Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Adi Arnawa ‘’Launching’’ NTP dan NTUP Kabupaten Badung

BALIILU Tayang

:

ntp badung
LAUNCHING HASIL SURVEI: Sekda Adi Arnawa saat menghadiri acara launching hasil survei penghitungan NTP dan NTUP di Kabupaten Badung, Rabu (21/2/), di Kuta, Badung. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri acara launching hasil survei penghitungan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) di Kabupaten Badung, Rabu (21/2), bertempat di Hotel Aryaduta Bali Jl. Kartika Plaza Lingkungan Segara Kuta, Badung.

Hadir dalam kesempatan ini Statistisi Ahli Madya Direktorat Statistik Harga Dedi Wiyatno sekaligus sebagai narasumber dalam acara launching NTP dan NTUP Badung, Kepala BPS Provinsi Bali Endang Retno Sri Subiyandani, OPD Terkait di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Majelis Madya Subak Kabupaten Badung, Ketua Majelis Alit Subak se-Kabupaten Badung, Ketua Forum Perbekel, Lurah, Kepala UPDT dan Koordinator BPP Lingkup Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Sekda Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menyampaikan bahwa di Kabupaten Badung tahun 2023 hasil survei meningkat NTP Kabupaten Badung 112,39 dan NTUP Kabupaten Badung 114,25 ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui kadis pertanian ini sangat menyentuh untuk mengurangi beban petani.

Dalam kesempatan ini, Sekda Adi Arnawa juga memberikan apresiasi kepada Kadis Pertanian dengan jajarannya dimana ini sebagai indikator dari pada apa yang menjadi program-program selama ini sangat menyentuh petani. Ini berarti dari program yang diberikan itu sangat bisa mengurangi beban dari pada petani dan otomatis akan memberikan dampak yaitu peningkatan daripada pendapatan petani.

Di samping itu, juga apa yang dilakukan Kadis Pertanian ini adalah dalam rangka untuk mengimplementasikan visi misi khususnya misi kedelapan pada misi Bapak Bupati RPJMD Semesta Berencana tahun 2021-2026 dalam rangka memperkuat pariwisata dan pertanian yang berorientasi pada agroindustri dan pelestarian sumberdaya alam.

Baca Juga  Bunda PAUD Badung Jadi Narasumber di FGD, Rencanakan Pembangunan TPA di Puspem Badung

“Ini harus dijaga bagaimanapun juga ini akan memberikan satu ruang dalam rangka mewujudkan tagline kita bangga menjadi petani, kalau petani kita sudah bangga tentu kita akan cepat mendorong bagaimana mendorong peningkatan produksinya terutama dalam rangka memenuhi kesediaan akan pangan kita. Apalagi kita tahu bahwa dalam rangka untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Badung ini, salah satunya bagaimana kita memastikan bagaimanakah ketersediaan, bagaimanakah pendistribusian lancar dan yang paling penting bagaimana kita bisa menjaga keterjangkauan kita. Inilah yang dilakukan dan mudah-mudahan dengan kegiatan hari ini akan memberikan motivasi kepada kita semua pak Kadis Pertanian dengan jajarannya untuk tetap terus melakukan upaya-upaya dalam rangka untuk membantu petani kita agar sejahtera,” ucapnya.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa menyampaikan, bahwa sektor pariwisata memang menjadi unggulan sebagai sumber PAD Badung, selain pariwisata, sektor pertanian juga patut mendapatkan prioritas utama, inilah tantangan ke depan yang membutuhkan dukungan semua pihak.

“Kami bermimpi ke depan kue pariwisata benar-benar dapat dinikmati oleh semua sektor, salah satunya sektor pertanian. Kita ingin mewujudkan tourism berkelanjutan berbasis Tri Hita Karana, untuk itu beberapa hal yang ditekankan kepada dinas pertanian dan pangan untuk dapat menjadi program prioritas,’’ ujarnya.

Selain itu, dapat menumbuhkan petani milenial, serta mendorong petani dengan memberikan penguatan modal, apalagi, di tahun 2023, Bupati sudah mengambil kebijakan dengan memberikan penyertaan modal untuk Perumda Pasar Mangu Giri Sedana. Penyertaan modal tersebut digunakan membeli gabah petani Badung. Selain itu memberi insentif bagi petani berupa permodalan, pupuk, bibit dan lainnya.

“Dengan membeli produksi petani ini, sebagai upaya memotivasi petani untuk bangga menjadi petani, mampu menekan alih fungsi lahan pertanian serta menekan laju inflasi,” imbuhnya.

Baca Juga  DPRD Badung Setujui Raperda RTRW 2025-2045

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana mengatakan bahwa launching hasil survei penghitungan NTP dan NTUP di Badung, yang telah dilaksanakan melalui survei/ penghitungan di tahun 2023 sebagai upaya mengetahui tingkat kesejahteraan petani di Kabupaten Badung dan pemenuhan data pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2021-2026.

Namun permasalahannya sampai saat ini, Badan Pusat Statistik atau BPS setiap tahun hanya merilis NTP/NTUP Nasional dan Provinsi karena belum ada penghitungan NTP/NTUP sampai tingkat Kabupaten/Kota. Sedangkan bagi kita di Kabupaten Badung mengingat NTP/NTUP sudah tercantum dalam RPJMD sehingga wajib dilaporkan setiap tahun dan pada akhir jabatan kepala daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah atasan maupun kepada masyarakat. Oleh karena itu, tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan bekerjasama dengan BPS Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan survei untuk menghitung besarnya NTP/NTUP di Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp 3,091 Miliar

Published

on

By

Stand UMKM Buleleng Festival 2026
Suasana stand UMKM pada pelaksanaan Buleleng Festival 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp 3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp 3,6 miliar lebih.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk UMKM lokal Buleleng sangat digemari masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara. Buleleng Festival 2026 diikuti sebanyak 105 UMKM lokal dari berbagai sektor, antara lain kriya, kuliner, olahan pangan, dan fashion. Para pelaku usaha tersebut tersebar di tiga zona, yakni Zona A sebanyak 48 tenan, Zona B sebanyak 38 tenan, dan Zona C sebanyak 19 tenan.

“Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Sutjidra.

Dari sisi ekonomi, Bupati menegaskan festival ini membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng. Selain itu juga memperkuat jaringan pasar dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya. Sementara dari sisi budaya, pemerintah daerah berhasil memfasilitasi pelestarian dan inovasi, di mana tradisi bertemu kreativitas modern sehingga budaya Buleleng tetap relevan dan hidup.

Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, hingga aparat keamanan dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan, dan seluruh pengunjung yang telah menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama festival berlangsung.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Pantau Pelaksanaan Pemeriksaan Katarak di Desa Baha

“Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membawa semangat “Uriping Rasa” ke kehidupan sehari-hari: terus melestarikan budaya, saling menghargai, memperkuat gotong royong, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Pemkab Buleleng juga berkomitmen akan terus mendukung pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui program-program yang berpihak kepada pelaku seni dan UMKM.

“Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng,” tutup Bupati Sutjidra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Kriminalitas dan Trek-trekan, Polsek Dentim Intensifkan Patroli Subuh di Wilayah Denpasar

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melaksanakan patroli subuh di kawasan Renon dan sekitarnya untuk cegah gangguan Kamtibmas.
PATROLI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada waktu dini hari, Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari.

Dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Ketut Sudarsana, S.H.,M.H., patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Renon, Jalur 11, Bundaran Renon, Lapangan Bajra Sandhi, Kantor KPU di Jalan Raya Puputan Renon, serta seputaran Jalan Tohpati.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli preventif sekaligus pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak muda yang masih berkumpul hingga dini hari. Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas agar tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, tidak melakukan aksi trek-trekan, serta mengajak masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan kegiatan patroli secara rutin dan preventif akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kriminalitas, trek-trekan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Peresmian ‘’Soft Launching’’ SPKLU Solar Charging Station
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bangkitkan Semangat Anak-anak Korban Gempa, Kapendam IX/Udayana Turun Langsung Dampingi Trauma Healing di Manggarai

Published

on

By

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution berinteraksi dengan anak-anak korban gempa di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
TRAUMA HEALING: Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melaksanakan trauma healing khususnya anak-anak di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Senin (24/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Manggarai, NTT, baliilu.com – Pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), prajurit Kodam IX/Udayana terus menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak. Tidak hanya dalam penanganan kondisi darurat, prajurit juga hadir memberikan dukungan sosial dan psikologis guna membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Berbagai upaya dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana, mulai dari menyiapkan posko pengungsian, memberikan pelayanan kesehatan, mendirikan dapur lapangan, hingga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat, termasuk menjangkau warga di wilayah pelosok dan lokasi yang sulit diakses. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam setiap situasi, khususnya ketika menghadapi bencana.

Sejalan dengan upaya tersebut, Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/WM pada Senin (24/8/2026) melaksanakan kegiatan pembersihan Posko Pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama warga setempat. Kegiatan dilakukan secara gotong-royong untuk menciptakan lingkungan pengungsian yang bersih dan sehat sekaligus meminimalkan risiko munculnya berbagai penyakit selama masyarakat masih berada di lokasi pengungsian.

Tidak berhenti pada aspek kebersihan lingkungan, prajurit Yonif TP 834/WM juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para korban bencana, khususnya anak-anak. Melalui permainan, interaksi, dan berbagai kegiatan yang membangun suasana positif, prajurit berupaya membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan yang dialami masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan rasa percaya diri setelah menghadapi bencana.

Di tengah-tengah kegiatan tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak di posko pengungsian. Kapendam memberikan motivasi serta mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat, bermain, dan tidak larut dalam kesedihan akibat bencana yang mereka alami.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Peresmian ‘’Soft Launching’’ SPKLU Solar Charging Station

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak, mendapat perhatian.

“Pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan, tempat tinggal dan pelayanan kesehatan. Kita juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis mereka, khususnya anak-anak. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi bagian penting untuk membantu mengembalikan rasa aman, keceriaan dan semangat mereka,” ujar Kapendam.

Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam berbagai kegiatan di posko pengungsian merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan hingga pendampingan psikologis dilaksanakan secara terpadu agar masyarakat dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Prajurit Kodam IX/Udayana akan terus hadir bersama masyarakat, membantu sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Semangat gotong-royong seperti yang kita lihat hari ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat Kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana prajurit bersama masyarakat bahu-membahu menjaga lingkungan, memberikan dukungan dan membangun kembali optimisme di tengah situasi pascabencana. Kehadiran prajurit di posko pengungsian diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara nyata, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan keyakinan bahwa masyarakat terdampak akan terus mendapatkan perhatian hingga proses pemulihan berjalan secara optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca