Connect with us

NEWS

Rapat Paripurna Ke-5 DPRD Bali, Tanggapan dan Rekomendasi Dewan Terkait Raperda 3/2021 tentang Retribusi Jasa Usaha

BALIILU Tayang

:

de
SERAHKAN DOKUMEN: Koordinator Pembahas Raperda tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, AA Ngurah Adhi Ardhana, S.T. menyerahkan dokumen tanggapan fraksi/Dewan kepada Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama, Senin (19/4) di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali.

Denpasar, baliilu.com – Tanggapan Dewan terhadap pendapat Gubernur Bali terkait Raperda Inisiatif Dewan tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, disampaikan pada Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021 DPRD Provinsi Bali, Senin, 19 April 2021 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Renon Denpasar.

Rapat Paripurna ke-5 yang dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, S. Sos, M.Si. dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bali, para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Sekretaris Daerah beserta Perangkat Daerah Provinsi Bali, Kelompok Pakar dan Tim Ahli DPRD Provinsi Bali, yang diikuti secara hybrid.

Rapat paripurna ke-5 DPRD Bali dibuka Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama

Dalam pengantar pembukaan, Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama menyampaikan ucapan selamat telah merayakan hari suci Galungan pada 14 April dan akan merayakan hari suci Kuningan pada 24 April ini. Semoga Ida Shang Hyang Widhi Wasa selalu memberikan kerahayuan, kesehatan dan kesejahteraan dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah ini.

Selanjutnya menyampaikan kepada umat Islam ucapan selamat melaksanakan ibadah puasa. Secara esensial berpuasa adalah mengendalikan diri, membangun terbinanya rasa kepedulian sosial. ‘’Yang terpenting saat pandemi ini semoga memberikan spirit meningkatkan solidaritas kita, menciptakan kultur gotong-royong dan keceriaan dalam berbagi,’’ papar Adi Wiryatama.

Koordinator Pembahas Raperda tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, AA Ngurah Adhi Ardhana, S.T. memaparkan tanggapan fraksi-fraksi/dewan mengenai masukan Gubernur Bali dalam rangka menyempurnakan aspek substansi, bahwa semua masukan Gubernur Bali akan dibahas bersama-sama, antara pihak eksekutif dan legislatif dalam rapat-rapat gabungan berikutnya.

Baca Juga  Terima Kunker DJSN, Gubernur Koster Beri beberapa Masukan
AA Ngurah Adhi Ardhana, S.T. membacakan tanggapan fraksi/dewan terhadap pendapat Gubernur terkait Raperda 3/2011.

Namun, mengingat penting dan mendesaknya permasalahan yang ada dalam masa pandemi Covid-19 ini, dimana terjadi kelesuan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang sampai berangka minus, maka Dewan memandang perlu untuk dilakukan hal-hal yang “tidak biasa” di dalam kondisi yang “luar biasa” ini. Berkenaan dengan hal tersebut, Dewan menggarisbawahi lagi rekomendasi yang sudah pernah disampaikan oleh DPRD Provinsi Bali.

Dewan merekomendasikan untuk ditegakkannya Peraturan (law enforcement) Keputusan Gubernur Nomor 500 tahun 1999, tentang Penetapan Jalur-Jalur Lintasan Angkutan Peti Kemas di Provinsi Daerah Tingkat I Bali, kemudian dipastikan keberadaan dan ketersediaan sarana angkutan pengangkut logistik dan komoditas ekspor-impor. Perlu pula ditingkatkan koordinasi antara dinas-dinas dan lembaga terkait lainnya, yang berhubungan dengan ekspor-impor ini.

Dewan merekomendasikan bahwa dengan telah ditetapkannya Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, tentu saja mesti dilakukan lagi harmonisasi dan sinkronisasi terhadap peraturan daerah di bawahnya, yang sebelumnya merujuk pada UU yang telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi, terutama dalam Tata Kelola Sumber Daya Air secara utuh dan menyeluruh. Hal ini sekaligus menjadi payung hukum bagi keberadaan Peraturan Gubernur Provinsi Bali No. 24 tahun 2020 tentang Perlindungan Danau, Mata Air, Sungai dan Laut yang telah mentransformasikan konsep Wana Kertih, Danu Kertih dan Segara Kertih dengan baik.

Dewan juga merekomendasikan untuk organisasi vertikal agar dilakukan koordinasi pelaksanaan, koordinasi pengawasan dan koordinasi pemeliharaan. Serta agar tetap diperhatikanPeraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 tahun 2015, tentang Penyelenggaraan Pembinaan Jasa Konstruksi.

‘’Kami juga merekomendasikan, setelah mendengar masukan dari fraksi-fraksi, untuk mengembangkan lagi pendidikan berbasis Agama Hindu, baik keberadaan sekolah-sekolahnya, guru-guru agama Hindu termasuk muatan kurikulum dalam mata pelajaran Agama Hindunya. Hal ini penting dan mendesak, taktis dan strategis diupayakan dengan sungguh-sungguh, untuk menghindari terjadinya lagi tindakan intoleran, persekusi, bahkan hal-hal yang mengarah pada penistaan agama, sebagaimana kasus yang muncul dalam beberapa hari belakangan ini,’’ pungkas Ardhana menyudahi penyampaian tanggapan dan rekomendasi Dewan. (gs)

Baca Juga  Presiden: Keselamatan Adalah yang Utama di Bidang Transportasi

Advertisements
idul fitri pemprov bali

NEWS

Sekda Dewa Indra Tinjau Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk Bali Bangkit

Published

on

By

MEMBUKA SENTRA VAKSINASI: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya membuka sentra vaksinasi Covid-19 untuk Bali bangkit yang dilaksanakan di Gedung Mahapuri Inna Heritage Hotel, Jalan Veteran Nomor 3 Denpasar, Jumat (25/6/2021).

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya meninjau sentra vaksinasi Covid-19 untuk Bali bangkit yang dilaksanakan di Gedung Mahapuri Inna Heritage Hotel, Jalan Veteran Nomor 3 Denpasar, Jumat (25/6/2021).

Vaksinasi yang berlangsung selama dua dari tanggal 25 hingga 26 Juni 2021 ini difasilitasi AXA Mandiri dengan sasaran 2.000 peserta.
Dalam arahan singkatnya saat membuka pelaksanaan vaksinasi, Sekda Dewa Indra menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran lembaga jasa keuangan.

Menurutnya, ini merupakan kontribusi luar biasa karena lembaga keuangan ikut ambil bagian dalam upaya mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat Bali. “Kami berterima kasih, karena elemen perbankan tak hanya fokus pada urusan keuangan, tapi ikut sibuk ngurus vaksin. Saya rasa ini didasari kepedulian dan rasa tanggung jawab untuk ikut andil dalam menyehatkan masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya berhenti sampai di sini, untuk mempercepat penuntasan target vaksinasi, ia masih terus mengharapkan kerjasama jajaran lembaga jasa keuangan di bawah koordinasi BI Perwakilan Bali.

Sementara itu, Regional CEO Bali Nusra PT. Bank Mandiri Hendra Wahyudi menginformasikan bahwa pihaknya menargetkan vaksinasi untuk 2.000 orang. Dari target tersebut, yang terdaftar hingga hari pertama pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai 1.600 orang. Ditambahkan olehnya, vaksinasi yang difasilitasi AXA Mandiri ini menyasar masyarakat umum dan Warga Negara Asing (WNA). Sedangkan untuk pegawai Bank Mandiri wilayah Bali yang berjumlah 1.278 orang, 1.212 sudah divaksin.

“Sisanya sebanyak 66 orang memang masuk kelompok yang belum memenuhi syarat vaksin. Ada yang sedang hamil dan penyintas Covid-19 yang status negatifnya belum mencapai tiga bulan,” terangnya.

Baca Juga  Pesan Ny. Putri Koster di Hari Ibu, Seorang Ibu adalah Benteng Terakhir Kejayaan Keluarga

Menambahkan penjelasan Hendra Wahyudi, Direktur PT AXA Mandiri Joshua Rudi Nugraha menyampaikan bahwa jajarannya ingin turut berperan aktif membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi, khususnya di Pulau Dewata. Menurutnya, percepatan program vaksinasi adalah kunci bagi pemulihan perekonomian Bali. “Jika semakin banyak kawasan di Bali yang menjadi kawasan hijau, secara bertahap pariwisata Bali akan mulai bisa dibuka,” ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bali I Wayan Widia yang ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksin menyebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 2.040.595 penduduk Bali telah divaksin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 729.408 telah memperoleh vaksin lengkap sebanyak dua kali.

Pelaksanaan vaksinasi di Inna Heritage Hotel juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Giri Tribroto dan Plt. Sekda Kota Denpasar I Made Toya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Dewa Indra bersama undangan lainnya juga sempat meninjau pelaksanaan vaksinasi dan berbincang dengan para peserta. Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat vaksinasi kepada empat orang perwakilan peserta. Pihak penyelenggara juga menyerahkan cendera mata kepada Sekda Dewa Indra dan undangan lainnya yang telah membantu kelancaran kegiatan vaksinasi. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 18 Orang Sembuh di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi

Published

on

By

de
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Meski kasus sembuh secara konsisten terus mengalami penambahan, penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi.  Berdasarkan data resmi pada Kamis (24/6), kasus positif baru tercatat bertambah sebanyak 46 orang dan kasus sembuh hanya mengalami peningkatan sebanyak 18 orang. Sementara itu, kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia  bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 18 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 46 orang, kita wajib waspada dan disiplin prokes,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Kamis (24/6).

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 15.376 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 14.723 orang  (95,75 persen), meninggal dunia 353 orang (2,29 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 300 orang (1,96 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien merupakan seorang perempuan usia 60 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam tiga hari terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga  GPLI: Hanya 100 Petak, Budidaya Lobster bisa Capai 24 Ton Setahun

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

  “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Laksanakan Wasev TMMD Ke-111, Aster Kasad Kunjungi Kodam Udayana

Published

on

By

de
KUNKER: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Kamis (24/6/2021).

Denpasar, baliilu.com  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Kamis (24/6/2021).

Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-111 tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) program TMMD ke-111 di Kodam IX/Udayana tepatnya di wilayah Kodim 1623/Karangasem yaitu di Dusun Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Saat berada di Ruang Tamu Pangdam, Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., selaku Ketua Tim menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana beserta staf atas penyambutan dan sudah berkenan menerima kedatangannya bersama tim di tengah kesibukan Kodam IX/Udayana dalam melaksanakan tugas.

Kemudian Ketua Tim menyampaikan maksud kedatangannya adalah selain untuk bersilaturahmi juga dalam rangka melaksanakan tugas kegiatan pengawasan dan evaluasi (Wasev) kegiatan TMMD ke-111 di wilayah Kodam Udayana khususnya di Kodim Karangasem.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam Udayana mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Tim Wasev TMMD ke-111 di Kodam Udayana, serta memperkenalkan para pejabat yang mendampinginya di antaranya Kasdam Udayana, Aster Kasdam Udayana, dan Dandim Karangasem.

Pangdam juga menyampaikan Kodam Udayana akan mendukung tugas-tugas yang hendak dilaksanakan oleh Tim Wasev TMMD ke-111 di Provinsi Bali. “Semoga tugas Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) yang dilaksanakan tersebut berjalan dengan  aman dan lancar,” tutup Pangdam.

Acara yang berlangsung dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan tersebut diakhiri dengan foto bersama. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Baca Juga  Dandim Bangli Sebut Langkah Bijak Pemkab Bangli Hentikan PTM
Lanjutkan Membaca