Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Puan: Literasi Digital Harus Jadi Gerakan Nasional, Mulai dari Keluarga

BALIILU Tayang

:

puan maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto : Dok/dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti ancaman kejahatan siber yang bisa menjerat anak-anak. Apalagi di era digital yang serba terhubung, anak-anak bisa terkena modus penipuan yang kini tidak hanya mengincar orang dewasa yakni melalui game online, tautan palsu, hingga aplikasi berbahaya melalui file APK.

Ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya dunia digital. “Literasi digital tidak boleh hanya jadi program pemerintah pusat. Ini harus menjadi gerakan nasional yang dimulai dari keluarga, didukung oleh sekolah maupun lingkungan pendidikan lainnya, dan dilindungi oleh negara,” kata Puan melalui rilis yang diterima media, Jumat (11/4/2025).

“Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban hanya karena orang dewasa di sekitarnya tidak paham bahaya dunia digital. Kesejahteraan anak bukan hanya soal fisik dan ekonomi, tapi juga soal mental dan keamanan mereka di ruang digital,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan yang ia terima, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, Indonesia mengalami lebih dari 220 juta upaya serangan siber. Anak-anak dikhawatirkan menjadi sasaran dalam banyak kasus penipuan digital mulai dari pencurian data lewat game online, jual beli akun bodong, hingga file APK berbahaya yang menyasar perangkat orang tua melalui aplikasi pesan.

Di media sosial, banyak masyarakat yang membagikan pengalaman soal modus kejahatan digital yang kini tak lagi sekadar email mencurigakan atau penipuan berkedok hadiah. Penipuan menyusup melalui game online, aplikasi palsu, hingga link phising yang dikirim lewat WhatsApp.

Mirisnya, banyak dari korbannya termasuk anak-anak sebagai kelompok yang rentan. Beberapa kasus menunjukkan anak-anak yang terjebak game online mendapat janji virtual dengan salah satu modusnya adalah janji menggiurkan mendapatkan ‘item gratis’, koin, atau bahkan skin premium.

Baca Juga  Puan: Reses Momentum Dewan Monitoring Stok dan Stabilitas Harga Sembako Aman Hadapi Lebaran

Namun yang terjadi justru sebaliknya, anak-anak ini diminta mengklik link mencurigakan, memasukkan data pribadi, hingga tanpa sadar membuka akses ke akun atau keuangan keluarga. Modus ini sering kali berujung pada pencurian data pribadi anak dan bahkan akses ke rekening orang tua.

Karena itu, Puan menyebut negara harus hadir dan melindungi anak-anak generasi penerus bangsa. Apalagi, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA) telah mengamanatkan bahwa negara menjamin kehidupan setiap warga negara dan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak untuk mewujudkan sumber daya manusia dan generasi penerus yang unggul.

Puan pun menegaskan bahwa pemahaman ini harus diterapkan juga dalam konteks era digital. “Dalam RUU KIA, disebutkan bahwa negara, keluarga, masyarakat, dan lingkungan bertanggung jawab secara bersama-sama dalam menjamin tumbuh kembang dan kesejahteraan anak. Ini mencakup perlindungan dari segala bentuk ancaman, termasuk di ruang digital,” papar perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR tersebut dilansir dari dpr.go.id.

Selain itu, Puan juga menyerukan keterlibatan aktif sektor pendidikan dalam literasi digital. Ia berharap sekolah dapat membantu untuk mengajarkan anak untuk memahami penggunaan digital dengan benar.

“Sekolah harus jadi benteng pertama setelah keluarga. Anak-anak harus diajarkan sejak dini tentang etika digital, cara melindungi data diri, dan mengenali modus kejahatan siber,” tutur Puan.

Mantan Menko PMK itu pun mendorong literasi digital digaungkan hingga pelosok negeri. Puan menekankan hal tersebut lantaran literasi digital selama ini masih terfokus di kota-kota besar.

“Di desa dan pinggiran kota, masih banyak orang tua yang tidak memahami cara mengontrol anak dari media sosial, pentingnya tidak membagikan OTP, atau bahkan sekadar berdialog dengan anak tentang apa yang mereka akses secara online,” sebutnya.

Baca Juga  Wabup Alit Sucipta Buka Literasi Digital SMSI Badung, Dorong UMKM dan Gen Z Melek Transaksi Aman

Untuk menjawab tantangan ini, Puan juga mendorong pembentukan Panitia Kerja Keamanan Digital yang fokus pada pengawasan dan perlindungan warga dari kejahatan siber. Selain itu, DPR juga akan mendukung penguatan program literasi digital berbasis keluarga dan komunitas khususnya di wilayah dengan tingkat literasi yang masih rendah.

“Anak-anak tidak hanya butuh perlindungan fisik, tetapi juga perlindungan digital. Karena itu, literasi digital harus menjadi prioritas, bukan hanya di kota besar, tapi juga sampai ke keluarga-keluarga di pelosok,” tutur Puan.

“Ruang digital seharusnya menjadi tempat yang aman dan mendidik, bukan medan yang penuh jebakan bagi generasi muda. Literasi digital bukan pilihan, melainkan kebutuhan mendesak,” pungkas Cucu Bung Karno itu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemkab Badung Laksanakan “Bhakti Penganyaran“ di Pura Luhur Batukau

Published

on

By

pemkab badung
BHAKTI PENGANYARAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta saat memimpin Bhakti Penganyaran dalam rangkaian Karya Piodalan di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Hms Badung)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan Bhakti Penganyaran dalam rangkaian Karya Piodalan di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan penganyaran dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta. Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Badung I Gst. Anom Gumanti, anggota DPRD Made Ponda Wirawan, Sekretaris Daerah Badung IB Surya Suamba, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung juga menyerahkan dana punia sebesar Rp 100 juta yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Wangaya Gede I Ketut Sucipto.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa Bhakti Penganyaran merupakan wujud sradha bhakti dan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala anugerah yang telah diberikan, baik kepada Pemerintah Kabupaten Badung maupun masyarakat Bali secara umum.

Bupati berharap melalui momentum tersebut, seluruh jajaran pemerintah diberikan kerahayuan, kesehatan, kedamaian, serta tuntunan dalam menjalankan tugas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Astungkara, apa yang kita harapkan bersama untuk Badung, Bali, dan Nusantara tetap aman dan dapat kita wujudkan secara nyata. Momentum penganyaran ini juga menjadi sarana memohon anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar kondisi pariwisata tetap baik, sehingga mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. Bagaimanapun, pariwisata merupakan kekuatan utama Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Wangaya Gede I Ketut Sucipto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas kehadiran dan partisipasi dalam rangkaian Bhakti Penganyaran. Ia juga mengungkapkan terima kasih atas dukungan hibah sebesar Rp 18 miliar yang telah dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas kawasan pura, meliputi area parkir seluas satu hektare dan jalan sepanjang dua kilometer yang kini telah rampung.

Baca Juga  Gubernur Koster Ikuti Rakor Persiapan ‘’IPU Assembly and Related Meetings’’ Ke-144, Dipimpin Ketua DPR RI

“Kami bersama masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung beserta jajaran atas bantuan yang sangat besar bagi pembangunan di kawasan pura,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Tegallalang Survei Lokasi Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka HUT Ke-80 Bhayangkara

Published

on

By

polsek tegallalang
SURVEI: Polsek Tegallalang saat melaksanakan kegiatan survei lokasi dan pengukuran rumah yang akan menjadi sasaran program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Banjar Pakudui, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (20/6/2026). (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, Polsek Tegallalang melaksanakan kegiatan survei lokasi dan pengukuran rumah yang akan menjadi sasaran program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Banjar Pakudui, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H., didampingi Waka Polsek Tegallalang Iptu I Wayan Parwata, S.H., Kanit Samapta Iptu I Nyoman Widiana, S.Sos., Kanit Binmas Aiptu I.B. Arista Tjandra, serta dihadiri donatur bedah rumah Dewa Padma dan tim kontraktor yang dipimpin oleh Eka.

Rumah yang menjadi sasaran program bedah rumah adalah milik Ni Wayan Damuh. Berdasarkan hasil survei, kondisi rumah tersebut dinilai kurang layak huni karena belum memiliki fasilitas dapur dan kamar mandi yang memadai. Melalui program bedah rumah ini, bangunan akan direhabilitasi menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi penghuninya, lengkap dengan fasilitas dapur dan kamar mandi.

Dalam kegiatan tersebut, tim bedah rumah bersama Kapolsek dan para pejabat utama Polsek Tegallalang melakukan pengecekan serta pengukuran lokasi sebagai tahap awal sebelum proses pembangunan dimulai. Rencananya, pekerjaan bedah rumah akan mulai dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026.

Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

“Program bedah rumah ini merupakan salah satu wujud pengabdian Polri kepada masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi Ibu Ni Wayan Damuh dan keluarganya, sehingga dapat menempati rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Semoga kegiatan ini juga semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar AKP I Ketut Wiwin Wirahadi.

Baca Juga  ‘Dicegat' Sejumlah Kades di Klaten, Puan Jelaskan Pembahasan RUU Desa Lanjut Usai Pemilu

Kegiatan survei dan pengukuran lokasi berakhir pada pukul 11.30 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar dalam situasi yang kondusif. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Ubud Evakuasi Jenazah Pria Tanpa Identitas yang Ditemukan di Sungai Ayung Kedewatan

Published

on

By

jenazah di sungai ayung
EVAKUASI: Aparat Polsek Ubud bersama BPBD Gianyar dan PMI Gianyar melakukan evakuasi terhadap sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas (Mr. X) yang ditemukan tersangkut di sela-sela bebatuan aliran Sungai Ayung, Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (19/6/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Aparat Polsek Ubud bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar melakukan evakuasi terhadap sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas (Mr. X) yang ditemukan tersangkut di sela-sela bebatuan aliran Sungai Ayung, Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (19/6/2026).

Penemuan jenazah tersebut bermula sekitar pukul 10.10 WITA saat seorang karyawan Hotel Mandapa Ubud melaksanakan kegiatan rutin pembersihan di sekitar bantaran Sungai Ayung. Saat berada di lokasi, saksi melihat benda yang awalnya dikira akar pohon tersangkut di antara bebatuan sungai. Namun setelah didekati, saksi terkejut karena benda tersebut ternyata merupakan sesosok jenazah laki-laki dalam posisi terlentang.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Chief Security Hotel Mandapa Ubud yang selanjutnya meneruskan informasi kepada Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan. Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., bersama personel piket fungsi segera mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan BPBD serta PMI Kabupaten Gianyar untuk melakukan proses evakuasi.

Sekitar pukul 11.35 WITA, tim gabungan melaksanakan evakuasi melalui jalur aliran Sungai Ayung menuju Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Selanjutnya jenazah dibawa menggunakan ambulans PMI Kabupaten Gianyar menuju RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar guna dilakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, korban berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter, mengenakan celana pendek jeans warna biru dan tidak mengenakan baju. Kondisi jenazah telah dalam keadaan kaku, ditemukan luka lecet pada bahu kiri bagian belakang dan luka pada pelipis kanan. Namun demikian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui.

Baca Juga  Lebih dari Sejuta Sarjana Nganggur, Perlu Orkestrasi Lintas Kementerian Jembatani Pelamar Kerja

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban serta mengungkap identitasnya.

“Kami telah melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Gianyar serta pihak terkait untuk proses identifikasi korban. Saat ini penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai agar segera menghubungi kantor kepolisian terdekat guna membantu proses identifikasi,” ujar Kompol I Wayan Putra Antara.

Saat ini Polsek Ubud bersama Unit Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Gianyar terus melakukan pendalaman serta pengumpulan informasi dari masyarakat guna mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca