Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Terima Kunjungan Presiden Jokowi, Gubernur Koster Laporkan Bali Siap Terima Wisman 14 Oktober 2021

BALIILU Tayang

:

TERIMA KINJUNGAN PRESIDEN: Gubernur Bali Wayan Koster menerima Kunjungan Kerja Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo terkait dialog bersama Bupati/Walikota se-Bali dan Forkopimda di Provinsi Bali yang dilaksanakan secara hybrid dan daring, bertempat di Gedung Wiswa Sabha-Kantor Gubernur Bali, pada Jumat (8/10).

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima Kunjungan Kerja Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo terkait dialog bersama Bupati/Walikota se-Bali dan Forkopimda di Provinsi Bali yang dilaksanakan secara hybrid dan daring, bertempat di Gedung Wiswa Sabha-Kantor Gubernur Bali, pada Jumat (8/10).

Dalam laporannya, Gubernur Koster menyampaikan terimakasih atas kunjungan Bapak Presiden beserta Ibu Negara di Bali, dimana hal tersebut menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan dan upaya pengentasan Covid-19 di Bali. Untuk itu, Gubernur Koster mengungkapkan beberapa poin penting yaitu, berkaitan dengan pencapaian penanganan Covid-19 di Bali saat ini sudah semakin baik. Kasus harian sudah berada pada dua digit dan tingkat kesembuhan sudah mencapai 95,75%. Sedangkan untuk vaksinasi suntik pertama saat ini sudah mencapai 98% baik untuk pemegang KTP Bali maupun luar Bali, dan vaksin suntik kedua sudah mencapai 83%.

Menurut Gubernur asal Sembiran Buleleng ini, pencapain tersebut berkat kerjasama dan sinergi yang baik antarsemua sektor, baik Pangdam IX Udayana, Kapolda, Kajati, Bupati/Walikota dan masyarakat Bali. Untuk itu, dengan melandainya kasus Covid-19 di Bali, Gubernur Koster mengaku telah membuka aktivitas masyarakat seperti mall, pasar swalayan dan tempat umum lainnya yang tentunya dengan protokol kesehatan ketat, vaksin dua kali dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Dengan penurunan kasus dan pencapaian tingkat vaksinasi yang tinggi, kami berterimakasih atas arahan Bapak Presiden yang telah mengijinkan pembukaan wisatawan mancanegara pada 14 Oktober ini, dan kami sangat siap dengan hal tersebut. Untuk mempersiapkan segala sesuatunya besok kami akan melakukan simulasi, kami harap semua akan berjalan lancar dan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat Bali,” ujar Wayan Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Selain itu, Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa berkenaan dengan pertemuan G-20 yang akan dilaksanakan di Bali tahun depan, bahwa pihaknya sangat mendukung hal tersebut.

Menurutnya, Bali telah berpengalaman menjadi tuan rumah pertemuan internasional World Bank dan IMF dan hal tersebut dapat menjadi tolak ukur kesiapan Bali dalam menjadi tuan rumah pertemuan G-20.

“Kami berencana untuk menyiapkan dukungan seni budaya yang lebih meriah, sehingga betul-betul diwarnai dengna budaya Bali dan hal teresebut kami harapkan dapat menjadi momentum bangkitnya ekonomi Bali yang sudah sangat dinanti oleh masyarakat,” pungkas Gubernur Koster.

Menanggapi hal itu, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan apresiasi atas melandainya kasus Covid-19 di Bali. Menurutnya pada bulan Juli lalu kasus covid-19 di Indonesia juga di Bali melonjak tinggi, segala cara dilakukan Pemerintah untuk menekan angka tersebut, mulai dari menambah BOR Rumah Sakit, menambah ketersediaan oksigen dan cara lainnya, dan usaha tersebut terlihat hasilnya pada bulan Oktober ini dimana kasus mulai melandai.

Namun, Jokowi mengingatkan agar masyarakat tidak euforia berlebihan ketika diberikan kelonggaran oleh Pemerintah, disiplin prokes harus tetap dijaga dan vaksinasi juga harus tetap digenjot sampai tuntas.

“Sebagai contoh negara-negara lain seperti Singapura, vaksinasinya baru mencapai 30% mereka sudah membuka aktifitas dan akhirnya kasus melonjak tinggi dan sulit dikendalikan, saya tidak mau itu terjadi pada kita, terlebih Bali yang akan kita buka Oktober ini,” tegas Jokowi.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa vaksinasi sangat penting untuk mengurangi tingkat kematian, untuk itu Ia mengingatkan masyarakat yang belum vaksin, harus segera melakukan vaksinasi.

“Untuk pembukaan Bali tanggal 14 Oktober ini kita masih terus rapatkan, saya bolak balik merapatkan staff untuk mematangkan pembukaan Bali. Untuk itu saya minta Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten ataupun Forkopimda terus cek dan ricek ke lapangan terutama untuk tracing dan testing, dan sehingga angka-angka real di lapangan dapat kita pantau,” papar Jokowi.

Untuk itu, Jokowi menegaskan seluruh satuan perangkat Kepala Daerah serta masyarakat agar bekerjasama dalam menjaga kondusifitas, sehingga pada tanggal 14 Oktober nanti pembukaan Bali dapat berjalan lancar dan ekonomi Bali dapat segera bangkit. (gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca