Thursday, 18 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

HOBIIS

Sekda Adi Arnawa Buka Pecatu Bonsai Festival 2023

BALIILU Tayang

:

Sekda
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa menancapkan bendera Best in Show usai membuka Pecatu Bonsai Festival 2023 di Lapangan Kuru Ksetra, Banjar Tengah Desa Pecatu, Kuta Selatan, Selasa (25/7). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Nyoman Giri Prasta, membuka sekaligus menancapkan pita kategori Best In Show pada bonsai jenis Anting Putri sebagai pemenang kontes pameran bonsai “Pecatu Bonsai Festival 2023” bertempat di Lapangan Kuru Ksetra, Banjar Tengah Desa Pecatu, Kuta Selatan, Selasa (25/7).

Pameran Bonsai yang diselenggarakan oleh Sekaa Teruna (ST) Widya Dharma ini mengusung tema “Taru Prana Bhuana” bermakna Pohon Sebagai Nafasnya Bumi. Turut hadir pada acara tersebut Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta, Kelian Banjar Dinas Tengah I Made Kertayasa, Kelian Banjar Adat Tengah I Wayan Arta, Babinsa dan Babinkantibnas Desa Pecatu, Ketua PPBI Cabang Badung I Gede Hari Antara, Tokoh Masyarakat I Made Tommy Martana Putra, penggemar Bonsai Malang, Mojokerto, Jakarta, Bekasi dan Lumajang serta masyarakat sekitar.

Sebagai bentuk komitmen, dukungan, partisipasi, motivasi, serta support Pemerintah Kabupaten Badung terhadap kegiatan event tersebut, Sekda Adi Arnawa menyerahkan secara simbolis dana kegiatan Kesra sebesar Rp 30 juta yang diterima Ketua ST Widya Dharma Putu Ariyanto disaksikan langsung oleh seluruh peserta dan pengunjung pameran.

Kegiatan tersebut juga memperoleh dana dari Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya sebesar Rp 10 juta, Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta sebesar Rp 5 juta, tokoh masyarakat I Made Tommy Martana Putra sebesar Rp 1,5 juta serta Voucher Hotel untuk ST. Widya Dharma.

Pada sambutannya Sekda Adi Arnawa menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, pihaknya bangga bisa hadir di lapangan ini sekaligus mengucapkan selamat dan terima kasih  kepada ST. Widya Dharma yang sudah mampu menyulap tempat yang dulunya tandus bisa menghadirkan dengan banyaknya bonsai melalui event yang sangat strategis. “Ini suatu bentuk aksi nyata peduli lingkungan dan Badung Go Green, selamat dan sukses atas terselenggaranya event ini semoga melalui kegiatan ini bisa menjadikan Pecatu lebih baik lagi dimasa mendatang,” ujarnya. Sementara itu Ketua ST. Widya Dharma Putu Ariyanto menyampaikan terima kasih atas dukungan dan support bapak Bupati Badung pada kesempatan ini diwakilkan Sekda Adi Arnawa serta kehadiran untuk membuka kegiatan Pecatu Bonsai Festival. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengamalkan konsep Tri Hita Karana (Peduli Dengan Lingkungan) yang diharapkan mampu mengedukasi dan meningkatkan peran masyarakat dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan serta tumbuhan. “Melalui rangkaian acara ini mari mengubah citra Desa Pecatu yang gersang dan tandus, bersama mengajak masyarakat Pecatu pada khususnya untuk mengubah Desa yang kita cintai menjadi hijau melalui menanam pohon dari lingkungan rumah sendiri,” ajaknya. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Penanaman 10.000 Mangrove di Kawasan Tahura Tanjung Benoa

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HOBIIS

Dukung Lomba Mancing, Wawali Terima Audiensi Karang Taruna Kusuma Praja

Published

on

By

lomba mancing Taruna Kusuma Praja
TERIMA AUDIENSI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod di Ruang Tamu Wakil Walikota, Selasa (26/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar siap mendukung penyelenggaraan Lomba Mancing Air Deras ke-2 yang digelar Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod, yang akan digelar serangkaian Hari Kartini, pada 21 April 2024 mendatang.

Hal ini terungkap saat Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima audiensi dari Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (26/3).

Ketua Panita, Putu Krisna Hermawan mengatakan, lomba mancing ini direncanakan akan dilaksanakan di Bendungan Tukad Mati Umadui, dengan kuota peserta sebanyak 300 orang.

Putu Krisna juga menyampaikan, salah satu hal yang mendasari penyelenggaraan lomba mancing di tahun ini adalah, suksesnya acara dan antusiasme peserta tahun lalu, sehingga pihaknya menimbang untuk mengadakan kembali yang kali ini bertepatan dengan hari Kartini.

“Yang berbeda kali ini kegiatan kami gelar dalam rangka menyambut Hari Kartini. Oleh karena itu kami berkolaborasi dengan PKK Desa Padangsambian Klod untuk turut ikut serta dalam kegiatan memasak olahan ikan lele bersamaan dengan acara Lomba Mancing Air Deras,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB Mayun Suryawan merespons positif dan mendukung rencana kegiatan ini.

“Kami selaku Pemerintah Kota Denpasar akan turut serta mendukung kegiatan-kegiatan positif yang ada di masyarakat baik dalam bentuk budaya dan hobi,” katanya.

Arya Wibawa juga berharap lomba ini akan menjadi potensi rekreasi dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Denpasar. Hal ini sejalan dengan salah satu upaya Pemkot Denpasar untuk mengembangkan sektor lainnya di luar sektor pariwisata.

“Kami pun berharap kegiatan Lomba Mancing Air Deras ini akan menjadi wadah rekreasi dan menyalurkan hobi masyarakat, lebih dari itu mengajak masyarakat untuk menjaga keasrian dan kebersihan lingkungannya dalam hal ini lingkungan sungai,” imbuhnya. (eka/bi)

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Penanaman 10.000 Mangrove di Kawasan Tahura Tanjung Benoa

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Jaya Negara Buka Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I

Published

on

By

kontes ikan koki walikota cup bali
KONTES IKAN: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I yang digelar di halaman Graha Sewaka Dharma Lumintang, Sabtu (23/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Kontes Ikan Mas Koki Bali Walikota Cup I yang digelar di halaman Graha Sewaka Dharma Lumintang, Sabtu (23/3).

Kontes Ikan Mas Koki Bali ini diselenggarakan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar berkolaborasi dengan Asosiasi Ikan Mas Koki Bali dalam rangka HUT ke-236 Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan Kontes Ikan Mas Koki Bali yang digelar Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar berkolaborasi dengan Asosiasi Ikan Mas Koki Bali sebagai salah satu komunitas pembudidaya Ikan Mas Koki Bali di Kota Denpasar.

Dikatakannya, kegiatan ini tentunya dapat memberikan manfaat pelestarian budaya dan ekonomi kreatif. Hal ini tidak terlepas dari histori keberadaan Ikan Mas Koki Bali dan cerita Istana Balingkang. Dimana Ikan Mas Koki diceritakan sebagai hadiah dari raja Cina kepada Raja Bali saat itu yang hingga kini dikenal dengan nama Ikan Mas Koki Bali.

“Terdapat tiga manfaat dalam pelaksanaan kontes Ikan Mas Koki Bali yang dapat dirasakan tidak hanya pada pembudidayaan, penyaluran hobi dan ekonomi kerakyatan, disamping itu terdapat cerita dari keberadaan Ikan Mas Koki Bali ini dapat terus disosialisasikan sebagai warisan budaya di Bali, khususnya di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB. Mayun Suryawangsa menyampaikan, keberadaan Ikan Mas Koki Bali yang memiliki perjalanan sejarah dan sekaligus saat ini telah menjadi hobi masyarakat Denpasar.  Sehingga pembudidayaan dan hobi mampu memberi nilai lebih pada ekonomi kerakyatan.

“Antusiasme masyarakat terhadap Mas Koki Bali sangat tinggi terbukti dari keikutan peserta dari pecinta tidak saja datang dari Kota Denpasar, namun juga dari luar Kota Denpasar seperti Tabanan, dan Gianyar,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Badung Serahkan 4.900 Bibit Buah kepada Subak Abian

Lebih lanjut Mayun Suryawangsa mengatakan, seiring perjalanan sejarah dan perkembangan, pembudidayaan Ikan Mas Koki Bali menghasilkan warna bervariatif dengan keindahan dan ukuran ekor Ikan Mas Koki Bali yang bisa melebihi ukuran badannya. Hal ini yang menjadi daya tarik masyarakat pecinta Ikan Mas Koki Bali untuk memelihara maupun melakukan budidaya.

Gus Mayun menambahkan, pelaksanaan lomba diikuti sebanyak 200 peserta dengan memperebutkan Juara I, II dan III. Bahkan, melihat tingginya antusiasme peserta, pihak panitia melaksanakan pembatasan peserta untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan kegiatan.

“Saat ini banyak terbentuk komunitas budidaya Ikan Mas Koki Bali di Denpasar, kondisi ini sangat mendukung eksistensi Ikan Mas Koki Bali,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Ratusan Bonsai Dipamerkan Hiasi HUT Kota Singaraja

Published

on

By

pameran bonsai hut singaraja
PAMERAN BONSAI: Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana saat meninjau pameran bonsai yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno Singaraja, Selasa (19/3). (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Mewadahi seluruh pencinta bonsai serta mendukung perkembangan ekonomi kreatif khususnya di Kabupaten Buleleng dengan serangkaian memeriahkan HUT ke-420 Kota Singaraja, Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) menggelar Pameran Bonsai yang dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana di Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno Singaraja, Selasa (19/3).

Dalam pameran ini digelar mengusung tema “Sudamala Bonsai” yang diikuti sebanyak 570 peserta dan 717 tanaman bonsai dari seluruh Indonesia berlangsung dari tanggal 16 hingga dengan 24 Maret 2024.

Dalam kesempatan ini, Pj. Lihadnyana menyampaikan bonsai tidak sekedar hobi belaka, namun bonsai merupakan sebuah kreativitas yang mampu menggerakkan ekonomi serta dapat menjaga kelestarian lingkungan.

Pihaknya juga mengapresiasi digelarnya pameran nasional PPBI tahun 2024 dalam rangka memeriahkan HUT Kota Singaraja. Pihaknya pun berencana akan rutin menggelar acara tersebut di setiap tahunnya dan akan selalu memberikan dukungan penuh.

“Kita mengharapkan acara ini dapat dilaksanakan sebagai salah satu kalender tahunan. Tetapi tentunya dengan peningkatan yang lebih tinggi. Kalau sekarang event nasional yang belum diikuti oleh seluruh provinsi jadi mungkin kedepannya bisa semua ikut bahkan internasional. Kami di pemerintah akan selalu siap mendukung acara seperti ini,” ucap Lihadnyana.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Panitia Pamnas PPBI tahun 2024, Ketut Windu Saputra mengatakan, pemeran bonsai ini sebagai fasilitas bagi para seniman dan penggemar seni bonsai serta juga untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif.

“Pameran ini telah diikuti oleh seluruh penggemar bonsai di Tanah Air. Bahkan peserta terjauh berasal dari Provinsi Lampung. Kami berharap kegiatan pameran dan lomba bonsai yang akan berlangsung selama delapan hari ini, dapat berjalan dengan lancar dan aman,” harapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pansel Wawancara Calon Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca