Sunday, 2 October 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Sekda Alit Wiradana Hadiri “Karya” di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Padangsambian

BALIILU Tayang

:

Sekda
Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana saat menghadiri serta turut melaksanakan mendem pedagingan dan persembahyangan bersama di Desa Adat Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, pada Kamis (22/9) pagi. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana hadiri serta turut melaksanakan mendem pedagingan dan persembahyangan bersama serangkaian Karya Melaspas, Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Agung Balik Sumpah, Padudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dalem Kahyangan, Desa Adat Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, Kamis (22/9) pagi.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar AA Ketut Asmara Putra, anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Kariarta, Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara, Kadis DPMD Kota Denpasar, Wayan Budha, Camat Denpasar Barat, IB Made Purwanasara, Ketua Forum Perbekel/Lurah, I Gde Wijaya Saputra , serta undangan lainnya.

Ketua Panitia Karya Jro Mangku Nyoman Sujantara mengatakan, upacara yang dilaksanakan saat ini merupakan upacara melaspas, dan mupuk pedagingan.

Lebih lanjut dikatakannya, pelaksanaan upacara ini sudah dimulai sejak tanggal 6 Agustus 2022 lalu yang diisi dengan upacara Nuasen Karya. Lalu dilanjutkan pada tanggal 25 September 2022 dilaksanakan Tawur Balik Sumpah, tanggal 29 September 2022 Ida Bhatara Mesuci di Pantai Peti Tenget. Dan puncak karya dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2022 mendatang. Adapun pelinggih yang di-plaspas saat ini yaitu Pelinggih Ratu Dalem, Pepelik, Peselang, Penyawang Gunung Agung, dan Pelinggih Ratu Nyoman. Selain pelinggih-pelinggih tersebut ada juga yang di-plaspas saat ini seperti Bale Gong, Bale Pengerauhan, Puri Agung, dan termasuk pelinggih yang berada di Pura Dalem Prajapati.

“Dengan dilaksanakannya upacara ini kami berharap kedepannya dapat memancarkan energi positif kepada masyarakat. Apalagi ini merupakan upacara yang pertama kali dilaksanakan di Desa Padangsambian sehingga kedepannya kami harapkan dapat meningkatkan keharmonisan masyarakat di Desa Adat Padangsambian dan Kota Denpasar,” kata Jro Mangku Sujantara.

Baca Juga  Sebanyak 21 Orang Positif Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Meninggal Dunia Nihil

Sementara Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengatakan, selain untuk meningkatkan keharmonisan dan sradha bhakti masyarakat khususnya kepada krama Desa Adat Padangsambian, kedepannya dengan dilaksanakannya upacara ini agar dapat memberikan energi yang positif, baik secara sekala maupun niskala bagi masyarakat Desa Adat Padangsambian dan  masyarakat Kota Denpasar,” katanya. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan

BUDAYA

Sekda Adi Arnawa Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Published

on

By

Sekda
Sekda Wayan Adi Arnawa saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2022/1444 Hijriah di Gedung Serbaguna Al Hikmah, Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (2/10). (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Nyoman Giri Prasta menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2022/1444 Hijriah yang diadakan oleh Yayasan Al Hikmah di Gedung Serbaguna Al Hikmah, Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (2/10) yang ditandai dengan pelepasan balon.

Dengan mengambil tema “Rasullah Muhammad SAW, Idola dan Inspirasiku” berbagai bentuk kegiatan sesuai dengan tradisi dan budaya daerah setempat mewarnai peringatan ini seperti Bakti Sosial, Jalan Sehat, Bazaar, Sholawat, Menghias Telur dan Sekda Adi Arnawa ikut berbaur dengan peserta untuk mengikuti jalan santai.

Turut hadir Ketua Yayasan Al Hikmah Pery F Rizal, Lurah Kerobokan Kaja, Perwakilan Camat Kuta Utara dan undangan lainnya. Sekda Adi Arnawa turut serta di akhir kesempatan Sekda Badung menyerahkan bantuan pribadi dari Bupati Badung sebesar Rp10 Juta.

Dalam sambutannya Sekda Badung mengatakan, mewakili Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H yang diselenggarakan oleh Yayasan Al Hikmah sekaligus membuka kegiatan ini. Sebagaimana diketahui, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi yang kental pada masyarakat di kalangan umat muslim. Bukan hanya di Indonesia, tradisi ini juga diperingati oleh umat Islam di berbagai belahan dunia. Secara substansial, Maulid Nabi merupakan perayaan yang digelar sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan Nabi Muhammad sebagai pembawa ajaran agama Islam.

Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat mengingat kembali tauladan sehingga bisa mengembalikan diri menjalankan kehidupan sehari-hari. Patut diteladani buah pikiran yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut, serta tindakan yang arif dan bijaksana.

“Kami mengajak semua yang hadir di sini untuk terus bersama-sama meningkatkan persaudaraan sebagai sebuah bangsa, meningkatkan persaudaraan sesama umat manusia dan meningkatkan persaudaraan di antara sesama umat Islam. Oleh karena itu, besar harapan saya seluruh komponen umat Islam kiranya dapat memberikan perhatian yang sungguh-sungguh dalam membina umat, melihat kebhinekaan sebagai rahmat yang harus dikelola dengan baik sehingga dapat menjawab tantangan bangsa dalam kebersamaan, sehingga apapun hasil yang diperoleh nantinya, dapat terus membangun kebersamaan dan persatuan dalam keberagaman,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  Vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar Tembus 516 Ribu Lebih

Sementara itu Ketua Yayasan Al Hikmah Pery F Rizal mengatakan, Yayasan Al- Hikmah merasa terhormat dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Sekda Badung Adi Arnawa dan undangan lainnya yang sudah menyempatkan hadir di untuk membuka acara dan sekaligus memperingati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H.

“Kami atas nama Yayasan Al- Hikmah menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya apabila dalam penyambutan, penyajian konsumsi kurang berkenaan di hati undangan semuanya. Mari kita bersama-sama mendoakan Bapak Bupati Badung Giri Prasta dan Bapak Sekda Badung Adi Arnawa selalu diberikan kesehatan dan mudah-mudahan Beliau bisa menjadi pemimpin kita yang dekat dengan masyarakatnya,” harapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Giri Prasta “Mendem Pedagingan” di Pura Dadia Pasek Gelgel Pegatepan Lawak Belok/Sidan

Published

on

By

Bupati Badung
Bupati Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Upacara Melaspas dan Mendem Pedagingan serangkaian Karya Ngenteg Linggih di Pura Dadia Pasek Gelgel Pegatepan Banjar Lawak, Desa Belok/Sidan, Kecamatan Petang, Sabtu (1/10). (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, menghadiri Upacara Mecaru, Panca Kelud, Rsi Gana, Melaspas dan Mendem Pedagingan serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit di Pura Dadia Pasek Gelgel Pegatepan Banjar Lawak, Desa Belok/Sidan, Kecamatan Petang, Sabtu (1/10).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Nyoman Giri Prasta menandatangani Prasasti di Pura setempat serta menyerahkan bantuan dana aci Rp 100 juta dan secara pribadi membantu Rp 25 juta. Turut hadir Anggota DPRD Badung I Gst Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, Camat Petang AA Ngr Raka Sukaeling, Sekcam Petang, Perbekel Desa Belok/Sidan I Made Rumawan, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati Nyoman Giri Prasta menyampaikan rasa bangga dan bahagianya bisa hadir sekaligus menyaksikan Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit di Pura Dadia Pasek Gelgel Pegatepan. Diharapkan dalam pelaksanaan upacara ini dilaksanakan dengan cara gotong royong, dan bersama- sama secara tulus ikhlas. Dalam pelaksanaan pujawali ini dapat dikatakan, puja itu dilaksanakan oleh sulinggih bersama pemangku dan walinya dilaksanakan oleh welaka, ada sekaa gong, pesantian, dan Topeng Sidakarya.

Lebih lanjut dikatakan, pengempon pura dadia yang pertama wajib astiti ke Ida Hyang Widhi Wasa, kedua bakti ke kawitan, ketiga tindih ke bhisama, dan terakhir guyub ke pasemetonan. “Karena dapat dikatakan kita ini saling sumbah, mesidikara, dan saling parid di mana saling sumbah kita kepada Ida Hyang Ratu Pasek, mesidikara di mana kita duduk sama rendah berdiri sama tinggi, dan yang terakhir saling parid yaitu satu bisa dibagi berdua, dan sebelum Indonesia merdeka di Bali ini hanya dharmaning leluhur, maka dari itulah kita semua ini, yang pertama dharmaning leluhur, yang kedua dharmaning agama dan yang ketiga dharmaning negara,” ungkap Giri Prasta.

Baca Juga  Jalin Silaturahmi, Kapolresta Denpasar Terima Audiensi Pengurus KBPP Polri Resor Sukoharjo

Sementara itu manggala karya I Made Sarta, mengucapkan banyak terimakasih atas kesediaan Bupati Badung bersama undangan yang berkenan hadir di Pura Dadia Pasek Gelgel Pegatepan untuk melaksanakan Karya Mecaru, Panca Kelud, Rsi Gana, Melaspas lan Mendem Pedagingan serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit yang puncaknya jatuh pada tanggal 5 0ktober 2022 dan pada tanggal 1 Oktober dilaksanakan upacara mecaru dan mendem pedagingan.

Disampaikan kehadapan Bupati bahwa Pengempon Dadia Pasek Gelgel Pegatepan Desa Lawak ini berjumlah 236 KK. Di Desa Adat Lawak ada 19 KK, Desa Adat Bon 5 KK, Jempanang ada 4 KK, Sekarmukti 4 KK, Desa Adat Selantang 4 KK dan Desa Adat Tinggan 4 KK. Sisanya berasal dari Kabupaten Buleleng Banjar Tabang, Desa Bebetan Kecamatan Sawan.

“Pembangunan Pura Dadia ini bersumber dari swadaya semua pengempon dan kami mohonkan kepada Bapak Bupati agar membantu kami untuk  pembangunan bale kulkul, perantenan, dan sarana gamelan. Dapat kami sampaikan juga yadnya ini sudah terlaksana dari Tanggal 1 September yang lalu dan untuk paridana persiapan upacara ini urunan dari krama pengempon Pura Dadia,” jelasnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Giri Prasta Hadiri “Karya Pitra Yadnya Ngasti Wedana” Banjar Pemijian Carangsari Petang

Published

on

By

Bupati
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Karya Pitra Yadnya, Ngasti Wedana di Banjar Pemijian, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Minggu (2/10). (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pitra Yadnya, Ngasti Wedana Banjar Pemijian, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Minggu (2/10). Dalam kesempatan tersebut turut hadir Penglingsir Puri Agung Carangsari, Anggota DPRD Badung I Gst Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, bersama I Gst Lanang Umbara, Perwakilan Dinas Kebudayaan Badung, Camat Petang AA Ngr Raka Sukaeling, Sekcam Petang Serta Unsur Tripika Kecamatan Petang, Perbekel Desa Carangsari I Made Sudana, serta tokoh masyarakat setempat. Bupati Giri Prasta juga membantu dana aci Rp 150 juta dan secara pribadi Rp 10 juta, I Gst Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, bersama I Gst Lanang Umbara, masing-masing Rp 5 juta.

Dalam sambutannya Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan dukungan semangat krama Banjar Adat Pemijian Carangsari untuk melaksanakan upacara yadnya memukur kinembulan ini secara bersama-sama di mana memukur kinembulan ini dapat dibilang memukur yang artinya nyekah dan kinembulan artinya bersama atau secara gotong royong. Diharapkan rasa gotong royong dan persatuan krama Pemijian ini harus tetap dijaga demi kemajuan pembangunan di Desa Adat Carangsari yang akan diwariskan kepada generasi penerus. 

“Pelaksanaan upacara memukur kinembulan ini yang dapat dibilang “Agate, Watemana, Anagata. Kami mengajak semeton semua harus selalu berpedoman dengan ajaran Agama Hindu berlandaskan Dharmaning Leluhur, Dharmaning Agama dan Dharmaning Negara. Kami harapkan, semua prosesi upacara ini dapat diikuti oleh semua keluarga sebagai tanggung jawab serta wujud bakti kita kepada leluhur yang diupacarai,” pintanya.

Sementara itu Manggala Karya Ida Bagus Nama Rupa mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Bupati Badung bersama undangan lainnya, di mana dalam melaksanakan Karya Pitra Yadnya, Ngasti Wedana Banjar Pemijian, Desa Carangsari, Petang yang diikuti sebanyak 10 puspa nyekah dan 7 orang mesangih/potong gigi.

Baca Juga  Sebanyak 21 Orang Positif Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Meninggal Dunia Nihil

“Pelaksanaan karya ini kami semua mengawali dengan Matur Piuning tanggal 19 September 2022, tanggal 22 September 2022 Ngeruak dan Nyukat Genah Peyadnyan, dan tanggal 2 Oktober 2022 mendatangkan undangan dinas dan adat, lanjut Ngangget Daun Beringin, Ngiasin Sekah, Ngekeb sane Mepandes, dan pada tanggal 3 Oktober 2022 Puncak Karya Adining Karya Atma Wedana. Adapun rangkaian acara Ngulapin/Ngajum Puspa, Melaspas Bengko/Bukur, Mepurwa Daksina, potong gigi dan Ngening. Puncak Karya ini dipuput oleh Ratu Pedanda Gede Manuaba Carangsari dan terakhir pada tanggal 4 Oktober 2022 Meajar-ajar ke Pura Goa Lawah beserta ngelinggihin di Merajan masing-masing,” terangnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca