Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Alit Wiradana Hadiri Kerja Bakti RAPI Denpasar

BALIILU Tayang

:

eka
KERJA BAKTI: Sekda Alit Wiradana Hadiri Kerja Bakti RAPI Denpasar. di Pantai Mertasari Sanur, Minggu (23/1). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Setelah sebelumnya melaksanakan donor darah kini Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 05 Denpasar melaksanakan kerja bakti sosial di Pantai Mertasari Sanur, Minggu (23/1).

Hadir dalam pelaksaanan tersebut Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar,  I Wayan Mariyana Wandira, dan Camat Denpasar Selatan, I Wayan Buda.

Ketua Panitia Perayaan Ulang Tahun Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 05 Denpasar, I Made Gunarta di sela- sela acara mengatakan, setelah sebelumnya dilaksanaan kegiatan donor darah kini dilaksanakan kerja bakti sosial bersih-bersih pantai di mana kegiatan ini juga merupakan rangkaian acara perayaan Hari Ulang Tahun Ke-21 RAPI Wilayah 05 Denpasar.

“Kegiatan hari ini RAPI Denpasar bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar, Kodim 1611 Badung dan masyarakat. Kami berharap untuk ke depannya kegiatan ini akan terus  dilaksanakan. Tidak hanya pada saat perayaan ulang tahun saja, namun di setiap kegiatan agar tetap dilaksanakan di mana kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Made Gunarta.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, menyambut baik pelaksanaan kerja bakti sosial ini sehingga ke depannya dapat membantu menjaga lingkungan agar tetap bersih. “Kerja bakti sosial seperti ini sangat bagus, di samping untuk menjaga lingkungan tetap bersih juga bisa mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” kata Alit Wiradana. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pemkot Denpasar Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

NEWS

D’Youth Fest 6.0 Kembali Hadir Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda Kreatif Denpasar

Gelaran Puncak akan Berlangsung 11–12 Juli Mendatang

Loading

Published

on

By

dyouth fest
HADIRKAN D’YOUTH FEST: Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Badan Kreatif Denpasar (BKraf Denpasar) kembali menghadirkan D’Youth Fest 6.0, festival kreatif tahunan yang menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, sekaligus ruang temu kreativitas generasi muda Kota Denpasar. Tampak Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Ketua DPRD Kota Denpasar saat gelaran D’Youth Fest sebelumnya. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Badan Kreatif Denpasar (BKraf Denpasar) kembali menghadirkan D’Youth Fest 6.0, festival kreatif tahunan yang menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, sekaligus ruang temu kreativitas generasi muda Kota Denpasar. Demikian terungkap saat Panitia Pelaksana D’Youth Fest 6.0 beraudiensi dengan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Denpasar beberapa waktu lalu.

Mengusung tema “Regrow: Feel The Growth – Nguripang Rasa”, D’Youth Fest 6.0 hadir dengan konsep yang lebih luas, partisipatif, dan menyentuh berbagai sektor kreativitas anak muda. Mulai dari seni pertunjukan, esports, pop culture, mural, film, komunitas kreatif, hingga ekonomi kreatif berbasis inovasi akan mewarnai rangkaian kegiatan festival tahun ini.

D’Youth Fest 6.0 akan berlangsung sepanjang Juni hingga mencapai puncaknya pada 11–12 Juli 2026. Festival ini dirancang sebagai ruang temu lintas komunitas yang menghubungkan ide, kreativitas, budaya, dan semangat kolaborasi generasi muda Denpasar.

Berbagai agenda menarik akan menjadi bagian dari rangkaian festival, di antaranya Heritage Ride, Operet This Week (OTW), Glory of Youth Esports Competition, ARC Cosplay & Creator Festival, Community Paradise, Makin Dekat Film Fest, hingga malam puncak D’Youth Fest 6.0.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan bahwa D’Youth Fest harus menjadi ruang produktif bagi generasi muda, bukan sekadar festival hiburan semata.

“Kami ingin D’Youth Fest tidak hanya menjadi panggung hiburan atau tempat berkumpul anak muda, tetapi menjadi ruang bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi. Anak muda Denpasar harus diberikan ruang untuk tumbuh, berproses, dan produktif melalui karya. Pemerintah Kota Denpasar hadir untuk mendukung lahirnya generasi kreatif yang mampu membawa perubahan positif bagi kota ini,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Menurutnya, Denpasar memiliki potensi besar dari bonus demografi dengan tingginya jumlah pemuda kreatif yang perlu diarahkan pada aktivitas produktif dan inovatif. Karena itu, D’Youth Fest diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan talenta muda sekaligus ruang aktualisasi generasi penerus kota.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, mengatakan bahwa D’Youth Fest merupakan bagian dari strategi penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus city branding Kota Denpasar sebagai kota kreatif yang bertumpu pada kekuatan komunitas.

“D’Youth Fest menjadi ruang kolaborasi antar-komunitas kreatif sekaligus upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif pemuda di Kota Denpasar. Kami ingin festival ini mampu menciptakan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun jejaring, meningkatkan kapasitas, serta membuka peluang bagi komunitas muda untuk berkembang,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua BKraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa, yang menjelaskan bahwa D’Youth Fest 6.0 lahir dari proses diskusi dan evaluasi bersama berbagai komunitas kreatif agar festival ini tetap relevan dengan kebutuhan anak muda saat ini.

“D’Youth Fest 6.0 kami rancang sebagai rumah bersama bagi anak muda kreatif Denpasar. Ini bukan event konser semata, tetapi ruang bertumbuh. Di sini pemuda bisa menemukan komunitasnya, menampilkan karya, belajar, berjejaring, hingga membangun ekosistem kreatif yang sehat. Tema Regrow: Feel The Growth merepresentasikan semangat tumbuh kembali bahwa kreativitas anak muda harus terus dirawat, dihidupkan, dan dirasakan dampaknya bersama,” ungkapnya.

Seiring perjalanannya, D’Youth Fest telah berkembang menjadi salah satu festival kreatif pemuda terbesar di Kota Denpasar dengan melibatkan puluhan komunitas lintas bidang. Mulai dari teater, mural, esports, arsitektur, film, ilustrasi, tattoo, hingga lingkungan hidup turut mengambil bagian dalam festival ini.

Baca Juga  Update Kasus Covid-19 di Kota Denpasar, Positif dan Sembuh Sama-sama Bertambah 1 Orang

Tak hanya menghadirkan pertunjukan kreatif, D’Youth Fest juga membuka ruang diskusi, workshop, kompetisi, hingga kolaborasi antar komunitas sebagai upaya memperkuat ekosistem kreatif anak muda secara berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan D’Youth Fest 6.0, Pemerintah Kota Denpasar berharap semakin banyak generasi muda yang tidak hanya menjadi penonton perkembangan zaman, tetapi turut menjadi pelaku utama perubahan melalui kreativitas, inovasi, dan kolaborasi menuju Denpasar yang semakin maju, kreatif, dan inklusif. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara “Melaspas” Pura Banjar Ratu Begawan Penyarikan di Banjar Dukuh Pesirahan, Pedungan

Published

on

By

wawali arya wibawa
HADIRI UPACARA: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara “Melapas” Pura Banjar Ratu Begawan Penyarikan, Bale Kulkul lan Bale Panjang di Banjar Dukuh Pesirahan, Desa Adat Pedungan, Kamis (11/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Melapas Pura Banjar Ratu Begawan Penyarikan, Bale Kulkul lan Bale Panjang di Banjar Dukuh Pesirahan, Desa Adat Pedungan, Kamis (11/6). Upacara tersebut dilaksanakan lantaran proses renovasi bangunan wantilan tuntas dilaksanakan dengan bantuan hibah dari Pemkot Denpasar.

Hadir dalam kesempatan itu, anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, AA Ngurah Gede Wirawan, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Surya Antara, serta undangan lainya.

Manggala Karya, Wayan Gede Mertanadi mengucapkan terima kasih atas dukungan serta bantuan semua pihak dalam pelaksanaan Upacara Melapas Pura Banjar Ratu Begawan Penyarikan, Bale Kulkul lan Bale Panjang.

“Kami atas nama pengempon pura mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sumbangsih semua pihak, terutama Pemkot Denpasar dalam mensukseskan acara melaspas Pura Banjar Ratu Begawan Penyarikan, Bale Kulkul lan Bale Panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa usai rangkaian upakara digelar menyampaikan apresiasinya atas semangat krama Banjar Dukuh Pesirahan. Ke depan, dengan adanya bangunan yang baru ini dapat memberikan kemanfaatan serta senantiasa menumbuhkan semangat menyama braya di lingkungan tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kota Denpasar memberikan apresiasi atas semangat gotong-royong krama Banjar Dukuh Pesirahan. Semoga bangunan baru ini bisa memberi kemanfaatan dalam menunjang kegiatan adat dan keagamaan, serta meningkatkan persatuan dan rasa menyama-braya krama dan juga pengempon pura,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Puskesmas I Denpasar Selatan Gencar Lakukan Pemberantasan Jentik
Lanjutkan Membaca

NEWS

PLN Bali Perkuat Literasi Keselamatan Listrik untuk Dukung Perayaan Galungan dan Kuningan yang Aman

Published

on

By

pln bali
TALKSHOW: PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali bersama Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali menggelar Koordinasi dan Talkshow Keselamatan Kelistrikan Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keselamatan masyarakat selama rangkaian perayaan hari suci umat Hindu. Acara dibuka oleh Senior Manager Komunikasi dan Aset Properti PLN UID Bali Imbar Sutanto (tengah), Manager Biro K3L I Made Ariana (kiri), serta MDA Provinsi Bali I.B. Purwa Sidemen, S.Ag., M.Si (kanan). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memperkuat literasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kolaborasi Akulturasi Budaya dan Teknologi dalam Peningkatan Pelayanan dan Keselamatan Ketenagalistrikan di PLN Bali”. Kegiatan yang melibatkan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali dan insan media ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan listrik yang aman sekaligus mendukung kelancaran rangkaian perayaan hari raya di seluruh Bali.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Imbar Susanto, mengatakan bahwa menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, PLN tidak hanya memastikan keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.

“Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, PLN siap dengan pasokan listrik yang andal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan tradisi dengan nyaman. Layanan kami juga selalu siap hadir ketika dibutuhkan masyarakat. Melayani dengan cepat merupakan komitmen kami, namun keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Melalui forum ini kami berharap sinergi dengan media dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan listrik,” ujar Imbar.

Manager K3L dan Keamanan PLN UID Bali, I Made Ariana, menjelaskan bahwa momentum hari raya umumnya diikuti peningkatan penggunaan peralatan listrik untuk mendukung berbagai kegiatan adat dan keagamaan. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai penggunaan instalasi listrik yang aman dan sesuai standar.

“Menjelang hari raya, kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat. Penggunaan stop kontak secara berlebihan, instalasi yang tidak memenuhi standar, maupun penambahan peralatan listrik tanpa memperhatikan kapasitas instalasi dapat memicu korsleting yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” jelas Ariana.

Baca Juga  Update Kasus Covid-19 di Kota Denpasar, Positif dan Sembuh Sama-sama Bertambah 1 Orang

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, menggunakan peralatan berstandar, menghindari penumpukan colokan listrik, serta segera melaporkan potensi gangguan maupun kondisi berbahaya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat ditangani dengan cepat oleh petugas.

Selain aspek teknis, forum tersebut juga menghadirkan perspektif budaya dan kearifan lokal melalui pemaparan perwakilan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Bagus Purwa Sidemen. Menurutnya, nilai-nilai budaya Bali mengajarkan keharmonisan antara manusia, alam, dan lingkungan, termasuk dalam memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan aman.

“Keselamatan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Masyarakat Bali memiliki kearifan lokal yang mengajarkan keseimbangan dan keharmonisan dalam kehidupan. Nilai-nilai tersebut juga relevan dalam penggunaan listrik, sehingga aktivitas adat dan keagamaan dapat berlangsung dengan aman tanpa menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujarnya.

Diskusi yang dipandu oleh Arief Wibisono, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali Bidang Pendidikan, berlangsung interaktif dengan berbagai pembahasan mengenai keselamatan instalasi listrik rumah tangga, pentingnya penggunaan peralatan berstandar, hingga peran desa adat dalam mendukung penyebarluasan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat.

Dalam diskusi tersebut, para peserta juga membahas pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instalasi listrik yang sesuai standar, terutama saat pemasangan perlengkapan pendukung upacara dan kegiatan keagamaan yang berpotensi meningkatkan beban listrik rumah tangga. Edukasi mengenai jarak aman terhadap jaringan listrik, penggunaan peralatan yang memenuhi standar, serta pelaporan dini terhadap potensi gangguan menjadi poin penting yang disampaikan kepada masyarakat.

Diskusi yang berlangsung interaktif tersebut menghasilkan kesamaan pandangan bahwa keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi bagian dari budaya masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan yang identik dengan meningkatnya aktivitas serta kebutuhan listrik. Selain memastikan keandalan pasokan listrik, upaya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan listrik yang aman juga menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan maupun kecelakaan ketenagalistrikan.

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Agung 2024

Melalui kolaborasi antara PLN, Majelis Desa Adat, media, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan budaya sadar keselamatan semakin tumbuh dan selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal Bali. Dengan demikian, seluruh rangkaian perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan dapat berlangsung dengan khidmat, aman, nyaman, serta didukung pasokan listrik yang andal bagi seluruh masyarakat Bali. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca