Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Raker terkait LKPJ Bupati, Komisi IV DPRD Badung Maklumi Banyak Program Prorakyat tidak Terlaksana

BALIILU Tayang

:

eka
RAKER: Komisi IV DPRD Badung saat menggelar rapat kerja (Raker) dengan 4 organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (11/4). (Foto : Ist)

 Badung, baliilu.com – Walau banyak program prorakyat yang tidak bisa berjalan, laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung tahun 2021 dipastikan akan tetap bisa diterima. Hal ini bukan kesalahan, tetapi semata-mata karena minimnya anggaran akibat pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Badung, Made Suwardana saat menggelar rapat kerja (Raker) dengan 4 organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Dinas Sosial, Dinas Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KBKS), Dinas Kesehatan dan RSD Mangusada, Senin (11/4) Selain anggota Komisi IV seperti Made Sumerta, Inda Trimafo Yudha, Edy Sanjaya, Rara Hita Sukma Dewi serta Nyoman Dirgayusa, raker juga dihadiri Kadis Sosial Ketut Sudarsana, Kadis KBKS Putu Eka Mertawan, Sekretaris Dinas Kesehatan serta Direktur RSD Mangusada serta sejumlah tim ahli Komisi IV.

Saat dikatakan, dominan program prorakyat Badung tidak jalan seperti bedah rumah, tunjangan lansia, tunjangan penunggu pasien, tunjangan kematian, apakah ada pengaruhnya terhadap LKPJ Bupati, misalnya ditolak atau diterima dengan catatan, Made Suwardana menyatakan tak ada pengaruhnya. LKPJ Bupati Badung tahun 2021 dipastikan bisa diterima.

Hal ini, menurut politisi PDI Perjuangan Dapil Mengwi tersebut, disebabkan persoalan makro yakni Covid-19. Akibatnya, anggaran dinas di refocusing sehingga program-program tersebut tak jalan. “Yang jelas beberapa program tidak berjalan kan terbentur anggaran. Mudah-mudahan pariwisata sudah mulai menggeliat, pendapatan Badung bertambah atau meningkat, sehingga semua yang belum bisa dilaksanakan bisa dilaksanakan pada tahun ini atau tahun berikutnya,” katanya.

Karena itu, ujar politisi asal Kapal tersebut, ini bukan sebuah kesalahan. “Tak ada pengaruh dengan LKPJ,” tegasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Badung, Made Suwardana. (Foto : Ist)

Dia menunjuk terkait jaminan lansia yang semula dianggarkan Rp 1 juta, kemudian turun menjadi Rp 500 ribu, kemudian menjadi tidak ada. Selanjutnya dia berharap, bisa dikembalikan lagi dari tidak ada menjadi Rp 500 ribu atau kembali Rp 1 juta.

Baca Juga  Harga Bahan Pokok Melonjak Tinggi, Begini Langkah Strategis Ketua DPRD Badung Putu Parwata

Sebelumnya, Kadis Sosial Ketut Sudarsana mengungkapkan, selama tahun 2021, hampir semua program prorakyat di Badung tak bisa berjalan. Hal ini disebabkan terbentur anggaran yang minim.

Dia menunjuk untuk tahun 2021 diprogramkan bedah rumah sebanyak 500 unit. Namun hingga tahun berakhir program ini tidak bisa berjalan. “Sekali lagi ini akibat keterbatasan anggaran,” katanya.

Demikian juga untuk tunjangan lansia yang semula dianggarkan Rp 1 juta per orang menjadi Rp 500 ribu kemudian tidak ada. “Begitu juga untuk tunjangan penunggu pasien, tidak bisa terlaksana,” tegasnya sembari menambahkan, hal yang sama terjadi di tunjangan kematian yang programnya ada di Dukcapil Badung. 

Dia memastikan, semua program tersebut sudah ada rumahnya di Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Namun karena belum ada anggaran, program tersebut belum bisa terlaksana tahun 2021. 

Satu informasi baru diungkapkan Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Badung Putu Eka Mertawan. Di tengah paceklik anggaran akibat Covid-19, Badung kehilangan dana alokasi khusus dari Departemen P3A sebesar Rp 2 miliar untuk tahun 2022 ini. Untuk memperoleh DAK tersebut, kabupaten/kota harus memiliki Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD).

Saat ini, Badung belum memiliki UPTD tersebut, sehingga otomatis Badung tak kebagian DAK yang harus bisa diperoleh hingga Rp 2 miliar. Untuk itu, pihaknya sudah mengajukan pembentukan UPTD Pemberdayaan Perempuan dan Anak. “Hingga kini prosesnya sudah berjalan dan kami berharap Komisi IV bisa mendukung penyelesaian UPTD ini,” ungkap mantan Kadis DLHK Badung tersebut sembari menambahkan, untuk tahun 2021, pihaknya memperoleh DAK sebesar Rp 600 juta.

Terhadap hal ini, Ketua Komisi IV sangat mendukung terbentuknya UPTD Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Badung. Apa pun yang diperlukan sebagai syarat akan kita segera ikuti untuk bisa memperoleh anggaran dari pusat. “Ya kami akan support pembentukan UPTD ini,” tegasnya. (eka/bi)

Baca Juga  Jika TPA Suwung Ditutup, Puspa Negara Sebut Akan Ada Ancaman “Tsunami Sampah” Saat “West Monsoon”

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Terjebak di Tebing, 1 Orang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Published

on

By

pantai pandawa
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. Dari laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 18.40 Wita, didapatkan info bahwa Roger (55) ketika itu berupaya menolong seekor anjing bersama 3 rekan lainnya, namun nahas ia tidak bisa kembali ke atas.

Pelapor bernama Ratih menyebutkan perkiraan waktu kejadian kurang lebih 17.00 Wita. Merespons kejadian tersebut, diberangkatkan tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berjumlah 7 (tujuh) orang.

Pada pukul 19.30 Wita mereka tiba di lokasi kejadian dan langsung menganalisa medan dan menyusun teknik untuk menjangkau korban. Tak berselang lama 1 orang diturunkan dan berhasil mencapai posisi korban. Selanjutnya Roger dibawa naik ke atas dengan teknik lifting pada pukul 21.05 Wita dalam keadaan selamat. Kondisi sekitar yang gelap karena minim pencahayaan sempat menjadi kendala, namun bisa diatasi dengan ketelitian dan kecermatan Tim SAR gabungan.

Selama berlangsungnya proses evakuasi melibatkan unsur SAR, diantaranya tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar 7 personel, Balawista Pantai Pandawa 1 personel, Pengelola Pantai Pandawa 6 personel, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  DPRD Badung Sampaikan Rekomendasi Atas LKPJ Bupati Badung 2023
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Memikat Perhatian Lewat Penampilan “Sang Jaratkaru” pada “Peed Aya” PKB XLVIII 2026

Published

on

By

peed aya buleleng
PEED AYA: Duta Kabupaten Buleleng dalam Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). (Foto: Hms Buleleng)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, secara resmi membuka Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). Pada ajang tahunan tersebut, Duta Kabupaten Buleleng berhasil memikat perhatian ribuan penonton melalui penampilan kolosal bertajuk “Sang Jaratkaru”.

Mengusung semangat Singa Ambara Raja, Buleleng menghadirkan perjalanan artistik yang merepresentasikan kejayaan sekaligus karakteristik khas budaya Bali Utara. Penampilan ini menyuguhkan perpaduan harmonis antara keanggunan busana tradisi, nilai-nilai spiritual, semangat kebersamaan, hingga kisah pengabdian kepada leluhur yang dikemas melalui garapan tematik “Sang Jaratkaru” dengan iringan perkusi Gema Adi Merdangga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pendukung yang telah memberikan penampilan terbaik dalam ajang PKB tahun ini. Menurutnya, keikutsertaan Duta Buleleng menjadi momentum untuk menunjukkan identitas kesenian Bali Utara yang kaya, dinamis, dan tetap berakar kuat pada tradisi.

“Melalui garapan ‘Sang Jaratkaru’ serta seluruh rangkaian pawai hari ini, kami berharap dapat menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang bakti, kekuatan spiritual, dan keharmonisan sosial yang menjadi napas kehidupan masyarakat Bumi Panji Sakti,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga dirasakan para pelaku seni yang terlibat langsung dalam pawai. Salah seorang penari, Linda, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Duta Kabupaten Buleleng pada PKB XLVIII Tahun 2026.

“Ini pertama kalinya saya tampil di PKB. Rasanya campur aduk antara gugup, bangga, dan bahagia karena bisa mewakili Buleleng. Semoga seni budaya Buleleng semakin lestari, semakin dikenal luas, dan terus berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Baca Juga  DPRD Badung Sampaikan Rekomendasi Atas LKPJ Bupati Badung 2023

Parade budaya Buleleng tahun ini disajikan secara utuh dan berkesinambungan. Diawali dengan barisan pembawa identitas daerah yang mengenakan busana khas kuno Bali Utara, dilanjutkan dengan penampilan Jegeg Bagus Buleleng dalam balutan Payasan Roko-Roko dan modifikasi kain tenun Endek khas Buleleng.

Kemeriahan semakin terasa melalui penampilan 50 penari Tari Kembang Deeng yang diiringi Gamelan Angklung Saih Pitu, warisan musik langka dengan tujuh nada. Nuansa sakral dan heroik kemudian dihadirkan melalui iring-iringan Uperengga yang terdiri atas Kober Dewata Nawa Sanga, tedung suci, dan bantrangan, serta penampilan Tari Baris Sura Atma.

Sebagai puncak pertunjukan, Duta Kabupaten Buleleng menampilkan kolaborasi seni lintas budaya antara Tari Baris Sura Atma dan kesenian Burdah Pegayaman. Kolaborasi tersebut menjadi simbol kuat semangat menyama braya yang telah lama tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Buleleng, sekaligus mempertegas harmoni keberagaman yang menjadi salah satu kekuatan budaya Bumi Panji Sakti. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Aduan 110, Personel Unit Lalulintas Polsek Dentim Tangani Laka Lantas di Simpang Gatsu Timur–Noja

Published

on

By

polsek dentim
TINDAKLANJUTI LAPORAN: Personel Unit Lalu Lintas Polsek Denpasar Timur (Dentim) menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang Jalan Gatot Subroto Timur–Jalan Noja, Minggu (14/6/2026) dini hari. (Foto: Hms Pplresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat ditunjukkan personel Unit Lalu Lintas Polsek Denpasar Timur (Dentim) dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang Jalan Gatot Subroto Timur–Jalan Noja, Minggu (14/6/2026) dini hari.

Laporan diterima sekitar pukul 02.22 Wita dari seorang pelapor yang menginformasikan telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan sebuah truk tangki Pertamina. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa korban telah dievakuasi ke rumah sakit, sementara kendaraan yang terlibat masih berada di lokasi kejadian.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit Lalu Lintas Polsek Dentim, Aiptu IB Hary Sudarsana dan Aiptu I Gede Junaedi segera mendatangi lokasi guna melakukan tindakan awal, mengamankan situasi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak yang terlibat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan melibatkan satu unit truk tangki warna merah dengan nomor polisi DK 8552 CQ dan sepeda motor Honda Supra warna hitam nomor polisi DK 5177 AFE. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian dahi dan mulut serta diduga mengalami patah pada kaki kanan sehingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Selanjutnya kendaraan beserta dokumen terkait diserahkan kepada Unit Laka Lantas Polresta Denpasar untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan layanan darurat Call Center 110.

“Setiap informasi yang masuk dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan profesional guna memberikan rasa aman serta memastikan penanganan kejadian dapat dilakukan secara tepat,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD Kabupaten Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Dengan adanya layanan Call Center 110, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian sehingga dapat segera ditangani demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca