Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Suiasa Silaturahmi dengan Umat Muslim Al Hikmah Perum Dalung Permai

Ajak Tingkatkan Kesadaran Kolektif Wujudkan Kepedulian Sosial Masyarakat Universal

Loading

BALIILU Tayang

:

silaturahmi umat muslim dalung
HADIRI RAMAH TAMAH: Wabup Suiasa saat ramah tamah di Gedung Serba Guna Al Hikmah, Br. Bhuana Shanti, Perum.Dalung Permai, Kuta Utara, Senin (17/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Atas nama pemerintah, Wabup Suiasa mengatakan bahwa dengan melaksanakan acara qurban saat hari raya Idul Adha 1445 H/2024 dapat diambil hikmahnya yakni menjalin dan menjaga silaturahmi antarumat beragama baik secara vertikal dan horizontal. Artinya secara vertikal peduli kepada sang pencipta dan secara horizontal peduli terhadap sesama.

“Mewakili Bapak Bupati saya sampaikan terima kasih, merasa bangga dan bahagia kita bertemu hari ini dapat bersilaturahmi bersama karena salah satu hikmah manfaat dari pelaksanaan Idul Adha, hari kurban ini kita pergunakan momentum untuk memperkuat silaturahim kita,” ujar Wabup saat ramah tamah di Gedung Serba Guna Al Hikmah, Br. Bhuana Shanti, Perum.Dalung Permai, Kuta Utara, Senin (17/6).

Sebagai bentuk dukungan Wabup Suiasa memberikan dana bantuan pribadi sebesar Rp 4 juta kepada pihak panitia yang dihadiri pula oleh Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana, Kapolsek Kuta Utara AKP Muhammad Rizky Fernandez, Perwakilan Lurah Kerobokan, Perbekel Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, 11 Kelian Banjar di Perum Dalung Permai, tokoh masyarakat beserta Umat Muslim.

Menurut Wabup mengimplikasikan serta mewujudkan nilai dari makna qurban itu sendiri yaitu mengingatkan, mendekatkan, menyadarkan kita untuk selalu ingat dan meningkatkan pendekatan diri  kepada Tuhan dan sesama di lingkungan bermasyarakat. Dan juga hari raya Idul Adha ini sebagai momentum menumbuhkembangkan rasa kepedulian sosial yang berkesinambungan kepada fakir miskin, keluarga kurang mampu sehingga masyarakat luas lainnya.

“Hari raya Idul Adha ini hak murni seribu persen milik saudara umat Muslim tetapi nilai dari makna Idul Adha itu sendiri milik semua orang secara universal dengan manfaat dari makna mengingatkan kesadaran kolektif kita mewujudkan kepedulian sosial yang harus digerakkan secara kolektif juga  bersama- sama dimana pun kapan pun dan dengan siapa pun itu, saya rasa nilai-nilai penting yang kita harus kita amalkan,” pungkas Wabup Suiasa.

Baca Juga  Wabup Suiasa Sosialisasikan Pemuda Badung Tangguh Cegah HIV AIDS di SMAN 2 Abiansemal

Sementara itu Ketua Yayasan AL Hikmah Perum Dalung Permai Perry Efrizal mengatakan bahwa di hari raya Idul Adha 1445 H Tahun 2024 sebagaimana umat muslim lainnya rutin melaksanakan pemotongan qurban yang akan dibagikan kepada yang membutuhkan dan warga.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Bupati Badung yang hari ini dihadiri oleh bapak Wakil Bupati, rasa haru dan bangga saya bersama-sama berkumpul, bersilaturahmi di tempat sederhana ini. Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan pemerintah hingga saat ini,” ucapnya.

Disampaikan juga bahwa Yayasan Al Hikmah tahun ini akan memotong hewan qurban sejumlah 5 ekor sapi dan 70 ekor kambing yang akan dibagikan kepada warga khususnya jamaat.

Sebelum dibagikan ke warga dan jamaah daging hewan qurban tersebut dipastikan telah dilaksanakan antemortem yaitu pemeriksaan kesehatan hewan potong sebelum disembelih, yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

BPBD Gianyar Tangani Longsor di Jalur Jasan-Timbul, Akses Jalan Kembali Terbuka

Published

on

By

BPBD Gianyar
TANGANI BENCANA: BPBD Gianyar saat menangani kejadian bencana tanah longsor yang disertai tumbangnya serumpun bambu di jalur Jasan–Timbul, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, pada Selasa (13/1/2026) malam. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar bergerak cepat menangani kejadian bencana tanah longsor yang disertai tumbangnya serumpun bambu di jalur Jasan–Timbul, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, pada Selasa (13/1/2026) malam.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 20.30 Wita dan mengakibatkan material tanah serta bambu menutup badan jalan, sehingga menghambat akses lalu lintas dan menimpa satu unit kendaraan roda empat.

BPBD Kabupaten Gianyar bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor segera melakukan penanganan di lokasi kejadian mulai pukul 21.30 WITA hingga 01.30 Wita atau selama kurang lebih empat jam. Penanganan melibatkan unsur BPBD Gianyar, Bimas dan Babinsa Desa Sebatu, serta PUPR Kabupaten Gianyar.

“Hingga penanganan tahap awal selesai, progres pembersihan material longsor telah mencapai sekitar 60 persen. Akses jalan sudah dapat dilalui dan kendaraan yang terdampak berhasil dievakuasi. Sementara itu, proses lanjutan akan dilaksanakan oleh PUPR Kabupaten Gianyar untuk memastikan kondisi jalan aman dan normal sepenuhnya,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Presasta.

Dalam kejadian tersebut, dilaporkan kerusakan sedang pada satu unit mobil jenis Karimun. Korban yang merupakan Kelihan Dusun Tegal Payang, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.

Lebih lanjut Ngurah Dibya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor, terutama pada malam hari dan saat kondisi cuaca kurang bersahabat. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana di lingkungan sekitar melalui call center 112 Gianyar.

“Tetap waspada terhadap kondisi cuaca exstrim, hindari berkendara pada jalur rawan longsor terlebih pada malam hari. Bila menemukan kondisi darurat silahkan hubungi call center 112 Gianyar,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pengukuhan dan Pelantikan Kepengurusan DPC IWAPI Badung

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Komisi III Dukung Peningkatan Kesejahteraan Hakim Ad-Hoc

Published

on

By

Hakim Ad-Hoc Indonesia
RDPU: Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Forum Solidaritas Hakim Ad-Hoc Indonesia di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta pada Rabu (14/1/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Komisi III DPR RI memberikan dukungan kuat terhadap aspirasi yang disampaikan oleh Forum Solidaritas Hakim Ad-Hoc Indonesia dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Rabu (14/1/2026). Diketahui, Rapat tersebut membahas aspirasi para hakim ad-hoc terkait perlunya perubahan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2013 juncto Perpres Nomor 42 Tahun 2023 tentang hak keuangan dan fasilitas hakim ad-hoc.

Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, menyampaikan bahwa DPR memahami posisi strategis hakim ad-hoc dalam sistem peradilan. Menurutnya, kehadiran hakim ad-hoc bersifat imperatif karena tanpa mereka, persidangan tertentu tidak dapat berjalan. Oleh karenanya, ia memandang perlunya dukungan terhadap kesejahteraan para hakim Ad-Hoc.

“Karena peran hakim ad-hoc sangat menentukan, negara wajib memberikan jaminan perlindungan dan pemenuhan hak secara adil agar mereka dapat menjalankan tugas tanpa risiko,” ujar Wayan dalam Rapat yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.

Dalam kesimpulan rapat, Komisi III pun meminta pemerintah melalui kementerian terkait bersama Mahkamah Agung RI untuk melakukan evaluasi dan kajian menyeluruh terhadap Perpres Nomor 5 Tahun 2013 juncto Perpres Nomor 42 Tahun 2023. Evaluasi tersebut secara khusus menyasar penyesuaian hak dan fasilitas hakim ad-hoc, seperti tunjangan kemahalan, tunjangan keluarga, tunjangan beras, jaminan kesehatan, serta hak non-gaji lainnya.

Selain itu, Komisi III juga meminta Mahkamah Agung memberikan perlindungan kepada hakim ad-hoc yang menyampaikan aspirasi, selama dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami juga sembari mengimbau agar perjuangan aspirasi tetap dilakukan secara proporsional dan tidak sampai mengganggu jalannya persidangan,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua Umum IPSI Bali Ketut Suiasa Hadiri Pembukaan Kejuaraan Perisai Diri Open Turnamen Se-Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Seminar Bedah Buku Sistem Pengobatan Tradisional Berbasis Aksara Bali di IAHN-MK

Perkuat Perspektif Kesehatan Holistik Berlandaskan Kearifan Lokal

Loading

Published

on

By

Pengobatan Tradisional bali
BEDAH BUKU: Seminar Bedah Buku Sistem Pengobatan Tradisional Berbasis Aksara Bali yang berlangsung di aula rektorat Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IAHN-MK) Singaraja pada Rabu (14/1). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Seminar Bedah Buku Sistem Pengobatan Tradisional Berbasis Aksara Bali menjadi ruang dialog untuk memperkuat pemahaman mengenai kesehatan holistik yang berpijak pada kearifan lokal Bali. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pemerintah provinsi, akademisi, tokoh budaya, serta pemerhati kesehatan yang dilaksanakan di aula rektorat Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IAHN-MK) Singaraja pada Rabu (14/1).

Bupati Buleleng yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Drs. I Nyoman Wisandika menekankan bahwa kesehatan harus dipahami secara menyeluruh.

“Berbicara mengenai kehidupan kesehatan individu, tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik saja, tetapi juga menyangkut kesehatan mental, emosional, sosial, dan spiritual,” ujarnya.

Lebih lanjut Wisandika menyampaikan bahwa konsep Tri Hita Karana menjadi landasan penting dalam membangun kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Bali.

“Menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan merupakan kunci untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan individu maupun masyarakat,” kutipnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten juga mengapresiasi penyelenggaraan seminar bedah buku ini sebagai ruang untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan sistem pengobatan tradisional Bali dalam kerangka pelayanan kesehatan yang profesional.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. I Nengah Duija, M.Si. turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Seminar bedah buku ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai budaya dan spiritual yang terkandung dalam sistem pengobatan tradisional Bali, khususnya yang berbasis aksara dan sastra Bali,” pungkasnya.

Ia menambahkan bahwa usada Bali sebagai warisan pengetahuan leluhur memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan seiring dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka Lomba Karaoke Tingkat Lurah/Desa Se-Badung

Sementara itu, Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali yakni Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes turut menegaskan pentingnya pendekatan kesehatan yang berakar pada kearifan lokal.

“Pendekatan kesehatan berbasis budaya lokal sejalan dengan upaya membangun sistem kesehatan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, forum seperti seminar bedah buku ini menjadi ruang penting untuk mempererat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan sistem pengobatan tradisional Bali yang adaptif dan profesional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca