Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Team Weimana Udayana Raih Juara 2 Kategori Urban Motor Listrik Ajang KMHE 2022

BALIILU Tayang

:

weimana
Team Weimana Udayana sukses meraih juara 2 Kategori Urban Motor Listrik saat mengikuti ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2022 di Surabaya, pada 30 Oktober sampai dengan 4 November 2022. (Foto: ist)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Team Weimana Udayana sukses meraih juara 2 Kategori Urban Motor Listrik saat mengikuti ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2022 di Surabaya, pada 30 Oktober sampai dengan 4 November 2022. Kontes Mobil Hemat Energi 2022 ini merupakan kegiatan Riset, Inovasi, Perancangan, Kompetisi skala nasional dengan tema “Hemat Energi dengan Inovasi” yang diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur sebagai tuan rumah.

Peserta lomba adalah team/kelompok mahasiswa yang mewakili universitas/institusi perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Team Weimana Udayana yang mengikuti kompetisi ini berjumlah 33 orang, terdiri dari 7 tim inti paddock, 11 inti koor (di luar tim paddock), 2 steering committee, 13 anggota pendamping, serta seorang pembina I Wayan Arya Darma, S.T., M.T.

weimana
Karya Team Weimana Unud yang berhasil meraih juara II. (Foto: ist)

Kontes Mobil Hemat Energi merupakan ajang kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Puspresnas dan Kemendikbudristek dengan bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi sebagai host/penyelenggara. Weimana Udayana sendiri merupakan UKM di Universitas Udayana yang bergerak di bidang perancangan kendaraan hemat energi. Sejatinya dahulu team ini lahir dari sebuah ambisi mahasiswa di Program Studi Teknik Mesin Universitas Udayana untuk mengikuti kompetisi berskala nasional seperti KMHE, sehingga tradisi ini diteruskan hingga team Weimana Udayana bisa menjadi UKM dan selalu mendaftarkan diri untuk bertanding pada ajang KMHE tiap tahunnya.  KMHE diselenggarakan dengan dorongan untuk menumbuhkan budaya riset dari mahasiswa di Indonesia sehingga dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam bidang perancangan kendaaran yang hemat energi. KMHE diharapkan mampu menjadi wadah bagi para mahasiswa seluruh Indonesia untuk dapat berkolaborasi demi memajukan pemberdayaan energi di Indonesia.

Baca Juga  Usung Agnijaya Evo II, Team Weimana Udayana Lolos Tahap Final KMHE 2022

Pelaksanaan kegiatan final kontes mobil berlangsung secara offline dengan menggunakan 2 tempat, yaitu Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya untuk venue lomba, dan Gedung UPN Veteran Jawa Timur untuk closing ceremony. Kegiatan ini disiarkan juga secara online melalui live streaming UPN TV dan Youtube KMHE. Rangkaian kegiatan berlangsung selama 6 hari, meliputi 1 hari untuk unloading kendaraan yang akan dilombakan dan regristrasi peserta offline pada Minggu, 30 Oktober 2022, 4 hari untuk lomba (opening ceremony dan scruting kendaraan) pada Senin, 31 Oktober 2022, scruting dan race pertama pada Selasa, 1 November 2022, race kedua dan ketiga pada Rabu, 2 November 2022, race keempat dan kelima serta opening ceremony pada Kamis, 3 November 2022. Adapun 1 hari terakhir untuk loading out kendaraan dari sirkuit, yaitu pada Jumat, 4 November 2022.

weimana
Tim Weimana Unud saat menerima penghargaan juara II. (Foto: ist)

Tim yang dinyatakan lolos untuk bertanding ke tahap final secara offline harus melalui 2 tahapan seleksi administratif terlebih dahulu yang dilakukan secara online, yaitu seleksi proposal lomba dan seleksi pembuatan Video Technical Inspection (VTI). Setelah dinyatakan berhasil melewati kedua tahapan ini, tim tersebut dinyatakan layak untuk lolos dan bertanding di babak final. Pada babak final, para tim harus melakukan tahapan regristrasi ulang untuk memastikan kesiapan bertanding di babak final dan melakukan loading kendaraan di sirkuit GBT. Kemudian di hari lomba, kendaraan dari masing-masing tim akan diperiksa dan dinilai oleh juri berkaitan dengan kelayakan dan kesesuaian perancangan kendaraannya dengan regulasi yang sudah ditetapkan.  Setelah dinyatakan lolos, maka tim dan kendaraan tersebut berhak untuk melakukan race. Setiap tim diberikan total 5 kali kesempatan untuk race dengan rincian 8 laps dan waktu tempuh maksimal 25 menit, apabila lebih, kendaraan tersebut dinyatakan DNF atau tidak mendapatkan poin. Poin yang dinilai selama race adalah nilai efisiensi penggunakan bahan bakar/sumber daya yang diperoleh kendaraan selama melakukan race. Semakin tinggi nilai efisiensinya maka, semakin besar peluang tim tersebut untuk memperoleh juara. Nilai efisiensi tertinggi dalam 5 kali percobaan race digunakan untuk menentukan peringkat tim.

Baca Juga  Usung Agnijaya Evo II, Team Weimana Udayana Lolos Tahap Final KMHE 2022

 “Perhelatan KMHE tahun ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan menyenangkan buat aku dan team. Kita sudah mengerahkan semua kemampuan untuk dapat bertanding dengan maksimal. Dengan kendaraan yang baru dan persiapan yang lebih matang dari tahun sebelumnya, kita optimis bisa berbicara banyak di babak final.  Juara 2 yang kita raih saat ini merupakan hasil yang sepadan untuk usaha kita selama 1 tahun belakangan mulai dari riset, desain kendaraan, hingga bisa merealisasikannya dengan merancangnya menjadi kendaraan yang utuh,” ujar Putu Hendri Yudarsana selaku manajer tim inti paddock

Peningkatan dan perbaikan akan terus dilakukan untuk memaksimalkan potensi yang dapat diperoleh dari kendaraan yang telah dirancang dan direalisasikan. Target kedepannya adalah mendapatkan juara 1 dalam Kategori Urban Motor Listrik pada ajang KMHE di tahun-tahun mendatang. Team Weimana juga berencana untuk melebarkan sayap dengan menyiapkan kendaraan di kategori lain. Dukungan penuh dari pihak perguruan tinggi sangat diharapkan untuk dapat mewujudkan keinginan tersebut. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2121-Team-Weimana-Udayana-Raih-Juara-2-Kategori-Urban-Motor-Listrik-Dalam-Kontes-Mobil-Hemat-Energi-KMHE-2022.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pegadaian Kanwil Bali Nusra Dukung Penuh Kemandirian Nelayan dan Kelestarian Pesisir Lewat Program Nelayan Tangguh di Sumbawa

Published

on

By

nelayan tangguh pegadaian
NELAYAN TANGGUH: PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari secara resmi menutup Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa pada Kamis (21/5/2026). (Foto: Hms PT Pegadaian)

Sumbawa, NTB, baliilu.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar atau Kanwil Bali Nusra terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Program yang dijalankan bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari sejak Desember 2025 tersebut resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026) dan menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Pegadaian dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Program Nelayan Tangguh hadir sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat nelayan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan guna menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selama pelaksanaan program, PT Pegadaian bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pemetaan kondisi masyarakat pesisir, pelatihan perikanan berkelanjutan, penguatan kapasitas usaha masyarakat, edukasi pengelolaan sampah pesisir, hingga pembentukan kelompok bank sampah dan forum komunikasi masyarakat pesisir.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa Program Nelayan Tangguh merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.

“Program Nelayan Tangguh diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas masyarakat pesisir yang tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. PT Pegadaian akan terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi kontribusi Pegadaian dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pelestarian ekosistem laut, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Baca Juga  Usung Agnijaya Evo II, Team Weimana Udayana Lolos Tahap Final KMHE 2022

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pulau Sumbawa, Mustofa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Nelayan Tangguh, khususnya masyarakat dan tim pendamping program di lapangan.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Labuhan Burung. Potensi desa yang ada diharapkan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan penutupan program turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana pendukung kepada kelompok masyarakat sebagai bentuk penguatan keberlanjutan program. Bantuan tersebut meliputi alat monitoring kualitas air, sarana produksi pengolahan hasil perikanan berupa perlengkapan pembuatan pentol ikan, serta perlengkapan pendukung bank sampah untuk edukasi lingkungan di sekolah.

Kegiatan penutupan program dihadiri oleh Kepala Desa Labuhan Burung, Camat Buer, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BKSDA Wilayah Sumbawa, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait, kelompok masyarakat, serta para penerima manfaat program.

Melalui Program Nelayan Tangguh, PT Pegadaian berharap tercipta masyarakat pesisir yang lebih mandiri, tangguh, dan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan sebagai bagian penting dari kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat pesisir. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kembang-Ipat Salurkan Hewan Qurban Merata ke Semua Masjid di Jembrana

Published

on

By

bantuan qurban jembrana
SERAHKAN HEWN QURBAN: Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5).

Berbeda dari tahun sebelumnya, formula penyaluran hewan qurban tahun ini sengaja diubah demi mengedepankan asas pemerataan. Jika pada tahun lalu pemerintah daerah membagikan 6 ekor sapi dan 22 ekor kambing untuk 28 masjid, maka tahun ini 69 masjid di Kabupaten Jembrana dipastikan menerima bantuan berupa hewan qurban kambing.

Bupati Jembrana menyampaikan bahwa langkah ini diambil agar kebahagiaan dan perhatian pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh seluruh umat muslim di Jembrana. Sejalan dengan perluasan jangkauan tersebut, alokasi anggaran qurban tahun ini juga mengalami peningkatan yang signifikan.

“Pemerintah daerah, seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu hadir untuk bisa juga ikut berbagi. Tetapi tahun ini ada yang berbeda. Untuk tahun ini, kita berikan ke semua masjid berupa kambing supaya merata. Dari sisi anggaran tentu naik; kalau dulu Rp 180 juta, sekarang menjadi Rp 246 juta. Ada kenaikan sekitar Rp 66 juta,” ujar Bupati Kembang.

Manfaat dari bantuan ini dirasakan langsung oleh para pengurus masjid. Idrus, perwakilan dari Masjid Nurul Huda Melaya sekaligus penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian berlapis yang diterima umat muslim di Jembrana, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban yang diberikan kepada kami pada Idul Adha 1447 Hijriah ini. Dan juga, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana yang telah memberikan sumbangan kambing kepada masjid-masjid di Kabupaten Jembrana,” kata Idrus.

Baca Juga  Usung Agnijaya Evo II, Team Weimana Udayana Lolos Tahap Final KMHE 2022

Ia menegaskan bahwa bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap umat. Pihaknya berkomitmen untuk mengelola dan mendistribusikan daging qurban tersebut secara adil, tepat sasaran, dan sesuai dengan syariat agama.

Di sisi lain, momentum Idul Adha tahun ini juga membawa berkah tersendiri bagi peternak lokal Jembrana. Ketut Suartini, seorang peternak asal Sumbersari sekaligus pemilik sapi yang terpilih sebagai bantuan qurban Presiden, mengungkapkan rasa bangganya. Sapi yang dirawatnya dengan telaten selama tiga tahun tersebut berhasil mencapai bobot prima.

“Sapi itu saya beli umur sekitar 1 tahun dan saya pelihara selama 3 tahun. Saat awal dicek oleh dinas terkait, bobotnya 630 kg, namun saat penyerahan hari ini timbangannya sudah mencapai 680 kg,” jelas Suartini.

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana dalam menjaga kesehatan ternak menjadi kunci keberhasilannya. Berkat rekam jejaknya sebagai penyedia sapi berkualitas, dinas terkait merekomendasikan sapinya untuk dipinang sebagai hewan qurban Presiden RI.

Melalui penyerahan bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap semangat berbagi di hari raya kurban dapat mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membawa keberkahan bagi kemajuan seluruh masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Dorong Pengadaan Digital Transparan melalui KKI dan E-Katalog V6

Published

on

By

pemkab buleleng
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan seluruh perangkat daerah agar mampu beradaptasi dengan sistem pengadaan elektronik yang semakin terintegrasi dengan sistem keuangan daerah.

Kepala Bagian PBJ Setda Buleleng, I Made Suwitra Yadnya, mengungkapkan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terkait penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah atau KKI di Buleleng.

“Tujuan dari diselenggarakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan dalam penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) atau KKI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan KKI menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pengadaan barang dan jasa. Sistem pembayaran non-tunai tersebut dinilai mampu mempercepat proses administrasi keuangan sekaligus meningkatkan transparansi penggunaan anggaran daerah.

Melalui sistem yang terintegrasi secara digital, proses transaksi pengadaan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan efisien. Selain itu, digitalisasi pembayaran juga dinilai mampu meminimalkan potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Untuk mendukung implementasi tersebut, Pemkab Buleleng juga menjalin sinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali serta sejumlah marketplace lokal. Kolaborasi itu diharapkan dapat membangun ekosistem pengadaan digital yang lebih optimal di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga  Usung Agnijaya Evo II, Team Weimana Udayana Lolos Tahap Final KMHE 2022

Keterlibatan marketplace lokal juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Buleleng untuk ikut terlibat dalam pengadaan pemerintah. Dengan demikian, belanja pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat lokal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca