Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Satoru Mochizuki Siapkan Agenda Khusus Setelah Piala Asia U-17 Wanita

BALIILU Tayang

:

Satoru Mochizuki
Pelatih Kepala Timnas U-17 Wanita Indonesia, Satoru Mochizuki. (Foto: pssi.org)

Gianyar, baliilu.com – Tiga kekalahan yang diderita oleh tim sepak bola wanita U-17 Indonesia di ajang Piala Asia U-17 wanita, Bali membuat pekerjaan rumah yang menumpuk bagi pelatih kepala tim, Satoru Mochizuki. Laga terakhir mereka di ajang itu, takluk atas Korea Utara dengan skor telak 0-9, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, (12/5).

Meski kalah, dia tetap melihat semangat dan usaha anak-anak asuhnya dari awal laga hingga akhir. “Kita memang kalah, tetapi saya lihat permainan anak-anak pemain tadi mereka berusaha sampai di menit akhir menahan hampir kebobolan. Kecewa, tapi saya ada rasa bangga kepada anak-anak,” buka pelatih asal Jepang itu.

“Dari tiga laga yang sudah dilakukan, sangat terlihat dan terasa sekali perbedaan level kita dengan negara lain, kekurangan masih ada di bagian sepak bola dasar, seperti passing, control bola, shooting. Saya rasa perlu diasah dan dilatih kembali. Yang penting, kita tidak terpuruk terus, larut dalam kekalahan ini, kita harus menatap ke depan, latihan lebih keras lagi,” sambungnya.

Setelah turnamen ini berakhir, banyak yang nantinya akan dilakukan oleh pria 59 tahun itu. Namun apa yang dilakukannya di turnamen ini adalah ingin melihat kemampuan para pemain, “Bagaimana mereka bermain, seperti apa mereka bermain, itu yang ingin saya ketahui di awal-awal,” ungkapnya.

“Saya juga melihat pertandingan di grup lain, seperti Australia, Tiongkok, lalu ada Jepang juga, jadi saya bisa mengetahui seberapa jauh perbandingan level kita dengan mereka. Dengan begitu harapannya saya bisa mendapatkan gambaran, peta kekuatan negara lain, saat ini kita bagaimana, agar kedepannya bisa lebih baik.”

Baca Juga  Penampilan Meyakinkan Tim U-17 Wanita China

“Semua ini harus terus dilanjutkan, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun. Ini akan menjadi awal mula, pemain harus tetap semangat dan terus berlatih, dan berusaha lebih keras lagi,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai pencarian bibit pemain sepak bola wanita di Indonesia, dirinya tak bisa berkomentar banyak, “Saya juga baru datang ke Indonesia, saya belum tahu lebih detailnya seperti apa, saya ingin informasi yang lebih banyak lagi, dan bisa saya pelajari,” bebernya.

“Untuk itu, saya memperbanyak komunikasi dengan para staf, ofisial, dan PSSI, rencana kami nanti akan mengadakan scouting pemain, perlu juga menyebarluaskan mengenai sepak bola wanita, agar semua pihak mengetahuinya,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Presiden Prabowo Lepas Kontingen Indonesia Menuju Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026

Peraih Medali Emas pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 akan Memperoleh Bonus Sebesar Rp 3 Miliar

Loading

Published

on

By

Presiden Prabowo Lepas Kontingen Indonesia
LEPAS KONTINGEN: Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026. Pelepasan tersebut menjadi momentum bagi para atlet Merah Putih untuk membawa semangat, sportivitas, dan kebanggaan Indonesia ke ajang olahraga terbesar di Asia.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama, dilanjutkan dengan laporan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengenai kesiapan Kontingen Indonesia menghadapi Asian Games 2026. Dalam laporannya, Menpora menyebutkan bahwa pada Asian Games kali ini, Indonesia akan mengirimkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga.

“Tadi pagi kami telah mengukuhkan 432 atlet, Bapak yang terdiri dari 35 cabang olahraga yang akan mewakili kontingen Indonesia untuk berjuang mengibarkan bendera Merah Putih sebanyak-banyaknya. Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mereka siap menjalankan tugas sebagai duta bangsa dan berjuang menunjukkan kedigdayaan Indonesia di depan negara-negara Asia,” ujar Menpora.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangganya dapat bertemu dengan para atlet yang akan mewakili Indonesia. Kepala Negara menegaskan bahwa olahraga memiliki posisi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena kekuatan sebuah bangsa juga ditentukan oleh kualitas rakyatnya.

“Saya merasa bangga hari ini bisa berjumpa dengan saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan bahwa olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat adalah bangsa di mana rakyatnya kuat. Kalau rakyatnya kuat, berarti bangsanya kuat. Rakyatnya kuat fisik, kuat keterampilan, kuat semangat, bangsanya itu berarti semangat kuat, bangsa itu terampil, dan bangsa itu berhasil,” ujar Presiden.

Baca Juga  Mathew Baker sudah Bergabung dengan Tim U-17 di Bali

Presiden juga mengingatkan bahwa kemampuan yang dimiliki para atlet merupakan anugerah sekaligus kehormatan yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, kesempatan untuk mewakili ratusan juta rakyat Indonesia harus dimaknai sebagai sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

“Pemberian Yang Maha Kuasa itu adalah sesuatu yang harus kita syukuri. Tidak semua rakyat Indonesia diberi kemampuan yang kalian miliki. Dari ratusan juta rakyat Indonesia, hanya 432 orang atlet yang dikirim, yang memenuhi syarat, yang lolos kualifikasi, yang mewakili 287 juta, 432. Ini kehormatan yang sangat besar,” tegas Presiden.

Salah satu momen utama dalam acara pelepasan adalah penyerahan Bendera Merah Putih oleh Presiden Prabowo kepada perwakilan Kontingen Indonesia. Bendera tersebut diterima oleh atlet panjat tebing Veddriq Leonardo, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan medali emas IFSC Climbing World Series di Prancis pada 2026.

Penyerahan bendera menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah bangsa yang dibawa para atlet ke arena pertandingan. Seluruh anggota kontingen diharapkan mampu bertanding dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, serta memberikan penampilan terbaik bagi Indonesia.

Asian Games XX akan berlangsung di Prefektur Aichi, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Mengusung slogan “Imagine One Asia”, penyelenggaraan tahun ini diperkirakan melibatkan sekitar 15 ribu atlet dari 45 negara yang akan bertanding dalam 41 cabang olahraga.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Indonesia membawa harapan besar masyarakat untuk kembali menghadirkan prestasi terbaik. Pelepasan di Istana Negara sekaligus menjadi bentuk dukungan dan kepercayaan negara kepada para atlet yang akan berjuang membawa Merah Putih di panggung Asia.

Peraih Medali Emas Bonur Rp 3 Miliar

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa atlet Indonesia peraih medali emas pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 akan memperoleh bonus sebesar Rp 3 miliar. Besaran tersebut lebih tinggi dibandingkan bonus medali emas pada SEA Games sebelumnya yang mencapai Rp 1 miliar.

Baca Juga  Tim U-17 Wanita Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Laga Kontra Korsel

“Untuk SEA Games, medali emas dapat 1 miliar. Tapi ini Asian Games. Medali emas 3 miliar,” ujar Presiden.

Selain bonus bagi peraih emas, Presiden menegaskan bahwa perhatian pemerintah juga diberikan kepada atlet peraih medali perak dan perunggu, termasuk para pelatih. Kepala Negara meminta agar pengembangan karier mereka turut diperhatikan dan dipercepat.

“Medali perak, medali perunggu pun karier-kariernya kita semua percepat. Ada yang, ‘Pak, saya sudah sekian tahun belum naik pangkat.’ Termasuk pelatih-pelatih,” ucap Presiden.

Menurut Presiden, prestasi dan pengabdian harus mendapatkan penghargaan yang layak. Ia menekankan agar negara tidak ragu memberikan penghormatan kepada mereka yang telah berbuat baik dan mengharumkan nama bangsa.

“Kita jangan pelit. Kalau baik, kita beri penghormatan,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Buleleng Siap Jadi Tuan Rumah Kejurprov Bulutangkis Bali 2026, Pemkab Berikan Dukungan Penuh

Published

on

By

Buleleng Terima Audiensi PBSI Buleleng
TERIMA AUDIENSI: Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., saat menerima audiensi jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Buleleng beserta panitia pelaksana di ruang kerjanya pada Rabu (9/9). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Bali 2026. Ajang bergengsi tingkat regional ini dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 11 Oktober 2026 dan dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Mekar, Kelurahan Seririt, Buleleng, Bali.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., saat menerima audiensi jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Buleleng beserta panitia pelaksana di ruang kerjanya pada Rabu (9/9). Penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah merupakan buah konsistensi pengawalan organisasi selama dua tahun terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PBSI Buleleng Anak Agung Ketut Widia Putra melaporkan bahwa kesiapan teknis ajang bulutangkis se-Bali ini telah mencapai 90 persen. Seluruh regulasi dan kriteria tempat yang ditetapkan oleh Pengprov PBSI Bali telah dipenuhi dengan baik, termasuk pembenahan fasilitas arena lima lapangan di GOR Mekar Seririt.

“Secara keseluruhan panitia telah menyiapkan segala sesuatunya. Persiapan sudah berjalan 90 persen, dan seluruh Pengkab/Pengkot PBSI se-Bali wajib mengirimkan atletnya mulai dari kategori usia dini hingga taruna dewasa,” ujar Anak Agung Ketut Widia Putra usai audiensi.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG menyampaikan apresiasi atas kegigihan pengurus PBSI Buleleng. Sutjidra menegaskan komitmen Pemkab Buleleng untuk mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan serta mengonfirmasi kehadirannya secara langsung untuk membuka kejuaraan secara resmi.

“Kita harus optimistis penyelenggaraan Kejurprov ini berjalan sukses. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah mengasah prestasi atlet bulutangkis dari seluruh kabupaten/kota se-Bali, tetapi juga menjadi sarana positif untuk mengarahkan potensi generasi muda ke kegiatan yang produktif,” ujar Sutjidra.

Baca Juga  Pj. Gubernur Dukung Penyelenggaraan Kejuaraan Sepak Bola Wanita Piala Asia U-17 di Bali

Guna menopang kelancaran penyelenggaraan, Pemkab Buleleng menyiapkan langkah penggalangan kemitraan melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) daerah, di samping skema dana hibah olahraga dan koordinasi bersama KONI Bali. Selain itu, dukungan publikasi visual masif juga dikerahkan melalui jaringan videotron daerah di titik-titik strategis wilayah Seririt dan Singaraja.

Mengusung tema “Smash Prestasi: Satukan Bali dari Seririt, Buleleng”, perhelatan yang difungsikan sebagai wadah seleksi berjenjang menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ini diharapkan tak sekadar melahirkan bibit atlet unggulan baru, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, UMKM, hingga sektor perhotelan di Buleleng. (gs/bi)

 

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dominasi Medali, Kontingen Badung Sabet Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026

Published

on

By

Badung Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026
FOTO BERSAMA: Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta berfoto bersama saat penutupan Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida Kerobokan, Selasa (8/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Kontingen Kabupaten Badung sukses mengukuhkan diri sebagai Juara Umum dalam perhelatan bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Cup I Tahun 2026. Gelaran yang menjadi wadah penjaringan talenta muda sekaligus penguat sport tourism berbasis budaya ini resmi ditutup di GOR Purna Krida Kerobokan, Selasa (8/9).

Badung memimpin puncak klasemen setelah mendominasi perolehan dengan mengoleksi 14 medali emas, 8 perak dan 10 perunggu. Posisi Juara Umum II ditempati oleh Kota Denpasar yang mengemas 12 emas, 5 perak, dan 7 perunggu. Sementara itu, Kabupaten Buleleng harus puas berada di peringkat Juara Umum III dengan raihan 6 emas, 7 perak, dan 7 perunggu.

Wakil Bupati Badung yang juga menjabat Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat Bakti Negara Bali, Bagus Alit Sucipta, mengapresiasi tinggi perjuangan seluruh atlet muda yang telah berlaga sejak kejuaraan ini dimulai pada 4 September lalu.

“Ajang Bakti Negara Cup pertama ini menjadi langkah nyata kita untuk menjaring bibit-bibit talenta muda pencak silat di Bali. Evaluasi akan terus kita lakukan, dan kami pastikan Kota Denpasar siap menjadi tuan rumah untuk Bakti Negara Cup II mendatang,” tegas Bagus Alit Sucipta saat didampingi anggota DPRD Badung, Putu Yunita Oktarini.

Apresiasi terhadap kejuaraan ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali. Mewakili Wakil Gubernur Bali, Kadisdikpora Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia menyatakan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pembinaan seni bela diri tradisional yang kaya akan nilai adat dan budaya ini.

“Kesuksesan penyelenggaraan ini tidak lepas dari peran serta lintas pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh masyarakat. Kita berharap ajang ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya,” kata Wesnawa Punia sebelum menutup resmi gelaran tersebut.

Baca Juga  Bali United Training Center Resmi Digunakan Kompetisi Asia, Negara Hebat Tanding di Tempat Latihan Bali United FC

Dalam laporan penutupnya, Ketua DPC Bakti Negara Badung, Ketut Antara, memaparkan kejuaraan selama lima hari ini total memperebutkan 43 medali emas, 38 medali perak, dan 62 medali perunggu yang terbagi dalam 20 kelas tanding dan 8 kelas kategori jurus. Selain perolehan medali beregu, panitia juga menetapkan empat pesilat sebagai atlet terbaik di kategori remaja dan dewasa.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada seluruh pihak dan para sponsor yang telah memberikan dukungan dan membantu mensukseskan pelaksanaan Bakti Negara Cup I Tahun 2026. Semoga sinergi dan kebersamaan ini dapat terus terjaga dalam penyelenggaraan Bakti Negara Cup berikutnya,” pungkasnya.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti serta anggota, Dewan Juri, Ketua KONI Badung, Ketua IPSI Badung, Ketua DPC  Bakti Negara serta pengurus Kabupaten Kota se-Bali, para atlet serta undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca