Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Adi Arnawa Buka Sangeh Festival 2024

BALIILU Tayang

:

sangeh festival
SANGEH FESTIVAL: Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Sangeh Festival 2024, Jumat (19/7) di Areal Parkir Obyek Wisata Alas Pala Sangeh. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa hadir sekaligus membuka Sangeh Festival 2024, Jumat (19/7) di Areal Parkir Obyek Wisata Alas Pala Sangeh. Dalam Sangeh Festival ini selain memberi dukungan Sekda Adi Arnawa juga memberikan dana secara pribadi sebesar Rp 10 juta.

Turut hadir dalam kesempatan ini Perwakilan Dinas Pariwisata Badung, Perwakilan Dinas Kebudayaan Badung, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa serta unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, anggota DPRD Badung terpilih Putu Dendy Astra Wijaya, Perbekel se-Kecamatan Abiansemal, Bendesa Adat Sangeh dan Gerana, Kelian Dinas dan Kelian Adat se-Desa Sangeh, Ketua Karang Taruna Badung dan Kecamatan Abiansemal serta tokoh masyarakat setempat.

Sekda Adi Arnawa, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena bisa berkumpul dalam suasana yang bahagia di daerah Wisata Alas Pala Sangeh. Dirinya mengungkapkan bahwa tahun ini adalah kedua kalinya hadir di Sangeh Festival. “Mewakili Bupati Badung, saya mengapresiasi Karang Taruna Desa Sangeh yang sudah melakukan kreatifitas yang sangat luar biasa bisa melaksanakan Sangeh Festival. Mudah-mudahan tujuan dari pada pelaksanaan Sangeh Festival, disamping melestarikan dan menumbuhkan kreativitas generasi muda masyarakat Sangeh khususnya pelestarian adat, seni, budaya juga memberi ruang kepada seluruh UMKM yang ada di Desa Sangeh dan sekitarnya untuk ikut bergabung,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati Giri Prasta mendukung acara seperti ini apalagi Perbekel Sangeh, Bendesa Adat Sangeh dan Gerana ikut memberikan dukungan sehingga pelaksanaan kegiatan Sangeh Festival bisa berjalan lancar

“Pemerintah sangat mendukung dan terus melanjutkan kegiatan-kegiatan seperti ini, karena bagaimanapun juga ajang seperti ini, disamping juga kita memberi ruang dalam rangka pelestarian adat, seni dan budaya serta UMKM, kita juga bisa mengenalkan Objek Wisata Alas Pala Sangeh yang sudah mendunia. Untuk itu sudah menjadi kewajiban kita semua untuk bagaimana cara menjaga kelestarian daripada destinasi agar semakin mempesona bagi wisatawan baik mancanegara maupun nusantara,” tutup Adi Arnawa.

Baca Juga  Harapkan Menjadi Event Tahunan, Sekda Adi Arnawa Dukung Kejurda Kroya Grasstrack dan Motocross Abiansemal 2022

Sementara itu Ketua Panitia Sangeh Festival Ida Bagus Dwi Richie Putra, mengucapkan puja dan puji syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Begitu juga atas kehadiran Sekda Badung bersama undangan lainnya. Dijelaskan kegiatan Sangeh Festival mengambil tema Asta Brata dimana Asta Brata diambil dari kata Sansekerta, Asta yang berarti 8 dan Brata yang berarti Perilaku atau Sifat Kepemimpinan. Asta Brata melambangkan kepemimpinan dalam 8 unsur kekuatan alam yaitu Langit, Api, Samudra, Bulan, Bintang, Matahari, Bumi dan Angin. Ke-8 unsur alam ini sejalan dengan jumlah Banjar Dinas yang ada di Desa Sangeh, diharapkan dengan bersatunya ke-8 Banjar Dinas di Desa Sangeh dapat menimbulkan kesejukan, ketentraman dan kedamaian untuk memajukan dan membangun Desa Sangeh agar menjadi lebih baik. Adapun sumber dana yang digunakan untuk kegiatan Sangeh Festival bersumber dari dana APBDes Induk Desa Sangeh Tahun 2024.

Kegiatan Sangeh Festival terlaksana atas dukungan semua pihak, dari anggota DPRD Provinsi Bali Bagus Alit Sucipta, Pemerintah Desa Sangeh, Perbekel dan seluruh jajaran, anggota terpilih DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya, Bendesa Adat Sangeh dan Gerana, Pengelola Obyek Wisata Sangeh dan Taman Mumbul Sangeh bersama jajaran serta seluruh masyarakat Desa Sangeh.

“Dapat kami sampaikan rangkain pelaksanaan Sangeh Festival kami isi dengan Parade Gebogan Buah yang diikuti oleh 8 Banjar Dinas terdiri dari 10 orang dan 5 Pemudi dari masing-masing banjar. Di hari kedua kami mengadakan senam massal yang diikuti oleh para Lansia dan masing-masing banjar diikuti 20 orang peserta,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Jelang Hari Raya Waisak 2025, Bupati Adi Arnawa Salurkan Bantuan Sosial kepada Umat Buddha
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  Peringatan Harkitnas Ke-118 di Badung, "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara"

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Pansel Tetapkan Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca