Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Tiga Pertandingan Tanpa Kemenangan dan Gol, Apa yang Salah dari Bali United

BALIILU Tayang

:

bali united persis solo
Pemain Bali United siap jamu Persis Solo Kamis (29/2) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (Foto: Hms Bali United)

Gianyar, baliilu.com – Bali United akan memasuki pekan ke-26 BRI Liga 1 2023/24 dengan menghadapi Persis Solo hari Kamis (29/2) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Jika melihat dari tiga pertandingan terakhir, Bali United belum meraih kemenangan dan mencetak gol ke gawang lawan.

Apa yang salah dari Bali United sehingga cukup sulit dalam mencetak gol dan hanya meraih 2 poin dari 3 pertandingan yang sudah dijalankan?

Jika berbicara soal kualitas pemain, rata-rata pemain Bali United memiliki nama besar dan berkualitas di lapangan, baik yang bermain inti atau dari bangku cadangan.

Namun dari tiga laga terakhir, Bali United ditahan 0-0 dari tamunya Persib Bandung, kalah 1-0 dari tuan rumah Persik Kediri dan imbang 0-0 atas tuan rumah PSM Makassar.

Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra mencoba menjelaskan situasi yang dialami timnya.

“Kami melawan Persib bermain bagus dimana 3 peluang mengenai tiang gawang lawan dan seharusnya bisa menang. Lawan Persik di laga tandang memang kami bermain kurang bagus. Sementara lawan PSM, kami punya beberapa peluang cuma butuh lebih konsentrasi untuk bisa menang,” jelas Coach Teco.

Faktor jeda kompetisi yang cukup lama dari bulan Desember 2023 menuju bulan Februari 2024 ditambah dengan jadwal yang seketika padat juga bisa menjadi salah satu kendala yang dialami para pemain di lapangan. Sehingga fokus latihan hanya berfokus pada recovery dan beberapa momentum dimanfaatkan dengan latihan taktikal dalam tim.

“Fokus kami hanya pada recovery pemain. Lalu ada beberapa latihan taktikal dan teknikal juga buat kami perbaiki tim agar lebih baik,” terang Coach Teco.

Bali United saat ini tetap berada di posisi ke-4 klasemen sementara dengan memperoleh 42 poin dari 25 pekan pertandingan yang sudah dijalankan.

Baca Juga  Menang Atas Arema FC, Mirza Mustafic Puji Rekan Setimnya Karena Ini!

Pekan ke-26 nanti, Bali United akan ditantang tamunya Persis Solo yang akan bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Dominasi Medali, Kontingen Badung Sabet Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026

Published

on

By

Badung Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026
FOTO BERSAMA: Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta berfoto bersama saat penutupan Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida Kerobokan, Selasa (8/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Kontingen Kabupaten Badung sukses mengukuhkan diri sebagai Juara Umum dalam perhelatan bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Cup I Tahun 2026. Gelaran yang menjadi wadah penjaringan talenta muda sekaligus penguat sport tourism berbasis budaya ini resmi ditutup di GOR Purna Krida Kerobokan, Selasa (8/9).

Badung memimpin puncak klasemen setelah mendominasi perolehan dengan mengoleksi 14 medali emas, 8 perak dan 10 perunggu. Posisi Juara Umum II ditempati oleh Kota Denpasar yang mengemas 12 emas, 5 perak, dan 7 perunggu. Sementara itu, Kabupaten Buleleng harus puas berada di peringkat Juara Umum III dengan raihan 6 emas, 7 perak, dan 7 perunggu.

Wakil Bupati Badung yang juga menjabat Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat Bakti Negara Bali, Bagus Alit Sucipta, mengapresiasi tinggi perjuangan seluruh atlet muda yang telah berlaga sejak kejuaraan ini dimulai pada 4 September lalu.

“Ajang Bakti Negara Cup pertama ini menjadi langkah nyata kita untuk menjaring bibit-bibit talenta muda pencak silat di Bali. Evaluasi akan terus kita lakukan, dan kami pastikan Kota Denpasar siap menjadi tuan rumah untuk Bakti Negara Cup II mendatang,” tegas Bagus Alit Sucipta saat didampingi anggota DPRD Badung, Putu Yunita Oktarini.

Apresiasi terhadap kejuaraan ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali. Mewakili Wakil Gubernur Bali, Kadisdikpora Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia menyatakan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pembinaan seni bela diri tradisional yang kaya akan nilai adat dan budaya ini.

“Kesuksesan penyelenggaraan ini tidak lepas dari peran serta lintas pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh masyarakat. Kita berharap ajang ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya,” kata Wesnawa Punia sebelum menutup resmi gelaran tersebut.

Baca Juga  Lima Klub Jadi Penentu Bali United Melaju Championship Series

Dalam laporan penutupnya, Ketua DPC Bakti Negara Badung, Ketut Antara, memaparkan kejuaraan selama lima hari ini total memperebutkan 43 medali emas, 38 medali perak, dan 62 medali perunggu yang terbagi dalam 20 kelas tanding dan 8 kelas kategori jurus. Selain perolehan medali beregu, panitia juga menetapkan empat pesilat sebagai atlet terbaik di kategori remaja dan dewasa.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada seluruh pihak dan para sponsor yang telah memberikan dukungan dan membantu mensukseskan pelaksanaan Bakti Negara Cup I Tahun 2026. Semoga sinergi dan kebersamaan ini dapat terus terjaga dalam penyelenggaraan Bakti Negara Cup berikutnya,” pungkasnya.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti serta anggota, Dewan Juri, Ketua KONI Badung, Ketua IPSI Badung, Ketua DPC  Bakti Negara serta pengurus Kabupaten Kota se-Bali, para atlet serta undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Berikut Aturan Baru Dalam Kompetisi Musim 2026/27, Pecinta Sepak Bola Wajib Tahu

Published

on

By

Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar dalam laga pembuka BRI Super League 2026/27
Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026), dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Kompetisi BRI Super League 2026/27 akhirnya bergulir dengan dimulainya laga pembukaan antara Bali United FC dengan PSS Sleman. Pertarungan kedua tim dengan basis suporter yang besar itu terjadi pada Jumat (4/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kompetisi liga kasta teratas di Indonesia ini akan berlangsung dari bulan September 2026 hingga awal Juni 2027 mendatang.

Adapun beberapa perubahan aturan penyesuaian Laws of the Game yang mengatur terkait perilaku pemain hingga perluasan kewenangan Video Assistant Referee (VAR). Perubahan aturan ini bahkan sudah diterapkan lebih dulu saat pagelaran Piala Dunia 2026 lalu yang kini akan dijalankan pada pelaksanaan Super League 2026/27.

  1. Aturan Hitung 5 Detik

Setiap kesempatan lemparan atau tendangan gawang telah dibatas maksimal 5 detik sesuai hitungan wasit. Jika melanggar, lemparan-lemparan ke dalam akan berpindah ke lawan dan tendangan gawang yang melebihi batas waktu akan diberikan tendangan sudut bagi lawan.

  1. Batas Waktu Pergantian Pemain

Pemain yang diganti harus meninggalkan pertandingan lapangan paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika streaming, pemain yang menggantikan tidak diizinkan masuk arena pertandingan hingga waktu aktif bertanding telah melewati 60 detik / 1 menit kemudian.

  1. Jeda 1 Menit untuk Pemain Cedera

Pemain yang mengalami cedera tanpa penjaga gawang, harus mendapat perawatan medis luar arena lapangan. Pemain tersebut boleh kembali masuk setelah satu menit aktif berlangsungnya pertandingan.

  1. Protes Potensi Kartu Merah yang Berlebihan

Pemain atau pejabat yang keluar dari area lapangan atau melakukan tindakan provokatif terhadap keputusan wasit dapat langsung menerima kartu merah.

  1. Konfrontasi = Kartu Merah

Pemain yang menutup mulut dengan tangan atau jersey saat melakukan konfrontasi provokatif dengan lawan dapat langsung dihukum kartu merah.

  1. Peninjauan VAR
Baca Juga  Usai Ditahan Imbang PSM, Bali United FC Fokus Hadapi PSIS Semarang

VAR saat ini memiliki cakupan kewenangan yang lebih luas, termasuk kejadian tendangan sudut, kartu kuning kedua berujung kartu merah dan pelanggaran tim menyerang sebelum terjadinya situasi bola mati.

Dengan beberapa perubahan dalam Laws of the Game ini diharapkan para pecinta sepak bola termasuk Semeton juga dapat memahami dan bijak dalam menikmati setiap pertandingan sepak bola di Super League 2026/27.

Semoga perjuangan Bali United FC di musim ini juga menuai hasil positif dibandingkan musim sebelumnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dihadiri 16.000 Suporter, Bali United Menang 2-1 Atas PSS Sleman

Published

on

By

Pemain Bali United FC rayakan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta
MENANG: Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27 dengan meraih skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026). (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. Pasukan Serdadu Tridatu meraih hasil positif dengan skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026).

Dua gol Bali United dicetak melalui tendangan penalti Teppei Yachida menit 40 dan sepakan Queven Inacio menit 66 memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS Sleman. Sementara tim tamu memperkecil ketertinggalan pada penghujung babak kedua melalui sundulan Melvyn Lorenzen.

Dengan hasil kemenangan tuan rumah 2-1 menampilkan belasan ribu penonton, pelatih kepala Bali United FC memberikan komentarnya.

“Situasi yang sangat luar biasa melalui atmosfer suporter yang fantastik. Kehadiran tim tamu juga menambah nuansa yang indah ini. Tim juga bermain dengan sangat baik, menghadirkan atmosfer yang bagus dan meraih tiga poin kemenangan,” ucap Coach Johnny.

Bali United sebenarnya mencetak hingga 4 gol, dimana gol lainnya dari Jort van der Sande dan Irfan Jaya dianulir oleh hakim garis yang dianggap offside lebih dulu. Kendati demikian, hasil kemenangan ini menjadi modal Serdadu Tridatu menampilkan musim kompetisi yang baru.

Striker Bali United, Jort Van Der Sande turut memberikan komentar positifnya. “Saya pikir atmosfer pertandingan yang luar biasa di Stadion Dipta. Kami bisa mengontrol pertandingan dengan mencetak dua gol. Namun sayang, kami kebobolan satu gol di menit akhir. Tapi secara keseluruhan, pertandingan yang luar biasa ini,” ungkap Jort.

Dengan hasil positif di pekan pertama, Bali United akan melanjutkan laga pekan kedua dengan menjamu Isenmulang FC. Laga pekan kedua tersebut mengalami perubahan status mengingat harusnya Bali United melakoni laga tandang.

Baca Juga  Lima Klub Jadi Penentu Bali United Melaju Championship Series

Meski begitu, hasil ini memotivasi para pemain untuk kembali meraih hasil terbaik pekan kedua mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca