Connect with us

NEWS

Sopir Pabrik Es Gantung Diri, Sempat Mengeluhkan Sakit Batuk

BALIILU Tayang

:

de
Sopir pabrik es Akfi berinisial Her laki-laki yang ditemukan gantung diri, Selasa (12/1-2021) dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil ambulance BPBD Kota Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Sopir pabrik es Akfi berinisial Her laki-laki ditemukan gantung diri, Selasa (12/1-2021) sekitar pukul 09.30 Wita di Jalan Bypas Ngurah Rai, tepatnya di Mes Pabrik Es Akfi Pedungan Denpasar Selatan. Korban Her asal Cilacap yang lahir 5 Februari 1948 ini ditemukan gantung diri dalam kondisi tak bernyawa oleh saksi Retno Handayaningrum yang juga rekan kerja korban.

Dari informasi yang didapatkan dari Polresta Denpasar, sesuai laporan saksi Retno yang disampaikan kepada Ident Resta yang dipimpin Panit I dan Panit II Reskrim Denpasar Selatan, Retno yang tinggal di Jalan Kresek Denpasar ini melaporkan pada Selasa 12 Januari 2021, saksi akan membuat laporan kas harian. Posisi ruangan saksi berada di sebelah kamar korban.

Saat Retno melintas akan masuk ke ruangan kerjanya, ia melihat ada kursi plastik warna merah di depan kamar korban. Retno ingin melihat keadaan korban karena selama ini korban mengeluh sakit batuk. Baru sampai di depan pintu penghubung antara kamar korban dan ruang kerja Retno, saksi Retno kaget  melihat korban sudah dalam keadaan posisi tergantung di depan pintu kamar korban. Saksi kemudian memberitahukan pada rekan-rekan kerja bahwa korban telah gantung diri di kamarnya.

Sementara saksi kedua Heriyanto yang merupakan cucu dari korban menerangkan pada 12 Januari 2021 pukul 09.40 ditelpon oleh teman kantor bahwa kakeknya gantung diri di mes pabril Es Akfi. Mendapat info tersebut saksi datang ke TKP dan melihat sudah ada kursi plastik warna merah di depan pintu dan melihat kakeknya tergantung di pintu  menggunakan seutas tali plastik warna biru dengan posisi badan mengarah ke selatan, dan kaki sedikit menekuk. Karena tidak tega melihat kakeknya tergantung kemudian saksi melepas ikatan tali di  pintu lalu menidurkan di kasur. Korban sudah dalam keadaan tubuhnya kaku, dan beberapa saat kemudian datang aparat kepolisian.

Ident Resta dipimpin Panit I dan Panit II Reskrim Denpasar Selatan kemudian melakukan olah TKP. Setelah dicek alat kelamin korban mengeluarkan cairan sperma. Pihak kepolisisan juga mengamankan barang bukti. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dengan mobil ambulance BPBD Kota Denpasar. (*/gs)

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wagub Cok Ace Apresiasi Gerakan dari Komunitas Bhakti Ring Pertiwi

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menerima audiensi dari Ketua Komunitas Bhakti Ring Pertiwi (B- Riper) Desa Penebel, Tabanan Putu Parta, di ruang kerjanya, Senin (25/1).

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menerima audiensi dari Ketua Komunitas Bhakti Ring Pertiwi (B- Riper) Desa Penebel, Tabanan Putu Parta, di ruang kerjanya, Senin (25/1).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua B-Riper menyampaikan bahwasannya pihaknya secara sukarela dan ikhlas secara rutin melakukan kegiatan pembersihan sungai di desanya terutama dari sampah. Secara gotong-royong kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan sungai yang sekaligus akan berimbas pada kelestarian habitat yang ada di lingkungan sungai. Tidak hanya itu, B- Riper juga melakukan kegiatan menjaga kelestarian sawah-sawah sekitar baik dari pencemaran sampah maupun dari serangan hama tikus. “Kami melakukan kegiatan ini secara sukarela dilandasi semangat gotong-royong. Kami ingin mewujudkan lingkungan desa yang bersih, bebas sampah. Kita bekerja secara ikhlas sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk pertiwi,“ imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Cok Ace yang didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali IB Wisnuardhana menyampaikan apresiasi atas gerakan dari B-Riper ini yang secara sukarela melakukan kegiatan pembersihan sungai guna menjaga kelestarian sungai serta alam sekitar. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian kita pada lingkungan. Ke depan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya secara bersama-sama menjaga lingkungan perlu terus dilakukan dan gerakan ini bisa menjadi contoh, dengan demikian lingkungan sekitar akan terjaga kebersihan serta kelestariannya.

“Kegiatan ini sangat luar biasa, bagaimana kita melakukan sesuatu hal yang nyata untuk alam. Ini sangat sejalan dengan Sad Kerthi yang tertuang dalam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, hal-hal kecil yang berdampak besar seperti ini kita tularkan di tengah masyarakat, bersama-sama kita jaga lingkungan, “ tuturnya.

Ke depannya, Wagub Cok Ace berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan dan terbentuk sinergi yang baik antara pemerintah dan elemen masyarakat sehingga bersama-sama, bergotong-royong kita menjaga alam sehingga alam kita akan benar-benar terjaga kesucian serta kelestariannya. (gs)

Lanjutkan Membaca

NEWS

DLHK Denpasar Tertibkan 77 Pelanggar Lingkungan Selama Tahun 2020

Published

on

By

Penertiban pelanggar pembuang sampah di wilayah Kota Denpasar beberapa waktu lalu.

Denpasar, balilu.com – Sebagai upaya untuk menciptakan Kota Denpasar yang bersih, asri dan rindang, Pemkot Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terus berupaya untuk menekan pelanggar atau pencemar linkungan. Karenanya, tak segan tindakan tegas turut dilayangkan untuk memberikan efek jera.

Kabid Penataan Lingkungan DLHK Kota Denpasar Ida Ayu Indi Kosala Dewi saat dikonfirmasi Minggu (24/1) menjelaskan pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah DLHK Kota Denpasar untuk menindak pelanggar lingkungan. Hal ini semata-mata untuk mendukung terciptanya Kota Denpasar yang bersih dan asri. Selain itu juga guna mendukung Kota Denpasar yang bebas dari pencemaran.

“Kami di DLHK Kota Denpasar terus berupaya untuk mendukung terciptanya Kota Denpasar yang bersih dan asri serta terbebas dari pencemaran lingkungan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan selama tahun 2020 yang telah berlalu, DLHK Kota Denpasar turut menertibkan 77 pelanggar lingkungan. Dimana, angka ini didominasi oleh pembakaran dan pembuangan sampah sembarangan. Karenanya, atas pelanggaran yang tertuang dalam Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum ini turut dilaksanakan pembinaan dan teguran.

“Jadi untuk tahun 2020 kami menertibkan sedikitnya 77 orang pelanggar lingkungan, semuanya langsung dilaksanakan pembinaan dengan pengawasan dan teguran, hal ini mengingat adanya pandemi Covid-19, sehingga agenda pelaksanaan Sidang Tipiring dikurangi, namun di tahun 2021 ini tindakan penertiban akan terus digencarkan untuk menekan pelanggaran pencemaran lingkungan,” ujarnya.

Dayu Indi mengatakan jumlah pelanggaran lingkungan di Kota Denpasar cenderung mengalami penurunan. Hal ini tak lepas dari upaya maksimal dari Juru Pemantau lingkungan (Jumali), Satgas Lingkungan, Perbekel/Lurah, Kepala Dusun serta masyarakat yang tak henti-hentinya mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan.

“Jadi seluruh stakeholder juga secara berkelanjutan melaksanakan sosialisasi, selain itu kesadaran masyarakat juga mulai tumbuh untuk ikut andil menjaga lingkungan,” jelasnya.

Dayu Indi juga mengajak masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan pembuangan sampah. Selain itu yang terpenting adalah senantiasa menaati aturan mengenai sampah dan limbah di Kota Denpasar. Sehingga dalam pelaksanaan aktivitasnya dapat berjalan lancar dan tidak tersangkut kasus hukum.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut andil secara berkalanjutan menjaga kebersihan lingkungan, serta dalam kegiatannya senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, sehingga tidak tersangkut kasus hukum ke depanya. Untuk mengefektifkan pelayanan kami juga mengajak masyarakat untuk ikut dalam program swakelola sampah dalam mendukung terciptanya tata kelola sampah terintegrasi serta mampu mengurangi distribusi sampah ke TPA,” pungkasnya. (ags/eka)

Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Ini Pasien Sembuh Bertambah 63 Orang dan Kasus Positif Bertambah 82 Orang di Denpasar

Published

on

By

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Tren yang berfluktuatif masih mewarnai penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Pada Minggu (24/1) ibukota Provinsi Bali ini mencatatkan penambahan kasus sembuh sebanyak 63 orang dan kasus terkonfirmasi positif bertambah sebanyak 82 orang.

“Hari ini kasus sembuh bertambah sebanyak 63 orang, kasus positif bertambah 82 orang, walaupun angka kesembuhan beranjak meningkat, tren penularan yang masih terjadi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar, Minggu (24/1).

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa disadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, sementara menunda pulang kampung dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 6.705 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 5.688 orang (84,84 persen), meninggal dunia sebanyak 132 orang (1,96 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 885 orang (13,20 persen).

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (Eka)

Lanjutkan Membaca