Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Adi Arnawa Terima Kunjungan Studi Tiru Bupati Agam Sumbar

BALIILU Tayang

:

kunjungan Bupati Agam Sumbar
TERIMA KUNJUNGAN: Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat menerima kunjungan Bupati Agam H. Andri Warman di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung dan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata I Nyoman Rudiartha, Jumat (17/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pembangunan pariwisata di Kabupaten Badung yang bangkit dan berkembang pesat menjadi daya tarik Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) untuk diterapkan pada tahun 2024. Perkembangan pariwisata yang semakin berkualitas yang dimiliki Kabupaten Badung terlihat dari berbagai potensi yang dimiliki dalam menarik wisatawan.

Hal itu diungkapkan Bupati H. Andri Warman saat kunjungan ke Puspem Badung, Jumat (17/11). Rombongan Pemkab Agam diterima oleh Sekda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Rapat Sekda Puspem Badung dan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata I Nyoman Rudiartha.

Bupati Agam Andri Warman mengungkapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menerima Kabupaten Agam dalam studi tiru. Guna meningkatkan kunjungan pariwisata di Kabupaten Agam dengan memilih Kabupaten Badung dikarenakan banyaknya wisatawan yang berkunjung sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah.

“Kami sangat berharap dengan studi tiru di Badung ini hal yang positif akan kami implementasikan di Kabupaten Agam sehingga dapat mendongkrak pariwisata yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Sementara Sekda I Wayan Adi Arnawa mengatakan, quality tourism atau pariwisata berkualitas pada dasarnya tidak sekedar kualitas dan jumlah, namun quality tourism merupakan sebuah pariwisata yang mampu menciptakan kenyamanan, kepuasan, kebahagiaan, kesejahteraan dan keberlanjutan bagi masyarakat/wisatawan lokal dan mancanegara.

“Unsur pokok yang harus mendapat perhatian guna menunjang pengembangan pariwisata di daerah tujuan wisata meliputi objek dan daya tarik wisata , prasarana wisata, sarana wisata, tata laksana (pelayanan, keamanan, dan kenyamanan), masyarakat lingkungan,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Hadiri Pembukaan Megafest III, Sekda Adi Arnawa Sebut Pura Taman Ayun Sebagai Destinasi Pariwisata

NEWS

Padukan Seni dan Kelestarian Alam, Pemkab Badung dan PPBI Sukses Gelar Kontes Bonsai Skala Nasional

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Kontes Bonsai dan Suiseki Badung 2026
PAMERAN BONSAI: Bupati Wayan Adi Arnawa bersiap menancapkan tanda pemenang usai membuka Kontes dan Pameran Nasional Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026 di Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Kabupaten Badung, Rabu (21/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Kontes dan Pameran Nasional Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026 menjadi langkah nyata dalam memadukan pelestarian lingkungan, pengembangan seni, sekaligus penguatan daya tarik pariwisata daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Seni Alam dan Tradisi” ini dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (21/10).

Pameran berskala nasional ini menghadirkan daya tarik luar biasa dengan melibatkan sedikitnya 850 peserta yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kehadiran ratusan penghobi dan kolektor ini menjadikan Puspem Badung sebagai pusat perhatian para pecinta seni tanaman kerdil tingkat nasional sepanjang pekan ini.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi penyelenggaraan pameran tersebut. Menurutnya, pameran ini tidak sekedar menjadi ajang perlombaan keindahan tanaman, namun memiliki nilai edukasi lingkungan yang tinggi serta potensi ekonomi kreatif yang menjanjikan lewat kehadiran peserta dari berbagai wilayah Nusantara. Seni bonsai dinilai sebagai medium pelestarian yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kekayaan hayati.

“Bapak dan Ibu yang selama ini merawat pohon-pohon ini merupakan pahlawan lingkungan. Bonsai menjadi bagian dari pelestarian sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal berbagai jenis pohon yang ada di alam kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Badung melaporkan bahwa partisipasi 850 peserta pada tahun ini mencerminkan tingginya antusiasme komunitas bonsai dan suiseki di tanah air. Kunjungan para peserta dari luar daerah ini diyakini memberikan dampak positif (multiplier effect) terhadap sektor pariwisata lokal, terutama dalam meningkatkan tingkat hunian akomodasi perhotelan serta menggerakkan aktivitas ekonomi UMKM di Kabupaten Badung.

Baca Juga  Wujudkan Generasi Emas, Bunda PAUD Badung Apresiasi Gelar Kreativitas Anak PAUD/TK Se-Badung

Pameran yang dihadiri Ketua umum PBBI Pusat dan Korwil PBBI Bali ini diharapkan menjadi ruang apresiasi, edukasi, dan pertukaran pengetahuan antar-penggemar sekaligus memperkuat citra pariwisata Badung yang berbasis seni alam dan kebudayaan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Musprov Apklindo, Wabup Badung Prioritaskan Perusahaan Asli Bali

Published

on

By

Wabup Bagus Alit Sucipta Buka Musprov I Apklindo Bali
BUKA MUSPROV: Wabup Bagus Alit Sucipta berfoto bersama usai secara resmi membuka acara Musprov I Dewan Pengurus Daerah Apklindo Bali di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Kamis (22/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta secara resmi membuka acara Musyawarah Provinsi (Musprov) I Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Cleaning Service Indonesia (Apklindo) Bali. Agenda penting bagi industri jasa kebersihan ini diselenggarakan bertempat di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Kamis (22/10).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Apklindo Pusat, perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kadin Kabupaten Badung, HIPMI Kabupaten Badung, serta jajaran pengurus daerah Apklindo Bali bersama pimpinan perusahaan anggota.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi yang tinggi sekaligus menyambut hangat pelaksanaan musyawarah perdana ini di Gumi Keris. Ia menekankan pentingnya peran pengusaha dan tenaga kerja lokal untuk tumbuh serta berdaya saing kuat di wilayahnya sendiri.

“Harapan kami, sebagai Pemerintah Kabupaten Badung, bagaimana kita semua, perusahaan yang ada di Bali, yang lahir di Bali, tentunya bisa menjadi tuan di rumah sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam memberikan dukungan penuh dan prioritas utama kepada perusahaan-perusahaan lokal asli daerah Bali, khususnya di Kabupaten Badung. Hal ini dinilai sangat krusial mengingat perekonomian Bali dan Badung sangat bertumpu pada sektor pariwisata sebagai instrumen terbesar dalam penyumbang pendapatan daerah.

“Pariwisata perlu kolaborasi yang baik antara pelaku usaha, pemangku jabatan, dan seluruh stakeholder untuk menjaga agar pariwisata kita tetap berkualitas dan berintegritas,” imbuh Wabup Bagus Alit Sucipta.

Terkait dengan agenda pemilihan kepengurusan baru, Wabup Bagus Alit Sucipta menyarankan agar tongkat kepemimpinan Apklindo Bali ke depan diserahkan kepada figur yang memiliki pengalaman matang serta kedekatan hubungan komunikasi dengan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan terkait. Bahkan, ia mendukung apabila proses pemilihan dapat dilakukan secara aklamasi demi menjaga keharmonisan internal organisasi.

Baca Juga  Pemkab Badung Perketat Aturan, Sektor Horeka Wajib Pilah dan Olah Sampah Mandiri

Lebih lanjut, Wabup Badung menggarisbawahi bahwa sektor jasa kebersihan (cleaning service) merupakan industri padat karya yang menyerap sumber daya manusia (SDM) dan tenaga kerja dalam jumlah yang sangat besar. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan Apklindo bernilai sangat strategis untuk membuka ruang dan kesempatan kerja yang luas bagi masyarakat lokal Bali.

“Semoga kegiatan musyawarah ini berjalan dengan baik dan mampu merumuskan program-program strategis bagi kemajuan organisasi Apklindo ke depan,” pungkasnya sebelum membuka acara Musprov I Apklindo Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Tabanan Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Penguatan Kelembagaan PKK, Dekranasda dan Posyandu

Published

on

By

Ketua TP PKK Tabanan Hadiri Rapat Penguatan Kelembagaan di BSCC
RAPAT PENGUATAN: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, saat menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah yang dirangkaikan dengan Pembekalan Tim Pembina Posyandu dan Dekranasda, di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Kamis (22/10). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Memperkuat peran perempuan, pemberdayaan keluarga, dan pelayanan dasar masyarakat membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Komitmen tersebut tercermin dari keikutsertaan Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, dalam Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah yang dirangkaikan dengan Pembekalan Tim Pembina Posyandu dan Dekranasda, di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Kamis (22/10).

Kegiatan yang diselenggarakan TP PKK Pusat bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta sinergi TP PKK, Dekranasda, dan TP Posyandu dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya. Pertemuan ini dihadiri Ketua Umum Dekranas sekaligus Pelindung TP PKK dan TP Posyandu, Ny. Selvi Gibran Rakabuming, Ketua Harian Dekranas sekaligus Ketua Umum TP PKK dan TP Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian, jajaran kementerian dan lembaga terkait, serta para pengurus TP PKK dari berbagai daerah di Indonesia bagian tengah.

Bunda Rai mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, menyelaraskan program, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan PKK, Dekranasda, dan Posyandu di daerah. Menurutnya, pembekalan dan koordinasi bersama pemerintah pusat menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan sekaligus memastikan program yang dijalankan semakin terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh penguatan dan pemahaman yang penting untuk meningkatkan peran PKK, Dekranasda, dan Posyandu di Kabupaten Tabanan. Kami mengapresiasi upaya pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi ini dan berkomitmen untuk terus bersinergi, menyelaraskan program, serta mengoptimalkan pelaksanaannya sesuai kebutuhan masyarakat di daerah,” ungkap Bunda Rai.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri ‘’Piodalan Nyatur’’ Pura Kahyangan Jagat Dalem Solo Desa Sedang

Dalam rapat tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai arah kebijakan pembangunan nasional dalam penguatan kelembagaan Dekranasda, PKK, dan Posyandu oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas. Materi dilanjutkan dengan penguatan peran pemerintah daerah dalam perencanaan program dan kegiatan oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah, serta transformasi tata kelola Gerakan PKK dan Posyandu yang menitikberatkan pada penguatan kelembagaan, kepemimpinan, dan akuntabilitas di daerah oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri.

Agenda juga mencakup strategi penguatan dukungan penganggaran daerah oleh Ditjen Bina Keuangan Daerah serta pemaparan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) oleh jajaran Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Tim Pembina Posyandu dengan Kementerian Sosial dan Badan Gizi Nasional (BGN), sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung program pemberdayaan keluarga dan peningkatan pelayanan masyarakat.

Keikutsertaan TP PKK Kabupaten Tabanan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan tata kelola yang semakin baik dan kolaborasi yang berkelanjutan, pelaksanaan program PKK, Dekranasda, dan Posyandu diharapkan semakin optimal dalam mendukung pemberdayaan keluarga, pengembangan potensi kerajinan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat Tabanan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca