Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Badung Adi Arnawa Hadiri Peringatan HUT DWP dan Hari Ibu

BALIILU Tayang

:

hut dwp
Sekda Adi Arnawa saat menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-23 DWP Badung di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (22/12). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Puncak Peringatan HUT ke-23 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ibu Ke-94 tahun 2022 dilaksanakan Kamis (22/12) di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung. Peringatan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Pembina DWP Kab. Badung diberikan kepada Ketua DWP Badung Ny. Adi Arnawa. Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan IB Gede Arjana, Wakil Ketua TP PKK yang juga Penasehat DWP Ny. Kristiani Suiasa, anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Gede Rara Sukma Dewi, seluruh OPD beserta seluruh organisasi kewanitaan Kabupaten Badung.

Pada Kesempatan tersebut Sekda Badung Mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan bantuan 30 juta yang diserahkan langsung Sekda Badung kepada Ketua Panitia Ny. Cokorda Darmawan.

Mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sekda Badung Adi Arnawa mengapresiasi atas terlaksananya peringatan HUT DWP dirangkaikan dengan peringatan hari Ibu. “Atas nama pemerintah, hari ini saya hadir disamping dalam rangka peringatan HUT DWP Badung yang dirangkaikan dengan peringatan Hari ibu juga sekaligus sebagai penghargaan kepada para ibu-ibu, baik yang tergabung dalam DWP maupun kepada kaum ibu-ibu keseluruhan. Dikarenakan melihat historis perjuangan bangsa ini, perlu diketahui secara bersama, dibalik kesuksesan membangun bangsa ini, tidak terlepas dari dukungan para ibu-ibu,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pembuatan bendera sang merah putih yang dijahit oleh seorang ibu-ibu bernama Fatmawati. Ini merupakan bentuk nyata yang bisa dilihat dan jika berbicara soal kekinian, tentu para kaum wanita terus menunjukkan prestasinya dalam berbagai hal. Di Tahun 2023 ini sedang dihadapkan dengan krisis ekonomi global, dimana salah satu penyebabnya adalah terjadinya krisis secara internasional, dimana didalamnya terjadinya krisis pangan maupun krisis energi.

Baca Juga  Sekda Badung Hadiri ‘’Piodalan’’ Pura Dadia Pasek Gaduh Bualu Kutsel

“Kita bisa melihat tren, terjadinya krisis ekonomi dan global saat ini, dimana indikator yang bisa kita lihat yakni terjadinya tingkat inflasi yang luar biasa di negara-negara luar. Kita di Indonesia tingkat inflasi kita sebesar 4,7%, maka untuk tingkat inflasi yakni dengan kebijakan kita di Pemerintah Kabupaten Badung maupun secara nasional, untuk bagaimana kita mendorong konsumsi pangan kita harus tetap tersedia. Kepada para ibu-ibu agar ikut membantu dalam rangka memanfaatkan lahan-lahan yang kosong untuk ditanami kebutuhan pangan yang diperlukan seperti menanam cabai dan kebutuhan pangan lainya,” ajaknya.

Sementara itu Ketua DWP Badung Ny. Adi Arnawa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dharma Wanita Persatuan (DWP) sebagai salah satu organisasi perempuan terbesar di Indonesia dan Kabupaten Badung khususnya, selalu berperan aktif dan mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional. Hal ini dilaksanakan sesuai dengan program kerja serta visi dan misi organisasi. “Organisasi Dharma Wanita Persatuan Badung tetap berusaha semaksimal mungkin melaksanakan peran dan fungsi sebagaimana diamanatkan dalam program kerja yang menjadi pedoman gerak dalam mengisi pembangunan,” jelasnya.

Selain itu dijelaskan, berperan sebagai pemimpin sebuah lembaga atau organisasi sehingga tentunya mengemban tanggung jawab yang lebih besar lagi. Kaum perempuan saat ini banyak yang berperan membantu sebagai penopang perekonomian keluarga. Sehingga tidak berlebihan jika dinyatakan bahwa kaum perempuan berperan penting dalam membentuk generasi penerus bangsa dan mewujudkan ketahanan keluarga. Berkenaan dengan hal tersebut, kaum perempuan Indonesia dan khususnya pula seluruh kaum perempuan di Badung harus cerdas dalam menyikapi berbagai perkembangan di era digital dan memanfaatkannya untuk memperkuat ketahanan keluarga. Hal ini selaras dengan tema peringatan HUT ke-23 DWP Tahun 2022 yaitu: “Membangun Perempuan Cerdas untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital”.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Ceki ST. Tengah Gulingan

Pihaknya mengharapkan anggota dan segenap pengurus DWP di Kabupaten Badung mampu berkontribusi dengan turut berpartisipasi dalam pembangunan. Kaum perempuan tidak hanya berperan di sektor domestik/rumah tangga namun juga turut berperan di sektor publik. Peranan penting kaum perempuan dalam keluarga adalah membentuk sumber daya manusia yang berkepribadian luhur, cerdas, handal dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ketua Panitia Ny. Cokorda Darmawan melaporkan maksud dilaksanakannya peringatan HUT DWP untuk memperkuat rasa kebersamaan dan bangga terhadap organisasi serta sebagai wujud dukungan organisasi sebagai mitra pemerintah. Di samping meningkatkan kinerja DWP dalam bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya. Meningkatkan tali silaturahmi antarpengurus dan anggota serta antarorganisasi anggota kewanitaan di Kabupaten Badung, sekaligus meningkatkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial. Dalam rangkaian HUT DWP dan Hari Ibu, telah melaksanakan kegiatan antara lain kunjungan sosial ke Panti Asuhan di Kecamatan Mengwi, mengadakan Lomba Kewanitaan berupa Lomba Tata Rias dan Lomba Membuat Canang Sari, Lomba Tradisional dan Keolahragaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pansus TRAP DPRD Bali Bakal Evaluasi Total Aset Pemprov Bali Buat ICCB Renon Mangkrak 22 Tahun

Published

on

By

iccb
Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mulai menyoroti serius aset-aset milik Pemerintah Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar. Salah satunya, proyek India Cultural Centre Bali (ICCB) yang diketahui mangkrak selama lebih dari 22 tahun.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah maupun belum dimanfaatkan secara optimal.

Sorotan aset Pemprov Bali untuk ICCB Renon, muncul setelah aset daerah tersebut diketahui mangkrak selama lebih dari dua dekade tanpa kepastian penyelesaian. Bahkan, kini Pansus TRAP DPRD Bali mulai mendalami berbagai laporan masyarakat terkait dugaan penguasaan aset yang tidak sesuai regulasi.

“Nanti evaluasi, banyak aset-aset kita yang kemudian dikuasai dengan cara tidak benar. Ya, seluruhnya dievaluasi wilayah Renon ke depan akan diperdalam. Itu banyak Dumas dan banyak laporan,” kata Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H.,.M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Hal itu disampaikan usai menerima Forum Pemerhati Pembangunan (FOR HATI) Bali mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bali. Dari unsur tokoh agama hadir Ida Shri Bhagawan Yogananda, sementara dari kalangan tokoh masyarakat tampak mantan anggota MPR RI utusan Bali Jro Gede Sudibya. Turut hadir Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali dr. Wayan Sayoga, akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.

Dukungan generasi muda terhadap upaya pengawasan pembangunan Bali juga tampak kuat. Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya BEM Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati, Universitas Dwijendra, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Mahadewa Indonesia, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, hingga Universitas Saraswati.

Baca Juga  Badung Dukung Pengembangan Olahraga Rekreasi untuk Masyarakat dan Pelestarian Budaya

Made Supartha menilai persoalan aset daerah di Bali tidak bisa lagi dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, pengelolaan aset pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat, bukan justru terbengkalai selama puluhan tahun. Namun, aset tersebut diketahui belum dimanfaatkan secara optimal dan masih berstatus belum tuntas sejak awal perencanaan pada 2004.

Keberadaan aset mangkrak tersebut kini menjadi perhatian serius DPRD Bali, terutama setelah Pansus TRAP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik aset daerah dan menemukan berbagai persoalan tata ruang, aset, serta perizinan.

Made Supartha memastikan evaluasi tidak hanya menyasar satu lokasi, tetapi seluruh aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah atau belum dimanfaatkan secara optimal. “Selain melakukan pendalaman terhadap laporan masyarakat, kami juga mendorong adanya kepastian kebijakan dari pihak eksekutif terkait status aset yang hingga kini masih menggantung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya yang akrab disapa Dewa Jack mengaku baru mengetahui soal tersebut. Untuk itu, pihaknya akan menelusuri permasalahan tersebut.

“Baru juga tau.”..!! Ayo nanti sama-sama telusuri,” jawab Dewa Jack secara singkat di Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Untuk diketahui, rencana pembangunan proyek ICCB atau Pusat Kebudayaan India tersebut sempat diresmikan Gubernur Bali (1998-2008), Dewa Beratha, Dubes India, Hemant Krishan Singh dan DG ICCR, Rakesh Kumar, hingga saat ini justru diketahui proyek tersebut mangkrak dan tidak ada tanda-tanda progress keberlanjutan, sehingga menjadi kewajaran publik mempertanyakan nasib aset Pemprov Bali yang dipergunakan untuk proyek tersebut.

Ketua Fraksi Partai Demokrat-NasDem DPRD Provinsi Bali, Dr. Somvir menilai persoalan aset tersebut perlu segera mendapatkan kepastian hukum dan kebijakan agar tidak terus terbengkalai selama puluhan tahun.

Baca Juga  ‘’Karya Melaspas’’ di Pura Hyang Daksinaning Panti Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori

Dr. Somvir yang juga selaku Wakil Sekretaris Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menegaskan bahwa penggunaan aset daerah harus memberikan kejelasan bagi semua pihak. Ia juga mendukung penuh Ketua Pansus TRAP DPRD Bali melakukan evaluasi di Kawasan Renon.

Pansus TRAP DPRD Bali akan membuka aset Pemprov Bali secara transparan baik yang sudah atau terbengkalai. Evaluasi mulai dilakukan dari pusat kota atau jantung pemerintahan. Upaya itu agar aset jelas dan tata kota tertib. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, PHDI dan Bakesbangpol Denpasar Bagikan 300 Paket Daging Babi kepada Masyarakat

Published

on

By

phdi denpasar
BAGIKAN DAGING BABI: Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat membagikan daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Jelang hari Raya Galungan dan Kuningan, Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), membagikan 300 paket daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6).

Hadir saat itu, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, dan pihak terkait lainnya.

Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka mengatakan, kegiatan pembagian daging babi ini diharapkan akan dapat memberikan kemanfaatan bagi umat yang akan merayakan hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Tentu harapannya ini akan membawa kemanfaatan bagi umat yang akan menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, menyampaikan, program ini merupakan implementasi dari spirit Vasudhaiva Kutumbhakam yang bermakna kita semua bersaudara atau menyama braya.

Sehingga diharapkan mampu menghadirkan semangat sagilik, saguluk, salunglung subayantaka dalam menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan di tengah masyarakat.

“Pembagian daging babi ini juga merupakan salah satu implementasi dari semangat Vasudhaiva Kutumbhakam,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Ceki ST. Tengah Gulingan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Percepatan Penguatan Aksesibilitas Transportasi Keluar Masuk Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

aksesibilitas Bandara Ngurah Rai
FGD: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung dan mendorong percepatan upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, penguatan aksesibilitas merupakan kebutuhan mendesak mengingat strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama masuk ke Pulau Dewata.

Dukungan Gubernur Wayan Koster disampaikan dalam arahan saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6).

Mengawali paparannya, Gubernur Koster menyambut baik pelaksanaan FGD sebagai bagian penting dari upaya penguatan aksesibilitas transportasi kaluar masuk bandara. Ia berpendapat, penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara menjadi perhatian urgen karena berkaitan dengan isu kemacetan. Jika tidak diantisipasi, ia khawatir persoalan ini dapat mempengaruhi citra pariwisata Bali.

Selanjutnya, Gubernur Koster memberi gambaran tentang strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai dalam pembangunan bidang kepariwisataan.

“Pada tahun 2025, wisatawan manca negara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih,” urainya.

Mencermati data tersebut, menurutnya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara dan kawasan sekitarnya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Ia berharap, FGD menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam upaya mengantisipasi kemacetan keluar masuk bandara dan kawasan sekitar khususnya Badung dan Denpasar.

“Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan,” pintanya.

Ia berharap, seluruh komponen mendukung upaya ini agar segera bisa dikerjakan. Jika tidak ada hal yang sangat krusial, ia berharap FGD kali ini menghasilkan hal yang konkrit agar bisa segera dikerjakan. Masih dalam arahannya, Gubernur Bali dua periode ini juga menyinggung rencana perluasan parkir dan terminal. Ia berharap, pihak pengelola bandara segera merealiasikan rencana tersebut.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Ceki ST. Tengah Gulingan

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT. Angkasa Pura Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, kegiatan kali ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan FGD tahun lalu. Ia menyampaikan, kegiatan kali ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai komponen sehingga menghasilkan kajian yang lebih komprehensif. Menurutnya, upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara membutuhkan pendekatan integrasi, bertahap dan kolaboratif. FGD diisi penyampaian kajian dari akademisi Universitas Udayana Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya yang mendapat masukan dari sejumlah pihak untuk penyempurnaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca