Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Raker Tim Banggar dengan TAPD Badung, Fokus Penanganan Covid dan Maksimalkan Pendapatan Daerah

BALIILU Tayang

:

de
RAKER: Rapat Kerja Tim Banggar DPRD Kabupaten Badung dengan Tim TAPD Kabupaten Badung diselenggarakan, Selasa (24/8), di ruang rapat pimpinan Kantor DPRD Badung, dipimpin Ketua Dewan Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M., menghadirkan Ketua TAPD sekaligus Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa.

Badung, baliilu.com – Rapat Kerja Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Badung dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Badung  diselenggarakan, Selasa (24/8), di ruang rapat pimpinan Kantor DPRD Badung, dipimpin oleh Ketua Dewan Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M., menghadirkan Ketua TAPD sekaligus Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa. 

Seusai raker, Ketua Dewan Putu Parwata menyampaikan hasil rapat Tim Banggar dengan TAPD yang pertama, sesuai dengan instruksi Gubernur Bali, Pemerintahan Kabupaten Badung harus fokus kepada penanganan Covid-19. Oleh karena itu, dalam rancangan APBD Perubahan 2021 untuk penanganan Covid sudah dialokasikan Rp 311 miliar. Yang kedua, menyiapkan bed untuk sentral isolasi, disiapkan Rp 33 miliar untuk perbaikan gedung D RSUD untuk menampung pasien Covid. ‘’Ini yang kita lakukan berharap tidak ada masalah lagi dalam penanganan Covid. Kalau lainnya, belanja pegawai, belanja barang dan jasa itu sesuai dengan kebutuhan,’’ ucapnya.

Politisi asal Dalung Kuta Utara ini mengatakan, masukan dari kawan-kawan Tim Banggar untuk memaksimalkan pendapatan daerah itu bagus sekali. Yang pertama, bagaimana supaya BPHTB ini menjadi sumber pendapatan Daerah Badung, diharapkan dilakukan penyesuaian kembali tentang NJOP baik di Kuta Utara, Kuta Selatan, Mengwi, Abiansemal, Petang sehingga akan bisa mendongkrak pendapatan.

Yang kedua, masalah tover lagi diselaraskan. Artinya, bagaimana nomenklatur-nomenklaturnya supaya tidak bertentangan dengan undang-undang peraturan yang ada, termasuk juga rooftop-nya nanti disesuaikan. Kita akan konsultasikan ke pihak-pihak yang berkompeten, sehingga kominfo tidak ragu mengeluarkan sebuah rekomendasi. ‘’Saya kira itu yang dapat saya sampaikan termasuk penyelesaian tata ruang. Jadi target yang dapat kami sampaikan, tata ruang ini adalah bagian dari sumber pendapatan juga, tata ruang itu kami harapkan November sudah selesai. Kami dorong November selesai dan Januari 2022 on air investasi di Badung akan bisa berjalan dengan normal,’’ ujarnya.

Baca Juga  Tuntas, DPRD Badung Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati Badung Tahun 2022

Sementara itu, Ketua TAPD sekaligus Sekda Badung Adi Arnawa menyampaikan, sesuai yang dikatakan Ketua DPRD, bahwa Covid ini menjadi satu penyebab juga terjadinya penurunan pendapatan. Oleh karena itu dari hasil rapat banggar, menyarankan beberapa masukan termasuk salah satunya melakukan diversifikasi pendapatan. Dimana, segera mendorong regulasi untuk dimungkinkan optimalisasi pendapatan, salah satunya adalah sedang berkomunikasi dengan Dewan, menyampaikan rancangan peraturan bupati terkait dengan retribusi perpanjangan INTA (ijin mempekerjakan tenaga asing).

Retribusi INTA ini juga merupakan sumber pendapatan dari sektor retribusi, dan juga sesuai dengan undang-undang cipta kerja ada turunannya bahwa ada perubahan nomenklatur terkait dengan IMB, dimana sekarang berubah menjadi persetujuan bangunan gedung (PBG).

Terhadap dua hal ini, kita sudah minta persetujuan kepada DPRD untuk segera diagendakan untuk membuat dua ranperda. Yang mana dua ranperda ini adalah berpotensi dalam rangka peningkatan pendapatan. Selain itu, juga disarankan terkait dengan bagaimana kebijakan untuk menurunkan NJOP karena memang seperti apa yang disampaikan bahwa kelihatannya dari progress pendapatan kita untuk sekarang ini yang merajai sektor-sektor penerimaan pajak adalah dari sektor BPHTB. ‘’Jadi kalau kita lihat case-nya di BPHTB sekarang ‘kan dengan terjadinya penurunan ekonomi akan berimplikasi pada penurunan beli itu akan berimplikasi juga kepada nilai jual objek pajaknya. Yang tadinya dalam NJOP mungkin X rupiah kalau disandingkan sekarang menjadi turun. Kalau itu dibawa ke BPHTB ‘kan tidak bisa diturunkan, harus tetap mengacu kepada NJOP,’’ ujarnya.

Inilah salah satu saran agar disesuaikan, sehingga kalau bisa disesuaikan otomatis nanti akan berproses kepada BPHTB. Termasuk juga sektor-sektor lain yang sedang didorong untuk saat ini.  ‘’Karena terus terang mohon maaf, walaupun kita memasang Rp 1,9 triliun itu juga tidak mudah. Kita harus mengerahkan sumber daya kita semuanya terutama di Bapenda termasuk lintas perangkat daerah yang terkait harus mulai mendorong meningkatkan kinerjanya untuk bagaimana mendapatkan angka Rp 1,9 triliun ini,’’ ujarnya.

Baca Juga  Putu Parwata Buka Rapat Paripurna DPRD Badung Masa Sidang III 2022

Kapan target penyesesuaian NJOP-nya, Arnawa menegaskan wacananya sudah cukup lama dan sudah memanggil dan memerintahkan kepala bapenda untuk segera menindaklanjuti. ‘’Saya minta dispenda cepat progress dalam menyikapi penyesuaian NJOP ini,’’ ujarnya.

Ditambahkan, di perubahan ini sesuai dengan rancangan KUPA PPAS ada dana bangunan gedung Rp 33 miliar menindaklanjuti kebijakan bupati bahwa dalam rangka penanganan Covid ini walaupun sedikit melandai dengan kebijakan kita mendorong isoter. Kelihatan sudah mulai ada penurunan, walaupun tingkat kematiannya cukup tinggi. Dari terkonfirmasi positive rate-nya cukup rendah dan kelihatannya ini menjadi indikator perkembangan penanganan Covid cukup bagus. ‘’Hanya namanya Covid ‘kan unpredictable tidak bisa kita prediksi, sehingga langkah kita tetap konsisten di perubahan untuk masuk ke gedung D. Untuk penanganan gedung D maka satu-satunya itulah belanja modal kita yang kita dorong hanya semata-mata dalam rangka penanganan Covid,’’ pungkasnya.  (eka/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Perkuat Kerukunan, Wawali Arya Wibawa Hadiri Silaturahmi Kebangsaan DMI Kota Denpasar

Published

on

By

Halal Bihalal Denpasar
HALAL BIHALAL: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Oka Cahyadi, jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat jalinan komunikasi, kebersamaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, hubungan harmonis yang dilandasi semangat menyama braya menjadi kunci dalam mendukung kelancaran pembangunan, khususnya di Kota Denpasar.

“Kota Denpasar sangat menjunjung tinggi nilai toleransi yang berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam. Kerukunan yang terjaga akan menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Umum DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kota Denpasar.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dengan mengedepankan nilai menyama braya, serta semangat Islam Rahmatan lil ‘Alamin yang mengedepankan kasih sayang dan kedamaian tanpa membedakan suku, ras, dan agama.

Lebih lanjut disampaikan, peran dewan masjid tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, namun juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, pelayanan umat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pengelolaan masjid ke depan hendaknya berlandaskan empat pilar, yakni sebagai Baitullah, Baitul Maal, Baituttarbiyah, dan Baitul Muamalah,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Paripurna Japem Badung, Putu Parwata: 8 Ranperda akan Ditetapkan Tanggal 31 Oktober

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3 Desa di Nusa Penida Jadi Sasaran Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali

Perkuat Pemberdayaan Keluarga, Edukasi Pengelolaan Sampah, dan Pencegahan Stunting

Loading

Published

on

By

TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster menyerahkan sembako saat menghadiri aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Klungkung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4).

Adapun tiga desa yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni Desa Bunga Mekar, Desa Batukandik, dan Desa Suana.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TP PKK terus bergerak aktif mendukung program pemerintah melalui berbagai aksi nyata di masyarakat. Fokus utamanya adalah memberdayakan perempuan, meningkatkan kualitas keluarga, serta menyukseskan pembangunan daerah.

Putri Koster menjelaskan bahwa salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali saat ini adalah penanganan masalah lingkungan, khususnya sampah, melalui pengelolaan berbasis sumber.

Penanganan sampah dari rumah tangga dilakukan melalui pemilahan sampah menjadi organik, anorganik, dan residu. Pengelolaan yang efektif melibatkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), pengolahan sampah dapur menjadi kompos, serta penyediaan tempat sampah terpisah guna meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi volume sampah ke TPA.

“Di Nusa Penida jangan sampai ada sampah yang menumpuk seperti di TPA Suwung. Untuk itu, kita harus bisa menyelesaikan sampah dari sumbernya, mulai dari rumah tangga. Nusa Penida sebagai daerah wisata harus dijaga keindahan alamnya dengan baik,” ujarnya sembari mengajak masyarakat mendukung kebijakan kepala daerah.

Di sisi lain, Putri Koster juga menyoroti gangguan kesehatan pada anak-anak atau generasi muda yang seharusnya dapat dicegah sejak masa kehamilan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan guna mencegah stunting.

“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak guna memaksimalkan fase tumbuh kembangnya. Ikan juga mengandung omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan otak. Konsumsi ikan sangat direkomendasikan karena kaya protein dan zat gizi penting yang mendukung perkembangan kognitif, daya ingat, serta kesehatan mata dan jantung,” ungkapnya.

Baca Juga  Rancangan Perubahan KUA-PPAS Badung 2024 Ditetapkan

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, menyampaikan terima kasih kepada TP PKK Provinsi Bali atas pelaksanaan aksi sosial di Kecamatan Nusa Penida.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali yang telah menyerahkan bantuan kepada masyarakat kami di Kecamatan Nusa Penida,” ujarnya.

Di masing-masing desa tersebut, diserahkan berbagai bantuan, antara lain 50 paket Gemarikan yang berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung; 10 paket sembako yang terdiri atas beras 10 kg, minyak goreng 2 pcs, gula pasir 3 kg, kopi bubuk 2 bungkus, serta makanan ringan.

Selain itu, diberikan pula paket susu SGM Explor 150 gram (@2 kotak) kepada 10 balita dan paket susu SGM Bunda 150 gram (@2 kotak) kepada 10 ibu hamil. Bantuan lainnya berupa paket multivitamin untuk balita dan dewasa, 50 pak telur (@40 butir), 1.000 bibit cabai, 25 bibit jambu kristal, 25 bibit nangka, serta buku resep kuliner olahan kue dan pangan lokal dalam rangka kegiatan aksi sosial tahun 2026.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis dan demo memasak yang menghadirkan Bali Chef Community.

Selain melaksanakan aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali juga melakukan kunjungan ke tempat pengolahan rumput laut menjadi kerupuk yang diproduksi oleh Sarining Segara Semaya di Banjar Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Klungkung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Kusuma Surya Putra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Putu Sumardiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali Sagung Mas Dwipayani, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Direktur Utama Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, serta Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma. (gs/bi)

Baca Juga  Putu Parwata Buka Rapat Paripurna DPRD Badung Masa Sidang III 2022

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ribuan Umat, Menko PMK dan Gubernur Koster Serukan Harmoni di Tengah Kebisingan Global pada Dharma Santi Nyepi 1948

Published

on

By

Dharma Santi Nyepi
DHARMA SANTI NYEPI: Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.500 umat tersebut menjadi puncak rangkaian Hari Raya Nyepi sekaligus momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Bali.

Acara diisi dengan dharma wacana (siraman rohani), pertunjukan seni budaya, serta hiburan musik yang memperkuat nuansa spiritual sekaligus kebersamaan. Selain digelar secara nasional di Bali, Dharma Santi juga dilaksanakan di berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Papua Selatan, dan Sumatera Selatan sebagai bentuk perayaan serentak umat Hindu di seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Bali, serta jajaran Forkopimda Provinsi Bali dan tokoh masyarakat Hindu dari berbagai daerah.

Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan persatuan bangsa.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu di tanah air,” ujarnya.

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan keharmonisan dalam keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong-royong serta nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Putu Parwata Buka Rapat Paripurna DPRD Badung Masa Sidang III 2022

“Kita adalah bangsa besar yang rukun dalam perbedaan. Berbeda tetapi tetap satu. Kita harus terus saling menghormati, saling mendukung, dan saling mengasihi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengajak umat Hindu untuk senantiasa mengamalkan ajaran Tri Hita Karana sebagai fondasi menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga persatuan nasional.

Menko PMK Pratikno dalam sambutannya menyoroti tantangan kehidupan modern yang dipenuhi “kebisingan” informasi. Ia menilai derasnya arus media sosial dan informasi digital seringkali membuat masyarakat kehilangan ruang untuk hening dan refleksi diri.

“Kadang kemarahan lebih cepat daripada kebijaksanaan, ketersinggungan lebih cepat daripada pengertian,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Nyepi seperti amati geni, amati karya, dan amati lelungan sangat relevan untuk membangun pribadi yang lebih tenang, reflektif, dan bijaksana. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan di tengah meningkatnya bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan di berbagai wilayah.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menekankan bahwa Dharma Santi bukan sekadar perayaan, melainkan momen kembali pada keheningan diri. Ia mengaitkannya dengan ajaran dalam Bhagavad Gita tentang karma yoga—bertindak tanpa keterikatan pada hasil.

Acara ini menjadi penutup rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam—satu bumi satu keluarga—yang diharapkan semakin memperkuat kerukunan umat beragama serta kesadaran kolektif menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Usai acara, suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat di area pelataran Taman Budaya Art Center Denpasar. Gubernur Wayan Koster menjadi pusat perhatian para peserta yang berebut kesempatan untuk berfoto bersama. Dengan ramah, ia melayani permintaan swafoto dari masyarakat, tokoh adat, hingga generasi muda. (gs/bi)

Baca Juga  Rakor DPRD Badung soal SE Rasionalisasi, Putu Parwata Minta Eksekutif Transparan terhadap Kondisi Keuangan Kabupaten Badung

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca