Tuesday, 16 August 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Serahkan BPUM, Presiden Dorong Pelaku Usaha Mikro Tidak Putus Asa di Tengah Pandemi

BALIILU Tayang

:

eka
Presiden Joko Widodo. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Joko Widodo menyerahkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) kepada para pelaku usaha mikro di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 30 Juli 2021. Bantuan hibah sebesar Rp 1,2 juta per orang tersebut diberikan sebagai bantuan untuk mendorong ekonomi masyarakat pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19.

“Tahun 2021 yang akan dibagikan untuk Banpres Produktif ini adalah Rp 15,3 triliun yang dibagikan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil. Jadi bukan hanya Bapak, Ibu semuanya, enggak. Ada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di seluruh Tanah Air dan mulai dibagikan pada hari ini. Kita berharap ini bisa membantu mendorong ekonomi kita semuanya,” ujar Presiden.

Jumlah tersebut terdiri atas dua tahap di mana pemerintah telah menyalurkan BPUM tahap I sebesar Rp 11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro. Adapun penyaluran BPUM tahap II akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro pada bulan Juli hingga sebelum bulan September 2021, dengan total anggaran sebesar Rp  3,6 triliun.

Dalam arahannya, Presiden menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia telah memberikan dampak besar bagi aktivitas perekonomian di berbagai lapisan, mulai dari usaha mikro hingga besar. Kondisi serupa juga dialami tidak hanya oleh pengusaha di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia.

Situasi penyebaran Covid-19 juga dinilai berkorelasi erat dengan aktivitas perekonomian masyarakat. Presiden mencontohkan, pada bulan Januari hingga Mei, situasi Covid-19 sudah mulai melandai sehingga aktivitas perekonomian juga turut bergairah. Akan tetapi, setelah itu tanpa diduga muncul varian baru dari virus corona, yakni varian delta yang mengguncang perekonomian global. Situasi tersebut membuat pemerintah mengambil keputusan yang sangat sulit dengan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Baca Juga  Upaya Pemerintah Tingkatkan Performa Pengelolaan Keuangan Negara yang Inklusif

“Kita juga sama, begitu virus delta ini muncul juga langsung kasus positif naik secara drastis dan tidak ada jalan lain saat itu karena di Pulau Jawa dan Pulau Bali kita lihat semua titik semuanya merah, tidak ada yang kuning. Sehingga keputusan yang sangat berat kita lakukan yaitu dengan PPKM Darurat karena tidak ada cara yang lain selain itu karena melompat kasusnya. Alhamdulillah sekarang paling tidak bisa kita rem, meskipun turunnya pelan-pelan tapi bisa kita rem,” jelas Presiden.

Salah satu indikatornya, Presiden menyebut ia mengecek langsung tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, yang sudah menurun drastis. Kondisi serupa juga dialami oleh tempat-tempat lain di wilayah lain di Pulau Jawa.

“Saya tadi pagi juga sudah ngecek di Wisma Atlet misalnya yang dulu sudah hampir 90 persen, pagi tadi saya cek angka keterisian tempat tidur di angka 38 persen. Dulunya 90 persen, hampir penuh. Ini juga patut kita syukuri. Saya melihat angka-angka tadi di wilayah-wilayah di Pulau Jawa sudah mulai melandai turun pelan-pelan. Tetapi yang di luar Jawa gantian naik. Inilah memang varian delta ini penularannya sangat cepat,” paparnya.

Kepala Negara juga menjelaskan bahwa pemerintah selalu memperhatikan semua aspek dalam pengendalian Covid-19, di mana sisi kesehatannya ditangani dan di saat yang sama aktivitas perekonomian dibuka perlahan. Menurutnya, pemerintah tidak mengambil opsi penerapan kuncitara atau lockdown seperti di negara lain.

“Kemarin yang namanya PPKM Darurat itu kan namanya semi-lockdown. Itu masih semi saja, saya masuk ke kampung, saya masuk ke daerah, semuanya menjerit minta untuk dibuka. Saya kira Bapak, Ibu juga sama mengalami hal yang sama kan? Kalau lockdown kita bisa bayangkan dan itu belum juga bisa menjamin dengan lockdown itu permasalahan menjadi selesai,” ungkapnya.

Baca Juga  Diskop UKM dan Perdagangan Badung Adakan Pelatihan E-Commerce untuk Usaha Mikro

Oleh sebab itu, Presiden mendorong para pelaku usaha untuk tetap bekerja keras dan tidak putus asa dengan situasi yang terjadi. Presiden juga mendorong agar para pelaku usaha tetap bertahan sekuat tenaga hingga vaksinasi yang secara gencar dilakukan pemerintah telah berhasil membentuk kekebalan komunal di masyarakat.

“Bapak, Ibu semuanya harus bekerja lebih keras lagi dalam situasi seperti ini, bertahan dengan sekuat tenaga meskipun mungkin omzetnya turun sampai 75 persen, turun sampai separuhnya, ya tetap harus kita jalani karena ini kita masih berproses menuju pada vaksinasi 70 persen yang kita harapkan nanti akhir tahun ini bisa kita selesaikan insyaallah. Kalau sudah 70 persen ini paling tidak daya tular dari virus ini menjadi agak terhambat kalau sudah tercapai yang namanya kekebalan komunal atau herd immunity,” ujarnya.

Di penghujung arahannya, Presiden juga berpesan agar semua pihak terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Dengan demikian, penularan virus bisa dikendalikan dan pandemi diharapkan akan segera berakhir.

“Selamat bekerja keras dan kita semuanya berharap agar pandemi ini segera selesai. Jangan lupa terus memakai masker, habis kegiatan cuci tangan, jangan berkerumun, menjaga jarak. Ini penting sekali dalam rangka mencegah penularan lebih meningkat lagi,” tandasnya.

Untuk diketahui, selain dihadiri secara langsung oleh 20 pelaku usaha mikro di halaman Istana Merdeka, acara tersebut juga dihadiri secara virtual oleh sekitar 100 pelaku usaha yang tersebar di Kota Medan, Kota Tasikmalaya, Kota Pasuruan, dan Kota Denpasar. Acara juga digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Turut hadir dalam acara penyerahan BPUM oleh Presiden yakni Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (gs)

Baca Juga  PON XX Papua Resmi Dibuka Presiden Jokowi, PLN Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Joko Widodo Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka 2022

Published

on

By

Presiden Joko Widodo saat mengukuhkan Paskibraka 2022. (Foto: Laily Rachev)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 pelajar SMA menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) Tahun 2022. Upacara pengukuhan tersebut digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 15 Agustus 2022.

Dalam upacara tersebut, Presiden bertindak sebagai pembina upacara. Sementara pemimpin upacara merupakan anggota Paskibraka 2022 dari Provinsi DKI Jakarta atas nama Savina Fasha. Ia juga mewakili rekan-rekannya untuk memegang bendera Merah Putih saat pengucapan ikrar Putra Indonesia.

Presiden kemudian membacakan pernyataan pengukuhan para pelajar tersebut sebagai anggota Paskibraka sekaligus mendoakan kelancaran dalam pelaksanaan tugas.

“Dengan memohon rida Allah Yang Mahakuasa, pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2022. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” ucap Presiden.

Selain mengukuhkan anggota Paskibraka, Presiden Jokowi turut mengukuhkan empat calon Komandan Upacara dan satu Perwira Upacara yang nantinya akan bertugas pada saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022 mendatang di Istana Merdeka, Jakarta.

Adapun nama-nama anggota Paskibraka dari 34 provinsi yang bertugas pada 17 Agustus 2022 mendatang yaitu:

  1. Mohammad Rifat Zayyan (Provinsi Aceh)
  2. Rinda Febriola (Provinsi Aceh)
  3. Mario Adhiyaksa Sihombing (Provinsi Sumatra Utara)
  4. Marfah Ronaito Batubara (Provinsi Sumatra Utara)
  5. M. Faiz Assidiki (Provinsi Sumatra Barat)
  6. Faiha ‘Athahillah (Provinsi Sumatra Barat)
  7. Muhammad Farrel Althaf Yudawa (Provinsi Riau)
  8. Dhea Sumardi (Provinsi Riau)
  9. Ardan Muzaki Yudha Bhaskara (Provinsi Kepulauan Riau)
  10. Faradita Dwi Safitri (Provinsi Kepulauan Riau)
  11. Jefry Rohmady (Provinsi Jambi)
  12. Zikra Anugrah Choiriah (Provinsi Jambi)
  13. Muhammad Carlos Aldionsi (Provinsi Sumatra Selatan)
  14. Aisyah Ramadhani (Provinsi Sumatra Selatan)
  15. Abi Fadilla Ramadhan (Provinsi Bangka Belitung)
  16. Chikar Novrya Putri Caesaria (Provinsi Bangka Belitung)
  17. Alfath Juan Daniswar (Provinsi Bengkulu)
  18. Demanda Berliana Sari (Provinsi Bengkulu)
  19. Rendy Rafael Hogan (Provinsi Lampung)
  20. Shelin Tan Aprilia (Provinsi Lampung)
  21. Muhammad Ikram Aththariq (Provinsi DKI Jakarta)
  22. Savina Fasha (Provinsi DKI Jakarta)
  23. Bramantya Rizky Wiratama (Provinsi Jawa Barat)
  24. Nadyna Youtana (Provinsi Jawa Barat)
  25. Isra Mashel Arifin (Provinsi Banten)
  26. Putri Viona (Provinsi Banten)
  27. Muhammad Rajwa Al Farizi (Provinsi Jawa Tengah)
  28. I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi (Provinsi Jawa Tengah)
  29. Gerrad Maylano Kisyan Putra (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
  30. Ghania Taufiqa Salma Wibowo (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
  31. Abimanyu Farrelandhika Kusuma (Provinsi Jawa Timur)
  32. Ayumi Putri Sasaki (Provinsi Jawa Timur)
  33. I Kadek Kemala Permana Putra (Provinsi Bali)
  34. Ni Ketut Pande Suastini (Provinsi Bali)
  35. Muhammad Talbiah Taranggana (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  36. Melinda Trihapsari (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  37. Kevin Tino (Provinsi Nusa Tenggara Timur)
  38. Keren Hapukh Dana Fanggidae (Provinsi Nusa Tenggara Timur)
  39. Hizkia Kevin Manullang (Provinsi Kalimantan Utara)
  40. Yaffa Irwaila Farizah (Provinsi Kalimantan Utara)
  41. Ghari Baldy Al Ramadhan (Provisi Kalimantan Barat)
  42. Anita Rahmawati (Provisi Kalimantan Barat)
  43. Rafly Tri Aditama (Provinsi Kalimantan Tengah)
  44. Hairunisa Nurtaza Dewantari (Provinsi Kalimantan Tengah)
  45. Muhammad Restu Pramudya (Provinsi Kalimantan Selatan)
  46. Felicia Hana Wahyudi (Provinsi Kalimantan Selatan)
  47. Muhammad Remyza Baihaqy (Provinsi Kalimantan Timur)
  48. Fulgentia Marianne (Provinsi Kalimantan Timur)
  49. Kurnia Isa Adolfo Onibala (Provinsi Sulawesi Utara)
  50. Kenny Feren Kambey (Provinsi Sulawesi Utara)
  51. Ariel Derio Permana (Provinsi Sulawesi Barat)
  52. Dhara Banjarani (Provinsi Sulawesi Barat)
  53. Yusril Mahendrata Sofyan (Provinsi Sulawesi Tengah)
  54. Faine Amanda Dwi Vania (Provinsi Sulawesi Tengah)
  55. Arnold Steven Sinaga (Provinsi Sulawesi Tenggara)
  56. Divani Alifia Siswanto (Provinsi Sulawesi Tenggara)
  57. Muhammad Azwar (Provinsi Sulawesi Selatan)
  58. Bintang (Provinsi Sulawesi Selatan)
  59. Mohamad Ziad Lahay (Provinsi Gorontalo)
  60. Ade Jullistry Damopolii (Provinsi Gorontalo)
  61. Aldy Hadparo Tualeka (Provinsi Maluku)
  62. Maria Stella Sainyakit (Provinsi Maluku)
  63. Muhammad Assyaibani Abusama (Provinsi Maluku Utara)
  64. Aiswa Djien Pandey (Provinsi Maluku Utara)
  65. Abdul Rohman Rumagesan (Provinsi Papua Barat)
  66. Carrolaen Domenique Cordias Dimara (Provinsi Papua Barat)
  67. James Valentino Yoku (Provinsi Papua)
  68. Svetlana Giovanny Tukayo (Provinsi Papua)
Baca Juga  Upaya Pemerintah Tingkatkan Performa Pengelolaan Keuangan Negara yang Inklusif

Sementara itu, keempat calon Komandan Upacara yang turut mengikuti pengukuhan kali ini adalah:

  1. Kombes Pol. Hari Purnomo, S.I.K., S.H. (Kasubditkomsatpam/Polsus Ditbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri);
  2. Kolonel Pnb. Agni Prayogo (Danwing 4 Lanud ATS);
  3. Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, S.Sos (Dan Pusdikpel Kodiklatal);
  4. Kolonel Inf. Donny Pramono, S.E. (Dangrup-3/Sandhi Yudha Kopassus).

Sedangkan calon Perwira Upacara yang juga turut serta adalah Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P (Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta).

Turut hadir dalam upacara pengukuhan Paskibraka 2022 tersebut adalah Ibu Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Ma’ruf Amin, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Kukuhkan Paskibraka Bali 2022

Published

on

By

gubernur
Gubernur Bali Wayan Koster foto bersama usai mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2022. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2022 di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali,  Senin (Soma Pon Matal) 15 Agustus 2022.

Upacara pengukuhan diawali dengan kumandang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan penghormatan pasukan kepada Gubernur Koster yang bertindak selaku pembina upacara. Berikutnya, laporan pemimpin upacara yang disusul mengheningkan cipta dan pembacaan kata pengantar pengukuhan calon Paskibraka lanjut pengucapan ikrar Dharma Mulia Putra Indonesia.

Suasana pengukuhan terasa makin khidmat saat prosesi mencium Sang Merah Putih oleh pemimpin upacara Sangging Juni Artawan, duta Kabupaten Bangli. Lagu ‘Bagimu Negeri’ berkumandang saat prosesi mencium Sang Merah Putih yang dilanjutkan dengan pengukuhan oleh Gubernur Koster.

gubernur
Gubernur Bali Wayan Koster saat mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Provinsi Bali 2022. (Foto: Ist)

Pengukuhan ditandai dengan pemasangan lencana kehormatan dan kendit oleh Gubernur Koster kepada perwakilan Paskibraka Bali. Upacara pengukuhan ditutup dengan kumandang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan diikuti pemberian ucapan selamat kepada Paskibraka Bali 2022 oleh Gubernur Koster dan jajaran Forkopimda yang hadir. Upacara pengukuhan diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

Pembina Paskibraka Provinsi Bali I Wayan Darma Sasmara, S.Sos. menyampaikan, tahun ini Paskibraka yang dikukuhkan belum lengkap karena hanya terdiri dari pasukan 17 dan 8. Hal ini menyesuaikan dengan anggaran yang saat dirancang masih dalam suasana pandemi Covid-19. Kendati jumlahnya belum komplit, namun tetap patut disyukuri karena Paskibraka tahun ini lebih lengkap dari dua tahun sebelumnya. Dimana, pada tahun 2020 tak ada pemilihan Paskibraka dan saat itu pengibaran bendera dilaksanakan oleh Purna-Paskibraka. Sedangkan pada tahun 2021, pasukan pengibar bendera hanya berjumlah 10 orang. 

Wayan Darma menambahkan, Paskibraka Provinsi Bali tahun ini direkrut tiap Kabupaten/Kota. Masing-masing Kabupaten/Kota mengirim 8 orang perwakilan yang selanjutnya melewati proses seleksi hingga ditetapkan 25 orang calon Paskibraka Bali Tahun 2022. Selain itu, tim provinsi juga menyeleksi Duta Bali untuk bergabung dalam Paskibraka Nasional. Dua orang yang terpilih yaitu I Kadek Kemala Permana Putra dari SMAN 2 Amlapura dan Ni Ketut Pande Suastini dari SMKN 1 Manggis. Keduanya telah mengikuti pemusatan pelatihan di Jakarta sejak 15 Juli 2022 lalu.

Baca Juga  Presiden Jokowi: Butuh Kolaborasi dalam Pembangunan Bangsa

Sementara 25 siswa yang tergabung dalam calon Paskibraka Bali 2022 mengikuti pemusatan pelatihan di Hotel Ganandra Denpasar sejak 5 Agustus 2022 lalu. Setelah prosesi pengukuhan, 25 putra putri terbaik duta Kabupaten/Kota se-Bali ini resmi menyandang gelar sebagai Paskibraka Bali Tahun 2022 yang akan melaksanakan tugas pada prosesi pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih saat Upacara Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia, 17 Agustus 2022 mendatang.

Untuk prosesi pengibaran dan penurunan bendera telah ditetapkan dua orang pembawa baki yaitu I Gusti Ayu Agung Rai Arnila (SMAN 2 Negara) dan I Gusti Agung Radha Paramitha (SMAN 1 Denpasar). Sedangkan mereka yang terpilih sebagai pengerek bendera adalah I Komang Putera Yasa (SMAN 2 Manggis), I Made Mahadi Putra Sarjana (SMAN 1 Kuta Utara), I Komang Agus Krisna Nanta (Saraswati), I Made Ananta Nadha (SMAN 9 Denpasar) I Gede Bagus Saka Sinatrya (SMAN 1 Denpasar) dan I Made Ananda Dwi Pranata (SMAN 1 Payangan Gianyar). (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi TP PKK Denpasar dan Bank Indonesia Perwakilan Bali Dukung Gerakan Nasional PIP

Published

on

By

TP PKK
TP PKK Kota Denpasar saat melakukan audiensi dengan BI pada Senin (15/8), di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Bank Indonesia  (BI) kini tengah gencar menyuarakan Gerakan Nasional (Gernas) Penanganan Inflasi Pangan (PIP). Gerakan ini nantinya diharapkan secara masif akan menyentuh segala lapisan masyarakat. Salah satu upayanya adalah dalam bentuk sinergitas Gernas PIP yang akan merangkul TP PKK Kota Denpasar.

Menurut rencana, sinergitas ini akan diwujudkan dalam bentuk penyerahan lebih dari 8000 bibit cabe dari BI kepada TP PKK Kota Denpasar, di mana gerakan ini juga bisa dijadikan sebagai penguatan pangan keluarga.

Hal ini dibahas dalam audensi antara BI dengan TP PKK Kota Denpasar pada Senin (15/8), di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar.

Hadir saat audensi itu, Istri Wakil Walikota Denpasar yang juga Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Koordinaator Bidang IV TP PKK Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widyani Wiradana, dan Sekertaris TP PKK Kota Denpasar Nyoman Sri Utari.

Sementara dari pihak BI hadir dalam kesempatan itu Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Gusti Agung Diah Utari, Deputi Direktur Provinsi Bali Donny H. Heatubun dan Asisten Analis Kantor Perwakilan Provinsi Bali Putu Juana Wiraatmaja.

Menurut Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Gusti Agung Diah Utari, Gernas PIP ini diluncurkan oleh BI pada 10 Agustus 2022.

“Salah satu bentuk mendukung Gernas PIP ini adalah kami ingin bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk dapat bersama- sama menggiatkan gerakan ini, tidak terkecuali di level masyakarat terkecil yakni keluarga. Maka kami yakini dengan menggandeng TP PKK, semua elemen masyarakat dapat tersentuh dengan Gernas PIP ini,” tutur Diah Utari.

Diah Utari menambahkan, kegiatan pemberian bibit cabe ini nantinya akan menyasar 9 Kabupaten / kota di Bali.

Baca Juga  Upaya Pemerintah Tingkatkan Performa Pengelolaan Keuangan Negara yang Inklusif

“Selain Kota Denpasar, kami akan juga akan bersinergi dengan Kabupaten lainnya di Bali, sehingga Gernas PIP melalui ketahanan pangan akan tercapai,” imbuhnya.

Sementara Istri Wakil Walikota sekaligus Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyambut baik rencana sinergitas dalam bentuk pemberian bibit cabe itu.

“Cabe adalah salah satu komoditi pangan yang harganya sering mengalami kenaikan. Maka dengan rencana pemberian bibit cabe ini tentunya akan menjadi salah satu langkah nyata dalam hal ketahanan pangan bagi masyarakat,” ujar Ny. Ayu Kristi.

Ketua Koordinaator Bidang IV TP PKK Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menambahkan, pihak TP PKK Kota Denpasar akan mendukung kegiatan ini karena di dalam program kerja PKK ada poin berkaitan dengan ketahanan pangan baik keluarga maupun masyarakat.

“Nantinya bibit cabe ini akan kami distribusikan kepada lokus yang ada di 4 kecamatan di Denpasar agar langkah ketahanan pangan bisa merata di seluruh TP PKK di Kota Denpasar,” ungkap Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Lanjutkan Membaca