Sunday, 2 October 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KRIMINAL

Sat Resnarkoba Polresta Denpasar Amankan Dua Pengedar Sabu dan Ekstasi

BALIILU Tayang

:

narkoba
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K.,M.Si. didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mirza Gunawan, S.I.K. saat konferensi pers Selasa (6/9/22). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar mengamankan dua pengedar sekaligus pemakai narkoba jenis shabu dan ekstasi dan ini sesuai dengan Instruksi Kapolri untuk melakukan pemberantasan narkoba tanpa pandang bulu serta sejalan dengan commander wish bapak Kapolda. Hal ini diungkapkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K.,M.Si. didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mirza Gunawan, S.I.K. kepada media Selasa (6/9/22).

Tersangka pertama berinisial Moh AP (26) asal Banyuwangi, Jawa Timur ditangkap di areal parkir salah satu hotel di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, Sabtu (3/9) pukul 01.00 Wita. Petugas menyita barang bukti berupa 1 plastik klip sabu selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar kos Jalan Pura Demak Denpasar Barat dan ditemukan 2 (dua) plastik klip sabu dan total sabu yang disita seberat 27,05 gram.

“Tersangka AP mengaku mendapat sabu dari seseorang bernama Togar dan tersangka juga mengaku sudah tiga kali dipasok sabu oleh Togar untuk diedarkan dan digunakan tersangka,” jelas Kapolresta Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan tersangka AP mengaku belum pernah bertemu dengan Togar hanya berkomunikasi lewat telepon dan tersangka dijanjikan upah sebesar 2 juta.

Tersangka kedua berinisial RRM (27) yang bekerja sebagai sopir freelance diamankan di parkiran salah satu rumah makan di Jalan Ahmad Yani, Denpasar Utara, Minggu (4/9) pukul 14.30 Wita. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kos tempat tinggal tersangka di Jalan Dewi Gangga Cafe Seminyak, Kuta Badung, polisi menyita barang bukti berupa 1 plastik klip shabu seberat 99,83 gram dan 144 butir ekstasi seberat 54,21 gram.

“Penangkapan terhadap tersangka ini berawal dari adanya laporan masyarakat. Setelah menerima laporan tersebut, anggota Satnarkoba Polresta Denpasar melakukan penyidikan hingga dilakukan penangkapan. Pada saat ditangkap dengan barang bukti ratusan gram narkoba dan dari pengakuan tersangka narkoba didapat dari bernama Jaki, ” jelas Kombes Bambang Yugo Pamungkas.

Baca Juga  Stabilkan Harga Bahan Pokok, Polresta Denpasar Gelar Operasi Pasar

Tersangka ini juga selain mengedarkan juga menggunakan, setiap kali menempel mendapat upah Rp 50.000 sampai Rp 100.000.

“Baik tersangka AP dan tersangka RRM keduanya mengaku terpaksa jadi pengedar narkoba karena masalah ekonomi,” tambah Kapolresta.

Kedua tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) UU.RI.No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan

KRIMINAL

Polres Buleleng Gerebek Judi Sabung Ayam di Sukasada Buleleng

Published

on

By

sabung ayam
Sat Reskrim Polres Buleleng saat menggerebek penyelenggaraan perjudian sabung ayam di wilayah lingkungan Bakung Kelurahan Sukasada Buleleng pada Jumat, 30 September 2022 pukul 17.00 Wita. (Foto: Ist)

Buleleng, baliilu.com – Sat Reskrim Polres Buleleng menggerebek penyelenggaraan perjudian sabung ayam di wilayah lingkungan Bakung Kelurahan Sukasada Buleleng pada Jumat, 30 September 2022 pukul 17.00 Wita. Pada penggerebekan tersebut polisi mengamankan orang yang diduga selaku penyelenggaranya.

Pengungkapan perjudian sabung ayam ini dilakukan setelah Polres Buleleng menerima adanya informasi yang disampaikan masyarakat bahwa di daerah lingkungan Bakung Kelurahan Sukasada telah terjadi adanya perjudian sabung ayam. Informasi tersebut diterima langsung Kasat Reskrim AKP Hadimastika KP, SIK, M.H.

Dengan adanya informasi tersebut, Kasat Reskrim AKP Hadimastika KP, SIK, M.H. kepada media melalui siaran pers Sabtu (1/10) malam mengungkapkan, terlebih dahulu Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Buleleng melakukan penyelidikan secara tertutup sehingga benar-benar diketahui adanya rencanya dilakukannya perjudian jenis sabung ayam.

Kemudian Kasat Reskrim bersama dengan tim opsnalnya, melakukan tindakan cepat melakukan  penggerebekan terhadap adanya perjudian sabung ayam di wilayah lingkungan Bakung Kelurahan Sukasada pada Jumat, 30 September 2022 sore dengan mengamankan orang yang diduga selaku penyelenggaranya.

‘’Dari hasil penggerebekan di tempat kejadian perkara, polisi telah berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah kurungan ayam, 1 buah tas tempat ayam aduan, 1 ekor ayam aduan dan 1 gulung paranet sebagai atap berteduh,’’ ungkap Hadimastika.

Selain itu telah diamankan orang yang diduga selaku penyelenggara sabung ayam berinisial Kacung (46), yang pada saat sekarang ini masih sedang dilakukan permintaan keterangan di ruang Sat Reskrim Polres Buleleng. “Akan dilakukan tindakan tegas terhadap dugaan tindak pidana perjudian,” kata Hadimastika. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Laksanakan Pengecekan, Tim Biro Provos Divpropam Polri Kunjungi Polresta Denpasar
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Polri: Pemecatan Ferdy Sambo Langkah Tegas dan Komitmen Usut Tuntas Kasus Brigadir J

Survei Mayoritas Warga Setuju Ferdy Sambo Dipecat, Polri: Sejak Awal Kami Komitmen!

Published

on

By

polri
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 22 September 2022. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Polri menegaskan bahwa sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Ferdy Sambo di kasus penembakan Brigadir J merupakan langkah tegas dan komitmen yang digaungkan sejak awal.

Keseriusan Polri dalam menindak tegas dan mengusut tuntas perkara ini terwujud dari ditolaknya banding PTDH Ferdy Sambo. Atau dengan kata lain, putusan PTDH Ferdy Sambo sebagai anggota Polri telah final dan mengikat.

“Polri sejak awal komitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapa pun yang dianggap tidak profesional maupun terlibat dalam kasus itu,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Kamis, 22 September 2022.

Tak hanya itu, Dedi menyinggung soal hasil survei Charta Politika terkait dengan keinginan publik soal dipecatnya Ferdy Sambo sebagai personel kepolisian.

Dalam survei tersebut, Charta Politika membagi menjadi dua yakni semua responden dan yang mengetahui kasus. Hasilnya, sebesar 52,6 persen semua responden sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Sedangkan, 58,1 persen yang mengetahui kasus sangat setuju Ferdy Sambo dipecat. Dengan adanya hasil survei tersebut, disimpulkan bahwa mayoritas warga sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Menurut Dedi, kedepannya baik tim khusus dan inspektorat khusus sampai saat ini terus fokus untuk berkas perkara kasus dugaan pembunuhan berencana, sidang kode etik dan berkas kasus pidana menghalangi penyidikan atau Obstruction of Justice.

“Kami terus secara intens berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses pemberkasan agar segera rampung untuk dilanjutkan ke persidangan. Kami terus berkomitmen mengusut tuntas perkara ini,” tutup Dedi. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polresta Denpasar Sosialisasikan Pergub Bali tentang Sipandu Beradat
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Jadi Kurir Shabu Pasangan Kekasih Diamankan Satresnarkoba Polresta Denpasar

Published

on

By

kapolresta
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K.,M.H. didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mirza Gunawan, SIK Kamis (15/9) pada konferensi pers saat mewawancarai pelaku. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Selain mengamankan ganja, Satresnarkoba Polresta Denpasar juga mengamankan pasangan kekasih, RRB (33) dan MN (20) di saat kedua pelaku menempel paket shabu di Jalan Serma Gede, Banjar Sanglah, Kecamatan Denpasar Barat, Selasa (6/9) pukul 15.30 Wita.

Dari tangan pasangan kekasih berstatus mahasiswa ini polisi mengamankan barang bukti berupa 22 paket shabu seberat 185,28 gram.

Saat Press Conference Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K.,M.H. didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mirza Gunawan, SIK Kamis (15/9) mengatakan bahwa setelah keduanya ditangkap di Jalan Serma Gede dan ditemukan 2 paket shabu, lanjut polisi melakukan penggeledahan kamar kos di Jalan Juwet Sari Gang Dewi Uma, Denpasar Selatan. Di sana polisi menemukan 20 paket shabu.

“Kedua tersangka ini mendapatkan pasokan shabu dari seseorang yang mereka kenal bernama Bos. Keduanya tergiur dengan upah besar, yakni dapat Rp 50.000 sekali tempel. Uang hasil jual narkoba ini rencananya untuk melunasi utang. Kalau shabu berhasil diedarkan semua, keduanya dapat upah Rp 6 juta,” beber Kombes Bambang Yugo Pamungkas.

Menurut pengakuan kedua pelaku saat mereka sedang kuliah di salah satu kampus swasta yang sama di Kota Denpasar. Kini keduanya sedang duduk di bangku semester III.

“Apapun alasannya, melanggar hukum harus dihukum. Keduanya dijerat Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar,” tegasnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polresta Denpasar Gelar Apel Pengamanan Rangkaian Lebaran dan DTW
Lanjutkan Membaca