Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Tak Hanya Shortcut, Turyapada Tower dan Pelabuhan, Ternyata Koster sudah Bangun Sejumlah Infrastruktur di Buleleng

BALIILU Tayang

:

Wayan Koster
KAMPANYE: Paslon Gubernur Bali nomor 2 Koster-Giri saat kampanye terbuka di Seririt Buleleng, Selasa, 22 Oktober 2024. (Foto: ist)

Buleleng, baliilu.com – Pemimpin visioner dan pekerja keras Wayan Koster telah membangun sejumlah infrastruktur di Buleleng. Tak hanya infrastruktur shortcut Singaraja-Mengwi, Turyapada Tower dan Pelabuhan Sangsit. Tapi banyak infrastruktur yang telah terwujud dan dirasakan masyarakat. Koster sebagai satu-satunya Gubernur Bali yang berhasil mewujudkan cita-cita shortcut untuk warga Buleleng.

Selain tiga pembangunan monumental itu, Koster juga telah berjuang, bekerja keras, cerdas, tulus dan fokus membangun infrastruktur seperti pembangunan di bidang pendidikan, air bersih, jalan, dan pasar.

Koster menegaskan jika paslon Gubernur Bali nomor 2 Koster-Giri (Wayan Koster-Giri Prasta), maka sejumlah infrastruktur mendasar akan dilanjutkan dan dituntaskan secepatnya.

Pada kampanye terbuka di Seririt Buleleng, Selasa, 22 Oktober 2024, sejumlah warga mengaku telah merasakan apa yang dibangun Koster.

“Pak Koster dan anggota DPRD Buleleng telah membantu pengaspalan jalan di Seririt. Juga membangun sekolah. Kami juga sampaikan aspirasi agar Koster-Giri membangun jalan menuju Pura Dalem,” kata Sukarno Pura.

Selain itu, ia juga menyampaikan aspirasi kepada Koster-Giri dan pasangan Bupati Buleleng nomor 2 Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (Joss 24), agar bisa membangun sekolah SMAN. Karena kebutuhan tamatan SMP sulit mencari SMA.

Koster-Giri dalam kesempatan itu menyampaikan akan membangun sekolah, kemudian menyediakan kebutuhan air bersih, pengaspalan jalan, kesehatan serta sejumlah infrastruktur lainnya.

Selama duduk di DPR RI, Koster telah membangun SMK di Seririt. Setelah itu, menjadi Gubernur Bali 2019-2023, Koster juga telah membangun 17 SMAN dan SMK di seluruh Bali.

Selain itu, inilah sejumlah pembangunan infrastruktur di Buleleng secara keseluruhan yang telah dibangun Koster.

Menariknya, Koster bekerja keras membangun semua ini saat periode pertama menjadi Gubernur Bali 2018-2023.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Ajak Pasemetonan Kawitan Satria Ida I Dewa Kandel Jalankan Semangat Kepemimpinan Raja I Dewa Ketut Ngulesir

“Pada periode pertama, tiang membangun Pasar Banyuasri. Pasarnya sudah selesai dan dimanfaatkan masyarakat, kemudian membangun Taman Bung Karno di Sukasada sudah selesai, membantu pipanisasi air dari Air Sani ke wilayah timur karena di sana sulit air, sekarang air lancar ke Tejakula dan Kubutambahan. Dan tiang akan memperluas lagi,” jelas Koster.

Koster menjelaskan, setiap tahun akan dibantu untuk pengaspalan jalan di Buleleng secara bertahap. Karena belum semua jalan di Buleleng diaspal.

“Tiap tahun pasti dibantu. Karena banyak jalan di Buleleng jadi belum semua diaspal. Seperti aspirasi dari Seririt yang disampaikan, saat periode kedua pasti kami bantu,” katanya.

Secara khusus untuk pembangunan sekolah, Koster sangat konsen. Sebagai Gubernur berlatar belakang pendidikan jebolan ITB, Koster menegaskan akan berusaha mengalokasi anggaran untuk kepentingan sektor pendidikan.

“Saat Gubernur (2018-2023) saya bangun 17 SMAN di Bali. Sebelumnya belum ada pemimpin yang bangun. Banyak anak SMP tidak tertampung di SMA, ini jadi alasan utama harus dibangun. Tiang Gubernur langsung bangun 17 SMAN. Tiang akan bangun lagi di periode kedua di daerah yang memang butuh,” jelas pria asal Sembiran ini.

Koster mengatakan, akan bekerja lebih keras pada periode kedua jika kembali dipercaya krama Bali. Ia bekerja cerdas, fokus dan tulus membangun Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Selain itu, Koster dan Giri Prasta juga akan menjadi pemimpin yang bisa memikirkan dan menghasilkan dana untuk membangun infrastruktur dan program-program di semua daerah di Bali.

“Jadi Gubernur Bali harus bisa memikirkan dan menghasilkan dana, karena program bagus tak ada dana ya percuma. Jadi seorang memimpin Bali itu, harus bisa kreatif menciptakan sumber-sumber dana untuk membangun Bali,” tegas Koster. (*/gs)

Baca Juga  HUT Ke-36 ST Eka Canthi Pertiwi, Giri Prasta Ajak Sekaa Teruna Bersatu

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  HUT Ke-36 ST Eka Canthi Pertiwi, Giri Prasta Ajak Sekaa Teruna Bersatu
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Koster-Giri akan Bangun Institut Adat Bali

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Wayan Koster Susun Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun ke Depan

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca