Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tekan Angka Pengangguran di Denpasar, Walikota Jaya Negara Buka Job Fair 2022

BALIILU Tayang

:

job fair
Usai membuka Job Fair 2022 ditandai pemukulan kendang, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara sempat berbincang dengan peserta Job Fair 2022. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar menggelar Job Fair selama dua hari, dimulai hari ini, Selasa (20/9/2022) hingga besok (21/9/2022) di Gedung Dharmanegara Alaya, Lumintang, Denpasar. Tersedia sebanyak 6.000 lowongan pekerjaan (loker) dari 30 perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Job Fair  ini dibuka langsung Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara ditandai dengan pemukulan kendang, yang pada kesempatan ini didampingi Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD, Wayan Mariana Wandira, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. IA. Widnyani Wiradana, Perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, dan Kepala Dinas DTKSK Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta.

Walikota Jaya Negara mengatakan pada Job Fair kali ini juga membuka lowongan kerja sektor pariwisata di luar negeri yakni Kota Darwin Australia. Hal sesuai kerja sama pariwisata yang telah disepakati antara Pemkot Denpasar dan Pemerintah Kota Darwin pada 13 Juni 2022 lalu. Hal ini untuk memenuhi kekurangan tenaga kerja di Kota Darwin.

Lebih lanjut Jaya Negara menuturkan keberadaan hotel di Kota Darwin yang kekurangan tenaga kerja tersebut tentunya akan memberikan peluang bagi banyaknya tenaga kerja pariwisata yang dimiliki Kota Denpasar.

Selain itu, pihaknya mengaku optimisme dan berharap dengan adanya Job Fair ini dapat mengentaskan atau setidaknya menjadi solusi dalam penyediaan lapangan kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Denpasar. Jaya Negara menambahkan, tingkat pengangguran di Kota Denpasar saat ini masih tersisa 7,02 persen per Agustus-September 2022.  Ia berharap kegiatan Job Fair ini dapat menekan lagi angka pengangguran di Kota Denpasar.

Baca Juga  Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Intaran, Sanur

“Job Fair ini juga menjadi salah satu upaya untuk menekan tingkat inflasi di Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.

Ditambahkannya, selain itu untuk pemulihan ekonomi,  Pemkot Denpasar akan menyiapkan dua kawasan di Kota Denpasar menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan saat ini masih dalam proses pembangunan. Kedua wilayah tersebut yakni kawasan Sanur dan di Bali Turtle Island Development (BTID) Serangan.

Untuk Sanur akan menjadi kawasan medical tourism atau wisata berbasis kesehatan, sedangkan BTID akan menjadi kawasan pariwisata berbasis pendidikan.

Terkait adanya KEK di dua kawasan tersebut akan memberikan dampak berupa penambahan tenaga kerja dan juga akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru bagi Kota Denpasar.

“Di Sanur akan dibangun Mayo Clinik dan Botanical Garden, serta dibangun Convention Center dengan kapasitas 5 ribu orang,” kata Jaya Negara.

Untuk di kawasan Sanur, pihaknya mengaku sudah melakukan kerjas ama dengan PT HIN bukan hanya dalam tenaga kerja tapi juga UMKM.

Khusus untuk di BTID dibangun hotel lima dan saat ini sedang dibangun juga kampus hasil kerja sama antara Massachusetts Institute of Technology (MIT) bekerja sama dengan Tsinghua University. Kampus ini digadang-gadang bisa menampung sebanyak 2.000 mahasiswa secara internasional.

“Di kampus ini nanti mahasiswa kita yang berkualitas juga akan mendapat beasiswa di sini,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas DTKSK Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta menjelaskan, Job Fair kali ini menyediakan lowongan kerja di dalam maupun luar negeri. Adapun lowongan kerja ke luar negeri paling banyak dari perusahaan kapal pesiar di Eropa dan Asia.

“Lebih banyak di sektor pariwisata, industri, perdagangan dan jasa. Ada lowongan kerja yang diarahkan di luar negeri dan dalam negeri,” kata Jimmy.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Buka Rembuk Stunting Kota Denpasar

Secara umum syarat-syarat mengikuti Job Fair antara lain lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi. Warga yang ingin melamar bisa langsung membawa curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup. Sementara terkait teknis selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

“Dinas tenaga kerja hanya memfasilitasi atau mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan pencari kerja,” terangnya.

Menurut Jimmy, pelaksanaan Job Fair sudah dilaksanakan sebanyak 16 kali di Kota Denpasar. Setelah dua tahun vakum karena pandemi, kini pihaknya kembali menggelar lantaran masih banyak pekerja yang dirumahkan serta munculnya angkatan kerja baru. (ays/eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat HUT Ke-79 Koperasi

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Jalan Sehat HUT ke-79 Koperasi di Lapangan Lumintang
LEPAS JALAN SEHAT: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, saat melepas peserta Jalan Sehat serangkaian HUT ke-79 Koperasi, di area Lapangan Lumintang, Minggu (19/7) pagi. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas peserta Jalan Sehat serangkaian HUT ke-79 Koperasi, yang pada tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya“, di area Lapangan Lumintang, Minggu (19/7) pagi.

Menempuh rute 2 km lebih, jalan sehat ini diikuti berbagai kalangan. Dari mulai jajaran pengurus koperasi, OPD Pemerintah Kota Denpasar, siswa sekolah, hingga masyarakat lainnya tampak antusias mengikuti kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 pagi tersebut.

Pada kesempatan itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, jalan sehat ini bukan hanya tentang berolahraga, tetapi juga tentang mempererat semangat gotong-royong dan kekeluargaan yang menjadi dasar utama gerakan koperasi. Di usia ke-79 ini, kata Jaya Negara, koperasi harus terus menjadi pilar ekonomi kerakyatan.

“Pemerintah Kota Denpasar, terus mendorong koperasi yang modern, sehat, dan mampu mensejahterakan anggota serta masyarakat,” kata Jaya Negara.

Lebih jauh, Jaya Negara juga berharap pada momentum HUT ke-79 ini, peran koperasi dapat semakin ditingkatkan untuk menghadapi tantangan ekonomi global, sekaligus mewujudkan Denpasar Maju.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Ida Bagus Benny Pidada Rurus menjelaskan, selain jalan sehat, berbagai kegiatan diselenggarakan pada peringatan HUT ke-79 tahun ini. Antara lain, donor darah, beragam seminar, pameran, dan aneka hiburan yang disuguhkan untuk masyarakat.

“Malam nanti akan juga ada malam apresiasi yang digelar sebagai puncak rangkaian HUT ke-79 Koperasi di Kota Denpasar,” jelasnya.

Malam apresiasi ini sendiri kata IB Benny Pidada, akan diikuti oleh Gerakan Koperasi, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan masyarakat Kota Denpasar. Selain itu, pada kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada koperasi berprestasi, dan pelantikan Dekopinda Kota Denpasar. (eka/bi)

Baca Juga  Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Intaran, Sanur

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Upaya Tingkatkan Mitigasi Bencana, Pemkot Denpasar Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran di 4 Wilayah Desa

Published

on

By

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar melatih Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) perwakilan desa se-Denpasar
REDKAR: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar secara resmi membentuk dan melatih Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang berbasis pada perwakilan desa di seluruh kecamatan se-Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar secara resmi membentuk dan melatih Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang berbasis pada perwakilan desa di seluruh kecamatan se-Kota Denpasar.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Damkar Kota Denpasar, I Made Tirana, Minggu (19/7), di Denpasar. Pihaknya menjelaskan, pelatihan yang melibatkan sedikitnya 50 peserta yang merupakan perwakilan dari empat desa antara lain Desa Sumerta Kelod, Desa Dauh Puri Kauh, Desa Padangsambian Kaja Dan Desa Sidakarya, dilaksanakan pada Jumat (17/7) lalu.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan mitigasi bencana berbasis masyarakat, khususnya dalam penanganan bahaya kebakaran secara dini.

Made Tirana kemudian mengatakan, bahwa maksud dan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat di tingkat paling dasar. Melalui pelatihan ini, para relawan dibekali keterampilan teknis agar mampu melakukan tindakan pemadaman awal sebelum armada pemadam tiba di lokasi, sehingga potensi kerugian besar dapat ditekan secara signifikan.

“Kita ingin membentuk sistem ketahanan kota yang responsif. Relawan ini adalah garda terdepan yang paling dekat dengan lingkungan warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan, selain pelatihan serta edukasi teori dan simulasi pemadaman konvensional, pada kesempatan itu, para peserta juga diperkenalkan dengan inovasi terbaru bernama Pompa Sisupit.

Inovasi ini dirancang khusus untuk mengatasi kendala geografis Kota Denpasar yang memiliki banyak kawasan padat penduduk dan gang-gang sempit. Pompa Sisupit hadir sebagai solusi alat pemadam portable yang memiliki mobilitas tinggi, sehingga tetap efektif menyuplai air secara cepat meskipun medan lokasi kebakaran sulit dijangkau oleh mobil pemadam berukuran besar.

“Dengan terbentuknya 50 relawan baru, Pemerintah Kota Denpasar berharap sinergi antara petugas profesional dan masyarakat dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Denpasar yang aman, nyaman, dan tangguh bencana,” pungkas Made Tirana. (eka/bi)

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘‘Metatah‘‘ Massal PHDI Denpasar

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Jadi Pembicara Utama pada Konferensi Internasional di ITB

“Transformasi Digital harus Perkuat Budaya dan Kearifan Lokal“

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 di ITB
KEYNOTE SPEAKER: Gubernur Bali Wayan Koster saat menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Bandung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa transformasi digital harus menjadi instrumen untuk memperkuat identitas budaya dan menjaga kelestarian lingkungan, bukan justru mengikis nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7).

Konferensi internasional yang mengusung tema AI, Digital Ethics, and the Future of Geotourism itu mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, serta pengambil kebijakan dari berbagai negara guna membahas perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), etika digital, dan masa depan geowisata di era transformasi teknologi. Kehadiran Gubernur Bali sebagai pembicara utama mencerminkan pengakuan terhadap arah pembangunan Bali yang mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan pelestarian budaya melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana Bali Era Baru.

Dalam paparannya, Gubernur Koster menekankan bahwa perkembangan teknologi digital harus diarahkan untuk memperkuat kebudayaan sebagai fondasi pembangunan Bali. Menurutnya, kecanggihan teknologi tidak boleh memutus hubungan masyarakat dengan akar budayanya, melainkan harus dimanfaatkan untuk mendokumentasikan, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya Bali kepada dunia.

“Kemajuan teknologi dan transformasi digital tidak boleh menerkam kearifan lokal, tetapi harus mampu menguatkan identitas budaya dan kearifan lokal itu sendiri,” tegas Koster di hadapan peserta konferensi internasional.

Gubernur Koster juga memaparkan berbagai kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan ekosistem digital yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya, pelestarian alam, dan pembangunan pariwisata yang berkualitas serta berkelanjutan. Pendekatan tersebut diyakini mampu menjadikan Bali sebagai contoh pembangunan daerah yang berhasil mengharmoniskan inovasi teknologi dengan pelindungan warisan budaya dan lingkungan.

Baca Juga  Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Intaran, Sanur

Partisipasi Gubernur Bali sebagai keynote speaker pada forum internasional tersebut sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai daerah yang aktif berkontribusi dalam diskursus global mengenai transformasi digital, etika pemanfaatan kecerdasan buatan, serta pengembangan geowisata yang berkelanjutan. Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan paradigma pembangunan Bali kepada komunitas akademik dan para pengambil kebijakan dari berbagai negara. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca