Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Suyasa Apresiasi Giri Prasta Penuhi Janji Jadikan Guru Kontrak Menjadi P3K di Badung

BALIILU Tayang

:

suyasa
APRESIASI - Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa memberikan apresiasi kepada Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta karena telah menepati janjinya untuk mengangkat guru kontrak menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Pemerintah Kabupaten Badung. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa memberikan apresiasi kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta karena telah menepati janjinya untuk mengangkat guru kontrak menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Pemerintah Kabupaten Badung. Hal ini ditegaskan Suyasa saat ditemui di Kantor DPRD Badung, Jumat (8/9).

Politisi tiga periode menjadi DPRD Badung ini mengatakan, pihaknya mewakili lembaga DPRD Badung juga mengapresiasi perjuangan maksimal Pemerintah Kabupaten Badung yang dipimpin I Nyoman Giri Prasta untuk pegawai kontrak. Namun pihaknya tetap berharap semua pegawai kontrak yang belum menjadi P3K bisa kembali diperjuangkan.

“Kami harapkan agar semua pegawai kontrak bisa menjadi P3K tidak hanya yang saat ini saja, karena masih banyak pegawai kontrak yang belum menjadi P3K,” ujarnya.

Selain itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Badung ini mengatakan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki arti yang sangat strategis dan mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. “Mereka juga kader dalam birokrasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan nantinya, serta memiliki peranan yang besar dalam mewujudkan good governance. Sekali lagi kami apresiasi langkah Giri Prasta ini,“ terangnya.

Sebelumnya Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menyerahkan SK PPPK khususnya Jabatan Fungsional Tenaga Guru di Kabupaten Badung sebanyak 2.033 SK. Menurut Giri Prasta,  penyelenggaraan suatu pemerintahan yang baik sangat ditentukan oleh kualitas dan kemampuan birokrasi. Birokrasi sebagai pemberi bentuk kebijakan publik dengan sumber daya aparatur, yaitu pegawai yang profesional dan produktif, harus mampu melaksanakan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan dan tugas pembangunan tertentu. Maka pengadaan ASN disebutkan harus berorientasi pada pencarian talenta terbaik yang dilakukan melalui penilaian secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga  Tingkatkan Vaksinasi, Percepat Kekebalan Komunal

“Kita sudah tugaskan BKPSDM Badung untuk menindaklanjuti hal ini sesuai dengan regulasi, astungkara ke depan Kabupaten Badung tuntas semua pegawai jadi PPPK sesuai aturan. Dengan SK PPPK, pegawai ini sudah mendapatkan legalitas. Saya pastikan, nanti terkait TPP astungkara kami akan lakukan dengan baik, dan hal paling penting kami juga sudah koordinasi dengan Menpan-RB agar ke depan PPPK ini bisa mendapatkan gaji/tunjangan pensiun setelah purnatugas. Semoga ini bisa diaminkan, sehingga kita bisa memaksimalkan potensi birokrasi, khususnya di jabatan fungsional pendidikan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.  (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Tegaskan Komitmen Pemkab Badung Jaga Kebersihan Pesisir Secara Berkelanjutan

Published

on

By

dlhk badung
PEMBERSIHAN RUTIN: Pemkab Badung berkomitmen jaga kebersihan pesisir pantai di wilayah Kabupaten Badung dengan pembersihan secara rutin di sepanjang garis pantai. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir dengan melaksanakan kegiatan pembersihan secara rutin di sepanjang garis pantai di wilayah Badung. Hal tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (3/2).

“Memang saat bulan tertentu sampah kiriman banyak di pesisir, ini disebabkan oleh cuaca ekstrim dan Angin Musim Barat. Melalui DLHK Badung kita terus berupaya dalam menjaga kebersihan wilayah pesisir dari sampah. Bahkan DLHK Badung sudah standby bersama alat-alat dan personil di sepanjang garis pantai untuk melaksanakan pembersihan sampah, guna menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir di wilayah Kabupaten Badung,” ungkapnya.

Adi Arnawa juga menyampaikan selain membersihkan pesisir, Pemkab Badung melalui Dinas PUPR juga melaksanakan normalisasi dan pembersihan sepanjang aliran sungai yang berada di wilayah Kabupaten Badung. Dijelaskan lebih lanjut, bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali telah melaksanakan Gotong-royong Semesta Berencana, Tanam Pohon dan Bersih Sampah Pantai beberapa waktu yang lalu.

“Atas arahan Bapak Gubernur Bali, kegiatan pembersihan pantai ini melibatkan berbagai Perangkat Daerah, Pemerintah Desa/Kelurahan, serta partisipasi masyarakat setempat. Selain berfokus pada pembersihan fisik, Pemkab Badung juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha di kawasan pesisir agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Astungkara, melalui langkah berkesinambungan ini, Pemkab Badung berharap kawasan pesisir tetap bersih, sehat, dan lestari, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, serta keberlanjutan sektor pariwisata di Kabupaten Badung,” ujar Bupati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Giri Prasta Pimpin Rakor dengan Tim Bantuan Hukum
Lanjutkan Membaca

NEWS

Parade Ogoh-ogoh Anak TK IGTKI Siap Ramaikan Kasanga Festival

Published

on

By

IGTKI Denpasar
AUDIENSI: Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Ary Wibawa saat menerima audiensi Sekretaris IGTKI Kota Denpasar, Ni Putu Dessy Ari Susanti di Kantor Walikota Denpasar beberapa waktu lalu.  (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka menyemarakkan Kasanga Festival, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar akan menggelar Parade Ogoh-ogoh Anak TK yang melibatkan perwakilan lembaga TK se-Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, pada 8 Maret 2026 mendatang.

Rencana pelaksanaan kegiatan tersebut disampaikan oleh Sekretaris IGTKI Kota Denpasar, Ni Putu Dessy Ari Susanti kepada Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Ary Wibawa saat audiensi di Kantor Walikota Denpasar beberapa waktu lalu. Parade ini turut diakomodir oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar serta dikoordinasikan bersama Pasikian Yowana, sebagai bentuk sinergi lintas generasi dalam menjaga keberlanjutan budaya Bali.

Sekretaris IGTKI Kota Denpasar, Ni Putu Dessy Ari Susanti, menjelaskan bahwa Kasanga Festival merupakan momentum budaya yang sarat akan nilai-nilai filosofis dan spiritual dalam kehidupan masyarakat Bali, khususnya sebagai rangkaian penyambutan Hari Raya Nyepi. Tradisi ogoh-ogoh yang identik dengan Kasanga memiliki makna mendalam tentang pengendalian diri, keseimbangan alam, serta harmonisasi antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit.

“Parade Ogoh-ogoh Anak TK ini kami gagas sebagai upaya pelestarian budaya Bali sejak usia dini. Untuk itu, IGTKI Kota Denpasar memandang perlu menghadirkan ruang edukasi budaya yang ramah anak melalui kegiatan yang menyenangkan, kreatif, dan tetap sarat nilai budaya,” ujar Ni Putu Dessy Ari Susanti, Selasa (3/2).

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran yang tidak hanya mengenalkan seni dan tradisi Bali, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap adat dan budaya Bali sejak usia dini.

Selain itu, anak-anak juga diperkenalkan makna filosofis ogoh-ogoh secara edukatif, mengembangkan kreativitas, serta melatih keberanian dalam berekspresi seni budaya. Dalam parade tersebut, akan ditampilkan 8 ogoh-ogoh anak TK yang merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan di Kota Denpasar.

Baca Juga  Efisiensi Anggaran, Dinas Perkim Denpasar Laksanakan Penanaman Bibit Swakelola

Ogoh-ogoh tersebut dibagi ke dalam dua tim besar, di mana masing-masing tim terdiri dari sekitar 60 peserta, termasuk penggerak ogoh-ogoh dan fragmen pendukung. Setiap tim diberikan waktu tampil selama 10 menit.

Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, memberikan apresiasi kepada IGTKI Kota Denpasar atas inisiatif penyelenggaraan Parade Ogoh-ogoh Anak TK ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif sebagai bentuk sinergi antar-generasi dalam menjaga keberlanjutan budaya Bali, sekaligus menunjukkan komitmen bersama Pemerintah Kota Denpasar dalam melestarikan adat dan budaya Bali sejak usia dini.

“Dengan digelarnya Parade Ogoh-ogoh Anak TK dalam rangka Kasanga Festival ini, diharapkan nilai-nilai budaya Bali dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus melalui pendekatan edukatif yang ramah anak dan berkelanjutan,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Dekranasda Bali Tekankan Disiplin Diri dan Ketulusan sebagai Kunci Kemajuan UMKM

Published

on

By

Ketua Dekranasda Bali
WAWANCARA: Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam sebuah wawancara yang mengulas perjalanan serta kepekaannya terhadap pengembangan UMKM lokal, bertempat di Ruang Podcast Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (2/2). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan bahwa disiplin diri, ketulusan, dan kejujuran merupakan kunci utama dalam memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun UMKM yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam sebuah wawancara yang mengulas perjalanan serta kepekaannya terhadap pengembangan UMKM lokal, bertempat di Ruang Podcast Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (2/2).

Ny. Putri Koster mengungkapkan bahwa kepeduliannya terhadap UMKM Bali tumbuh dari naluri dan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu sekaligus Ketua Dekranasda. Menurutnya, membangun UMKM tidak selalu harus dimulai dari langkah besar, tetapi dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan ketulusan dan rasa cinta yang besar.

“Saya bekerja dari hati. Dalam setiap tugas, selalu saya berikan sentuhan kasih sayang,” ujarnya.

Sejak masa pandemi Covid-19, ia mulai menata pengembangan UMKM dari hulu dengan memperkuat sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas karya. Upaya tersebut dibarengi dengan hilirisasi melalui berbagai terobosan, salah satunya penyelenggaraan Pameran Bali Bangkit yang tetap dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Ia memaknai proses pembangunan UMKM layaknya membangun sebuah piramida yang harus dimulai dari fondasi yang kokoh. Oleh karena itu, penguatan UMKM, sumber daya manusia, dan nilai karya menjadi prioritas utama sebelum melangkah ke tahap berikutnya. Nilai kejujuran dan tanggung jawab tersebut, menurutnya, telah ditanamkan sejak kecil oleh almarhum ayahnya, salah satu perintis BPD Bali.

Prinsip menjaga amanah secara lurus dan tulus terus ia pegang, termasuk dalam perannya mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster dalam menjalankan roda pemerintahan. Latar belakang keluarga yang sederhana namun menjunjung tinggi pendidikan turut membentuk karakter disiplin dan mandiri dalam dirinya.

Baca Juga  Tingkatkan Vaksinasi, Percepat Kekebalan Komunal

Sejak remaja, Ny. Putri Koster telah terbiasa bertanggung jawab atas pekerjaannya sendiri dan mandiri secara ekonomi. Nilai-nilai tersebut kemudian diterapkan dalam kepemimpinannya di Dekranasda Bali dengan mendorong UMKM agar tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu mandiri, naik kelas, dan bersaing hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Selain fokus pada pengembangan UMKM, kepedulian terhadap kelompok rentan juga menjadi perhatian serius. Salah satunya melalui rencana pengembangan kampung difabel yang terintegrasi dengan berbagai keterampilan, seperti barista, pijat, dan bidang keterampilan lainnya.

“Hal tersebut telah saya sampaikan kepada Pak Gubernur. Rencananya, di PKB (Pusat Kebudayaan Bali) di Klungkung akan disiapkan satu kawasan khusus yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat Bali penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Ny. Putri Koster juga menekankan pentingnya peran media sebagai koridor informasi yang mampu mengarahkan serta menjembatani sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, ia berharap seluruh program pembangunan dan pemberdayaan UMKM dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca