Friday, 14 June 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KESEHATAN

Sinergi RS Bhayangkara dan Pemkot Denpasar, Gelar Bakti Kesehatan

BALIILU Tayang

:

bakti kesehatan pemkot denpasar
BAKTI KESEHATAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan mengunjungi stand pelayanan kesehatan pada acara Bakti Kesehatan, Minggu (9/6) dipusatkan di Banjar Yang Batu Kauh, Desa Dangin Puri Klod, Denpasar Timur. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Peringati Hari Ulang Tahun ke-78 Bhayangkara, Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar bersinergi dengan Pemkot Denpasar menggelar Bakti Kesehatan, Minggu (9/6) dipusatkan di Banjar Yang Batu Kauh, Desa Dangin Puri Klod, Denpasar Timur.

Bakti Kesehatan kali ini difokuskan pada screening serta penyuluhan terkait stunting. Selain itu juga terdapat pelayanan pemeriksaan untuk lansia yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam kegiatan ini, terlihat dari banyaknya masyarakat mengantri sejak pagi walaupun sedang turun hujan.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan mengunjungi stand pelayanan kesehatan yang ada, serta turut membagikan secara simbolis bantuan enam paket sembako serta paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita stunting.

Di sela kegiatan mengunjungi Bakti Kesehatan ini, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik kolaborasi Polda Bali melalui Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dalam upaya membantu pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Denpasar.

Di samping itu, Pemkot Denpasar dalam kesempatan yang sama juga menyelanggarakan Posyandu secara serentak di Kota Denpasar. Hal ini dilakukan guna mengetahui data valid terkait stunting yang ada.

“Kami berterima kasih kepada  Polda Bali melalui Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dalam penyelanggaran Bakti Kesehatan saat ini, apalagi difokuskan untuk pencegahan dan penanganan stunting. Dan kita harapkan kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan, khususnya dalam menekan angka stunting di Kota Denpasar,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, dr Suriya, M. Kes, M.Biomed, Sp THT-KL, FISQua mengatakan, kegiatan ini melibatkan dokter,  serta ahli gizi untuk menscreening balita yang terkena stunting. Dari kegiatan ini nantinya akan mendapatkan tindakan sesuai kondisinya, selain itu kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui data valid jumlah balita yang terkena stunting.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Safari Kesehatan di Banjar Pulugambang Kelurahan Peguyangan

“Kita harapkan untuk ibu-ibu yang memiliki balita untuk senantiasa memperhatikan tumbuh kembang buah hatinya, dengan rutin datang ke posyandu untuk mengecek kondisi kesehatanya, untuk mendapatkan penyuluhan terkait pencegahan hingga penanganannya,” pungkasnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan

KESEHATAN

Dekatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat, Pemkot Gelar Safari Kesehatan di Wilayah Kelurahan Ubung

Published

on

By

safari kesehatan denpasar
SAFARI KESEHATAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa cek tensi saat meninjau giat Safari Kesehatan di Banjar Sari Kelurahan Ubung, Jumat (7/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan kembali menggelar Safari Kesehatan yang menyasar wilayah desa/kelurahan. Safari Kesehatan yang menyasar wilayah Kelurahan Ubung ini ditinjau Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Banjar Sari Kelurahan Ubung, Jumat (7/6).

Tidak sekadar meninjau Safari Kesehatan, Wawali Arya Wibawa juga ikut mengecek tensi dan gula darah. Ia juga menyerahkan kacamata gratis kepada warga yang sudah selesai menerima pelayanan pemeriksaan mata.

Wawali Arya Wibawa yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati serta Lurah Ubung, Dwi Karyna Paramita ini mengatakan bahwa safari kesehatan sebagai langkah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Dimana, kegiatan ini turut bersinergi dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia, JCC Bali, serta pihak terkait lainnya.

“Kami mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan program Safari Kesehatan untuk mendukung terwujudnya kesehatan masyarakat Kota Denpasar yang berkelanjutan,” ujar Arya Wibawa.

Ia menjelaskan, Pemkot Denpasar terus berupaya mengoptimalkan serta meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan Safari Kesehatan ini penting dilaksanakan guna menyasar masyarakat hingga lapisan terbawah, serta memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dimana, dalam Safari Kesehatan ini berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat.

“Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapat penyuluhan tentang kesehatan. Dengan demikian masyarakat secara tidak langsung bisa mendapatkan edukasi dalam menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati menambahkan, Safari Kesehatan kali ini turut menghadirkan pemeriksaan mata secara umum, pemeriksanan kesehtaan dan pemberian obat secara gratis, pemberian kacamata minus dan plus sesuai standar tanpa dipungut biaya, serta pelayanan fisioterapi. Dimana, tujuan kegiatan ini adalah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga  Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Dinas Kesehatan Denpasar Kembali Gelar Safari Kesehatan di Banjar Laplap Tengah

“Safari Kesehatan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai upaya promotif, preventif, dan kuratif demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Harapan kami, dengan adanya berbagai pelayanan pada Safari Kesehatan ini, masyarakat diharapkan bisa menjaga kesehatannya dan menjaga pola hidup dan pola makan,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Sosialisasi Pemuda Badung Tangguh Cegah HIV AIDS Tahun 2024

Wabup Suiasa Ajak Melangkah Bersama Membangun Badung, Tepati Janji Stop AIDS

Published

on

By

Wabup Suiasa
BUKA SOSIALISASI: Wabup Badung Ketut Suiasa yang juga selaku Ketua Pelaksana KPA Kabupaten Badung menghadiri sekaligus membuka acara Sosialisasi Pemuda Badung Tangguh Cegah HIV AIDS di Kabupaten Badung Tahun 2024 di SMA Negeri 1 Petang, Kamis (6/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang juga selaku Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung menghadiri sekaligus membuka acara Sosialisasi Pemuda Badung Tangguh Cegah HIV AIDS di Kabupaten Badung Tahun 2024, Kamis (6/6) di SMA Negeri 1 Petang. Turut hadir dalam kesempatan ini Perwakilan Dinas Kesehatan Badung, Perwakilan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Badung, Perwakilan Camat Petang, Perwakilan Perbekel Desa Petang serta para undangan lainnya.

Wabup Suiasa mengatakan, Pemuda Badung Tangguh Cegah HIV AIDS merupakan program inovasi aksi aktual yang digerakkan di kalangan generasi muda/anak- anak SMA untuk dapat mencapai Badung from Hero to Zero untuk mengakhiri epidemi penyebaran HIV AIDS. Maka dari itu diperlukan perhatian, komitmen dan dukungan nyata dari semua pihak utamanya dari kalangan generasi muda/anak-anak SMA dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV AIDS.

Selain itu, penyebarluasan informasi yang benar kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan peranan dari masyarakat menuju 3 Zero AIDS diantaranya yang pertama Zero New HIV Infection/Zero Infeksi Baru HIV AIDS, yang kedua Zero Aids Related Death/Zero Kematian Akibat HIV AIDS dan yang terakhir Zero Discriminat Ion/Zero Stigma atau Diskriminasi terhadap penderita HIV AIDS. Adapun cairan tubuh yang dapat menularkan HIV seperti darah, cairan kelamin dan ASI (Air Susu Ibu), serta perilaku sehari-hari di masyarakat juga bisa menularkan HIV antara lain berhubungan seks bebas (vaginal, anal, oral) tanpa pengaman (kondom), bertukar jarum suntik yang tidak disterilkan pada pengguna narkoba, penerima transfusi darah dari donor darah HIV + dan dari ibu yang HIV + pada saat melahirkan dan menyusui (ASI).

Baca Juga  Denpasar Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Melalui Safari Kesehatan

“Mudah-mudahan melalui acara sosialisasi ini dapat berkontribusi dalam upaya mengatasi berbagai persoalan serius sehingga dapat menyelamatkan Kabupaten Badung dari ancaman HIV AIDS dan dapat dijadikan sebagai momentum untuk mempercepat pencegahan HIV AIDS di Kabupaten Badung serta melalui komitmen pada tingkat lokal dan sebagai upaya penguatan kesadaran kolaborasi pengembangan inovasi kemandirian masyarakat dalam mencegah infeksi dan penularan HIV AIDS,” ucap Suiasa.

Lebih lanjut dapat dikatakan HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang termasuk famili retroviridae yang dapat menginfeksi sel limfosit dan menyebabkan penurunan kekebalan tubuh dan untuk pencegahan HIV/AIDS diharapkan saling setia terhadap pasangan, hindari berganti-ganti pasangan, hindari penggunaan narkoba terutama melalui jarum suntik dan edukasi HIV yang benar mengenai cara penularan, pencegahan, dan pengobatannya, dapat membantu mencegah penularan HIV di masyarakat.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Petang I Wayan Sutika, menyampaikan banyak terima kasih dan selamat datang kepada Bapak Wakil Bupati serta undangan lainnya di SMA Negeri 1 Petang yang merupakan SMA paling utara di ujung gumi keris Kabupaten Badung. SMA ini berdiri pada tahun 1989 dan tanggal 11 yang akan datang 2024 ini akan merayakan hari jadi yang ke-35 tahun. Adapun siswa yang bersekolah di SMA ini 729 siswa yang terbagi menjadi 23 kelas diantaranya kelas 10 ada 6 kelas belajar, kelas 11 ada 8 kelas belajar dan 12 ada 9 kelas belajar. Untuk tenaga pengajar diasuh oleh 60 guru dan 30 tenaga pendidikan dan fasilitas ruang belajar di SMA ini sudah relatif memadai ada ruang IPA, Fisika, Biologi dan juga dilengkapi ruang perpustakaan, kegiatannya juga ada ekstrakurikuler dan lainnya sebagainya,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polsek Kuta Gelar Aksi Bersih Pantai Kedonganan
Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Kencing Manis, Ancaman di Tengah Masyarakat Modern

Published

on

By

Ni Made Nova Andari Kluniari bahas kencing manis
NARASUMBER: dr. Ni Made Nova Andari Kluniari, dokter spesialis penyakit dalam saat jadi narasumber Podcast B-Kom pada Selasa (7/5/2024). (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Berbicara tentang kesehatan di tengah masyarakat modern, tentu banyak penyakit yang diakibatkan oleh pola hidup yang kurang memperhatikan kesehatan akibat kesibukan sehari-hari. Salah satunya adalah penyakit diabetes melitus, atau lebih dikenal dengan kencing manis.

Ni Made Nova Andari Kluniari, dokter spesialis penyakit dalam yang saat ini bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng sebagai dokter klinis dari bidang penyakit dalam, menjelaskan dengan rinci tentang diabetes melitus atau kencing manis dan kiat untuk mencegahnya, dalam Podcast B-Kom pada Selasa (7/5/2024).

Menurut Nova, penyakit diabetes mellitus atau yang lebih dikenal di masyarakat sebagai penyakit kencing manis ini merupakan suatu penyakit dengan tanda kelebihan zat atau kadar gula darah di dalam tubuh. Secara epidemiologi atau secara pemerataannya di dunia ini, pengidap diabetes atau kencing manis ini sangat tinggi.

“Jadi, kenapa kita penting sekali untuk mengetahui tentang diabetes ini? Karena sekarang kan makanan kita itu banyak yang mengandung gula, ya, jadi asupan gulanya tinggi sekali,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini banyak teknologi yang kita gunakan dalam bekerja, yang membuat manusia menjadi jarang bergerak dan mengharuskan manusia duduk dalam jangka waktu lama. Oleh karena itulah angka diabetes ini terus meningkat sepanjang tahun.

“Sedentary lifestyle seperti tadi yang saya bilang, kurangnya aktivitas fisik, juga membuat kita bisa terkena diabetes, selain genetik, ya,” jelasnya.

Terkait gejalanya, dr. Nova menjelaskan terdapat mengenal 4P, yaitu, polidipsi (haus berlebihan), poliuri (buang air kecil berlebihan), polifagia (lapar berlebihan), dan penurunan berat badan. Ia mengatakan apabila gejala tersebut muncul, maka sebetulnya diabetes sudah lama mengidap di tubuh akibat pola hidup yang salah.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Safari Kesehatan di Banjar Pulugambang Kelurahan Peguyangan

Nova menjelaskan, mencegah diabetes dapat dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, rutin berolahraga membantu menjaga keseimbangan glukosa dalam darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Kedua, menjaga berat badan tetap ideal sangat penting karena obesitas dapat meningkatkan risiko diabetes. Ketiga, menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan rendah gula dan karbohidrat kompleks dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Keempat, melakukan pengecekan gula darah secara berkala penting untuk mendeteksi potensi diabetes sedini mungkin. Kelima, mengelola stres dapat membantu mengurangi risiko diabetes karena stres dapat mempengaruhi kadar gula darah. Terakhir, menghentikan kebiasaan merokok juga penting karena merokok dapat meningkatkan risiko diabetes dan komplikasi kesehatan lainnya.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, seseorang dapat mengurangi risiko terkena diabetes dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca