Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Raker DPRD Bali soal Penanganan Sampah di Pesisir Laut Bali, Bali Dapat DID untuk Pengelolaan Sampah

BALIILU Tayang

:

de
RAKER KOMISI III: Rapat Kerja Komisi III DPRD Provinsi Bali dengan agenda penanganan sampah di pesisir laut Bali digelar, pada Selasa (25/5) di Kantor DPRD Bali, Jalan Dr. Kusuma Atmaja, Renon Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Rapat Kerja Komisi III DPRD Provinsi Bali dengan agenda penanganan sampah di pesisir laut Bali digelar, pada Selasa (25/5) di Kantor DPRD Bali, Jalan Dr. Kusuma Atmaja, Renon Denpasar.

Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Bali Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, S.T. didampingi Wakil Ketua Dr. IGA Diah Werdhi Srikandi WS, S.E., M.M., Sekretaris I Nyoman Purwa Ngurah Arsana, S.T., serta dihadiri oleh Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Novrizal Tahar, akademisi Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, I Gede Hendrawan, S.Si., M.Si., Ph.D,  Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali Drs. I Made Teja, Balai Wilayah Sungai, serta dinas terkait.

Dalam kata sambutannya, Adhi Ardhana mengatakan, dewan bersama-sama dengan OPD menghadapi masalah sampah yang bertahun-tahun sudah terjadi di pesisir pantai di seluruh Bali. “Oleh karena itu, kami mengharapkan para akademisi bisa menjelaskan dan nanti bisa mengkaji situasi dan kondisi yang sebenarnya yang berhubungan dengan arus laut,’’ papar Ardhana.

Ia menyampaikan kita bisa melihat apa yang menjadi harapan rakyat dikaitkan dengan pesisir yang bernilai tinggi di Bali yang dulu naturalnya adalah menerima berupa sampah ranting, tapi saat ini sudah cukup banyak sampah yang dihasilkan oleh manusia seperti sampah plastik. ‘’Kami berharap di masa kerja ini kami minimal bisa mengurangi volume sampah ini, jangan sampai hanya membersihkan saja tetapi mengurangi sampah yang sampai di pantai-pantai kita,” papar Adhi Ardhana.

Terkait dengan kajian masalah sampah, perwakilan dari Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana I Gede Hendrawan  menyampaikan, karakteristik sampah yang ada saat ini tentu sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan karakteristik sampah 20 tahun yang lalu. Saat ini Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik nomor 2 terbesar di dunia, walaupun data ini masih bisa diperdebatkan tapi paling tidak inilah gambaran kita bahwa bukan hanya Bali tapi Indonesia bermasalah dengan plastik.

“Yang menjadi tantangan kita untuk mengatasi masalah sampah ini adalah keterbatasan data yang diperoleh oleh masyarakat, lemahnya pendekatan hukum, wilayah dan karakteristik perairan yang sangat kompleks yang akan memberikan kesulitan dalam kajian-kajian ilmiah. Dalam sebuah analisis yang kita lakukan kita dapatkan permasalahan yaitu sampah yang belum tertangani dengan baik itu lebih besar dari sampah yang tertangani. Dengan terbitnya peraturan gubernur terkait dengan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, penanganan sampah di sumber menjadi regulasi yang sangat baik. Hanya kita masih menunggu bagaimana efektivitas dari program tersebut dalam mengurangi timbunan sampah dan pencemaran lingkungan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Adhi Ardhana menambahkan, DPRD Provinsi Bali sangat konsen dengan masalah sampah dimana sudah berulang kali dibahas dan terlihat tidak semakin berkurang tapi justru semakin bertambah.

“Kami mengumpulkan mereka membuat suatu tim dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian PUPR, Dinas Lingkungan Hidup sehingga bisa membuat suatu tim yang melangkah satu per satu fokus dan terukur sehingga terlihat hasilnya, jadi kita bukan bicara anggaran tapi kita bicara kerja. Dan mudah-mudahan dari hasil rapat tadi jelas mereka semua sudah sepakat untuk membuat tim dan akan kita lihat kinerja dan ukurannya sehingga kita bisa evaluasi dari bulan ke bulan,” terang Adhi Ardhana.

 Sementara itu, Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Novrizal Tahar menjelaskan, persoalan ini tentu tidak bisa diselesaikan secara local, karena ini sangat terkait secara nasional dan juga global karena ada persoalan-persoalan di global yang juga berkaitan dengan arus dan sebagainya.

“Tentu untuk menyelesaikannya kita perlu melakukan upaya-upaya sesuai dengan kapasitas kita, teman-teman di provinsi dan kabupaten kota di Bali tentu menyelesaikan persoalannya di sini, kemudian di nasional saya dan teman-teman punya tanggung jawab kemudian di global kita koordinasi melalui ASEAN, kerjasama multilateral dan sebagainya. Pertama untuk di Bali tadi saya sampaikan bahwa memang secara umum dari sembilan kabupaten kota kondisi pengelolaan sampahnya memang belum maksimal,” ungkap Novrizal Tahar.

Dari sembilan kabupaten kota, yang punya TPA tidak Open Dumping hanya Kabupaten Bangli, jadi tentu harus dimaksimalkan sehingga punya alibi yang kuat  kalau memang  persoalan tetap ada tentu ada alibi yakni TPA  sudah benar, kapasitas pengelolaan sampah harus ditingkatkan jadi 100 persen, sehingga alibi jadi benar.

“Saya juga mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi maupun kabupaten kota salah satunya dengan kebijakan pembatasan pemakaian plastik sekali pakai, penyelesaian sampah di sumber, saya pikir itu adalah hal- hal penting yang memberikan alibi yang kuat buat Bali, dan pemerintah pusat memberikan dukungan walaupun masalah ini tidak bisa kita selesaikan secara sim salabim karena ini menyangkut persoalan yang luas,“ terangnya.

Dukungan tersebut salah satunya berupa Dana Insentif Daerah dalam pengelolaan sampah, termasuk kabupaten kota juga mendapatkan DID tersebut. Tahun depan akan ada delapan  kabupaten kota di Provinsi Bali yang didorong untuk mendapatkan dana alokasi khusus yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan kapasiatas pengelolaan sampah di Provinsi Bali.

“Pengelolaan sampah menjadi energy listrik di TPA Suwung itu sudah point of no return karena tidak mungkin lagi kita mencari lahan seluas sepuluh atau limabelas hektar di wilayah Denpasar atau Badung untuk membuat TPA baru. Jadi hal tersebut sudah merupakan terapi yang paling maksimal yang kita bisa lakukan, dan ini harus didorong cepat untuk menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Badung, Denpasar, Tabanan, dan Gianyar,” pungkasnya. (eka)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Di Tengah Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Presiden Prabowo Pimpin Doa bagi Warga Terdampak Bencana

Published

on

By

Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT RI di Istana
PIMPIN UPACARA: Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh rasa syukur. Di tengah perayaan kemerdekaan, perhatian Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih juga tertuju kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rangkaian upacara, Presiden mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta guna mengenang jasa para pahlawan sekaligus mendoakan masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana di sejumlah wilayah Tanah Air.

“Saudara-saudara sekalian, marilah kita mengheningkan cipta, untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Mengheningkan Cipta, mulai,” ucap Presiden Prabowo.

Doa dan keprihatinan tersebut juga disampaikan sejumlah menteri yang hadir dalam upacara. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa peringatan 81 tahun kemerdekaan menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan bangsa, sekaligus mengingat warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana.

“Tentu saja pertama-tama kita harus menyampaikan rasa syukur yang mendalam, bahwa dalam usia Indonesia yang ke-81, kita terus makin bersatu, makin damai, dan juga insyaallah makin sejahtera. Namun, hari ini kita juga harus merasakan keprihatinan yang mendalam, dan dukacita yang mendalam karena sebagian warga negara kita dalam kondisi yang sulit,” ujar Rachmat.

Senada, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menyampaikan duka cita bagi masyarakat NTT yang masih berada dalam kondisi sulit setelah bencana gempa bumi.

“Tentunya hari ini kita merayakan usia kemerdekaan kita ke-81 tahun, itu dalam keadaan yang tidak mudah. Masih ada saudara-saudara kita masih di pengungsian, karena kemarin kita baru saja ada gempa bumi di NTT. Tentunya saya juga ingin menyampaikan rasa duka cita, dan berharap saudara-saudara kita segera mendapatkan bantuan, dan diberikan kekuatan,” ujar Rini.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejumlah anggota Kabinet Merah Putih memang tidak mengikuti upacara di Jakarta karena menjalankan tugas di daerah, termasuk memastikan penanganan bencana di NTT. Ia menyebut sejumlah pejabat negara berada di NTT untuk memantau dan memastikan penanganan bencana berjalan.

“Contohnya adalah Menko PMK, kemudian Bapak Mendagri, kemudian Menteri PU, kemudian Wakil Menteri Kesehatan dan juga Wakil Menteri Sosial sekarang sedang berada di Nusa Tenggara Timur, dalam rangka memonitor dan memastikan menanggulangi bencana yang kemarin terjadi di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Menurut Menteri Pras, perayaan kemerdekaan tidak boleh mengesampingkan kondisi masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Pemerintah, kata dia, tetap memastikan kebutuhan dan penanganan warga terdampak menjadi perhatian.

“Jadi di tengah-tengah kita merayakan HUT kemerdekaan, tentu saja di satu sisi kita tetap harus memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kemarin terkena bencana itu semua tertangani dengan baik,” ucap Menteri Pras.

Mengheningkan cipta yang dipimpin Presiden Prabowo menjadi salah satu momen reflektif dalam peringatan 81 tahun Indonesia merdeka. Dari halaman Istana Merdeka, doa dipanjatkan untuk para pahlawan sekaligus untuk saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana.

Momentum tersebut sekaligus menegaskan makna kemerdekaan sebagai semangat untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan bergotong-royong menghadapi setiap kesulitan sebagai satu bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian

Published

on

By

Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT RI
INSPEKTUR UPACARA: Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Polresta Denpasar di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Polresta Denpasar di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin oleh Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Denpasar.

Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh khidmat, diawali penghormatan kepada Inspektur Upacara dan laporan Komandan Upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Teks Proklamasi, Andhika Bhayangkari, serta doa.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polresta Denpasar untuk kembali meneguhkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai pengabdian.

“Peringatan Kemerdekaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengingatkan kita semua akan tanggung jawab dalam melanjutkan perjuangan melalui pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar.

“Sebagai anggota Polri, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang humanis, profesional dan responsif, serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia menambahkan, momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk memperkuat soliditas, integritas dan semangat gotong royong dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Seluruh rangkaian Upacara Bendera Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Polresta Denpasar selesai sekitar pukul 08.30 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar dan kondusif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolres Gianyar Hadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-81 di Alun-alun Gianyar

Published

on

By

Kapolres Gianyar Hadiri Upacara HUT RI
HADIRI UPACARA: Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Gianyar, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Yen James menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Gianyar, Senin (17/8/2026).

Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.45 hingga 08.50 WITA tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gianyar, jajaran TNI-Polri, anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, veteran, tokoh masyarakat, tokoh adat dan agama, organisasi wanita, organisasi pemuda, serta undangan lainnya.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara dan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya dilaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar.

Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Paskibraka Kabupaten Gianyar. Prosesi berlangsung khidmat dan diikuti seluruh peserta upacara dengan penuh penghormatan.

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk mengatakan, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga kebersamaan, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar AKBP James.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, khususnya dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan.

“Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat akan terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. Semangat kemerdekaan hendaknya kita wujudkan melalui kerja nyata, kepedulian dan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Gianyar,” tambahnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangkaian HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Selanjutnya dilaksanakan Resepsi HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Budaya Gianyar.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, aman dan lancar. Kehadiran Kapolres Gianyar bersama jajaran juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca