Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

SENI

Semarak, Ny. Putri Koster Saksikan “Bintang 5 Musika Jani” FSBJ VIII di Ardha Candra

BALIILU Tayang

:

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menghadiri pentas Bintang 5 Musika Jani di Panggung Terbuka Ardha Candra
HADIRI FSBJ: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster saat hadiri pentas bertajuk “Bintang 5 Musika Jani” yang dibawakan oleh Sanggar Rareangon Sejati dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026, di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Provinsi Bali, Jumat (17/7) sore. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 terus menghadirkan pertunjukan kreatif dan inovatif. Pada Jumat (17/7) malam, Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, dipenuhi energi musik dalam pentas bertajuk “Bintang 5 Musika Jani” yang dibawakan oleh Sanggar Rareangon Sejati.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, turut hadir menyaksikan langsung pertunjukan yang merupakan bagian dari program Pentas (Adilango) Musika Jani tersebut.

Musika Jani menjadi wadah ekspresi bagi para musisi untuk menampilkan karya-karya modern dengan sentuhan khas Bali. Sejumlah musisi dan grup turut memeriahkan acara ini, di antaranya Lolot, Bintang, Leeyonk Sinatra, Joni Agung & Double T, Radio Koplo, serta deretan band seperti State of Mind, Hottdog, Soullast Band, dan Six Aura Band.

Digelar mulai pukul 18.00 WITA hingga selesai, acara ini sukses menyedot perhatian masyarakat dan pecinta musik yang memadati arena pertunjukan. Penampilan yang variatif, mulai dari rock, pop, hingga nuansa etnik modern, menciptakan atmosfer hiburan yang dinamis sekaligus artistik, sehingga suasana malam semakin semarak. Kehadiran ribuan penonton yang memadati tribun Panggung Terbuka Ardha Candra semakin menambah kemeriahan acara bertabur bintang tersebut.

Festival Seni Bali Jani merupakan ajang tahunan yang menitikberatkan pada pengembangan seni modern dan kontemporer di Bali. Kegiatan ini digelar setelah Pesta Kesenian Bali sebagai ruang alternatif bagi para seniman untuk berkreasi lebih bebas tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

Dengan mengusung tema “Kembara Sukma Atma Kerthi”, FSBJ VIII Tahun 2026 menjadi simbol perjalanan spiritual dan kreativitas seni menuju nilai-nilai yang lebih luhur. Festival ini juga diharapkan mampu menjadi wadah tumbuhnya talenta muda sekaligus memperkuat eksistensi seni Bali di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga  Aksi Sosial di Payangan, Ny. Putri Koster Ingatkan Bahaya Stanting dan Ibu Hamil KEK

Pentas “Bintang 5 Musika Jani” menjadi salah satu bukti semaraknya kolaborasi musik modern dalam balutan identitas budaya Bali yang terus berkembang dan tetap relevan bagi generasi masa kini. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

SENI

Ny. Putri Koster Saksikan “Sura-Atma”, Pergelaran Puisi-Musik Sarat Makna Spiritual di FSBJ VIII 2026

Published

on

By

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menghadiri pergelaran puisi-musik Sura-Atma dalam rangkaian FSBJ VIII 2026
HADIRI FSBJ: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster saat hadiri pergelaran puisi-musik bertajuk “Sura-Atma” dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026, Jumat (17/7) sore. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Atmosfer magis dan reflektif menyelimuti Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, saat pergelaran puisi-musik bertajuk “Sura-Atma” dipentaskan dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026, Jumat (17/7) sore.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, turut hadir menyaksikan langsung sajian artistik persembahan Dermaga Seni Buleleng tersebut.

Memasuki hari ketujuh pelaksanaannya, FSBJ VIII terus menghadirkan pertunjukan seni modern, kontemporer, dan inovatif yang menggugah rasa sekaligus pemikiran. “Sura-Atma” menjadi salah satu penampilan yang mencuri perhatian melalui perpaduan puisi, musik, dan visual yang sarat makna filosofis.

Karya ini mengisahkan perjalanan jiwa (Atma) setelah terlepas dari belenggu duniawi. Terlempar ke dalam keheningan Alam Surya, Atma terbangun tanpa ingatan, hanya ditemani cahaya misterius yang menuntunnya menuju Sang Suratma—penjaga batas sekaligus pencatat takdir.

Dalam perjumpaan tersebut, terbukalah Catatan Atma, sebuah representasi perjalanan hidup yang memantulkan kembali setiap niat, ucapan, hingga tindakan manusia. Dari kebaikan yang nyaris tak terlihat hingga kesalahan yang membekas, semuanya hadir sebagai cermin yang tak terbantahkan.

Setiap lembar catatan yang terbuka memengaruhi lanskap dunia roh di sekitarnya. Kebaikan menjelma menjadi jembatan emas yang menenangkan, sementara dosa menghadirkan badai api dan makhluk-makhluk astral sebagai simbol konsekuensi karma yang tak terelakkan.

Pergelaran ini tidak hanya menjadi tontonan artistik, tetapi juga tuntunan reflektif tentang makna kehidupan, tanggung jawab moral, dan perjalanan spiritual manusia setelah kehidupan di dunia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster: Ibu Harus Jadi Garda Terdepan Penuhi Gizi Keluarga di Tengah Pandemi
Lanjutkan Membaca

SENI

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Seniman dan Budayawan Sukseskan PKB Bali

Penutupan PKB XLVIII 2026 dan Pembukaan Festival Seni Bali Jani 2026

Loading

Published

on

By

bupati adi arnawa
HADIRI PENUTUPAN PKB 2026: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Penutupan PKB XLVIII Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pembukaan Festival Seni Bali Jani VIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Centre, Denpasar, Sabtu (11/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri Penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Centre, Denpasar, Sabtu (11/7).

Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menutup PKB dan membuka FSBJ tahun ini ditandai dengan pemukulan Gong Beri dan peluncuran tema PKB XLIX Tahun 2027, Wana Kerthi : Byana Sandharana Loka.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman dan pelaku budaya yang telah menyukseskan penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali. Menurutnya, PKB dan Festival Seni Bali Jani merupakan dua ruang penting yang saling melengkapi dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan Bali.

“Melalui Pesta Kesenian Bali kita memperkuat pelestarian seni dan tradisi yang menjadi identitas masyarakat Bali. Di sisi lain, Festival Seni Bali Jani memberikan ruang bagi lahirnya kreativitas, inovasi, dan ekspresi seni baru yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya Bali. Keduanya menjadi kekuatan untuk menjaga warisan budaya sekaligus menjawab perkembangan zaman. Budaya adalah roh pembangunan dan pariwisata Bali. Karena itu, kami di Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus mendukung para seniman dan pelaku budaya agar mampu berkarya, berinovasi, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus,” ucapnya.

Dalam PKB tahun ini, duta Kabupaten Badung berhasil keluar sebagai Juara Umum dalam perlombaan olahraga tradisional (Jantra Tradisi Bali). Kontingen Badung sukses meraih prestasi tersebut setelah memborong 4 medali emas dari 5 cabang yang dipertandingkan. Selain itu, di bidang Seni Tradisi, Wimbakara Gender Wayang Anak-anak Sekaa Batel Giri Sunari Duta Badung berhasil meraih Juara I, Wimbakara Tari Barong Ket yang diwakili oleh Sekaa Gong Satya Winangun Budaya meraih Juara III, Wimbakara Baleganjur Remaja, Sekaa Gong Cakradhara meraih juara III dan Wimbakara Taman Penasar, Sanggar Seni Semar Pegulingan Sekar Tunjung Biru meraih juara harapan 1.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: Ibu Harus Jadi Garda Terdepan Penuhi Gizi Keluarga di Tengah Pandemi

Pada kesempatan ini, Pemprov Bali menyerahkan penghargaan Adi Sewaka Nugraha Tahun 2026 yaitu anugerah tertinggi yang diberikan kepada 12 tokoh Seniman dan Budayawan Bali yang telah berdedikasi tinggi dalam melestarikan, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan Bali.

Sementara Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para seniman, sastrawan, budayawan yang telah menampilkan yang terbaik untuk PKB tahun ini. Selain itu, dirinya juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah menyaksikan pagelaran PKB.

“Seniman yang terlibat dalam PKB tahun ini mencapai 20.929 dan karya seni sebanyak 879 karya seni. Pengunjung yang hadir sampai siang tadi mencapai 1.822.857. Total omzet penjualan kuliner dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Rp. 16 miliar. Jadi selain menyaksikan seni, kita juga mendorong pertumbuhan IKM,” ujarnya.

Acara ini dihadiri Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya beserta jajaran Forkopimda Provinsi Bali, para Bupati/Wali Kota se-Bali, Pimpinan OPD, seniman, budayawan, serta masyarakat dari berbagai daerah di Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SENI

Gubernur Koster Anugerahi 12 Seniman, Budayawan, Pengabdi Seni Penghargaan Adi Sewaka Nugraha

Published

on

By

adi sewaka nugraha
BERIKAN PENGHARGAAN: Gubernur Bali Wayan Koster memberikan Penghargaan Adi Sewaka Nugraha kepada 12 Seniman/Budayawan/Pengabdi Seni yang telah berjasa dalam penguatan seni tradisi, seni klasik, dan seni rakyat di Provinsi Bali pada penutupan PKB 2026, Sabtu (11/7/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan Penghargaan Adi Sewaka Nugraha kepada 12 Seniman/Budayawan/Pengabdi Seni yang telah berjasa dalam penguatan seni tradisi, seni klasik, dan seni rakyat di Provinsi Bali.

Kedua belas Seniman/Budayawan/Pengabdi Seni ini, diantaranya bernama Cokorda Putra, ST, M.Si (Seniman Tari), I Nyoman Artana A.Ma, Pd (Seniman Undagi), I Ketut Tarka (Seniman Kerawitan), I Wayan Juana Adi Saputra, S.Sn (Seniman Tari), Wayan Arnawa (Seniman Seni Rupa), Jro Made Sariani (Seniman Drama Gong), I Putu Manudipa (Seniman Sastra Daerah), I Dewa Gede Darmayasa, S.Skar., M.Fil.,H (Seniman Kerawitan), I Gusti Ngurah Artawan, S.Sn (Seniman Pedalangan), Ni Made Kinten (Seniman Tari), I Dewa Gede Alit Saputra (Sastrawan), dan Dr. I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn (Seniman Kerawitan).

Gubernur Bali Wayan Koster yang menyerahkan langsung Penghargaan Adi Sewaka Nugraha pada acara penutupan Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Sabtu (Saniscara Wage, Medangsia) tanggal 11 Juli 2026 malam, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada para Seniman/Budayawan/Pengabdi Seni di Pulau Bali ini dengan bantuan dana sebesar Rp 50 juta, karena tanpa beliau-beliau ini, seni budaya Bali tidak bisa hidup berkelanjutan.

“Gubernur tidak bisa membuat karya seni, tetapi hanya bisa membuat kebijakan, akan tetapi kebijakan tanpa ada pelaku, tidak akan ada artinya. Jadi kita harus berterimakasih kepada pelaku seni budaya Bali, mereka sebagai pelestari yang memajukan seni budaya Bali harus kita apresiasi,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur Bali dua periode ini menyampaikan rasa syukurnya, karena di Bali ini ada empat hal penting yang saling bersinergi selama sebulan penuh PKB. Pertama, pencipta karya seni, kedua ada pelaku seni yang menari sampai menabuh; ketiga ada partisipan seni (Gubernur, Bupati/Walikota melalui kebijakannya, red); dan empat ada penonton yang menikmati hasil karya seni.

Baca Juga  Sasar Dua Kecamatan di Badung, Ibu Putri Koster Serukan Gerak Cepat Tangani Pengelolaan Sampah

Sebagai penutup, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini mengajak semua pemimpin di Bali harus utuh mencintai seni dan budaya Bali. Karena sebagai pemimpin di Bali, mesti membangun ekosistem budaya, dan mendorong para senimannya untuk terus berkarya.

Sebelumnya perlu diketahui, bahwa Penghargaan Adi Sewaka Nugraha adalah anugerah tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali di masa kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster kepada para seniman, budayawan, dan pengabdi seni sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengorbanannya dalam melestarikan, mengembangkan, dan memajukan seni dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca