Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sasar Remaja Dini, Ketua Forum PUSPA Bali Pesankan Anak-anak Fokus Belajar, Hindari Bullying, dan Jauhi Pernikahan Dini

BALIILU Tayang

:

Ketua Forum PUSPA Bali
SAPA ANAK-ANAK: Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyapa anak-anak usai menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menyampaikan agar setiap remaja mampu menjaga diri dengan pembatasan yang terkontrol.

Menurutnya, masa remaja merupakan fase rentan ketika seseorang sedang mencari jati diri, sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan. Pengawalan terhadap tumbuh kembang, pergaulan, serta kepedulian terhadap masalah internal dan beban yang dirasakan anak tentu dapat memberikan perlindungan mental dan batin bagi mereka.

“Jangan biarkan mereka menghadapi masalahnya sendiri hingga merasa terbelenggu, putus asa, dan memilih jalan pintas. Sebagai orang tua di rumah maupun guru di sekolah, kita harus peka terhadap kondisi anak agar mereka tidak merasa sendiri dan kesepian,” ungkapnya saat menjadi narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di SMP N 3 Petang, Kabupaten Badung, Kamis (30/4).

Ia menambahkan, “Kita boleh sibuk dengan kegiatan masing-masing, tetapi jangan pernah lelah untuk mengawasi pergaulan dan kondisi putra-putri kita. Jangan lalai saat ekspresi wajah mereka berubah dari biasanya. Cobalah mendekati anak-anak saat mereka menyendiri, murung, bahkan mengurung diri di kamar. Jangan sampai mereka mengalami bullying di sekolah atau lingkungan luar rumah tanpa kita mengetahuinya, yang pada akhirnya dapat merusak mental anak.”

Dengan demikian, anak-anak akan mampu bertanggung jawab di sekolah—dengan belajar dan memperkaya pengetahuan sebagai fondasi diri yang lebih baik dan matang—di rumah dengan memanfaatkan waktu untuk membantu orang tua, serta di lingkungan dengan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan fokus menjalankan kewajiban sesuai niat baik. Mereka juga diharapkan mampu menyayangi diri sendiri, sehingga dapat menyayangi orang lain tanpa terjerumus dalam pergaulan bebas yang membahayakan masa depan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan orang tua agar terhindar dari pernikahan dini.

Baca Juga  Ny. Seniasih Giri Prasta Gandeng Perangkat Daerah Sosialisasikan Kesehatan dan Lingkungan di Gianyar

Ny. Seniasih juga menegaskan agar tidak membiasakan berkata kasar, karena hal tersebut termasuk kekerasan verbal yang dapat melukai perasaan dan menimbulkan tekanan batin.

“Lakukan tugas dengan baik untuk membentuk pribadi dan karakter yang berpotensi menggapai masa depan, sehingga menjadi individu yang berkualitas,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyampaikan bahwa bullying di sekitar anak-anak sangat memengaruhi semangat dan fokus mereka dalam belajar serta menjalani kehidupan. Anak-anak menghabiskan sekitar 8 jam di sekolah, 8 jam di rumah, dan 8 jam di luar keduanya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan kesadaran bahwa tanggung jawab terhadap diri sendiri sangatlah penting.

Merencanakan masa depan yang baik dengan melewati masa remaja yang berkualitas tentu menjadi impian setiap orang. Oleh sebab itu, pola pengasuhan dan perhatian orang tua menjadi hal yang krusial.

Pada kesempatan ini, sosialisasi yang menyasar remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama dilakukan untuk memberikan gambaran bahwa hidup membutuhkan perencanaan yang jelas dalam menentukan masa depan, sehingga langkah untuk mencapainya dapat lebih terarah dan sistematis. Oleh karena itu, penting untuk memperbanyak informasi mengenai bahaya pergaulan bebas dan seks bebas guna menghindari terjadinya pernikahan dini.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni Putu Astri Dewi Miranti dan Ni Made Mery Setianingsih, yang memaparkan Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 2 Tahun 2025. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa kesehatan reproduksi adalah kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi, bukan semata-mata bebas dari penyakit atau disabilitas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Terjebak di Tebing, 1 Orang Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Published

on

By

pantai pandawa
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim SAR evakuasi 1 orang yang terjebak di tebing Pantai Pandawa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Sabtu (13/6/2026) malam. Dari laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 18.40 Wita, didapatkan info bahwa Roger (55) ketika itu berupaya menolong seekor anjing bersama 3 rekan lainnya, namun nahas ia tidak bisa kembali ke atas.

Pelapor bernama Ratih menyebutkan perkiraan waktu kejadian kurang lebih 17.00 Wita. Merespons kejadian tersebut, diberangkatkan tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berjumlah 7 (tujuh) orang.

Pada pukul 19.30 Wita mereka tiba di lokasi kejadian dan langsung menganalisa medan dan menyusun teknik untuk menjangkau korban. Tak berselang lama 1 orang diturunkan dan berhasil mencapai posisi korban. Selanjutnya Roger dibawa naik ke atas dengan teknik lifting pada pukul 21.05 Wita dalam keadaan selamat. Kondisi sekitar yang gelap karena minim pencahayaan sempat menjadi kendala, namun bisa diatasi dengan ketelitian dan kecermatan Tim SAR gabungan.

Selama berlangsungnya proses evakuasi melibatkan unsur SAR, diantaranya tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar 7 personel, Balawista Pantai Pandawa 1 personel, Pengelola Pantai Pandawa 6 personel, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster dan Ny. Seniasih Giri Prasta Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Memikat Perhatian Lewat Penampilan “Sang Jaratkaru” pada “Peed Aya” PKB XLVIII 2026

Published

on

By

peed aya buleleng
PEED AYA: Duta Kabupaten Buleleng dalam Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). (Foto: Hms Buleleng)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, secara resmi membuka Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (13/6). Pada ajang tahunan tersebut, Duta Kabupaten Buleleng berhasil memikat perhatian ribuan penonton melalui penampilan kolosal bertajuk “Sang Jaratkaru”.

Mengusung semangat Singa Ambara Raja, Buleleng menghadirkan perjalanan artistik yang merepresentasikan kejayaan sekaligus karakteristik khas budaya Bali Utara. Penampilan ini menyuguhkan perpaduan harmonis antara keanggunan busana tradisi, nilai-nilai spiritual, semangat kebersamaan, hingga kisah pengabdian kepada leluhur yang dikemas melalui garapan tematik “Sang Jaratkaru” dengan iringan perkusi Gema Adi Merdangga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pendukung yang telah memberikan penampilan terbaik dalam ajang PKB tahun ini. Menurutnya, keikutsertaan Duta Buleleng menjadi momentum untuk menunjukkan identitas kesenian Bali Utara yang kaya, dinamis, dan tetap berakar kuat pada tradisi.

“Melalui garapan ‘Sang Jaratkaru’ serta seluruh rangkaian pawai hari ini, kami berharap dapat menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang bakti, kekuatan spiritual, dan keharmonisan sosial yang menjadi napas kehidupan masyarakat Bumi Panji Sakti,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga dirasakan para pelaku seni yang terlibat langsung dalam pawai. Salah seorang penari, Linda, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Duta Kabupaten Buleleng pada PKB XLVIII Tahun 2026.

“Ini pertama kalinya saya tampil di PKB. Rasanya campur aduk antara gugup, bangga, dan bahagia karena bisa mewakili Buleleng. Semoga seni budaya Buleleng semakin lestari, semakin dikenal luas, dan terus berkembang ke depannya,” ungkapnya.

Baca Juga  TP PKK Badung ‘’Ngayah’’ Rejang Giri Putri di Pura Sanatanagama UGM Yogyakarta

Parade budaya Buleleng tahun ini disajikan secara utuh dan berkesinambungan. Diawali dengan barisan pembawa identitas daerah yang mengenakan busana khas kuno Bali Utara, dilanjutkan dengan penampilan Jegeg Bagus Buleleng dalam balutan Payasan Roko-Roko dan modifikasi kain tenun Endek khas Buleleng.

Kemeriahan semakin terasa melalui penampilan 50 penari Tari Kembang Deeng yang diiringi Gamelan Angklung Saih Pitu, warisan musik langka dengan tujuh nada. Nuansa sakral dan heroik kemudian dihadirkan melalui iring-iringan Uperengga yang terdiri atas Kober Dewata Nawa Sanga, tedung suci, dan bantrangan, serta penampilan Tari Baris Sura Atma.

Sebagai puncak pertunjukan, Duta Kabupaten Buleleng menampilkan kolaborasi seni lintas budaya antara Tari Baris Sura Atma dan kesenian Burdah Pegayaman. Kolaborasi tersebut menjadi simbol kuat semangat menyama braya yang telah lama tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Buleleng, sekaligus mempertegas harmoni keberagaman yang menjadi salah satu kekuatan budaya Bumi Panji Sakti. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Aduan 110, Personel Unit Lalulintas Polsek Dentim Tangani Laka Lantas di Simpang Gatsu Timur–Noja

Published

on

By

polsek dentim
TINDAKLANJUTI LAPORAN: Personel Unit Lalu Lintas Polsek Denpasar Timur (Dentim) menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang Jalan Gatot Subroto Timur–Jalan Noja, Minggu (14/6/2026) dini hari. (Foto: Hms Pplresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat ditunjukkan personel Unit Lalu Lintas Polsek Denpasar Timur (Dentim) dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang Jalan Gatot Subroto Timur–Jalan Noja, Minggu (14/6/2026) dini hari.

Laporan diterima sekitar pukul 02.22 Wita dari seorang pelapor yang menginformasikan telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan sebuah truk tangki Pertamina. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa korban telah dievakuasi ke rumah sakit, sementara kendaraan yang terlibat masih berada di lokasi kejadian.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit Lalu Lintas Polsek Dentim, Aiptu IB Hary Sudarsana dan Aiptu I Gede Junaedi segera mendatangi lokasi guna melakukan tindakan awal, mengamankan situasi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak yang terlibat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan melibatkan satu unit truk tangki warna merah dengan nomor polisi DK 8552 CQ dan sepeda motor Honda Supra warna hitam nomor polisi DK 5177 AFE. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian dahi dan mulut serta diduga mengalami patah pada kaki kanan sehingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Selanjutnya kendaraan beserta dokumen terkait diserahkan kepada Unit Laka Lantas Polresta Denpasar untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan layanan darurat Call Center 110.

“Setiap informasi yang masuk dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan profesional guna memberikan rasa aman serta memastikan penanganan kejadian dapat dilakukan secara tepat,” ujarnya.

Baca Juga  TP PKK Badung ‘’Ngayah’’ Rejang Giri Putri di Pura Sanatanagama UGM Yogyakarta

Dengan adanya layanan Call Center 110, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian sehingga dapat segera ditangani demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca