Connect with us

POLITIK

Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Elektoral PDI Perjuangan Capai 22,6%, Tak Boleh Cepat Berpuas Diri

BALIILU Tayang

:

de

Jakarta, baliilu.com – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan survei Kompas hari ini menunjukkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan telah melakukan rebound yang pertama, setelah turun beberapa waktu lalu. Elektoral PDI Perjuangan mencapai 22,6% lebih tinggi daripada Pemilu 2019 dengan suara undecided (bimbang) sekitar 26%.

Demikian juga satu hari sebelumnya, survei yang dilakukan Indikator pimpinan Burhanuddin Muhtadi, memberikan hasil 25,3% dengan undecided 21,1%.

Atas hasil survei yang bersifat sesaat dan bisa berubah-ubah tersebut, Hasto Kristiyanto dalam pernyataan tertulisnya kepada awak media, Rabu (5/5) di Jakarta, menyampaikan beberapa hal. ‘’Kita tidak boleh cepat berpuas diri. Karena Pemilu 2024 masih lama. Terus tegak lurus dan ikuti instruksi Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri,’’ terang Hasto Kristiyanto.

Hasto juga meminta agar memperkuat sinergi tiga pilar partai dengan seluruh daya gerak untuk rakyat. Tampilkan partai hadir dengan wajah positif. Partai hadir dengan cara kreatif dan dirasakan manfaatnya di tengah rakyat.

Dalam pernyataannya, Hasto menegaskan disiplin anggota dan kader partai agar ditingkatkan. ‘’Jauhkan diri dari  berbagai perbuatan yang dinilai merugikan atau menyakiti rakyat. Rakyat adalah sumber kekuatan, dedikasi dan cita-cita partai,’’ tegasnya.

Selain itu, Hasto mengingatkan partai agar terus melakukan rekrutmen anggota, pendidikan politik, kaderisasi dan fungsi komunikasi politik. Jadikan gerakan ke bawah, blusukan, untuk dijabarkan dalam keputusan politik di partai, DPRD, kab/kota, dan provinsi hingga di tingkat nasional. Dikatakan, blusukan, kepemimpinan yang mendengarkan arus bawah, dan gotong-royong adalah bagian dari kultur partai.

Ditegaskan pula, partai agar memperluas ruang gerak, bukan hanya politik kekuasaan, namun memberikan perhatian penting pada ekonomi rakyat, lingkungan hidup, kebudayaan, pendidikan yang membebaskan, dan terus hadirkan kerja gotong- royong dengan rakyat.

‘’Selamat berjuang!!! Berbagai ujian dipastikan kian menghadang. Tetap waspada dengan politik kepungan, fitnah, bahkan berbagai bentuk political trapping!’’ ujar Hasto memberi semangat.

Namun, kata Hasto,  selama PDI Perjuangan menyatu dengan rakyat, kokoh pada jalan ideologi Pancasila, maka hal tersebut akan menjadi energi daya tangkal mengatasi berbagai ancaman, hambatan dan gangguan. ‘’Ibu Ketua Umum Partai terus memberikan instruksi dan arahan kepada kita semua, untuk dijalankan dengan penuh totalitas sebagai kader partai,’’ pungkasnya. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Instruksi DPP: Wayan Koster Pastikan Bali PDI Perjuangan

Published

on

By

de
HADIRI DIKLAT: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menghadiri Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi (Pasti) PDI Perjuangan di Grand Inna Bali Beach, Sanur-Bali, Jumat (28/5/2021).

Denpasar, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menghadiri Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi (Pasti) PDI Perjuangan di Grand Inna Bali Beach, Sanur-Bali, Jumat (28/5/2021). Pasti PDI Perjuangan merupakan kegiatan yang digagas Kepala Situation Room sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Prananda Prabowo.

“Saya menjalankan instruksi dari Mas Prananda Prabowo untuk menyelenggarakan kegiatan Pasti PDI Perjuangan. Tindak lanjut instruksi tersebut, saya kumpulkan kader-kader muda potensial Partai di Pulau Dewata untuk dilatih dan dipersiapkan menjadi admin web situs resmi pdiperjuangan.id dan pdipkreatif.id,” kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam pidato pembukaan acara.

Koster menjelaskan acara pembukaan Pasti PDI Perjuangan juga dihadiri para kader yang saat ini menduduki jabatan sebagai legislatif, eksekutif, dan struktural Partai.

“Sebelum kegiatan Pasti Bali PDI Perjuangan ini, kami tiga pilar DPD PDI Perjuangan telah bergotong royong menyelenggarakan berbagai lomba untuk memperingati HUT ke-48 PDI Perjuangan. Kami selenggarakan lomba barista Kopi Bali, lomba desain kain Tenun Endek, lomba mixology Arak Bali, dan lomba penulisan Aksara Bali,” ucap Koster.

Gubernur Koster mensyukuri provinsi yang dipimpinnya ditunjuk sebagai daerah pertama pelaksana kegiatan pelatihan. Penunjukan Bali menjadi pionir penyelenggara Pasti PDI Perjuangan, menurut Koster, karena pulau dewata sudah menjalankan kerjasama antarkabupaten dan kota sesuai Pola Semesta Pembangunan Berencana. 

“Bali yang berintegrasi dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Bali Era Baru, dengan misi mengembangkan tatanan kehidupan krama Bali, menata wilayah dan lingkungan yang hijau, indah, bersih, dan nyaman,” jelas Koster.

Sebagai kepala daerah, Koster bangga karena Bali dipercaya menjadi penyelenggara pertama Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi DPP PDI Perjuangan.

“Kalau pertama itu percontohan bagi daerah lain. Harus bagus agar bisa diikuti. Saya tekankan para peserta berdisplin menjaga protokol kesehatan, sekaligus disiplin mengikuti pelatihan sampai selesai. Karena ini penting, agar mampu menguasai ilmu komunikasi dan teknologi digital,” pungkas Koster. (*/gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan, Wayan Koster: Bali Sebagai Percontohan harus Berhasil

Published

on

By

de
BUKA DIKLAT: Ketua DPD PDI P Bali Wayan Koster saat membuka Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan dengan tagline Bali Pasti PDI Perjuangan, Jumat (28/5) di Grand Bali Beach Sanur, Bali.

Denpasar, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menyampaikan pandemi Covid-19 ini jangan sampai diartikan negatif, tetapi memberikan ruang yang luar biasa untuk mengevaluasi apa yang kurang dan apa yang harus kita perbaiki ke depan untuk mencapai tingkat kemajuan yang semakin baik, termasuk di partai.

‘’Pandemi Covid-19 ini momentum untuk belajar. Banyak pengetahuan dan pengalaman yang diberikan dalam satu tahun pandemi ini untuk kita menggunakan pendekatan baru dalam mengelola kehidupan, mengelola managemen pemerintahan, mengelola partai,’’ terang Wayan Koster yang juga menjabat sebagai Gubernur Bali saat membuka Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan dengan tagline Bali Pasti PDI Perjuangan, Jumat (28/5) di Grand Inna Bali Beach Sanur, Bali.

Wayan Koster dalam sambutannya lanjut mengatakan, kita semua patut bersyukur karena Bali dijadikan percontohan untuk pelatihan media sosial dan teknologi informasi. Pasti PDI Perjuangan merupakan kegiatan yang digagas Kepala Situation Room sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Prananda Prabowo.

“Saya menjalankan instruksi dari Mas Prananda Prabowo untuk menyelenggarakan kegiatan Pasti PDI Perjuangan. Tindak lanjut instruksi tersebut, saya kumpulkan kader-kader muda potensial Partai di Pulau Dewata untuk dilatih dan dipersiapkan menjadi admin web situs resmi pdiperjuangan.id dan pdipkreatif.id,” kata Gubernur Bali Wayan Koster.

Wayan Koster lanjut mengatakan, partai sangat serius di dalam menyiapkan satu konsep untuk melakukan tata kelola partai lebih modern, lebih berkualitas. Partai sekarang ini terus bergerak maju. Tidak saja memegang hal-hal sifatnya tradisional tetapi mengikuti perkembangan yang ada. Inilah ciri partai yang akomodatif terhadap perkembangan zaman. Kita tak bisa menghindar dari teknologi informasi.

Wayan Koster memakaikan jaket kepada para admin medsos PDI Perjuangan Bali

‘’Saya akan menerapkan tak sampai berhenti di sini. Karena dengan teknologi ini ada parameter, alat ukur baru dalam mengelola organisasi. Oleh karena itu, saya minta Bali sebagai percontohan harus berhasil. Supaya berhasil harus tertib, disiplin dan serius. Tidak setengah-setengah. Cirinya datang dengan pengetahaun nol setelah mengikuti diklat ini, pulang dengan pengetahuan baru,’’ ujar Wayan Koster yang sempat menyematkan jaket dengan tagline ‘’Bali Pasti PDI Perjuangan’’ kepada para admin medsos PDI Perjuangan Bali.

Wayan Koster juga menyampaikan pada pemilu 2024 DPD PDI P Bali menargetkan 70 persen suara, bukan kursi. Oleh karena itu ia meminta mari kita bergerak terus maju. Kalau merasa diri kurang, belajar. Orang mau belajar itu artinya orang terus mencari kemajuan. Karena selalu ada ketidaksempurnaan dalam dirinya sehingga harus melakukan upgrade terhadap profesi dan kapasitas kemampuan dirinya.

Para admin memperlihatkan tagline ”Bali Pasti PDI Perjuangan” pada sisi jaket bagian belakang.

Sementara itu, di tempat terpisah, Dewa Made Mahayadnya, S.H. yang menjabat sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Bali menegaskan Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan yang diselenggarakan DPD PDI P Provinsi Bali akan berlangsung dari Jumat 28 Mei sampai 30 Mei 2021. Selama tiga hari pelatihan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dewa Made Mahayadnya yang akrab disapa Dewa Jack menyampaikan total peserta hari ini sebanyak 108 orang, terdiri dari 74 peserta, 7 instruktur dan undangan. Seluruh peserta wajib melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, di antaranya melakukan swab antigen sebelum memasuki ruangan. “Yang negatif boleh masuk yang positif kita pulangkan. Sampai saat ini belum ada laporan yang positif,” terang Mahayadnya.

Dewa Made Mahayadnya saat memantau peserta yang mengikuti Rapid Test Antigen

Dewa Jack menyampaikan PDI Perjuangan ingin memelopori bahwa dalam setiap acara yang akan dilaksanakan didahului dengan swab antigen yang ketat. “Kami juga menyiapkan cuci tangan dan masker dan di dalam ruangan posisi kursi jaga jarak 1 meter,” ujarnya.

Selain itu, ungkap Dewa Jack, panitia juga menyiapkan ambulance dengan tiga tenaga medis dokter yang shief pagi dan sore sampai tanggal 30 Mei.

Terkait dengan acara pelatihan ini, Dewa Jack menyatakan pada Jumat ini melakukan pelatihan kepada kader. Selanjutnya pada hari kedua dan ketiga diikuti 250 kader muda. Para kader muda ini akan mendapatkan pelatihan dari kader yang ditraning Jumat ini.

“Pelatihan ini akan berjalan per provinsi di seluruh Indonesia dan Bali sebagai pionir, sebagai pilot project,” pungkasnya.

Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan ini digelar selama tiga hari dihadiri wakil dari pengurus DPP PDI Perjuangan Pusat, pengurus DPC PDI Perjuangan se-Bali, pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, dan para kader. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

POLITIK

NLK Suastiari Resmi Gantikan Alm. IB Sunartha, Bupati Harapkan Dapat Bekerjasama untuk Kesejahteraan Masyarakat

Published

on

By

de
SUMPAH JANJI PAW: Bupat Giri Prasta memberikan sambutan saat Rapat Paripurna Peresmian Pengangkatan serta Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Badung PAW atas nama Ni Luh Kadek Suastiari di Puspem Badung, Rabu (21/4).

Badung, baliilu.com – Ni Luh Kadek Suastiari secara resmi menjadi Pengganti Antar-Waktu (PAW) anggota DPRD Badung menggantikan posisi almarhum Ida Bagus Made Sunartha. Peresmian dilaksanakan melalui Rapat Paripurna Peresmian Pengangkatan serta Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Badung PAW Masa Bakti 2019-2024 atas nama Ni Luh Kadek Suastiari bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Rabu (21/4).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M. didampingi Wakil Ketua I Wayan Suyasa dan I Made Sunarta serta dihadiri oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati I Ketut Suiasa dan Sekda I Wayan Adi Arnawa.

Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan atas nama pribadi, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Ni Luh Kadek Suastiari, sebagai anggota DPRD Kabupaten Badung Pengganti Antar-Waktu anggota DPRD Badung 2019-2024 menggantikan alm. Ida Bagus Sunartha.  ”Saya ucapkan selamat bertugas di DPRD Kabupaten Badung, pelantikan ini merupakan awal bagi saudari Ni Luh Kadek Suastiari dalam melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat. Saya berharap agar saudari dapat bekerjasama dan saling mengisi untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan saudari,” ujarnya.

Menurut Giri Prasta pergantian antar-waktu bagi anggota DPRD ini merupakan proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya memenuhi kelengkapan keanggotaan DPRD Kabupaten Badung. “Sebagai anggota dewan yang baru, tentunya saudari Kadek Suastiari perlu segera menyesuaikan diri, mempelajari berbagai ketentuan dan tata tertib yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai anggota dewan,” pesannya seraya menjelaskan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

Mengingat DPRD mempunyai tugas seperti membentuk Peraturan Daerah (Perda) bersama pemerintah daerah, melaksanakan penyusunan APBD, melakukan pengawasan terhadap Perda dan APBD, serta wewenang lain yang diatur dalam perundang-undangan. Bupati Giri Prasta juga berharap agar DPRD dan stakeholder dapat bekerjasama untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Terlebih saat ini Badung tengah menghadapi tantangan yang cukup berat akibat pandemi Covid-19. “Masih banyak program yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah, sehingga saya berharap kita bersama dapat menanggulangi dan memutus penyebarluasan wabah Covid-19 serta mencari solusi sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi,” imbuhnya.

Bupati juga menekankan kepada seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Badung,  untuk dapat terus menjaga suasana yang selama ini kondusif dan terus waspada terhadap segala macam hambatan, tantangan, ancaman, dan gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan pembangunan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. ”Berhasil tidaknya penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Badung ini, salah satunya tergantung kepada peran serta DPRD Kabupaten Badung, terutama pada pelaksanaan program pembangunan,” terangnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh  Forkopimda Kabupaten Badung, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Gatriwara  dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Badung,  Kepala Instansi Vertikal, Dirut Perusahaan Daerah, Direktur RSD Mangusada, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, Camat se-Kabupaten Badung dan para Tenaga Ahli di lingkungan Pemkab Badung. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca