/2) di Discovery Kartika Plaza Hotel. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Setelah melakukan rekapitulasi hasil Verifikasi Administrasi perbaikan kesatu dukungan minimal pemilih Bakal Calon (Balon) Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Bali, yang dilaksanakan Rabu, 3 Februari 2023 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta Badung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menetapkan 19 bakal calon DPD Provinsi Bali lolos untuk mengikuti verifikasi faktual. Sedangkan 3 bakal calon dinyatakan tidak lolos atau gugur.

Keputusan ini ditetapkan setelah KPU Kabupaten Kota membacakan rekapitulasi hasil verifikasi administrasi masing-masing bakal calon DPD yang kemudian 3 balon dinyatakan tidak lolos karena jumlah minimal dukungan tidak bisa terpenuhi.

‘’Hari ini kami sudah memastikan bahwa ada 19 bakal calon DPD Perwakilan Provinsi Bali yang lolos administrasi. Sedangkan 3 tidak lolos karena memang jumlah minimal tidak bisa terpenuhi. Kami sudah tetapkan dan semua kandidat sudah menerima. Itu berarti hasil-hasil kinerja kita sudah diterima mereka,’’ ucap Ketua KPU Bali Dewa Agung Gede Lidartawan selepas memimpin rekapitulasi hasil verifikasi administrasi balon DPD Provinsi Bali.

Setelah penetapan bakal calon lulus administrasi, selanjutnya kata Lidartawan, dua hari lagi bakal calon akan diundang untuk melakukan undian sampling. Dari nomor sample yang dipilih oleh balon DPD ini lanjut KPU Kabupaten Kota akan melakukan verifikasi faktual, berapa jumlah dukungannya dan berapa samplingnya. ‘’Di situ baru kita lihat apakah mereka mendukung atau tidak. Waktu verifikasi faktual dari tanggal 6-26 Februari. Setelah tanggal itu kita melakukan rekaf lagi. Kalau sudah memenuhi seperti batasnya 322 sampling itu berarti balon sudah selesai dan sudah dinyatakan memenuhi dukungan minimal dan sudah boleh mendaftar nanti di bulan Mei bersamaan pendaftaran calon DPRD kabupaten provinsi, dan DPR RI,’’ papar Lidartawan.

Karena hari ini bertepatan pelaksanaan rekap verifikasi administrasi, yang menyertakan KPU Kabupaten Kota, maka KPU Bali langsung melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek). Dengan materi, cara melakukan verifikasi faktual, bagaimana mendatangi, menghadirkan, bagaimana melakukan video conference kalau orangnya tak di tempat, bagaimana menilai video yang akan mereka kirim. Karena rekaman video pendukung ini bisa dijadikan barang bukti bahwa mereka mendukung.

lidartawan
Ketua KPU Bali Dewa Agung Gede Lidartawan. (Foto: gs)

Balon DPD, tegas Lidartawan harus ada bukti bahwa punya dukungan minimal 2.000 dukungan yang tersebar minimal di 5 kabupaten/kota. Namun ini baru bakal calon. Ada kemungkian tidak lolos atau ada kemungkinan semuanya lolos tergantung hasil verifikasi faktual. Setelah rekapitulasi faktual pada 26 Februari akan dipastikan kalau semuanya MS maka berhenti (lolos) namun kalau masih ada BMS maka akan dilakukan verifikasi faktual lagi sekali.  

‘‘Setelah ini selesai mereka bisa mendaftar bareng-bareng sama dengan pendaftaran calon DPR RI, DPRD. Sedangkan yang gugur masih punya kesempatan jika beralih ke calon DPR RI atau DPRD atau menunggu lima tahun lagi untuk calon DPD,‘‘ pungkasnya.

Pada acara tersebut, selain dihadiri Komisioner KPU Bali, pengurus KPU Kabupaten Kota juga bakal calon DPD Provinsi Bali. (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Kesbangpol Bali Ajak FPK Jaga Kondusivitas Hadapi Pemilu 2024

Published

on

By

kesbangpol
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata di Denpasar saat menggelar acara silaturahmi dengan FKP Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali, Rabu (25/1/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali mengajak jajaran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) setempat yang terdiri dari perwakilan berbagai etnis di Nusantara, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dalam menghadapi tahapan Pemilu 2024.

“Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) berperan penting untuk membangun dan mempertahankan kedamaian daerah,” kata Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata di Denpasar, Kamis (26/1/2023).

Di Provinsi Bali setidaknya terdapat 14 kelompok suku/etnis di Bali yakni Komunitas Flores, Sumba, Timor, dan Alor (FLOBAMORA); Komunitas Pasundan;  Komunitas Ikatan Keluarga Banyuwangi (IKAWANGI); dan Komunitas Ikatan Maluku Selatan (IKMS).

Kemudian ada juga Persaudaraan Setia Hati Ternate; Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI); Ikatan Keluarga Batak (IKB); Komunitas Bamus Sunda; dan Komunitas Ngeksi Gondo Yogyakarta.

Selanjutnya Komunitas Banyumasan; Komunitas Sirih Pinang; Ikatan Keluarga Andalas Selatan (IKAS); Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS); dan Komunitas Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL).

Menurut Ngurah Wiryanata, FPK memiliki tanggung jawab besar untuk membangun semangat kebhinnekaan dan kebersamaan di daerah sehingga kondusivitas wilayah bisa terus terjaga. “FPK merupakan wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerja sama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan,” ujar birokrat yang sebelumnya menjabat di Diskominfo Bali ini.

Oleh karena itu, Badan Kesbangpol Provinsi Bali secara khusus menggelar acara silaturahmi dengan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali pada Rabu (25/1). “Melalui acara tersebut, sekaligus kami berkoordinasi terkait program kerja Forum Pembauran Kebangsaan menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024,” katanya.

Pelaksanaan Pemilu 2024 dikaitkan dengan konteks pembauran kebangsaan diperkirakan akan menghadapi tantangan utama dalam dinamika hubungan antaretnis, suku, agama dan budaya. “Apalagi di tengah derasnya politik identitas dan massifnya berita hoaks dan fake news (berita palsu) yang berpotensi menjadi pemicu konflik dalam tahapan dan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024,” ucap Ngurah Wiryanata.

Oleh karenanya, menjadi penting dukungan suku/etnis Nusantara yang telah diwadahi dalam Forum Pembauran Kebangsaan di Provinsi Bali untuk berkontribusi menyukseskan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. 

Sementara itu, Ketua FPK Provinsi Bali Kadek Weisya Kusmiadewi mengharapkan FPK di tingkat provinsi dan kabupaten/kota bisa lebih bersinergi dan tidak berjalan sendiri-sendiri. “Kami harapkan agar Permendagri No. 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah dijadikan dalam AD/ART sehingga kita bisa lebih spesifik bekerja,” ucapnya.

Ketua FPK Denpasar I Made Arka berharap FPK Provinsi Bali bisa juga turun ke masing-masing kabupaten/kota untuk menggelar dialog dengan mengundang FPK Kabupaten/Kota. “Dialog itu tentu beserta tokoh-tokoh etnis untuk mereda situasi politik ini yang mungkin saja ada penonjolan terhadap politik identitas,” ujar Arka. (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Hadiri Pelantikan PPS, Bupati Sanjaya Tekankan PPS Memiliki Integritas dan Komitmen dalam Pelaksanaan Pemilu 2024

Published

on

By

pps
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., mengucapkan selamat kepada para anggota PPS yang sudah dilantik. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Panitia Pemungutan Suara atau disebut PPS mempunyai tugas penting untuk menyelenggarakan Pemilu dan pemilihan di tingkat Desa/Kelurahan pada Pemilu 2024 mendatang. Untuk itu, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., meminta kepada seluruh anggota PPS agar memiliki integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas wewenang dan kewajibannya.

“Ini adalah tugas berat yang harus dipikul oleh seluruh pihak, terutama anggota PPS sebagai ujung tombak Pemilu di Desa,” ucap Bupati Tabanan, Sanjaya dalam sambutannya saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Panitia Pemungutan Suara se-Kabupaten Tabanan, Selasa (24/1), yang bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan.

Sebanyak 399 orang Panitia Pemungutan Suara dilantik KPU Kabupaten Tabanan dalam rangka Pemilu 2024 mendatang. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua KPU Bali, jajaran Forkopimda Tabanan, Ketua KPU Tabanan, anggota DPRD Tabanan, Sekda, dan para Camat se-Kabupaten Tabanan, para PPS dan undangan terkait lainnya.

Pada kesempatan itu Bupati Sanjaya juga mengatakan, bahwa Pemilu sebagai sebuah pesta demokrasi adalah kegiatan rutin yang disambut dengan penuh gairah dan rasa kegembiraan. Perlu dipahami bersama, bahwa Pemilu 2024 yang akan datang merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat 5 tahun kedepan yang harus dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai dengan ketentuan peraturan-perundang-undangan.

Di samping itu, Sanjaya juga menekankan, bahwa kesuksesan Pemilu membutuhkan dukungan dan peran serta dari semua stake holder dan tidak bisa hanya dilihat dari segi prosedural tetapi juga dari sisi substansial. Kesuksesan prosedural dapat dilihat apabila tahapan dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan, sedangkan kesuksesan substansial dilihat apabila pelaksanaan Pemilu 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang aspiratif yang mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

“Di sinilah pentingnya penyelenggaraan Pemilu, termasuk didalamnya PPS yang berjumlah 399 orang, yang harus memiliki integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas serta wewenangnya, pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan dan kemampuan untuk melibatkan peran serta masyarakat, sehingga kesuksesan Pemilihan Umum Tahun 2024 dapat tercapai,” tegas Sanjaya.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan itu juga berharap, agar Pemilu 2024 ini berjalan dengan aman dan profesional, jujur, langsung, umum, bebas, rahasia, adil, aman dan damai. Begitu juga seluruh Pemangku kepentingan, yakni Pemkab Tabanan, Jajaran Forkopimda, KPU, Bawaslu dan jajaran terkait lainnya agar selalu berkolaborasi dan bersama-sama mewujudkan hal tersebut.

“Saya berharap Tabanan yang juga selaku penyelenggara proses demokrasi Pemilu 2024 ini berjalan aman dan damai serta tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan. Saya yakin semua bagus dan solid karena KPU sudah luar biasa, Bawaslu sudah luar biasa, TNI dan Polri juga hebat-hebat, saya rasa tidak akan ada persoalan yang berarti dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang,” imbuh Sanjaya.

Sementara, Ketua KPU Bali yang diwakili anggotanya A.A. Gede Raka Nakula, mengatakan, maka tanggung jawab segala tugas dan kewajiban terkait pemilu 2024 berada di pundak semua Panitia Pemungutan Suara yang baru saja dilantik hari ini. “PPS merupakan perpanjangan tangan Panitia Pemilihan Kecamatan dan Komisi Pemilihan Daerah sampai Komisi Pemilihan RI, sehingga dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, PPS yang secara relatif wajib berada pada satu garis komando tegak lurus,” harapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca