Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Dewa Indra Pantau Simulasi Kedatangan Wisman di Bandara Ngurah Rai

BALIILU Tayang

:

de
SIMULASI: Sekda Bali Dewa Made Indra saat memberikan keterangan pers usai melakukan pemantauan, menyambut baik kegiatan simulasi jelang pembukaan penerbangan internasional yang digelar pihak pengelola bandara Ngurah Rai, Sabtu (9/10).

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah yang juga selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra memantau pelaksanaan simulasi penerimaan penumpang dari luar negeri yang berlangsung di terminal kedatangan internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (9/10/2021). Simulasi ini sebagai bagian dari persiapan pembukaan Bali untuk wisatawan mancanegara mulai tanggal 14 Oktober 2021 mendatang.

Simulasi melibatkan 90 peserta yang merupakan komunitas bandara, terdiri dari 88 dewasa dan 2 anak-anak. Para penumpang disimulasikan datang dari Bandara Incheon Korea Selatan. Mereka memperagakan seluruh prosedur yang telah ditetapkan menjadi SOP kedatangan penumpang dari luar negeri di Bandara Ngurah Rai. Begitu mendarat dan tiba di terminal kedatangan, para penumpang harus melewati prosedur pengecekan suhu tubuh melalui thermo scanner yang dipantau petugas. Penumpang dengan suhu badan 38 derajat celcius atau lebih rendah, dapat melanjutkan proses selanjutnya. Sedangkan mereka yang suhu badannya di atas 38 derajat celcius, diarahkan menuju ruang pemeriksaan lanjutan. Apabila hasil observasi menunjukkan sehat, maka penumpang tersebut dapat melanjutkan proses berikutnya. Sebaliknya, jika hasil observasi menunjukkan yang bersangkutan tidak sehat, akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Tahap berikutnya adalah konter registrasi, dimana para penumpang akan dilayani oleh petugas dari Satgas Covid-19. Mereka melakukan input data dan petugas melakukan kontrol data serta print barcode. Lanjut pada proses berikutnya, penumpang harus melewati pemeriksaan dokumen kesehatan dan hotel karantina yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan melakukan barcode tapping.

Sekda Bali Dewa Indra saat memantau simulasi di Bandara Ngurah Rai

Tahap berikutnya adalah pengambilan sample RT-PCR penumpang, di mana pihak pengelola bandara telah menyiapkan 20 bilik tes. Setelahnya, penumpang diarahkan ke konter imigrasi untuk pemeriksaan dokumen keimigrasian. Lanjut ke pengambilan bagasi milik penumpang di conveyor belt dan pemindaian barcode electronic customs declaration oleh petugas bea cukai. Pihak bandara juga menyediakan ruang tunggu bagi penumpang selama menunggu hasil RT-PCR. Di ruang tunggu ini juga akan dilakukan pendataan oleh pihak hotel karantina yang diperkirakan membutuhkan waktu 60 menit.

Baca Juga  Matangkan Kesiapan Internasionalisasi Prodi, Tim Interpreter Ikuti Simulasi

Sekda Dewa Indra yang ditemui awak media usai melakukan pemantauan, menyambut baik kegiatan simulasi yang digelar pihak pengelola bandara. Ia berpendapat, simulasi menjadi bagian yang sangat penting untuk menguji SOP yang telah dirancang dengan sangat baik di atas kertas. “Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah, dimana mulai tanggal 14 Oktober mendatang Bandara Ngurah Rai dibuka untuk penerbangan internasional, khususnya wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Ditambahkan olehnya, setelah kebijakan itu diumumkan, seluruh stakeholder bertanggung jawab memastikan SOP bisa dilaksanakan dengan baik di lapangan. “SOP ini harus mampu mengendalikan arus kedatangan penumpang dari baru datang, pengambilan sampel RT-PCR, proses pemeriksaan imigrasi dan bea cukai hingga holding area dan diantarkan ke tempat menginap sementara atau rumah sakit bagi yang hasil RT-PCR positif Covid-19. Dokumennya sudah kita buat, hari ini disimulasikan agar nanti pada pelaksanaannya berjalan lancar,” urainya.

Masih dalam keterangannya, Dewa Indra juga berharap SOP dilaksanakan dengan baik agar dua tujuan bisa tercapai yaitu recovery perekonomian Bali dan Covid-19 di Bali tetap terkendali. “Pintu Bali untuk wisatawan dibuka, tapi kasus Covid-19 tak boleh naik. Itu yang harus menjadi konsen semua pihak. Oleh sebab itu, SOP ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya sembari berharap pembukaan Bali dengan SOP-nya mendapat respons yang baik dari wisatawan mancanegara yang sudah rindu berkunjung ke Bali.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI Novie Riyanto menyampaikan, pihaknya akan melaksanakan pengaturan sangat detail sehingga SOP di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai bisa terlaksana dengan baik. “Kita akan atur sangat detail, termasuk pengaturan jam landing. Dalam proses pelaksanaannya nanti, kita terus pantau, berapa lama waktu riil yang dihabiskan untuk tahapan-tahapan mengacu pada SOP,” tuturnya.

Baca Juga  Realisasikan Lebih dari Rp 22,8 M untuk Insentif Nakes, Sekda Dewa Indra Tepis Anggapan Bali Dinilai Lamban Cairkan Dana Covid-19

Menurutnya hal ini penting untuk diperhatikan untuk mencegah terjadinya kekacauan dan hal-hal yang tak diinginkan. “Intinya kita ingin wisatawan merasa nyaman dalam proses filtering,” pungkasnya.

Harapan senada juga diutarakan Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Raden Kurleni Ukar. Ia mohon dukungan dari seluruh stakeholder agar recovery pariwisata bisa berjalan dengan pengendalian kasus Covid-19.

Danlanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Reza R.R. Sastranegara menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penerapan SOP kedatangan wisatawan mancanegara di Bandara Ngurah Rai. Ia berkeyakinan, semua pihak punya harapan agar semua berjalan lancar, aman dan selamat.

Terkait dengan kesiapan Bandara Ngurah Rai membuka terminal internasional, Direktur Operasi PT Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose menyampaikan bahwa pihaknya telah beberapa kali melaksanakan uji coba. “Kami selaku pihak pengelola siap dengan pembukaan penerbangan internasional. Komunitas bandara dan berbagai pihak sangat antusias menyambut momen ini dan berbagai skenario sudah kita coba,” ucapnya.

Menurutnya kunci keberhasilan dari pelaksanaan SOP di lapangan yang sesungguhnya adalah konsistensi dan koordinasi.

Simulasi SOP kedatangan penumpang di terminal kedatangan internasional juga menghadirkan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar Jefri Hasurungan Sitorus, pejabat dari imigrasi, bea cukai dan unsur TNI/Polri. Sementara dari jajaran pengelola bandara nampak hadir General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Herry A.Y. Sikado. Kegiatan simulasi dihadiri pula oleh sejumlah pimpinan OPD Pemprov Bali yaitu Kalaksa BPBD Bali I Made Rentin, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana, Kadis Pariwisata I Putu Astawa dan Kasatpol PP I Dewa Nyoman Rai Dharmadi. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dukung “Green Policing“, Wawali Arya Wibawa Bersama Kapolda Bali Tebar 4.000 Bibit Ikan Nila di Tukad Badung

Published

on

By

Penebaran Bibit Ikan Nila di Tukad Badung
TEBAR IKAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce menebar 4.000 bibit ikan nila dalam aksi program Green Policing yang digencarkan oleh Polda Bali, Jumat (6/11) di Tukad Badung, Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Guna membersihkan lingkungan di areal Pasar Badung dan aliran Sungai Tukad Badung, serta meningkatkan kesadaran kebersihan bersama antara Pemkot Denpasar, Polri, dan masyarakat, untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih bersih, sehat, dan nyaman, Polda Bali yang berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar menggelar aksi Green Policing.

Aksi ini didukung langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, dengan menyerahkan 4.000 bibit ikan nila kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce guna mendukung aksi program Green Policing yang digencarkan oleh Polda Bali, Jumat (6/11) di Selasar Pasar Badung, Denpasar.

Dalam sambutannya, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce mengatakan kegiatan Green Policing merupakan bagian dari program pertama dalam delapan poin Quick Wins Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yaitu mewujudkan ruang publik yang aman melalui kehadiran polisi pada seluruh lini kehidupan masyarakat setiap hari.

Sejalan dengan semangat pengabdian Polri saat ini, yakni polisi bersama masyarakat, Polda Bali berkomitmen untuk terus menghadirkan personel di tengah berbagai aktivitas masyarakat. Kehadiran tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung kegiatan sosial, pelestarian alam, dan kebersihan lingkungan.

“Personel Polda Bali harus hadir di tengah masyarakat secara humanis, responsif, dan solutif. Kehadiran Polri harus mampu membangun rasa aman sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan yang tentunya didukung oleh Pemerintah Daerah, yakni Pemkot Denpasar,” ujar Kapolda Bali.

Ia menegaskan, kedekatan antara polisi, pemda, dan masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan yang dirasakan manfaatnya secara langsung. Dengan demikian, kehadiran Polri tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan tugas keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Baca Juga  TAPD, KPU dan Bawaslu Sepakati Besaran Dana Hibah Pilgub 2024

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Bali serta seluruh stakeholder dan masyarakat yang telah bergotong-royong membantu membersihkan lingkungan di Pasar Badung dan aliran Sungai Tukad Badung.

“Semoga dengan kerja sama dan kepedulian semua pihak, Denpasar dapat menjadi kota yang bersih dan ramah lingkungan, dan ke depan kita bisa lebih siap menghadapi tantangan lingkungan serta menjaga kota ini tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menambahkan bahwa aksi bersih-bersih ini diawali dari kawasan sekitar Pasar Badung, kemudian ke aliran sungai Tukad Badung yang ada di bawah pasar, dan juga dilakukan penaburan bibit ikan nila untuk menjaga ekosistem perairan sungai. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi TP PKK Provinsi Bali dan Denpasar, Hadirkan Aksi Sosial Dekat dengan Masyarakat

Published

on

By

Penyerahan Bantuan Aksi Sosial TP PKK Denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, saat menyerahkan bantuan pada kegiatan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi yang digelar TP PKK Provinsi Bali bersinergi dengan TP PKK Kota Denpasar di tiga wilayah Kota Denpasar, Jumat (6/11). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Kegiatan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali bersinergi dengan TP PKK Kota Denpasar di tiga wilayah Kota Denpasar kembali dilaksanakan, Jumat (6/11).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, jajaran perangkat daerah Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar, pengurus TP PKK hingga tingkat kecamatan, serta mitra kerja PKK.

Selain penyerahan bantuan sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan demonstrasi memasak olahan pangan lokal sebagai bagian dari program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, vaksinasi rabies untuk mendukung terwujudnya Bali bebas rabies, serta pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. Berbagai sosialisasi turut dilaksanakan, di antaranya pengurangan sampah plastik dan styrofoam, pemilahan sampah organik dan anorganik, pengelolaan sampah berbasis sumber melalui program Palemahan Kedas (PADAS) Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain, serta pencegahan kekerasan dalam keluarga, khususnya terhadap perempuan dan anak. Kegiatan juga diisi pelatihan memasak sehat dan berkualitas bagi anggota PKK yang dipandu koki berpengalaman dari hotel berbintang lima di Bali.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi merupakan bentuk nyata kepedulian sekaligus komitmen TP PKK Provinsi Bali yang bersinergi dengan TP. PKK Kota Denpasar dalam mendukung pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sekitar 150 penerima manfaat yang terdiri atas balita, ibu hamil, lanjut usia (lansia), kader PKK, serta penyandang disabilitas mendapatkan berbagai bantuan, mulai dari paket sembako, ikan segar, susu, multivitamin, telur, hingga bibit cabai dan tanaman produktif. Penyaluran bantuan menyasar tiga wilayah, yakni Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, dan Kelurahan Penatih, Denpasar Timur.

Baca Juga  Simulasi Penanggulangan Aksi Massa di Puspem Badung

“Kami berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus diperkuat sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera menuju Indonesia Emas,” ujar Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, menyampaikan bahwa perhatian dan dukungan kepada masyarakat, khususnya warga Denpasar, tetap disalurkan secara optimal melalui jajaran pengurus dan perangkat daerah yang hadir. Sebagai bentuk kepedulian Gubernur Bali Wayan Koster yang bersinergi dengan TP PKK Provinsi Bali turut menyerahkan bantuan berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu kepada ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, serta kader PKK setempat. Masyarakat diimbau agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dukungan lintas perangkat daerah juga diwujudkan melalui penyaluran ikan segar, bibit tanaman produktif untuk menunjang perekonomian keluarga, edukasi pengelolaan sampah, serta berbagai pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, sinergi TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kota Denpasar tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui edukasi, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat. Semangat Bergerak dan Berbagi menjadi wujud kebersamaan dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujar Dwi Dewata.

Rangkaian kegiatan diawali di Wantilan Pura Dalem Anyar, Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, dilanjutkan di Balai Banjar Abasan, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, dan berakhir di Wantilan Pura Dalem, Desa Adat Penatih, Kelurahan Penatih, Denpasar Timur. Dalam kegiatan tersebut turut diserahkan 50 paket Gemar Ikan yang masing-masing berisi satu kilogram ikan tuna, nila, dan kembung, 10 paket sembako untuk lansia, bantuan susu bagi balita dan ibu hamil, multivitamin, 50 pak telur bagi penyandang disabilitas, 1.000 bibit cabai, serta 50 bibit tanaman produktif berupa alpukat, mangga, nangka, dan cempaka. Selain itu, diserahkan buku resep olahan kue dan pangan lokal kepada perwakilan peserta bimbingan teknis memasak. Dalam kesempatan tersebut juga disosialisasikan gerakan Kulkul PKK Posyandu, yakni kegiatan gotong-royong membersihkan lingkungan setiap minggu pertama setiap bulan, mulai dari dalam rumah, halaman, hingga pekarangan dan selokan.

Baca Juga  Pansel Umumkan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Pemprov Bali

Sebagai bagian dari penguatan gerakan pemberdayaan keluarga, TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kota Denpasar juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Pasar Rakyat PKK pada 13 November mendatang di Lapangan Puputan Badung. Pasar rakyat tersebut akan menghadirkan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan pangan pokok, produk pertanian, kuliner, hingga perlengkapan upacara seperti canang untuk menyambut Tumpek Landep dengan harga di bawah pasaran. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Buka Sosialisasi Hasil Pendampingan PAUD HI 2026

Published

on

By

Sosialisasi Hasil Pendampingan PAUD HI 2026
HADIRI SOSIALISASI: Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Sosialisasi Hasil Pendampingan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Yayasan Pendidikan Dwijendra Denpasar, Jumat (6/11). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Sosialisasi Hasil Pendampingan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Yayasan Pendidikan Dwijendra Denpasar, Jumat (6/11).

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan dari sekaa gong anak TK Dwijendra Denpasar, dilanjutkan dengan tarian pembuka yang dibawakan oleh anak-anak TK Dwijendra.

Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Nyoman Andika, sekaligus Ketua Panitia, menyampaikan latar belakang serta capaian pelaksanaan program pendampingan PAUD HI sepanjang tahun 2026.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, I Nyoman Andika mengungkapkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memaparkan hasil evaluasi serta memperkuat komitmen bersama dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak usia dini secara menyeluruh, yang meliputi 8 indikator PAUD HI, yaitu pelaksanaan kelas orang tua, pemantauan pertumbuhan anak, pemantauan perkembangan anak, koordinasi lintas sektor dengan unit lain terkait kesehatan dan gizi, penerapan PHBS, pemberian PMT dan/atau pemberian makanan bergizi sehat, kepemilikan identitas peserta didik (NIK), dan ketersediaan fasilitas sanitasi dan air bersih.

“Pendampingan ini telah dilaksanakan di berbagai satuan PAUD di Kota Denpasar dengan melibatkan pelatih dan pendamping profesional. Melalui sosialisasi hasil ini, kami berharap dapat memberikan gambaran jelas mengenai pencapaian serta aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan ke depan,” ungkap Nyoman Andika.

Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dalam sambutannya menegaskan komitmen Bunda PAUD Kota Denpasar untuk terus bersinergi dengan instansi pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat demi mewujudkan tumbuh kembang anak yang optimal dan berkarakter di Kota Denpasar.

Baca Juga  Simulasi Bencana Alam Cuaca Ekstrim dan Tanah Longsor di Desa Bongkasa Pertiwi

“Pendampingan PAUD HI merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda Kota Denpasar. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah sangat krusial agar seluruh kebutuhan tumbuh kembang anak dapat terpenuhi secara menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, pendampingan ini merupakan langkah nyata dan strategis untuk memastikan satuan-satuan PAUD mampu mengimplementasikan layanan holistik integratif dengan standar yang baik, sekaligus memotret sejauh mana kemajuan dan tantangan yang dihadapi di lapangan.

“Mari jadikan hasil pendampingan ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang penuh cinta kasih kepada anak-anak didik kita. Saya berharap seluruh satuan PAUD di Kota Denpasar nantinya telah menyelenggarakan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sehingga menciptakan PAUD bermutu di semua satuan PAUD,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi peninjauan langsung ke TK Dwijendra. Dalam kunjungan tersebut, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar beserta rombongan melihat secara dekat penerapan layanan PAUD HI di lapangan, mulai dari fasilitas pembelajaran, ruang tumbuh kembang, hingga pelaksanaan program kesehatan dan gizi anak secara terpadu.

Melalui sosialisasi dan peninjauan lapangan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menindaklanjuti hasil evaluasi serta rekomendasi pendampingan guna meningkatkan mutu pelayanan PAUD HI di seluruh wilayah Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca