Connect with us

OLAHRAGA

Serahkan Bantuan dan Tali Kasih, Gubernur Koster akan Berdayakan Mantan Atlet Berprestasi jadi Pembina

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan dan tali kasih kepada sejumlah mantan atlet berprestasi Bali yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah nasional dan internasional, Senin (19/10) di Rumah Jabatan Gubernur, Jaya Sabha, Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan perhatian serius terhadap nasib para mantan atlet berprestasi Bali yang sebagian telah memasuki usia senja. Salah satunya dengan rencana memberdayakan mantan atlet berprestasi sebagai pembina guna memajukan olahraga di Pulau Dewata.

Hal ini terungkap saat penyerahan bantuan dan tali kasih oleh Gubernur Koster kepada sejumlah mantan atlet berprestasi Bali yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah nasional dan internasional, Senin (19/10) di Rumah Jabatan Gubernur, Jaya Sabha, Denpasar.

“Ini perhatian serius kita kepada para mantan atlet yang telah memberikan prestasi terbaiknya. Dengan memberikan kontribusi besar kepada Bali dan nama Indonesia. Sudah sepantasnya kita memberikan perhatian dan bantuan pada kehidupan mereka di masa tua,” kata Gubernur Koster.

Bentuk perhatian yang diberikan Gubernur Koster ialah dengan rencana memberdayakan para mantan atlet berprestasi sebagai pembina pada cabang olahraga yang mereka geluti. 

“Saya sudah berdiskusi dengan KONI Bali dan Dinas Disdikpora, bagaimana kita memberdayakan mantan atlet berprestasi ini sebagai pembina atau bagian prioritas untuk turut membantu memajukan olahraga di Bali,” sebut Gubernur Bali asal Sembiran, Buleleng ini.

Sedangkan untuk meringankan beban hidup untuk para mantan atlet berprestasi Bali pada masa pandemi Covid-19 ini, Gubernur Koster dengan difasilitasi KONI Bali dan Disdikpora Provinsi Bali menyerahkan bantuan sembako dan tali kasih. 

Menurut Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, penyerahan bantuan ini merupakan serangkaian peringatan HUT KONI ke-82. “Sebagai insan olahraga, kami ingin memberikan suatu penghargaan kepada para mantan atlet berprestasi pada ajang PON, Sea Games dan ASEAN Games,” ujarnya.

Bagaimana dengan atlet lainnya? Menurut dia juga akan diberikan bantuan sesuai kriteria yang ada. “Jadi ada beberapa kriteria yang kita gunakan untuk pemberian bantuan untuk kesempatan kali ini. Bagaimana dengan yang lain? Tetap kita berikan secara selektif sesuai dengan kebutuhannya, termasuk makanan dan suplemen yang diberikan untuk memperkuat daya tahan tubuh,” terang Suwandi.

Di sisi lain, Suwandi sangat mendukung rencana Gubernur Koster yang ingin memberdayakan para mantan atlet berprestasi untuk menggembleng atlet muda Bali supaya makin berprestasi ke depannya. “Kami juga ingin para senior (mantan atlet berprestasi, red) ini membagikan ilmu, teknik hingga pengalaman mereka kepada para juniornya. Jadi masih bisa diberdayakan untuk pembinaan olahraga kita di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Kadisdikpora Provinsi Bali KN. Boy Jayawibawa mengatakan bahwa pemberian bantuan ini sebagai bentuk terima kasih pemerintah kepada para atlet yang telah mengukir prestasi dan mengharumkan nama Bali. “Jadi ini bentuk perhatian Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bali, apalagi di masa Covid-19 saat ini,” ucapnya.

Sebelumnya pun Gubernur Koster juga memberikan penghargaan kepada para atlet peraih medali pada ajang Sea Games XXX Manila, Filipina. Gubernur Koster juga telah memerintahkan Kadisdikpora KN Boy Jayawibawa mendata atlet berprestasi setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pada kesempatan itu, sebanyak 74 mantan atlet berprestasi Bali peraih medali dari berbagai cabang olahraga pada ajang nasional dan internasioal menerima tali kasih dan sembako dari Gubernur Bali Wayan Koster.    

Di antara mantan atlet berprestasi Bali yang menerima tali kasih dan bantuan itu adalah Ni Made Wahyuni (silat), Pino Bahari (tinju), Wayan Mudra (silat), Ketut Mudiani (atletik) dan Ni Luh Parwati (silat). (gs)

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Pemkot Denpasar Buat Jalur Sepeda yang Terintegrasi dengan Bus Trans Metro Dewata

Published

on

By

bt
Pemkot Denpasar membuat jalur sepeda

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar membangkitkan kegiatan bersepeda di tengah pandemi Covid-19 dengan membuka jalur sepeda sepanjang 25 km. Jalur ini juga terintegrasi dengan jalur angkutan umum seperti angkutan Trans Metro Dewata. Hal itu disampaikan Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan saat dikonfirmasi, Rabu (25/11).

“Dengan dibukanya jalur sepeda yang juga terintegrasi dengan jalur angkutan Trans Metro Dewata ini, semoga dapat membangkitkan masyarakat yang belakangan ini banyak melaksanakan kegiatan bersepeda. Apalagi saat ini car free day belum bisa dibuka karena pandemi dan menghindari kerumunan orang,” ujarnya.

Selebihnya dikatakan Ketut Sriawan, jalur sepeda sepanjang 25 kilometer ini baru proses tahap pertama, tahap kedua akan dilanjutkan pada tahun 2021 mendatang. Adapun rute dari jalur tahap pertama ini dari Gedung Dharma Negara Alaya, menuju Jalan Ahmad Yani, Jalan Maruti, Jalan Sutomo, lalu menuju Jalan Gajah Mada. Di Jalan Gajah Mada ini juga terdapat tempat pemberhentian Bus Trans Metro Dewata, yang mana bus ini juga dapat dimanfaatkan oleh para pesepeda.

Lebih lanjut, untuk rute ke arah timur melalui Jalan Kapten Agung, Jalan Cok Agung Tresna, Jalan Moh Yamin, Jalan Raya Puputan, menuju Jalan Hang Tuah lalu sampai di Pantai Sanur. Selanjutnya untuk rute arah balik melalui Jalan Hang Tuah, Jalan Raya Puputan, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, dan Jalan Setiabudi lalu balik ke Gedung Dharma Negara Alaya. ‘’Selain di Jalan Gajah Mada, untuk pemberhentian bus Trans Metro Dewata juga ada di Terminal Ubung,’’ ujar Ketut Sriawan.

“Kami berharap OPD terkait lainnya juga mendukung dengan dibukanya jalur sepeda yang terintegrasi dengan jalur angkutan umum ini. Agar dapat memberi ruang bagi masyarakat yang ingin melakukan kegiatan bersepeda, selain untuk mengurangi polusi udara kegiatan ini juga dapat menambah imun tubuh dalam situasi pandemi seperti sekarang ini,” pungkas Ketut Sriawan. (eka)

Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Atlet Inkai Klungkung Berlaga di Kejurnas Karate Walisongo ‘’Kata Virtual 2020’’

Published

on

By

Atlet Inkai Klungkung tingkat SMP

Klungkung, baliilu.com – Dalam upaya mempersiapkan diri untuk menghadapi Porprov, Porjar dan KOSN, atlet Inkai Klungkung mengikuti Kejurnas Karate Walisongo ‘’Kata Virtual 2020’’, Minggu (22/11-2020) di Semarang.  Atlet Inkai Klungkung mengikuti tiga katagori yaitu katagori tingkat SD, tingkat SMP dan tingkat SMA.

Seluruh peserta merupakan siswa dari Kabupaten Klungkung, yang digelar secara daring/online. Dalam upaya untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19, kegiatan lomba diselenggarakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes), dimana hanya dihadiri oleh orangtua siswa.

Atlet Inkai Klungkung tingkat SD

Ketua Inkai Klungkung Anak Agung Gde Bagus Mahendra P, SH,MH menyampaikan bahwa atlet Karate Inkai Klungkung mengikuti kegiatan Kejurnas Karate Walisongo sebagai salah satu upaya untuk mempersiapkan atlet Inkai Klungkung yang akan diterjunkan ketika Porprov tahun 2022. Selain juga untuk mempersiapkan diri mengikuti kegiatan Porjar dan KOSN. ‘’Semoga nanti bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” harap Bagus Mahendra.

Atlet Inkai Klungkung tingkat SMA

AA Gde Bagus Mahendra memaparkan atlet Inkai Klungkung yang mengikuti lomba di antaranya tingkat SD yakni  Anak Agung Istri Purnama Utari Dewi dari SDN 3 Banjarangkan, Komang Restu Satwikayana dari SDN 1 Semarapura Tengah. Tingkat SMP yakni I Gusti Ayu Manik Pratista dari SMPN 1 Semarapura sedangkan tingkat SMA diwakili Dewa Ayu Nada.

Sebelumnya, atlet Inkai Klungkung sempat mewakili sebagai siswa Klungkung berlaga di tingkat nasional dan provinsi. Atlet Inkai Klungkung dari siswa Kabupaten Klungkung mengikuti Lomba Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) Tingkat Provinsi Bali tahun 2020 yang digelar secara daring/online, Selasa (3/11-2020). Kegiatan lomba tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang hanya dihadiri oleh masing-masing dari guru dan orangtua siswa. Upaya tersebut dilakukan untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19.

Bagus Mahendra menegaskan, atlet Inkai Klungkung yang terpilih mewakili Lomba KOSN adalah atlet karate yang sebelumnya menjuarai kompetisi KOSN di Klungkung. (gs)

Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Percasi Kota Denpasar Siap Gelar Walikota Cup XI Cabang Catur Tahun 2020

Published

on

By

de
Ketua Panitia Catur Walikota Cup I Made Suarta Wijaya

Denpasar, baliilu.com – Sebagai upaya untuk mendukung terciptanya atlet catur yang profesional, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Denpasar siap menyelenggarakan Walikota Cup XI Cabang Catur Tahun 2020. Kegiatan yang dikemas dalam turnamen online dan offline ini akan dilaksanakan mulai 14 November mendatang.

Ketua Panitia Catur Walikota Cup I Made Suarta Wijaya saat dikonfirmasi Sabtu (7/11) menjelaskan sehubungan dengan situasi Pandemi Covid-19, maka pertandingan catur akan dilaksanakan dalam dua tahap. Yakni tahap 1 babak penyisihan yang dilaksanakan melalui pertandingan catur online (tanpa tatap muka) pada 14 Nopember 2020. Sedangkan tahap 2 (babak utama) dilaksanakan melalui pertandingan catur offline (tatap muka) pada  21 Nopember 2020 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Lebih lanjut dijelaskan untuk babak penyisihan dapat diikuti oleh peserta sebanyak – banyaknya. Hal ini lantaran pertandingan catur dilaksanakan dengan konsep online serta memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi atlet catur Kota Denpasar.  

Adapun terdapat empat kategori dalam pelaksanaan Walikota Cup XI Cabang Catur Tahun 2020. Yakni katagori SD, katagori SMP, katagori SMA dan katagori terbuka. Nantinya, dari setiap katagori akan dipilih 4 (empat) juara putra dan 4 (empat) juara putri sehingga ada 32 peserta yang akan  ikut  bertanding di babak utama yang akan dilaksanakan melalui pertandingan catur offline (tatap muka).

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar Dewa Gede Rai menambahkan Pertandingan Catur Online akan memperebutkan hadiah uang sebesar Rp 1.225.000 (satu juta dua ratus dua puluh lima ribu rupiah). Sedangkan Pertandingan Catur Offline memperebutkan hadiah uang sebesar Rp 9.200.000 (sembilan juta dua ratus ribu rupiah), piala tetap dan piagam serta setiap pemain mendapat masker kain 3 lapis dan face shield dari panitia.

“Semoga dengan terselenggaranya Walikota Cup XI Cabor Catur Tahun 2020 proses pembibitan atlet-atlet catur di Kota Denpasar terus bisa berlangsung dengan baik dan aman agar bisa mengikuti turnamen-turnamen catur di tingkat yang lebih tinggi, dan bagi masyarakat Kota Denpasar yang berminat mengikuti Walikota Cup XI Cabor Catur Tahun 2020 ini bisa menghubungi Dewa Gede Adi Palguna (08123927007) dan Sebastian Simandjuntak (08985583664),” pungkasnya. (eka)

Lanjutkan Membaca