Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sekda Wiradana Hadiri Rakornas Kesiapan Kepala Daerah Dukung Pilkada Serentak 2024

BALIILU Tayang

:

Sekda Alit Wiradana
RAKORNAS: Sekretaris Daerah Kota Denpasar IB Alit Wiradana (tengah) saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kesiapan Kepala Daerah dalam mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Ecovention Ancol Jakarta, pada Selasa (17/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar IB Alit Wiradana menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kesiapan Kepala Daerah dalam mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Ecovention Ancol Jakarta, pada Selasa (17/9). Hal tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024.

Koordinasi nasional yang dihadiri oleh kepala daerah seluruh Indonesia ini, diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024. Hal ini utamanya dalam menjaga dan mengawal netralitas ASN pada pemilihan Gubenur, Bupati, dan Walikota serentak, agar demokrasi berjalan lebih baik.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja dalam arahannya menyampaikan, bahwa isu netralitas ASN dalam indeks tingkat kerawanan tergolong dalam kategori ketiga paling rawan, mengingat pada pilkada pada tahun 2020 yang dilaksanakan di 170 wilayah terjadi 1010 perkara.

“Kami mengimbau untuk seluruh kepala daerah dan pejabat setingkat yang menaungi bidang kepegawaian di daerah untuk bekerjasama dalam menjaga penyelenggaraan Pilkada serentak ini berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Rahmat Bagja.

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan bahwa jajaran Pemkot Denpasar siap mendukung kelancaran Pilkada Serentak Tahun 2024. Sehingga perlu menjadi perhatian bersama bagi seluruh ASN di Kota Denpasar untuk patuh terhadap peraturan perundangan yang berlaku dan ikut turut serta melakukan pengawasan pada sesama ASN di masing-masing unit kerjanya.

“Kami tegaskan untuk seluruh ASN di Kota Denpasar agar mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2014, Pasal 2, tentang Aparatur Sipil Negara, agar patuh dan disiplin dalam komitmen menjaga marwah sebagai seorang Aparatur Sipil Negara di posisi yang netral pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah yang akan datang, agar pemilu berjalan sesuai prosedur, lancar, dan kondusif,” kata Sekda Alit Wiradana. (eka/bi)

Baca Juga  Ny. Antari Jaya Negara Dampingi Kunjungan Kerja Ketua BKOW Provinsi Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Dampingi Menhub Budi Karya Sumadi Tinjau Progres Pelabuhan Sanur

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  BKSDM Denpasar Gelar Rakor, Pastikan Seleksi Pengadaan CASN 2024 Berjalan Lancar

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PKK Badung Rutinkan Jalan Sehat dan Cek Kesehatan Gratis Tiap Pekan

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat acara jalan sehat dan senam bersama di kawasan Puspem Badung
JALAN SEHAT: TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat acara jalan sehat dan senam bersama di kawasan Puspem Badung, Minggu (6/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan warga, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung berkolaborasi dengan Gerakan Badung Peduli menggelar aksi olahraga massal berkala bertajuk “Ayo Bergerak Bersama”.

Dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, kegiatan jalan sehat dan senam bersama ini resmi dirancang sebagai agenda rutin setiap satu minggu sekali di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (6/9).

Gerakan yang terbuka untuk umum ini mendapat antusiasme tinggi dari warga berbagai wilayah, kader PKK, hingga perwakilan organisasi sosial. Selain olahraga fisik berupa jalan sehat mengelilingi kompleks Puspem dan senam massal, masyarakat juga dimanjakan dengan fasilitas pelayanan cek kesehatan gratis serta pengundian doorprize menarik.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa konsistensi kegiatan mingguan ini merupakan wujud kepedulian nyata untuk membangun ketahanan jasmani sekaligus ruang sosial interaktif bagi masyarakat.

“Kesehatan adalah aset paling berharga bagi setiap keluarga dan fondasi kemajuan daerah. Melalui ‘Ayo Bergerak Bersama’, kami ingin mengajak seluruh warga Badung untuk tidak hanya rutin berolahraga, tetapi juga bersatu, berbagi kebahagiaan, dan mempererat kebersamaan. Gerakan ini sejalan dengan semangat Badung Peduli yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui atmosfer kegiatan yang hangat dan penuh semangat ini, TP. PKK Badung berharap gerakan mingguan ini mampu menginspirasi perubahan perilaku masyarakat agar lebih aktif bergerak, menjaga kesehatan keluarga, dan membangun keharmonisan sosial di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sebanyak 37 Orang Positif Covid-19 di Kota Denpasar
Lanjutkan Membaca