Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Adi Arnawa Buka Pelatihan Statistik Sektoral bagi ASN di Badung

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalitas ASN

Loading

BALIILU Tayang

:

Sekda
Sekda Wayan Adi Arnawa membuka acara Pelatihan Statistik Sektoral bagi ASN di Kabupaten Badung Tahun 2022, lewat aplikasi zoom meeting, bertempat di Ruang Rapat Sekda Badung, Puspem Badung, Senin (29/8). (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka acara Pelatihan Statistik Sektoral bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Badung Tahun 2022, lewat aplikasi zoom meeting, bertempat di Ruang Rapat Sekda Badung, Puspem Badung, Senin (29/8).

Acara diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung (Balitbang) bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BPS RI, dengan mengambil tema “Pemanfaatan statistik untuk mendukung pembuatan kebijakan pembangunan daerah yang berkualitas”.

Turut hadir lewat zoom meeting, Kepala Pusdiklat BPS RI Eni Lestariningsih, Kepala Bidang Diklat Teknis dan Fungsional, Pusdiklat BPS RI Tri Nugrahadi, para Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkungan Pusdiklat BPS RI, Kepala BPS Provinsi Bali Hanif Yahya, Plt Kepala BPS Kabupaten Badung Dewa Made Suambara, Kepala Balitbang Badung I Wayan Suambara, OPD di lingkungan Pemkab Badung, beserta para peserta pelatihan ASN di Pemkab Badung.

Sekda Badung Adi Arnawa mengatakan, jika berbicara data, betapa pentingnya pemanfaatan data, di dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah. Mengenai persoalan data amat beragam, baik yang bersifat data statistik makro dari BPS maupun data sektoral yang bersumber dari masing-masing perangkat daerah. Data tersebut sudah harus digunakan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan daerah.

“Oleh karena itu Bapak Bupati Badung bersama Wakil Bupati Badung senantiasa memberikan arahan kepada kami, bahwa memang sulit membangun data, namun lebih sulit lagi membangun tanpa data. Di sisi lain keberadaan data saja tidaklah cukup. Keberadaan data yang melimpah sekalipun tidak akan ada manfaatnya, bila tidak didukung oleh keberadaan ASN yang memiliki kompetensi di bidang statistik, di mana juga mampu memanfaatkan sebagai basis dalam pembuatan kebijakan pembangunan daerah. Hal ini semata-mata dilandasi oleh niat dan keinginan kami untuk bersungguh-sungguh melakukan terobosan maupun inovasi dalam rangka meningkatkan kompetensi, disertai indeks profesionalitas ASN di Kabupaten Badung,“ ucapnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Verifikasi Penghargaan KKS Kabupaten Badung 2023

Lebih lanjut dikatakan, adapun materi yang akan diberikan selama pelatihan ini, merupakan hasil pembahasan bersama antara tim BPS bersama tim balitbang. Oleh karena itu, apa yang menjadi bahan pelatihan yang telah berorientasi pada kebutuhan khususnya pada aspek pemanfaatan data statistik dalam rangka membuat kebijakan pembangunan. Dari segi materi pelatihan ini, juga diperkaya dengan materi kompetensi pusdiklat BPS, yang merupakan standar baku pada pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan pada acara pusdiklat BPS.

“Sudah sepatutnya kami mengucapkan terimakasih yang sebesarnya kepada kepala pusdiklat beserta jajarannya, yang telah berperan aktif, dalam rangka memberikan pencerahan kepada rekan-rekan kami di Kabupaten Badung. Kepada para peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, dan sepenuh hati. Kesempatan langka ini sulit dicari, kesempatan ini tidak akan terwujud jika tanpa adanya kepedulian dan semangat gotong royong, bersinergi untuk bersama-sama membangun bangsa melalui peningkatan profesionalisme ASN yang berkualitas,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bidang Diklat Teknis dan Fungsional, Pusdiklat BPS RI Tri Nugrahadi, dalam sambutanya mengatakan, pelaksanaan pelatihan statistik ini merupakan kerjasama antara pusat pendidikan dan pelatihan Badan Pusat Statistik dengan Balitbang Kabupaten Badung yang dilaksanakan secara hybrid yaitu menggabungkan metode daring dan luring dengan durasi pelatihan selama 34 hari.

Jumlah peserta sebanyak 40 orang yang beragam berasal dari Pemda Kabupaten Badung. Terdapat empat tahapan agenda pelatihan yaitu, massive open online course, pembelajaran online, coaching, serta seminar dan penguatan materi. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi ASN khususnya pada bidang statistik, pengoptimalan pemanfaatan statistik guna mendukung pembangunan Kabupaten Badung.

Dirinya menambahkan, metode pelatihan ini memanfaatkan warung kompetensi pegawai pusat BPS dengan materi yang difokuskan dari berbagai materi yang dibutuhkan oleh Pemda Kabupaten Badung seperti literasi statistik, indikator makro dan mikro, analisis statistik deskriptif dan optimalisasi potensi daerah melalui statistik. Dalam rangka penguatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, seluruh peserta akan diberi tugas untuk melakukan pengumpulan data, pengolahan, analisis, dan penyusunan rekomendasi kebijakan masing-masing menggunakan berbagai indikator yang tersedia di unit kerjanya. Pada akhir pelatihan tiap peserta akan memaparkan hasil penugasan pada penguji dalam bentuk seminar. (gs/bi)

Baca Juga  Monitoring Pilkel Serentak di Kabupaten Badung, Pelaksanaan Pilkel Berjalan Kondusif

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

GOW Badung Gandeng Wanita Islam Dorong Pengolahan Sampah Organik dari Rumah Tangga

Published

on

By

gow badung
SERAHKAN BANTUAN: Ketua GOW Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyerahkan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung bersinergi dengan Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kabupaten Badung untuk menggalakkan gerakan pemilahan dan pengolahan sampah organik berbasis rumah tangga.

Sebagai wujud nyata dukungan, Ketua GOW Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyerahkan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5).

Nyonya Yunita Alit Sucipta menyatakan, aksi ini merupakan langkah konkret mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengatasi persoalan sampah langsung dari sumbernya. Melalui pemanfaatan bag komposter, masyarakat diharapkan dapat mandiri mengolah limbah dapur mereka menjadi pupuk organik yang bernilai guna.

“Bag komposter merupakan sarana pengolahan sampah organik yang menjadi bagian dari upaya mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Badung. Hasil olahannya juga dapat dimanfaatkan sebagai kompos untuk pupuk,” ujarnya.

Yunita Alit Sucipta menambahkan, sinergi yang kuat antara GOW dan Wanita Islam Badung menjadi motor penggerak yang efektif dalam mewujudkan penanganan sampah yang berkelanjutan. Ia juga mengimbau seluruh anggota Wanita Islam untuk menjadi agen perubahan dengan menularkan kebiasaan memilah sampah kepada warga di lingkungan sekitar mereka.

Sementara itu, Wakil Ketua Wanita Islam Kabupaten Badung, Agus Linar Simamora, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari GOW Badung. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk mengedukasi seluruh anggota agar disiplin melakukan pemilahan sampah dari rumah.

Di sela kegiatan, Agus Linar juga menginformasikan bahwa pelaksanaan kegiatan Idul Adha oleh Wanita Islam digelar secara bergilir setiap tahun di Kabupaten/Kota se-Bali. Setelah tahun 2026 ini diselenggarakan di Kabupaten Tabanan, Wanita Islam Kabupaten Badung bersiap menjadi tuan rumah pada perayaan tahun depan dan secara resmi mengundang Ketua GOW Badung untuk hadir.

Baca Juga  Cegah Degradasi Lahan, Badung Gelar FGD Subak

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Bali Sri Widianingsih beserta anggota, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kota Denpasar Eny Prasetyowati, perwakilan Kaur Perencanaan Desa Dalung, serta Kelihan Dinas Kwanji Gede Pasek Kawijaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Fun Walk HUT Ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat

Published

on

By

fun run wasiat
LEPAS FUN WALK: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA. Istri Paramita Dewi, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, seluruh keluarga besar Pasemetonan Ageng WASIAT serta undangan lainnya.

Fun Walk mengambil rute start di halaman depan Jro Gede Tainsiat ke arah timur menuju Jalan Pattimura, lalu menuju Jalan Belimbing, ke arah selatan menuju Jalan Kaliasem berlanjut ke Jalan Surapati menuju Jalan Kapten Agung, berlanjut ke Jalan Udayana lalu ke utara menuju Jalan Veteran hingga finish kembali di Jro Gede Tainsiat.

Berbaur dengan seluruh peserta Fun Walk, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat Hari Jadi ke-40 kepada Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat.

“Semoga momentum spesial HUT ke-40 Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat ini dapat semakin mempererat kekompakan serta memperkuat soliditas Keluarga Besar Pasemetonan WASIAT tidak hanya di lingkup internal namun juga dalam tujuan mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya saling bergotong – royong,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia Acara, Ir. AA Ngr Agung Satria Wibawa, ST., IPM., ASEAN Eng. ditemui usai acara menjelaskan Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat 1986-2026 ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah dan cek kesehatan gratis dengan dibantu petugas dari RSUP. Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah.

Baca Juga  Wakil Ketua Dekranasda Denpasar Tutup Pelatihan Kerajinan Tas Rajutan Tangan

“Ucapan terimakasih kami haturkan kepada Wawali Arya Wibawa dan jajaran Pemkot Denpasar yang telah hadir melepas peserta Fun Walk pada puncak perayaan HUT Pasemetonan kami yang dilaksanakan pada hari ini. Seiring dengan bertambahnya usia, Pasemetonan kami akan terus mempertajam komitmen dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPD PDI Perjuangan Bali Kuatkan Perlindungan Karya dan Inovasi melalui Sosialisasi Sertifikasi HKI

Published

on

By

dpd pdi bali
KEYNOTE SPEAKER: Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ni Putu Putri Suastini Koster sebagai keynote speaker pada acara Sosialisasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berlangsung di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, pada Minggu, 24 Mei 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar Sosialisasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, pada Minggu, 24 Mei 2026 ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hukum terhadap karya, kreativitas, dan inovasi, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem inovasi yang berdaya saing di Bali.

Kegiatan ini dikoordinatori oleh I Made Suparta dan menghadirkan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ni Putu Putri Suastini Koster, sebagai keynote speaker.

Turut hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Isya Malapraja, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali.

Sosialisasi ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Alit Kesuma Kelakan, Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Suwitra dan Ni Made Usmartini, Bupati Klungkung Made Satria, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, serta para pelaku usaha, UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat dari berbagai daerah di Bali.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan I Made Suparta bahwa sertifikasi kekayaan intelektual merupakan langkah strategis untuk melindungi hasil karya dari penyalahgunaan maupun klaim pihak lain.

Selain memberikan kepastian hukum bagi pencipta, pelaku usaha, seniman, dan inovator, sertifikasi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan nilai ekonomi sebuah karya sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Melalui sosialisasi ini, lanjut Supartha peserta mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai bentuk kekayaan intelektual, mulai dari hak cipta, merek, paten, desain industri, hingga bentuk perlindungan lainnya. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendaftarkan karya yang dimiliki sebagai bentuk penghargaan terhadap proses kreatif dan inovatif yang telah dihasilkan.

Baca Juga  Komisi III DPRD Badung Gelar Raker terkait Penyelarasan NJOP

Para narasumber memberikan pemaparan mengenai prosedur pendaftaran kekayaan intelektual, manfaat sertifikasi bagi pelaku usaha dan UMKM, serta peluang yang dapat diperoleh ketika sebuah karya memiliki perlindungan hukum yang sah. Diskusi interaktif yang berlangsung juga mengangkat berbagai tantangan dan peluang perlindungan kekayaan intelektual di era digital yang semakin berkembang pesat.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Bung Karno yang selalu menekankan pentingnya kemandirian, kreativitas, dan keberanian untuk menciptakan karya bagi kemajuan bangsa. Sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi pelaku usaha dan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk lebih menghargai hasil pemikiran, kreativitas, dan inovasi anak bangsa.

Melalui Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual ini, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi. Dengan perlindungan yang tepat, kreativitas dan inovasi dapat terus tumbuh, berkembang, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, perekonomian daerah, dan pembangunan nasional. Semangat melindungi karya anak bangsa inilah yang diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu mengharumkan Bali dan Indonesia di masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca