Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Resmi Mulai 1 Januari 2021, Pengambilan Berkas Adminduk di Dukcapil Denpasar bisa Lewat Aplikasi Grab

BALIILU Tayang

:

de
DimulPenandatanganan perjanjian kerjasama antara Disdukcapil Kota Denpasar bersama Grab Indonesia di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Rabu (30/12).

Denpasar, baliilu.com – Kerjasama kemiteraan antara Pemkot Denpasar yang secara khusus dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus digencarkan. Setelah sebelumnya menjalin kerjasama dengan Go-Jek Indonesia, kali ini turut direalisasikan kerjasama dengan Grab Indonesia. Dimulainya penerapan inovasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Disdukcapil Kota Denpasar bersama Grab Indonesia di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Rabu (30/12).

Atas penandatanganan kerjasama tersebut, maka pengambilan serta pengantaran berkas Administrasi Kependudukan (Adminduk) dapat dilaksanakan menggunakan aplikasi Grab lewat fitur layanan Grab Express mulai 1 Januari 2021.

Kadis Dukcapil Kota Denpasar Dewa Gde Juli Artabrata didampingi Kabid Inovasi Pelayanan, I Gusti Ngurah Agung saat di sela kegiatan menjelaskan bahwa mulai 1 Januari 2021 mendatang,  layanan pengambilan berkas Adminduk dapat dilaksanakan melalui aplikasi Grab lewat fitur layanan Grab Express. Hal ini dilaksanakan guna melengkapi layanan Si Taring yang diluncurkan bulan Juni lalu.

“Mulai 1 Januari 2021 mendatang layanan pengambilan berkas dapat dilaksanakan via Grab lewat fitur layanan Grab Express, Hal ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Denpasar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengurangi adanya kontak fisik,” ujar Dewa Juli.

Lebih lanjut Dewa Juli mengatakan, layanan kependudukan harus terus berjalan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi solusi pengurusan dokumen kependudukan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil di Graha Sewaka Dharma.

“Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Go-Send yang sudah diluncurkan sebelumnya serta layanan Grab Express dalam pengurusan pengambilan dokumen setelah selesai pengurusan sehingga kita dapat menghindari keramaian yang berpotensi terhadap penyebaran pandemi, Disdukcapil Denpasar juga telah menyiapkan loket khusus untuk Gojek dan Grab dan perwakilan pegawai Disdukcapil yang akan mencatat nomor registrasi dan nomor order sehingga keamanan dan kerahasiaan dokumen akan tetap terjaga,” jelasnya.

Pun demikian Dewa Juli menekankan, masyarakat yang melaksanakan pengurusan dokumen adminduk melalui layanan Si Taring akan mendapatkan notifikasi yang disertai dengan link untuk pengambilan berkas. Selanjutnya, masyarakat dapat memilih layanan pengambilan, mulai dari mencetak mandiri dari rumah, mencetak langsung ke Disdukcapil, mencetak mandiri di Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) serta mencetak berkas adminduk di Disdukcapil untuk selanjutnya diantarkan melalui Go-Jek atau Grab Express.

“Jadi kami tekankan, menggunakan Go-Jek atau Grab Express ini tidak mutlak, ada beberapa pilihan kepada masyarakat, baik mandiri, via ADM atau lewat Gojek atau Grab Express, semuanya bisa. Namun untuk Gojek, biaya pengiriman dibebankan kepada masyarakat selaku pengguna jasa, dengan keunggulan dapat diantarkan kemana pun dan dimana pun posisi terkini pemilik berkas,” jelasnya.

Dewa Juli menambahkan, dengan penambahan layanan pengiriman lewat Grab ini, masyarakat Kota Denpasar dapat lebih mudah memanfaatkan layanan pengurusan dokumen adminduk. Dimana, segala jenis pengurusan dapat dilaksanakan kapan pun dan dimana pun, termasuk untuk mendukung percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 dengan meminimalisir kontak langsung.

“Jadi dari pendaftaran, proses, hingga pengantaran dapat dilaksanakan secara online, dan masyarakat tetap tinggal di rumah. Kecuali dokumen kependudukan lainnya yang mewajibkan kehadiran pemohon,” ujar Dewa Juli. 

Head of Publik Afair and Goverment Relation Grab Indonesia Bali Nusra, Ketut Dharma Jaya Kusuma didampingi Head of Bisnis Development Grab Indonesia Bali Nusrea, Jerry Kurniawan mengatakan bahwa pada prinsipnya, Grab hadir untuk menyelesaikan friksi kehidupan masyarakat sehari-hari. Apalagi dengan tatanan kehidupan baru, Grab berharap layanan-layanannya dapat diandalkan untuk membantu masyarakat.

“Dalam konteks kerjasama ini, Grab Express dapat menjadi alternatif baru dalam pemanfaatan teknologi untuk pengiriman dokumen kependudukan & pencatatan sipil sehingga masyarakat dapat mengurangi kontak fisik dan menekan laju penyebaran Covid-19, hal ini juga memberikan dukungan terhadap transformasi digitalisasi serta mendukung Denpasar sebagai Smart City,” jelasnya.

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar yang telah memberikan kepercayaannya kepada mitra Grab untuk dapat membantu pengurusan dokumen-dokumen penting seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) di Denpasar,” jelasnya.

Untuk diketahui, beberapa layanan yang dapat menggunakan layanan pengiriman Via Gojek, selain juga dapat dilaksanakan pencetakan mandiri baik dari rumah dan ADM yakni Paket Akta Kelahiran, Paket Akta Perkawinan, Paket Akta Perceraian, Paket Akta Kematian, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El), Surat Keterangan Pindah (SKPWNI, SKPOA, dan SKPLN), Kartu Identitas Anak (KIA), Sinkronisasi Data serta layanan administrasi kependudukan  lainnya. Bahkan, dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan kerjasama dengan pola yang sama dengan Oke Jek. (eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Melepas Secara Resmi Kontingen KTNA Denpasar Menuju Penas XVII Gorontalo

Published

on

By

ktna denpasar
LEPAS KONTINGEN: Walikota Denpasar IGN Jaya Negara melepas secara resmi kontingen Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Denpasar yang akan berlaga mewakili Provinsi Bali di Pekan Nasional (Penas) XVII Tahun 2026 di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (19/6). (Foto: bi)LEPAS KONTINGEN: Walikota Denpasar IGN Jaya Negara melepas secara resmi kontingen Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Denpasar yang akan berlaga mewakili Provinsi Bali di Pekan Nasional (Penas) XVII Tahun 2026 di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (19/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara melepas secara resmi kontingen Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Denpasar yang akan berlaga mewakili Provinsi Bali di Pekan Nasional (Penas) XVII Tahun 2026 di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (19/6).

Pada pelaksanaan ini kontingen dari Kota Denpasar akan terbagi ke beberapa kegiatan yang akan berlaga di Pekan Nasional (Penas) XVII Tahun 2026 Provinsi Gorontalo.

Walikota Jaya Negara mengucapkan terimakasih atas kerja keras dan semangat para kontingen KTNA Kota Denpasar yang akan berlaga di even nasional tersebut.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan untuk peraihan juara umum sudah pasti menjadi tujuan dari semua kontingen, maka dari itu Walikota Jaya Negara meminta kepada seluruh kontingen perwakilan Kota Denpasar agar mempersembahkan penampilan sebaik mungkin dan secara sportif. Dengan demikian niscaya nantinya akan dapat meraih hasil yang terbaik pula.

“Tak hanya perebutan juara, namun dengan pelaksanaan Penas ini juga kami berharap kedepannya agar dapat saling bertukar informasi dengan kontingen lainnya dengan harapan dapat dikembangkan di daerah masing-masing,” kata Jaya Negara.

Sementara Ketua KTNI Kota Denpasar, I Wayan Merta Jiwa mengatakan, dari Kontingen Kota Denpasar sebanyak delapan orang mewakili Provinsi Bali pada pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) XVII Tahun 2026 yang dilaksanakan di Provinsi Gorontalo.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun beberapa cabang yang diikuti seperti lomba peragaan hasil olahan kakul, asah terampil, dan unjuk tangkas.

“Kami berharap dengan dilaksanakan Penas ini sebagai penguatan kapasitas anggota KTNA Kota Denpasar dalam hal pengembangan teknologi, usaha di bidang pertanian baik budidaya tanaman, ternak, maupun bentuk usaha olahan hasil lainnya, serta peningkatan wawasan atau jaringan kerjasama dengan KTNA diseluruh Indonesia,” ungkap Wayan Merta.

Lebih jauh, pihaknya menyampaikan kegiatan ini juga diharapkan akan menjadi wadah tukar informasi dalam hal berbagi jenis-jenis tanaman, peternakan, dan perikanan yang nantinya bisa dikembangakan di wilayah Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Published

on

By

Walikota Jaya Negara
SENSUS EKONOMI: Walikota Jaya Negara berfoto bersama usai mengikuti kegiatan pendataan SE2026 di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (19/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pelaksanaan program nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) turut diselenggarakan di Kota Denpasar.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya turut menjadi responden pada kegiatan pendataan SE2026 yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia tersebut.

Seperti diketahui, kegiatan SE2026 ditujukan untuk menghimpun data dan informasi terkait aktivitas ekonomi masyarakat serta pelaku usaha.

Walikota Jaya Negara yang ditemui usai mengikuti kegiatan pendataan SE2026 di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (19/6), menekankan pentingnya sensus sebagai instrumen penyediaan data yang akurat guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Menurut Jaya Negara, data yang valid menjadi landasan dalam merumuskan berbagai kebijakan, khususnya di bidang ekonomi, investasi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Sensus Ekonomi 2026 adalah salah satu momentum penting yang digunakan untuk menggali data akurat, yang dibutuhkan untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ungkap Jaya Negara.

Selebihnya, Walikota Jaya Negara juga mengajak seluruh pelaku usaha di Kota Denpasar, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, dengan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar demi kepentingan pembangunan daerah,” kata Jaya Negara.

Sementara Kepala BPS Kota Denpasar, I Made Juli Ardana mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurut dia, keterlibatan langsung kepala daerah menjadi bentuk dukungan nyata dalam upaya menghasilkan data statistik yang berkualitas.

Juli Ardana juga mengatakan, adapun petugas sensus yang tersebar bersumber dari tenaga dari desa sampai kalangan mahasiswa. Para petugas itu akan menyasar segmen rumah tangga dan juga pelaku usaha yang tersebar di seluruh Bali.

“Kemudian hasil sensus ini akan diolah secara nasional dan lagi setahun siap dirilis hasilnya,” ungkap Juli Ardana. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satpol PP Denpasar Tangani Warga Diduga Alami Gangguan Kejiwaan di Jalan Gunung Tambora

Dinas Kesehatan Denpasar Berikan Pelayanan Kesehatan

Loading

Published

on

By

Satpol PP Denpasar
LAKSANAKAN PENANGANAN: Satpol PP Kota Denpasar saat melaksanakan penanganan terhadap seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan di kawasan Jalan Gunung Tambora III, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Jumat (19/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melalui Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) melaksanakan penanganan terhadap seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan di kawasan Jalan Gunung Tambora III, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Jumat (19/6).

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait keberadaan seorang pria yang diduga mengalami gangguan psikologis dan membutuhkan bantuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satpol PP Kota Denpasar segera menuju lokasi untuk melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis guna memastikan kondisi yang bersangkutan. Setelah berhasil diajak berkomunikasi, warga tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan serta keselamatan yang bersangkutan maupun masyarakat sekitar. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar agar yang bersangkutan mendapatkan pelayanan kesehatan dan penanganan sesuai prosedur,” ujar Yudie Asmara.

Setelah dilakukan pendataan awal, petugas Satpol PP langsung menghubungi Dinas Kesehatan Kota Denpasar untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan diketahui bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sedang menjalani rawat jalan setelah sebelumnya mendapatkan pelayanan di poli jiwa sekitar tiga minggu lalu.

Petugas kesehatan juga memperoleh informasi bahwa dalam tiga hari terakhir yang bersangkutan mengalami kesulitan tidur, menunjukkan perilaku mengamuk, mengucapkan kata-kata yang tidak jelas, serta terus-menerus mengumpat.

Berdasarkan pemeriksaan status psikiatri, kondisi umum pasien terlihat terawat, namun kontak visual dan verbal kurang baik. Kesadaran dan orientasi terhadap waktu, tempat, serta orang masih baik. Sementara pada proses pikir ditemukan adanya gangguan koherensi, disertai indikasi waham kebesaran dan halusinasi.

Dari hasil asesmen awal, tim kesehatan memberikan diagnosis sementara mengarah pada skizofrenia (schizophrenia).

Saat ini, Dinas Kesehatan Kota Denpasar tengah berkoordinasi untuk proses rujukan ke RSUP Prof. Ngoerah guna mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai kebutuhan medis pasien.

Selain memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara optimal, Satpol PP Kota Denpasar juga terus berupaya memastikan warga tersebut memperoleh pendampingan yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi yang dialaminya.

Melalui sinergi antarinstansi ini, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk bagi warga yang membutuhkan penanganan khusus terkait kesehatan mental. Diharapkan langkah cepat, terpadu, dan humanis ini dapat membantu yang bersangkutan memperoleh perawatan serta pendampingan yang tepat. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca