Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Satpol PP Denpasar Gelar SABERGEP, Tertibkan Pengamen hingga Manusia Silver di Sejumlah Traffic Light

BALIILU Tayang

:

SABERGEP
SAGERGEP: Pemerintah Kota Denpasar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gepeng (SABERGEP) di sejumlah titik traffic light seputaran Kota Denpasar pada Kamis (21/5) malam.  (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Sapu Bersih Gepeng (SABERGEP) di sejumlah titik traffic light seputaran Kota Denpasar pada Kamis (21/5) malam.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, serta menciptakan suasana kota yang aman dan tertib.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut petugas berhasil menertibkan dua orang pengamen, satu orang manusia silver, dan satu orang pengemis yang kedapatan beroperasi di beberapa persimpangan lampu merah di wilayah Kota Denpasar.

Adapun lokasi penertiban meliputi traffic light Gatot Subroto–Cargo–Buluh Indah, traffic light Imam Bonjol–Gunung Soputan, serta traffic light Tohpati. Setelah diamankan, seluruh orang yang terjaring selanjutnya diberikan pembinaan dan pendataan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Kami juga terus mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan kepada mereka yang terjaring,” ujar Yudie Asmara.

Kegiatan SABERGEP berlangsung aman, tertib, dan lancar. Satpol PP Kota Denpasar juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang di jalan kepada pengamen maupun manusia silver guna mengurangi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum serta keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, Satpol PP Kota Denpasar menegaskan bahwa seluruh jenis layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA tidak dipungut biaya. Untuk menjaga integritas seluruh jajaran, Satpol PP Kota Denpasar juga tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun.

Apabila terdapat pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat dapat melaporkannya melalui WA Bot GARBASITA di nomor 081337338326 dengan melampirkan bukti otentik. (gs/bi)

Baca Juga  Satpol PP Denpasar Kembali Tertibkan Baliho dan Spanduk di Fasilitas Umum

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wawali Arya Wibawa Kunjungan Kerja ke Perumda

Tekankan Pembenahan Tata Kelola dan Pengembangan Usaha Perumda Pasar

Loading

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah Pasar Kota Denpasar didampingi jajaran manajemen
KUNKER: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah Pasar Kota Denpasar, Jumat (21/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, melakukan kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah Pasar Kota Denpasar, Jumat (21/8). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung kondisi organisasi sekaligus memberikan arahan strategis dalam upaya meningkatkan kinerja, tata kelola, serta pengembangan usaha perusahaan.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Walikota Denpasar didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, IB Alit Adhi Merta disambut Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, Wayan Suadi Putra, beserta jajaran manajemen.

Dalam arahannya, Wakil Walikota menekankan pentingnya pembenahan dan penataan organisasi agar perusahaan dapat bekerja lebih efektif, profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Pembenahan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi struktur organisasi, sumber daya manusia, sistem kerja maupun pembagian tugas dan tanggung jawab.

Selain itu, penerapan e-Kinerja juga perlu diperkuat sebagai instrumen pengukuran kinerja yang transparan, terukur dan berorientasi pada hasil.

“Pembenahan organisasi harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Setiap pegawai harus memiliki target dan tanggung jawab yang jelas, sehingga kinerja organisasi dapat diukur dan dievaluasi dengan baik,” ujar Kadek Agus Arya Wibawa.

Ia juga mendorong perusahaan untuk menyusun rencana jangka menengah yang lebih terarah, khususnya dalam pengembangan usaha. PD Pasar diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas, namun mampu membaca peluang, melakukan inovasi, meningkatkan produktivitas dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan baru.

Menurutnya, pengembangan usaha harus disertai dengan kajian yang matang, perencanaan yang jelas serta evaluasi secara berkala. Dengan demikian, perusahaan dapat tumbuh secara sehat dan memberikan kontribusi yang semakin optimal bagi pembangunan serta perekonomian Kota Denpasar.

“Perusahaan harus memiliki arah yang jelas ke depan. Kita perlu melihat potensi pengembangan usaha, melakukan perbaikan dan penataan, sehingga keberadaan perusahaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” katanya.

Baca Juga  Satpol PP Denpasar Swab Pasien ODGJ Sebelum Dirujuk ke RSJ Bangli

Lebih lanjut, Wakil Walikota menegaskan bahwa perbaikan dan penataan tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga mencakup sistem kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kualitas pelayanan, pengelolaan keuangan, hingga strategi pengembangan usaha.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola perusahaan dan integritas seluruh jajaran. Tata kelola yang baik harus dibangun melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme dan tanggung jawab.

“Integritas menjadi pondasi utama. Tata kelola yang baik harus berjalan beriringan dengan integritas, sehingga setiap kebijakan dan keputusan yang diambil benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Sewaka Dharma Kota Denpasar, Wayan Suadi Putra bersama jajaran menyampaikan komitmen untuk menindaklanjuti arahan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, khususnya dalam pembenahan organisasi, penguatan sistem kinerja, penataan pengelolaan pasar serta pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Melalui pembenahan organisasi, penguatan e-Kinerja, peningkatan tata kelola dan integritas, serta pengembangan usaha yang terencana, PD Pasar Kota Denpasar diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat pada umumnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Gempa NTT, Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Melalui Program Pegadaian Peduli

Published

on

By

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra Edy Purwanto serahkan bantuan Pegadaian Peduli kepada Bupati Ende
PEGADAIAN PEDULI: Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto saat menyerahkan bantuan “Pegadaian Peduli” yang diterima langsung oleh Bupati Ende. (Foto: Hms PT Pegadaian)

Flores, NTT, baliilu.com – Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli”. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Bantuan tahap awal yang disalurkan melalui PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Bali Nusra difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat di sejumlah wilayah terdampak gempa NTT. Pegadaian telah menyalurkan bantuan ke Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Ngada.

Bantuan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan tanggap darurat, di antaranya paket sembako dan bahan pangan pokok, air bersih, perlengkapan bayi dan balita, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, serta kebutuhan pengungsian seperti tenda, selimut, dan tikar lipat.

Penyerahan bantuan dilakukan melalui berbagai mekanisme, baik secara langsung kepada masyarakat terdampak maupun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan relawan yang berada di lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima dengan cepat, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Di Kabupaten Ende, bantuan Pegadaian diterima langsung oleh Bupati Ende. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa sekaligus mendukung proses penanganan bencana di wilayah Kabupaten Ende.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat Pegadaian terhadap kondisi masyarakat yang terdampak gempa NTT.

“Kami berupaya bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan dasar masyarakat, khususnya para penyintas yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.”

Baca Juga  Tim Gabungan Satpol PP Denpasar Tertibkan Reklame Tidak Sesuai Ketentuan

Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berdampak pada sejumlah kabupaten di wilayah tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian karena Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas tektonik yang tinggi.

Menanggapi kondisi tersebut, Pegadaian terus melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD setempat, serta jaringan kantor Pegadaian di wilayah NTT untuk mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak, termasuk nasabah maupun fasilitas operasional Pegadaian.

Penyaluran bantuan di tujuh kabupaten tersebut merupakan bagian dari komitmen Pegadaian untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat. Dengan melibatkan pemerintah daerah, BPBD, relawan, serta berbagai elemen masyarakat, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Pegadaian juga akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyiapkan bantuan lanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Melalui program Pegadaian Peduli, Pegadaian berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi bencana. Kepedulian dan sinergi berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat penanganan serta pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Jajaki Dukungan Teknis Pemerintah Inggris Atasi Kemacetan Badung

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Kedutaan Besar Inggris di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung
TERIMA KUNJUNGAN: Bupati Adi Arnawa menerima kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Puspem Badung, Jumat (21/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung berkomitmen menjaga daya saing wilayah sebagai destinasi wisata utama dunia. Sebagai langkah konkret mengurai masalah perkotaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa gencar menjajaki langkah inovatif guna mempercepat penanganan kemacetan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Komitmen tersebut mendapat perhatian Pemerintah Inggris, ditandai kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Puspem Badung. Delegasi dipimpin Minister Counsellor for Development, Peter Rajadiston, bersama tim teknis serta mitra pelaksana dari PwC di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8).

Bupati Adi Arnawa didampingi Asisten I Bidang Pemerintaha dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kadis PUPR I Nyoman R Karyasa, Kadis Perhubungan AA Gde Rahmadi, serta Kabag Kerja Sama Ida Ayu Yutri Indahgustari. Kedua pihak menjajaki kerja sama pengembangan infrastruktur hijau, transportasi berkelanjutan, dan penataan mobilitas perkotaan.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi kunjungan ini sebagai energi positif untuk mempercepat transformasi sistem transportasi daerah agar lebih modern dan ramah lingkungan. “Kami terbuka terhadap kerja sama yang memberikan solusi konkret bagi persoalan transportasi, kemacetan, dan infrastruktur hijau. Kami harap kerja sama ini tidak berhenti pada diskusi, melainkan diwujudkan dalam program aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan pariwisata Badung,” ucapnya.

Fokus utama Pemkab Badung saat ini adalah mempercepat penataan moda transportasi dan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan pariwisata Kuta. Langkah tersebut diarahkan pada penyediaan kantong parkir terpusat, penertiban jalur umum dari parkir liar, penataan pedestrian, hingga pengembangan transportasi publik rendah emisi karbon.

Menurut Adi Arnawa, sterilisasi ruang jalan merupakan prasyarat utama yang wajib diselesaikan sebelum melangkah pada penerapan moda transportasi publik berbasis jalur khusus, termasuk rencana pengembangan massal berbasis trem.

Baca Juga  Satpol PP Denpasar Kembali Tertibkan Baliho dan Spanduk di Fasilitas Umum

“Langkah awal kami adalah mengamankan ruang jalan dari parkir liar. Transportasi publik tidak akan efektif jika langsung diterapkan tanpa jalur khusus yang steril dari kemacetan jalur umum. Jika ruang jalan sudah steril, barulah kita terapkan moda transportasi khusus tersebut,” tegasnya.

Guna mendukung kebijakan itu, Pemkab mematangkan persiapan sejumlah kantong parkir terpadu (center park). Beberapa lahan strategis di kawasan pariwisata dan pusat perbelanjaan sedang disiapkan untuk mendukung skema parkir terpusat ini guna mengurangi penggunaan badan jalan sehingga pergerakan kendaraan serta pejalan kaki lebih tertib.

Kunjungan delegasi Inggris ini merupakan tindak lanjut Strategic Partnership Indonesia-Inggris, sekaligus berkaitan dengan kunjungan kerja Gubernur Bali ke Inggris dalam rangka London Climate Action Week. Inggris berkomitmen memberikan bantuan teknis untuk pengembangan kawasan rendah emisi atau Ultra Low Emission Zone (ULEZ) serta mendukung transisi menuju sistem transportasi publik rendah karbon.

Minister Counsellor for Development Kedutaan Besar Inggris, Peter Rajadiston, menegaskan komitmen negaranya mendukung mobilitas berkelanjutan di Badung yang memiliki posisi strategis bagi pariwisata Bali.

“Kabupaten Badung memegang peran kritis dalam perekonomian dan pariwisata Bali. Kami sangat kagum dengan visi Bapak Bupati serta prioritasnya yang jelas mengenai mobilitas perkotaan berkelanjutan. Melalui kemitraan strategis ini, Pemerintah Inggris berkomitmen penuh mendukung upaya Badung mengembangkan solusi transportasi rendah karbon dan infrastruktur hijau demi masa depan berkelanjutan,” jelas Peter.

Sinergi internasional ini diharapkan memperkuat kolaborasi ke depan guna menghadirkan solusi sistem transportasi yang tertata, hijau, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkokoh posisi Badung sebagai destinasi wisata kelas dunia yang adaptif terhadap tantangan iklim. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca