Monday, 5 December 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sukeskan KTT G20, PLN Siapkan Tambahan 60 Unit SPKLU Ultra Fast Charging

BALIILU Tayang

:

eka
TAMBAH SPKLU: PLN siap memberikan dukungan untuk menyukseskan KTT G20 dengan menambah jumlah infrastruktur SPKLU Ultra Fast Charging hingga 60 unit. (Foto : Ist)

PLN siap memberikan dukungan untuk menyukseskan KTT G20 dengan menambah jumlah infrastruktur SPKLU Ultra Fast Charging hingga 60 unit._

Badung, baliilu.com – PT PLN (Persero) akan membangun tambahan 60 unit Stasiun Pengisian Kendararaan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging untuk memastikan infrastruktur kendaraan listrik dapat tersedia untuk mendukung suksesnya gelaran Internasional KTT G20. PLN memperkirakan terdapat 656 unit kendaraan listrik akan mengaspal di Jalanan Bali sebagai pendukung mobilisasi para Delegasi KTT G20 yang membutuhkan kecepatan dalam pengisian daya ulang.

Saat menerima kunjungan kerja Kementerian Sekretaris Negara, Kamis (10/03) di lokasi pembangunan SPKLU di area milik ITDC, Direktur Regional Jawa Madura dan Bali, Haryanto WS mengatakan bahwa saat ini PLN tengah membangun 21 unit SPKLU Fast Charging di Bali yang saat ini telah mencapai  31,67 persen.

“Namun untuk mengantisipasi kebutuhan dan menghindari masa tunggu kendaraan saat pengisian ulang daya, kami akan menambah jumlah unit SPKLU serta home charging,” terangnya.

Haryanto juga menjelaskan bahwa SPKLU Ultra Fast Charging ini akan ditempatkan di beberapa shelter antara lain 28 unit akan terpasang di area parkir Hotel Apurva Kempinski, 18 unit di area parkir ITDC dan 14 unit di area parkir Hutan Mangrove Tahura.

“Kami menargetkan pembangunan SPKLU Ultra Fast Charging ini dapat rampung pada Agustus 2022 mendatang,” kata Haryanto.

Peninjauan dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama,  turut hadir mendampingi, Deputi Bidang Koordinator Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan, Sekretaris Kementerian BUMN, Perwakilan ITDC, dan Perwakilan Apurva Kempinski Hotel serta General Manager PLN UID Bali.

Baca Juga  Kunjungi PLN E-Mobility Day, Rasakan Sensasi Gunakan Kendaraan Listrik

Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan infrastruktur SPKLU untuk mendukung pergelaran KTT G20 mendatang yang saat ini sedang dibangun di Sentral Parkir ITDC Nusa Dua, The Apurva Kempinski dan di Hutan Mangrove Tahura. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan

NEWS

Menko Marves Buka AISF 6th Senior Official Meeting, Polda Bali Perketat Pengamanan

Published

on

By

Menko Marves
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan. (Foto : ist)

Nusa Dua, Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengamankan event Achipelagic Island State Forum (AISF) 6th Senior Official Meeting yang dibuka langsung Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Polda Bali memperketat penjagaan pintu masuk kegiatan yang dilaksanakan di Bali International Convention Center (BICC), Senin(5/12/2022).

Penjagaan pintu masuk dilaksanakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan 6th Senior Official Meeting. “Polda Bali memperketat penjagaan pintu masuk area kegiatan  6th Senior Official Meeting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para delegasi, serta untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang masuk ke dalam area kegiatan,” terang Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu S.I.K.,M.Si.

Menurut Kombes Pol Satake Bayu  dalam pengamanan pintu masuk kegiatan ini Polda Bali menerjukan personel berpakaian preman dengan menggunakan batik dan jas. “Ini merupakan bentuk komitmen Polda Bali dalam mengamankan seluruh Event Internasional yang dilaksanakan di Pulau Dewata agar berjalan aman dan lancar,” tandasnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Baca Juga  PLN Grup Tawarkan Kerja Sama Investasi Pengembangan 2 PLTS Terapung
Lanjutkan Membaca

NEWS

KUI Unud Gelar ‘’2nd International Education & Culture Festival’’

Published

on

By

kui
KUI Unud saat menyelenggarakan 2nd International Education & Culture Festival, yang berlangsung di Aula Nusantara Kampus Unud Sudirman Denpasar, pada Senin (5/12/2022). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Urusan Internasional Universitas Udayana (KUI Unud) menyelenggarakan 2nd International Education & Culture Festival, dengan tema Study Abroad Seminar and Education Exhibition yang berlangsung di Aula Nusantara Kampus Unud Sudirman Denpasar, pada Senin (5/12/2022).

Education Exhibition ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 5-6 Desember 2022 dan menghadirkan perwakilan dari Australian Consulate General, Consulate General of Japan, Consulate General of India, Embassy of Malaysia, International Korea Culture and Study, British Council, Tourism Confucius Institute Unud, Naresy International Educational Centre, Indonesia Britain Education Centre, dan Education USA. 

unud
Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes. (Foto: ist)

Rektor Universitas Udayana yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes menyampaikan bahwa Study Abroad Seminar ini merupakan salah satu rangkaian acara International Education and Cultural Festival yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional Universitas Udayana. Kegiatan ini juga merupakan kolaborasi antara KUI dengan para partner dari beberapa Konsulat Jenderal yang ada di Bali dan juga instansi  pendidikan, khususnya terkait pendidikan di luar negeri.

Belajar di luar negeri merupakan impian dari banyak siswa, sehingga seminar mengenai pengetahuan tentang beasiswa dan sistem pendidikan di luar negeri merupakan hal yang sangat menarik untuk dilaksankan. Karena sebelum memulai untuk studi di luar negeri, tentu banyak hal yang harus dipersiapkan oleh mahasiswa itu sendiri. Tinggal di negara baru dalam kurun waktu yang lama tentu akan membawa tantangan tersendiri bagi para mahasiswa karena mereka dituntut untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Wakil Rektor memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan study abroad seminar yang sangat positif dan tentunya bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Baca Juga  Tingkatkan Keandalan dan Pemerataan Kelistrikan pada 2021, PLN Investasi Rp 87,7 Triliun
kui
Koordinator KUI Dr. Eng. Ni Nyoman Pujianiki, ST.,MT.,M.Eng (Foto: ist)

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator KUI Dr. Eng. Ni Nyoman Pujianiki, ST.,MT.,M.Eng menyampaikan bahwa kegiatan International Education & Culture Festival ini akan berlangsung dalam dua hari, di tanggal 5 Desember dilaksanakan rangkaian Seminar Internasional dan pada tanggal 6 Desember dilaksanakan Culture Festival yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Konjen yang ada di Denpasar.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pendidikan sejalan dengan program pemerintah dalam bidang MBKM. Peserta yang hadir diperkirakan lebih dari 1.000 peserta, selain dari kalangan mahasiswa juga dari SMA yang ada di Denpasar. Harapannya kepada peserta yang hadir pada kegiatan ini  untuk mendapatkan informasi bagaimana studi atau melanjutkan studi di luar negeri. Khususnya kepada mahasiswa diharapkan agar aktif bertanya pada stand-stand perwakilan negara yang hadir dalam kegiatan ini. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5213-Kantor-Urusan-Internasional-Unud-Gelar-2nd-International-Education-Culture-Festival-Study-Abroad-Seminar-and-Education-Exhibition-.html (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

BRIDA Provinsi Bali Gelar Deseminasi Hasil Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat

Petakan Potensi Desa Adat

Published

on

By

BRIDA
BRIDA Provinsi Bali saat menggelar Deseminasi Hasil Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat, Senin (05/12). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat adalah salah satu program prioritas dalam mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Berencana Menuju Bali Era Baru yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno : Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian  alam Kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan  terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat dilakukan bertujuan untuk mengetahui tersedianya sistem dan data base sumber daya desa adat, tersedianya data terpadu desa adat yang menyeluruh meliputi parahyangan, pawongan dan palemahan sekaligus memudahkan pengambilan kebijakan untuk pengembangan potensi desa adat serta langkah-langkah strategis untuk pembangunan desa adat ke depan dengan lokasi sasaran di 1.493 desa adat di seluruh Kabupaten/ Kota se-Bali.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica mengatakan, Bali Era Baru adalah suatu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru, yakni Bali yang kawista, Bali kang tata-titi tenteram kerta raharja, gemah ripah lohjinawi, yakni tatanan kehidupan holistik yang meliputi tiga (3) dimensi utama, yakni bisa menjaga keseimbangan alam, krama dan kebudayaan Bali, genuine Bali. Mampu memenuhi kebutuhan, harapan dan aspirasi krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan, dan yang terpenting adalah memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tataran lokal, nasional dan global yang akan berdampak secara positif maupun negatif terhadap kondisi di masa yang akan datang (management resiko).

Baca Juga  Polda Bali Laksanakan Apel Gelar Kesiapan Ops Gapura Agung VII 2022
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica. (Foto : eka)

Ditambahkan Ketut Wica, bahwa visi menuju Bali Era Baru diwujudkan dengan menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali yang mencakup tiga (3) aspek utama yakni alam, krama dan kebudayaan Bali berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang bersumber dari nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi yang terdiri dari Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi dan Jagat Kerthi.

Dalam deseminasi Hasil Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat ini dijelaskan, terkait bagaimana desa adat itu memiliki data keseluruhan agar saat membuat potogram akan mempermudah pemetaan apa yang harus dilakukan sekaligus mengetahui potensi apa yang ada di desa adat itu, sehingga dengan mengetahui potensi yang ada maka pimpinan kita dapat dengan mudah membuat program pembangunan di masing-masing desa adat itu. Sehingga potensi yang ada tidak akan sama antara satu dengan yang lainnya.

“Potensi desa wisata banyak maping yang sudah ditemukan, dan sudah dikeluarkan juga potensi ekonomi yang dapat dikembangkan. Dengan adanya data yang jelas, tentu akan berfungsi untuk mempermudah menentukan desa-desa adat mana saja yang bisa terlebih dahulu memenuhi syarat dialokasikan sebagai desa wisata. Dari 1.493 desa semua memiliki peluang menjadi desa wisata berdasarkan dari segi seni budaya dan kearifan lokal,” tegas Kabid Ketut Wica di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Senin (05/12).

Koordinator Tim Analisa Hasil Sensus Putu Manik Prihatini sebagai salah satu narasumber menyampaikan, hasil sensus berencana sumber daya Bali berbasis desa adat tahun 2022 adalah hasil analisis terkait dengan jumlah desa adat di Bali 1.493 desa adat yang tersebar di sembilan (9) Kabupaten/ Kota se-Bali. Sensus pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021, yang diawali dengan sosialisasi pelaksanaan sensus di 57 Kecamatan se-Bali.

Baca Juga  Peduli Lingkungan, PLN Serahkan Bantuan Kontainer Bak Sampah

Selain Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica dan Koordinator Tim Analisa Hasil Sensus Putu Manik Prihatini, hadir juga Prof. Ketut Darmaputra yang merupakan salah satu Tim dari Kelompok Ahli Pembangunan Informasi dan Teknologi Provinsi Bali. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, Tim IT Dinas Kominfos Provinsi Bali, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, Perwakilan Bendesa Agung Provinsi Bali, Bendesa Madya  dan Bendesa Alit Provinsi Bali dan Kabupaten/ Kota se-Bali serta para Koordinator Tenaga Penyuluh Bahasa Bali tingkat Provinsi Bali. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca