Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tanpa Masker, Langsung Dirapid Test Antigen

BALIILU Tayang

:

de
Tanpa masker, Tim Yustisi langsung Rapid Test Antigen kepada pelanggar

Denpasar, baliilu.com – Tim Yustisi Kota Denpasar jaring 14 orang pelanggar protokol kesehatan saat melakukan penertiban Protokol Kesehatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) skala Mikro di wilayah Sesetan Kecamatan Denpasar Selatan, Kamis (18/2).

Dari jumlah yang terjaring sebanyak 7 orang langsung dirapid test antigen oleh Tim Kesehatan dan hasilnya semua nonreaktif. “Dalam kegiatan ini hanya 7 dirapid tes antigen karena  pelanggar yang lain telah membawa hasil swab,” ungkap Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut Sayoga mengatakan, Rapid Test Antigen yang dilakukan kepada pelanggar adalah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 secara real, sehingga selain  sidak masker, upaya menekan penularan Covid-19, pelanggar  juga harus diketahui kondisi kesehatannya. Jika dalam sidak ini pelanggar ada  hasil rapid testnya reaktif, maka akan langsung digiring ke rumah singgah untuk diisolasi.

Menurutnya selama bertugas tidak mengalami kesusahan, namun  dia tidak menutup kemungkinan bahwa ada masyarakat  yang marah-marah saat dilakukan penertiban. Marahnya pelanggar menurut Sayoga mungkin karena jenuh dengan pandemi ini dan juga karena  faktor perekonomian masyarakat. Mengingat banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaannya maupun dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 14 orang terjaring lantaran tidak menerapkan standar protokol kesehatan dengan benar. Yakni tidak menggunakan masker dengan tepat dan tidak membawa masker. Sehingga sebanyak 7 orang diganjar denda sebesar 100 ribu rupiah sesuai Pergub Bali Nomor 46 Tahun 2020 lantaran tidak membawa masker dan 7 orang lainnya diberikan ganjaran berupa teguran simpati dan hukuman sosial karena memakai masker yang tidak sempurna.

“Kami akan terus melakukan operasi yustisi terkait kedisiplinan protokol kesehatan, untuk menekan penularan Covid-19,” katanya. (eka)

Baca Juga  Tim Yustisi Jaring 23 Warga Tanpa Masker saat Giat Pendisiplinan di Kesiman

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Badung Hadiri HUT Ke-48 STT Silakarmaning Dharma Desa Darmasaba

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri peringatan HUT Ke-48 STT Sila Karma dan STT Sila Dharma di Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba.
HADIRI HUT: Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri peringatan HUT Ke-48 STT Sila Karma Banjar Baler Pasar dan STT Sila Dharma Banjar Tengah, Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba, Minggu (26/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-48 Sekaa Teruna Teruni (STT) Silakarmaning Dharma yang meliputi STT Sila Karma Banjar Baler Pasar dan STT Sila Dharma Banjar Tengah, Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba, Minggu (26/7). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2029 dari kedua STT.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Sekarini, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel Desa Darmasaba IB. Surya Prabhawa Manuaba, Bendesa Desa Adat Tegal Ida Bagus Alit Sastra, unsur Babinsa dan Babinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa peringatan HUT STT bukan sekadar ajang seremonial, melainkan momentum evaluasi organisasi untuk menentukan arah ke depan. Ia juga menekankan pentingnya peran STT sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian budaya Bali. “STT adalah kekuatan utama generasi muda dalam menjaga budaya Bali tetap hidup. Tanpa budaya, pariwisata tidak akan berkembang, dan tanpa itu pendapatan daerah tidak akan tercapai,” ujarnya.

Bupati juga mendorong sekaa teruna untuk menyusun program yang berbasis pada kearifan lokal serta potensi desa, sehingga mampu memberikan nilai produktif bagi masyarakat. Selain menjalankan program rutin, generasi muda diharapkan mampu berpikir kreatif dan inovatif, termasuk menjalin sinergi dengan pelaku UMKM guna menggerakkan perekonomian lokal.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Badung yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan sumber daya manusia (SDM). Ia menyebutkan, berbagai program tahun 2025 telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk bantuan Rp 2 juta menjelang hari raya.

Baca Juga  Tim Yustisi Jaring 23 Warga Tanpa Masker saat Giat Pendisiplinan di Kesiman

Ke depan, mulai tahun 2026, pemerintah akan lebih menitikberatkan pada pembangunan manusia. Di sektor pendidikan, Pemkab Badung menyiapkan kebijakan peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. “Saya tidak ingin masyarakat kita hanya menjadi pekerja, tetapi menjadi pemimpin di daerahnya sendiri. Mulai tahun 2026, pendidikan SMA atau sederajat akan digratiskan. Selain itu, beasiswa S1 diberikan kepada anak-anak dari keluarga berpenghasilan di bawah Rp 5 juta atau yang orang tuanya berprofesi sebagai petani. Beasiswa juga diberikan kepada anak bernama Nyoman dan Ketut selama 8 semester, termasuk pembiayaan wisuda,” jelasnya.

Kebijakan tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul sekaligus mampu menjaga adat dan budaya daerah. Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-48 kepada STT Sila Karma dan STT Sila Dharma, seraya berharap organisasi tersebut semakin solid, maju, dan konsisten dalam melestarikan budaya Bali.

Sementara itu, Ketua Panitia I Made Ryan Febriana menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta jajaran, yang dinilai memberikan motivasi dan energi positif bagi STT serta masyarakat Desa Darmasaba. “Keberadaan Bapak Bupati merupakan kehormatan besar bagi kami dan menjadi penyemangat untuk terus berkarya ke depan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan dan motivasi, pada akhir acara Bupati Badung menyerahkan bantuan masing-masing sebesar Rp 20 juta kepada STT Sila Karma dan STT Sila Dharma. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Penghargaan Tertib Administrasi Akta Kematian di Abiansemal

Published

on

By

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta didampingi Ketua GOW Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menyerahkan piagam penghargaan kepada ahli waris di Banjar Belawan, Desa Dauh Yeh Cani, Abiansemal.
SERAHKAN PIAGAM: Wabup Bagus Alit Sucipta didampingi Ketua GOW Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menyerahkan Piagam Penghargaan Tertib Administrasi Pengurusan Akta Kematian dan Kartu Keluarga (KK) kepada ahli waris I Made Subagia di Banjar Belawan, Desa Dauh Yeh Cani, Abiansemal, Senin (27/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menyerahkan Piagam Penghargaan Tertib Administrasi Pengurusan Akta Kematian dan Kartu Keluarga (KK) kepada ahli waris I Made Subagia, putra dari almarhum (alm) Ni Wayan Rempi, beralamat di Banjar Belawan, Desa Dauh Yeh Cani, Abiansemal, Senin (27/7).

Turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil I Made Sudita, Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani I Made Budiana, Bendesa Adat Abiansemal IB. Mas Arimbawa, Kelian Dinas Br Belawan, Kelian Adat Banjar Belawan, beserta masyarakat setempat.

Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan Pemerintah Kabupaten Badung hadir, menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan reward Tertib Administrasi Pelaporan Kematian sebesar Rp 10 juta kepada ahli waris I Made Subagia di Banjar Belawan, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Bagus Alit Sucipta juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum, seraya mendoakan agar mendapat tempat terbaik disisi Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Kehadiran kami bersama jajaran Pemerintah Daerah dan tokoh masyarakat merupakan bentuk empati, simpati, sekaligus kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, baik pada masa duka maupun saat melaksanakan rangkaian upacara Pitra Yadnya,” ujar Wabup.

Ia menjelaskan, bantuan sebesar Rp10 juta tersebut merupakan komitmen berkelanjutan dari kepemimpinan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta. Program yang sebelumnya dikenal sebagai Santunan Kematian kini telah disesuaikan regulasinya menjadi Reward Tertib Administrasi Pelaporan Kematian melalui penyesuaian pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Nominal bantuan langsung ditransfer melalui rekening ahli waris.

Baca Juga  Tim Yustisi Jaring 23 Warga Tanpa Masker saat Giat Pendisiplinan di Kesiman

Sementara itu, Perbekel Desa Dauh Yeh Cani, I Made Budiana, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Wakil Bupati Badung beserta jajaran Pemkab Badung yang telah memberikan perhatian langsung kepada warganya. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati dan rombongan. Bantuan serta dokumen akta kematian ini tentu sangat berarti bagi keluarga yang ditinggalkan untuk membantu kelancaran prosesi upakara dan upacara adat yang sedang berjalan,” ujar I Made Budiana.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa program penyerahan santunan dan akta kematian ini merupakan bentuk sinergi yang harmonis antara pemerintah dinas dan desa adat. Program terintegrasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat agar mendapatkan hak-hak administrasi kependudukan serta bantuan finansial secara cepat saat tertimpa musibah.

Dalam kesempatan yang sama, Perbekel Dauh Yeh Cani atas nama pemerintah desa dan masyarakat juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. “Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik dan mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa), serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Tanpa Masker, 21 Orang Pelanggar Prokes Dijaring Tim Yustisi Kota Denpasar

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca