Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa dan Sekda Adi Arnawa saat membuka Lokasabha VIII MGPSSR Kabupaten Badung di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Minggu (21/3).
Badung, baliilu.com – Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Badung menggelar Lokasabha VIII bertempat di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Minggu (21/3).
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membuka lokasabha yang mengagendakan laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2016-2021 dan pemilihan pengurus baru masa bakti 2021-2026 tersebut, dimana I Gde Eka Sudarwitha dipercaya sebagai Ketua MGPSSR Kabupaten Badung masa bhakti 2021-2026 menggantikan pengurus sebelumnya.
Hadir pula pada Lokasabha tersebut Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa, Sekda I Wayan Adi Arnawa, Forkopimda Badung, Ketua PHDI Badung Gede Rudia Adiputra, Pandita Pasek se-Badung, serta jajaran Pengurus MGPSSR Provinsi Bali dan Kabupaten Badung.
Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengharapkan pengurus baru yang terpilih akan meneruskan apa yang telah dilakukan oleh pengurus lama, sederhananya agata, watamana dan nagata (masa lalu, masa sekarang dan masa akan datang). “Yang dulu ada hal tidak baik kita tinggalkan, yang baik kita pertahankan, kita kuatkan dan kita lestarikan, yang sekarang kita lakukan dengan baik dan yang ke depan kita sempurnakan,” jelasnya.
Bupati Badung Giri Prasta
Lebih lanjut Giri Prasta berpesan agar progam kerja MGPSSR harus senantiasa mengikuti dresta dan adat istiadat yang ada di masing-masing wilayah. Untuk itu pihaknya meminta Semeton Pasek harus guyub ring semeton. “Rasa suka dan duka kita tanggung bersama dalam wujud gotong-royong. Dan itu semua akan kami implementasikan dan gerakkan melalui keluarga besar MGPSSR,” tegasnya.
Selanjutnya selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali, Giri Prasta menyampaikan akan melakukan anjangsana ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Bali untuk memastikan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota, di 57 kecamatan dan di seluruh tingkat desa dan banjar yang ada di Bali.
“Nah tujuan saya, kita akan mendata di tiap kecamatan berapa ada sulinggih, berapa ada bawati, berapa ada pemangku, berapa ada dadia dan berapa jumlah anggota MGPSSR di wilayah setempat yang akan kita simpan dalam sebuah big data. Kami ingin buktikan Semeton Pasek itu besar dan kuat. Kami akan tunjukkan itu riil adanya tidak sebatas wacana saja,” ujarnya.
Sedangkan Ketua PHDI Badung Gede Rudia Adiputra dalam sambutannya mengajak semua klan yang ada di Kabupaten Badung untuk bersatu dan bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan di Badung yang meliputi bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.
Sementara itu pasca terpilih menahkodai MGPSSR Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh Semeton Pasek yang ada di seluruh wilayah Badung atas kepercayaan yang diberikan dalam memimpin MGPSSR Kabupaten Badung.
Untuk program kerja ke depan, Eka Sudarwitha yang juga menjabat Kadis Kebudayaan Kabupaten Badung ini mengatakan akan mengajak seluruh komponen pasemetonan untuk bersatu dan bersinergi bersama Pemerintah dalam upaya-upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM masyarakat. Terlebih dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 yang telah melemahkan seluruh sendi-sendi perekonomian masyarakat.
Selanjutnya dengan sinergi dan kebersamaan diharapkan organisasi MGPSSR Kabupaten Badung dapat menjadi lembaga yang tidak eksklusif namun bergandengan tangan dengan lembaga umat dan adat dalam wadah desa adat yang mendorong dalam peningkatan kualitas yadnya dan pemahaman agama berdasarkan asas “Wasudewa Kutumbhakam” (persamaan manusia dihadapan Tuhan). (gs)
DONOR DARAH: KPU Provinsi Bali saat menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73 yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali, Jumat (6/11/2026). (Foto: bi)
Denpasar, baliilu.com – KPU Provinsi Bali menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali ini bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan tim medis UDD PMI Provinsi Bali yang diwakili oleh dokter Nyoman Sastrini. Aksi donor darah ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh jajaran KPU Provinsi Bali, KPU kabupaten/kota se-Bali, serta insan media. Tercatat sebanyak 53 orang berpartisipasi sebagai pendonor dalam kegiatan tersebut.
Kepala Bagian yang membidangi Perencanaan, Data dan Informasi, Partisipasi Masyarakat, serta Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Bali, I Wayan Gede Budiartha, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian KPU terhadap sesama. Selain memeriahkan peringatan Hari Lahir KPU ke-73, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan darah.
Menurutnya, aksi kemanusiaan seperti ini perlu terus didorong agar menjadi bagian dari budaya kepedulian dan kebersamaan, tidak hanya di lingkungan penyelenggara pemilu, tetapi juga masyarakat luas.
Sementara itu, dokter Nyoman Sastrini mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap aksi donor darah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, idealnya setiap tiga bulan sekali. Ketersediaan darah yang cukup sangat penting untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Melalui kegiatan ini, KPU Bali berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta diwujudkan melalui aksi nyata. Peringatan Hari Lahir KPU ke-73 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen KPU tidak hanya dalam melayani demokrasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi kemanusiaan. (gs/bi)
TINJAU LAHAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa saat meninjau lokasi Optimalisasi Lahan Muntig, di Banjar Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)
Karangasem, baliilu.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan nasional, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa meninjau lokasi Optimalisasi Lahan Muntig, di Banjar Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan pertanian, hasil panen, sekaligus menyerap aspirasi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Kedatangan Pangdam IX/Udayana beserta rombongan disambut Ketua Kelompok Tani Lahar Sari, I Made Jaya, di Banjar Muntig, sebelum dilanjutkan dengan peninjauan area pertanian dan dialog bersama para petani. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam melihat langsung potensi lahan serta mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi kelompok tani dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.
Ketua Kelompok Tani Lahar Sari menyampaikan bahwa lahan yang saat ini dikelola memiliki luas sekitar 30 hektare dengan anggota kurang lebih 40 kepala keluarga yang tergabung dalam satu kelompok tani. Pihaknya berharap adanya dukungan perluasan lahan dan ketersediaan sarana produksi, khususnya bibit, guna meningkatkan hasil pertanian serta memperluas pemanfaatan potensi lahan yang tersedia.
Menanggapi aspirasi tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan rencana untuk membantu pemenuhan kebutuhan bibit bagi Kelompok Tani Lahar Sari serta memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengusulan pembangunan saluran air melalui program pemerintah pusat. Selain itu, kelompok tani tersebut diketahui telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), sehingga diharapkan dapat semakin mempermudah koordinasi dan pendataan dalam mendukung program pertanian pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Lahar Sari, I Made Jaya, menyampaikan harapannya terhadap dukungan yang diberikan. “Dengan luas lahan sekitar 30 hektare dan anggota kurang lebih 40 kepala keluarga, kami berharap adanya bantuan perluasan lahan dan suplai bibit agar pengelolaan pertanian semakin optimal serta hasil panen dapat terus meningkat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa kunjungan Pangdam merupakan wujud komitmen Kodam IX/Udayana dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya mewujudkan swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di wilayah.
“Melalui pendampingan, koordinasi, dan sinergi dengan instansi terkait serta kelompok tani, Kodam IX/Udayana terus mendorong pemanfaatan potensi lahan pertanian agar lebih produktif, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” demikian tandas Kapendam. (eka/bi)
LAKSANAKAN KUNJUNGAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa saat melaksanakan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)
Karangasem, baliilu.com – Sebagai wujud dukungan penuh TNI AD terhadap program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa melaksanakan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan koperasi sekaligus mendorong percepatan operasionalnya agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Dalam peninjauan tersebut, Pangdam berdialog langsung dengan Perbekel dan perangkat Desa Tulamben untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi dalam mempersiapkan operasional KDKMP. Pangdam menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak agar dukungan pemerintah pusat dapat diwujudkan secara nyata hingga ke tingkat desa serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebelumnya, Tim Verifikasi Kodam IX/Udayana telah melaksanakan peninjauan dan verifikasi lapangan guna memastikan kesiapan KDKMP Desa Tulamben, baik dari aspek kepengurusan, keanggotaan, maupun kelengkapan administrasi. Berdasarkan hasil verifikasi, KDKMP Desa Tulamben telah memiliki struktur organisasi dan kelengkapan administrasi yang cukup memadai sebagai salah satu tahapan menuju operasional koperasi.
Pangdam berharap KDKMP Desa Tulamben dapat segera beroperasi sehingga mampu menjadi wadah pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekaligus memperluas peluang usaha di tingkat desa. “Kehadiran KDKMP harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta menggerakkan roda perekonomian lokal,” demikian penekanan Pangdam dalam kunjungan tersebut.
Kunjungan kerja tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial berupa penyerahan bingkisan sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi koperasi. Selain itu, Pangdam melaksanakan komunikasi sosial dengan warga dalam suasana penuh keakraban serta menyerahkan bantuan modal pembelian anak sapi kepada salah seorang warga, Bapak Sentana, sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan penuh TNI AD terhadap program pemerintah pusat melalui percepatan operasionalisasi KDKMP untuk memperkuat ekonomi desa. KDKMP juga diharapkan menjadi wadah pemberdayaan hasil bumi dan produk UMKM masyarakat sekitar agar dapat dipasarkan dengan harga yang pantas dan kompetitif atau lebih murah.
Lebih lanjut, KDKMP diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi produk lokal sekaligus menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga lebih terjangkau. “Melalui pendampingan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait, Kodam IX/Udayana berkomitmen mendukung optimalisasi program tersebut guna meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Kapendam. (eka/bi)