Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Bupati Adi Arnawa Bagi-bagi Helm di SMAN 2 Abiansemal

BALIILU Tayang

:

Bupati Adi Arnawa Bagikan Helm di SMAN 2 Abiansemal
SERAHKAN HELM: Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan helm kepada perwakilan siswa-siswi SMA Negeri 2 Abiansemal serangkaian Peringatan Hari Perhubungan Nasional Ke-55 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Badung, Senin (14/9). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tingginya angka kecelakaan di jalan raya yang sering melibatkan usia produktif mendorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk mengambil langkah preventif langsung ke sekolah-sekolah. Momentum Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke-55 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Badung pun dimanfaatkan secara khusus untuk menanamkan karakter tertib hukum dan keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar SMA Negeri 2 Abiansemal, Senin (14/9).

Dalam apel peringatan yang digelar di lapangan sekolah setempat, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan langsung bantuan helm kepada perwakilan siswa-siswi. Langkah ini menjadi simbol edukasi keselamatan guna menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan di jalan raya sejak dini, melalui kolaborasi erat bersama pihak kepolisian, pihak sekolah, hingga instansi terkait.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Badung, Kepala BPTD Kelas II Bali, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Denpasar, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung A.A. Gde Rahmadi, Camat Abiansemal, tokoh adat setempat, serta ratusan siswa dan guru SMAN 2 Abiansemal.

Bertindak sebagai Pembina Apel, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya harus bertransformasi menjadi gaya hidup dan bagian dari kebudayaan sehari-hari, bukan sekadar ketakutan akan sanksi hukum.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk menjadikan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 sebagai momentum meningkatkan kesadaran bahwa keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Jadilah pelajar yang tertib berlalu lintas: gunakan helm ketika mengendarai sepeda motor, patuhi rambu-rambu, jangan gunakan ponsel saat berkendara, dan selalu hormati pengguna jalan lainnya. Ingatlah, sampai di tujuan dengan selamat jauh lebih penting daripada sampai dengan cepat,” tegasnya

Bupati juga memperingatkan generasi muda agar tidak salah kaprah dengan menganggap pelanggaran lalu lintas sebagai bentuk keberanian, melainkan sebuah kecerobohan yang mengancam masa depan.

Baca Juga  Upacara ‘’Melaspas’’ di Pura Dalem Sukun Sibanggede

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, AA. Gde Rahmadi melaporkan bahwa peringatan Harhubnas Ke-55 ini telah bergulir sejak Kamis (10/9). Selain edukasi ke sekolah, Dishub Badung juga telah melaksanakan apel pasukan, aksi sosial, hingga pelayanan keselamatan berupa pembersihan massal fasilitas rambu-rambu lalu lintas di sepanjang Jalan Kartika Plaza Kuta demi memastikan kenyamanan pengguna jalan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Alami Mati Mesin, 4 Penumpang Jukung Berhasil Diselamatkan

Published

on

By

Evakuasi Jukung Mati Mesin di Perairan Benoa
Jukung mati mesin dengan empat penumpang ditarik hingga di pesisir pantai. (Fot: Hms SAR)

Denpasar, baliilu.com – Empat orang terombang ambing di Perairan Benoa saat jukung yang mereka naiki mengalami mati mesin, Senin (14/9/2026) sore. Khawatir jukung terbawa arus dan semakin menjauh, sehingga mereka meminta bantuan untuk dievakuasi.

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menggerakkan RIB 02 Denpasar dengan 3 personel untuk menuju posisi jukung. “Laporannya kami terima pada pukul 15.50 Wita dari salah seorang korban atas nama Aca, bahwa jukung yang mereka sewa alami mati mesin akibat kehabisan BBM dan berada di tengah laut,” terang Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Identitas 3 korban lainnya atas nama Zwa (30), Ketut (28) dan Dedek (35).

Pada pukul 16.10 Wita tim SAR bergerak dari Pelabuhan Benoa. Selanjutnya berselang 25 menit mereka sudah berhasil menemukan posisi jukung. “Mempertimbangkan dari ukuran jukung yang kecil dan jarak yang tidak terlalu jauh, kami putuskan untuk menarik jukung hingga menuju ke Dermaga Pasir Pelabuhan Benoa,” imbuhnya.

Sekitar pukul 17.30 Wita seluruh korban telah terevakuasi dalam keadaan sehat dan akhirnya sampai di dermaga Pasiran Pelabuhan Benoa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Badung Apresiasi Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Perubahan APBD 2026
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Korban Hilang di Perairan Manta Point

Published

on

By

Pencarian Hari Ketiga Korban Speed Boat Manta Point
Tim SAR saat melakukan pencarian hari ketiga korban kasus speed boat mati mesin di Perairan Manta Point. (Foto: Hms SAR)

Nusa Penida, Klungkung, baliilu.com – Operasi SAR, yang merupakan kapten dan ABK speed boat mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida memasuki hari ketiga, Senin (14/9/2026). Sama seperti kemarin, tim SAR gabungan menggerakkan KN SAR Arjuna 229 dan heli Finns SGi Air Bali.

Pada pukul 08.00 Wita, KN SAR Arjuna lepas sandar dari Pelabuhan Benoa menuju lokasi pencarian dengan luasan 45,2 NM2 dan melibatkan 25 personel. Empat jam lamanya kapal mengitari perairan perkiraan korban berada, namun hasilnya masih nihil. Pengerahan helikopter Finns SGI Air Bali pada pukul 15.00 Wita sampai kurang lebih satu setengah jam lamanya belum juga menemukan titik terang.

“Kami sudah ploting area pencarian dengan perhitungan arah dan kecepatan angin serta arus, sesuai dengan perhitungan, namun pencarian dengan kedua Alut yang bergerak belum memberikan hasil,” terang I Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga SAR. Ia juga mengungkapkan ada belasan perahu dari kelompok nelayan yang juga turut serta melakukan pencarian. Upaya koordinasi dengan VTS Benoa telah dilakukan pada pagi hari dan sore hari ini.

Identitas korban yang masih dalam pencarian yakni I Nyoman Budiana (kapten), Keristino Sahreza Avendi Da (ABK), Niko Demios Landena (ABK). “Laporan awal kami terima menyebutkan ada 1 orang yang masih berada dalam speed boat yang alami mati mesin pada hari Sabtu, 12 September 2026, dan dihari berikutnya pihak keluarga baru mengkonfirmasi ada 3 orang berada di sana,” ujar Juni Antara.

Laporan dari tim SAR di lapangan bahwa kondisi angin dan gelombang sempat menjadi kendala, dimana kecepatan angin berkisar 12 kt dan ketinggian gelombang laut mencapai 2 hingga 4 meter. Rencananya operasi SAR kembali dilanjutkan besok pagi.

Baca Juga  Diskerpus Gelar Bimtek Kearsipan dan Perpustakaan bagi Kades Se-Badung

Upaya pencarian hari ini melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, FINNS SGi Air Bali, Polairud Polda Bali, Lanal Denpasar dan kelompok nelayan serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Keempat Pencarian, Nelayan Jembrana Ditemukan di Banyuwangi

Published

on

By

Evakuasi Nelayan Jembrana yang Ditemukan di Banyuwangi
Tim SAR evakuasi korban yang mengalami kecelakaan di Perairan Pulukan Jembrana. (Foto: Hms SAR)

Jembrana, baliilu.com – Pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Cupel, Kabupaten Jembrana, Bali, yang mengalami kecelakaan di Perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, akhirnya membuahkan hasil pada hari keempat, Minggu (13/9/2026).

Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah sampannya pecah akibat menabrak kayu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan muara Pantai Banyuwangi oleh nelayan setempat.

Meskipun pencarian hari keempat dihadang gelombang tinggi, penyisiran tetap dilanjutkan sejak pagi. Pencarian dipusatkan dari wilayah Pantai Pengambengan. Sejumlah Alut dikerahkan untuk menyisir perairan, diantaranya RIB 01 Gilimanuk, RIB 02 Banyuwangi dan 2 perahu milik keluarga korban juga ikut menyisir ke arah Banyuwangi.

Hingga akhirnya sekitar pukul 15.50 WITA, korban ditemukan oleh nelayan di muara Pantai Banyuwangi. Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, membenarkan penemuan tersebut. “Hari ini pencarian hari keempat terhadap nelayan yang berasal dari Cupel. Pelaksanaannya sudah kami laksanakan bersama Tim SAR Gabungan. Sampai saat ini memang korban sudah ditemukan dan nelayan membawa ke Pantai Pengambengan,” ujarnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan Banyuwangi dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya jenasah tersebut dikuburkan karena tidak terdapat identitasnya. Tim SAR gabungan yang menerima informasi adanya penemuan jenasah dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Pihak keluarga telah mengkonfirmasi bahwa jenasah tersebut benar adalah I Gusti Putu Sugiarta (38 tahun), kemudian dibawa menggunakan perahu milik keluarga menuju Pantai Pengambengan.

Sekitar pukul 17.00 WITA, perahu yang membawa korban tiba di Pantai Pengambengan. Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi. “Selanjutnya Tim SAR bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Negara menggunakan ambulans dari Polres Jembrana,” jelas Dewa Hendri Gunawan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Sambut Kehadiran Menteri PAN-RB di Kejari Badung

Selama berlangsungnya operasi turut melibatkan unsur SAR dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, TNI AL Pos Pengambengan, Polair Polres Jembrana, Polres Jembrana, serta nelayan dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca