Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tingkatkan Investasi dan Perekonomian, Bali-Lampung Tandatangani Kerja Sama di Sejumlah Bidang

BALIILU Tayang

:

Lampung Investment Summit 2023
LAMPUNG INVESTMENT SUMMIT 2023: Pj. Gubernur Bali Mahendra Jaya berfoto bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Acara Pembukaan Lampung Investment Summit 2023 yang diselenggarakan di Anvaya Hotel & Resort, Kuta, Kabupaten Badung pada Senin (6/11).  (Foto: Hms Pemprov)

Badung, baliilu.com – Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menyambut baik dan mengapresiasi tinggi pelaksanaan Lampung Investment Summit yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama di sejumlah bidang antara Bali-Lampung guna meningkatkan iklim investasi di dua daerah.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi yang tinggi kepada Gubernur lampung  dan jajaran atas terselenggaranya Lampung Investment Summit di Bali. Harapan kita acara ini dapat mendukung peningkatan investasi guna keberlanjutan pembangunan, menciptakan nilai tambah, mendorong kestabilan ekonomi, membantu mewujudkan demokrasi ekonomi serta memperkenalkan potensi investasi yang ada di dua daerah,” ujar Pj. Gubernur di Acara Pembukaan Lampung Investment Summit 2023 yang diselenggarakan di Anvaya Hotel & Resort, Kuta, Kabupaten Badung pada Senin (6/11).

Pj. Gubernur Bali mengatakan kedua daerah punya keunggulan dan potensinya masing-masing yang akan lebih tereksplorasi jika kerja sama secara intensif dijalankan. “Bali memiliki potensi dan keunggulan, begitu juga tentunya dengan Provinsi Lampung. Kerja sama antardaerah pembuat potensi bisa lebih tereksplorasi. Kerja sama ini akan memperkuat komitmen, karya nyata memajukan daerah transfer informasi dan inovasi meningkatkan kemajuan dan pembangunan di dua provinsi,” tukas Mahendra Jaya.

Ditambah lagi diungkapkan Mahendra Jaya, lebih dari 1 juta orang Bali kini menetap di Lampung dan sudah menjadi warga di sana, sehingga ada kedekatan khusus pula antara kedua daerah. “Lampung dan Bali ada kedekatan emosional, orang Bali banyak yang sudah turun-temurun tinggal di Lampung dan saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Gubernur Lampung dan jajaran yang sudah menerima warga Bali dengan baik dan sudah menjadi bagian dari warga Lampung,” ungkapnya.

Kembali ke masalah ekonomi, Pria kelahiran Singaraja ini menambahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global dengan serangkaian peristiwa seperti kenaikan suku bunga di Amerika, penarikan investasi di negara berkembang, perang Rusia-Ukraina hingga yang teranyar konflik Hamas-Israel menjadikan kerja sama antardaerah punya peran vital.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Raih Penghargaan Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah 2024 Kategori Kinerja Total Klaster Fiskal Tinggi

“Dampak peristiwa global ini tentu akan berpengaruh pada harga dan ketersediaan pasokan pangan, bahan bakar serta berpengaruh pada inflasi.  Karena itu penting sekali adanya keberlanjutan investasi dan keberlanjutan pangan melalui kerja sama antardaerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan Bali selalu mendapatkan sambutan dan dukungan penuh sebagai lokasi acara apalagi terkait investasi seperti Lampung Investment Summit 2023 ini. “Selain itu, saya sudah minta kepada pak Gubernur Bali untuk meningkatkan kerja sama tidak hanya untuk produk, namun juga untuk pariwisata,” kata Arinal. “Kita juga punya banyak potensi untuk pariwisata di Lampung namun belum ‘sepandai’ Bali untuk mengelola pariwisata,” katanya lagi.  “Saya ingin belajar kepada pak Gubernur Bali dan masyarakat Bali bagaimana untuk mengembangkan pariwisata,” imbuhnya.

Kerja sama yang terbangun antara kedua daerah menurut Arinal akan sangat menguntungkan mengingat Lampung dikenal sebagai produsen terutama penghasil bahan-bahan pangan dan Bali sangat terkenal sebagai pembuka pintu pasar internasional. “Jadi kita bekerjasama dengan saling menguntungkan, Bali silahkan jadi pasar dan pembuka pintu untuk investor dan yang penting dunia tahu bagaimana potensi besar yang dimiliki indonesia,” tandasnya lagi.

Sejumlah kerja sama antar-kedua daerah tersebut ditandai dengan penandatangan MoU antara kepala dinas terkait. Antara lain kerja sama Fasilitasi Pengembangan Budidaya Tanaman Pangan, Hortikultura dan Penguatan Tanaman Pangan serta kerja sama Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Sumber Daya Perkebunan.

Lalu perjanjian kerja sama juga dilakukan untuk Pengembangan Sektor Peternakan dan Kesehatan Hewan  dilanjutkan kerja aama Pengembangan Potensi Kelautan dan Perikanan serta Pengembangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah di kedua daerah. Selain itu juga dilakukan perjanjian kerja sama di bidang Peningkatan dan Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Peningkatan dan Pengembangan Sektor Industri dan Perdagangan.

Baca Juga  Pimpin High Level Meeting TPID, Pj. Gubernur Bali Tekankan Pentingnya Langkah Strategis Agar Inflasi Tetap Terjaga

Juga dilanjutkan dengan penandatanganan Kesepakatan Komitmen Transaksi Antara Pelaku Usaha Lampung dan Pelaku Usaha Bali dengan total transaksi senilai Rp 8.713.500.000. Seluruh penandatanganan disaksikan langsung Pj. Gubernur Bali dan Gubernur Lampung serta Kepala Kanwil BI Lampung Budiono serta perwakilan Kanwil BI Provinsi Bali.

Nampak dalam kesempatan tersebut mendampingi Pj. Gubernur Bali, Kepala Distanpangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali I Wayan Jarta, Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok. Bagus Pemayun, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bali Putu Sumardiana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bersama ITB STIKOM Bali, Mahasiswa Internship dari Montpellier Prancis Lakukan Pengembangan Desa Digital di Desa Punggul Badung

Published

on

By

stikom bali
KUNJUNGAN: Mahasiswa dari Polytech Montpellier yang melakukan internship di ITB STIKOM Bali, melakukan kunjungan di Desa Punggul, Kabupaten Badung, Senin, 4 Mei 2026. (Foto: Hms STIKOM Bali)

Badung, baliilu.com – Mahasiswa dari Polytech Montpellier yang melakukan internship di ITB STIKOM Bali, melakukan kunjungan di Desa Punggul, Kabupaten Badung, Senin, 4 Mei 2026.

Kunjungan itu untuk menggali persoalan yang ada di desa. Terutama, dalam pengembangan menjadi desa digital. Desa Punggul dijadikan case study, karena telah menerapkan digitalisasi dalam mendukung tata kelola pelaksanaan administrasi desa sehari-hari.

Supervisor internship dari ITB STIKOM Bali Yudi Agusta, Ph.D. menjelaskan, ada empat aspek pengelolaan desa digital yang menjadi materi diskusi.

“Aspek itu meliputi, pengelolaan keuangan dana komunitas, pengelolaan keamanan sistem desa, pengelolaan pengetahuan desa, dan pengelolaan sistem otomatis di desa,” kata Yudi Agusta.

Menurutnya, pengelolaan keuangan dana komunitas di tingkat banjar yang masih dilaksanakan secara manual.

Sedangkan pengelolaan keamanan sistem desa sudah cukup baik. Untuk pemantauan potensi terjadinya masalah tetap dilakukan dalam periode mingguan. Serta, pengelolaan data yang sudah digunakan dengan optimal.

“Tapi belum menyentuh pada level penyediaan pengetahuan desa, dan belum adanya sistem otomatis yang diterapkan di desa,” kata Yudi.

Dengan informasi tersebut, keempat mahasiswa akan melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan lebih lanjut, akhir masa internship pada 10 Agustus 2026 mendatang.

Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma menyambut baik kunjungan kerjasama ITB STIKOM Bali dan mahasiswa asal Prancis itu.

“Kerja sama itu memberikan kontribusi dalam merumuskan berbagai ide pengembangan Desa Digital yang berkelanjutan,” kata Kadek Sukarma.

ITB STIKOM Bali sendiri terus mendorong kegiatan kolaborasi internasional melalui berbagai kegiatan. Di antaranya, penerimaan mahasiswa asing untuk berkuliah di ITB STIKOM Bali, penyediaan program double degree internasional yang sudah dilaksanakan bersama Malaysia dan China, kegiatan short course mahasiswa baik.

Baca Juga  Pj. Gubernur Mahendra Jaya Harap Program HATINYA PKK dan DELIGI Terus Berlanjut Kembangkan Potensi Desa

“Yang inbound maupun outbound dalam bentuk program Bali Cross Cultural Program (BCCP) dan Global Cross Cultural Program (GCCP),” kata Yudi.

Kegiatan internship diharapkan memberikan kontribusi dalam meningkatkan internasionalisasi di ITB STIKOM Bali. Sekaligus memberikan kontribusi nyata di masyarakat.

ITB STIKOM Bali juga menyiapkan Kurikulum untuk mahasiswa bekerja di bidang IT di Jepang melalui program Hi-Think, Language Learning Center untuk mempersiapkan mahasiswa Go Global.

Termasuk, Magang Berbayar di luar negeri, dan penerimaan mahasiswa internasional yang melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan di ITB STIKOM Bali. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Canangkan Tiga Desa di Tejakula Sebagai Desa Cantik 2026

Published

on

By

desa cantik buleleng
CANANGKAN DESA CANTIK: Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng resmi mencanangkan Desa Tembok, Desa Les, dan Desa Pacung di Kecamatan Tejakula sebagai Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 bertempat di Wantilan Desa Tembok, Rabu (6/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng resmi mencanangkan Desa Tembok, Desa Les, dan Desa Pacung di Kecamatan Tejakula sebagai Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 bertempat di Wantilan Desa Tembok, Rabu (6/5).

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan Kepala Dinas PMDPPKB Buleleng, Made Supartawan, ditegaskan bahwa keberhasilan program Desa Cantik sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. “Kolaborasi lintas sektor ini penting agar pelaksanaan program bisa lebih terukur dan efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat penanganan berbagai isu strategis, seperti penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta peningkatan kualitas pendidikan di tingkat desa.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Buleleng, Gede Iwan Santika, menjelaskan bahwa program Desa Cantik bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik serta kualitas pengelolaan data di desa. Melalui pembinaan statistik sektoral dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, desa diharapkan mampu menghasilkan data yang valid, akurat, dan relevan. “Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,” ungkapnya

Pencanangan Desa Cantik Tahun 2026 ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya program secara resmi. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam agen statistik kepada tiga desa perwakilan sebagai langkah awal dalam mendorong transformasi pengelolaan data desa berbasis statistik.

Dengan pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data desa guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat, terarah, dan berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sekda Dewa Indra: Capaian RPJPD Bali 2005-2025 Cukup Baik dan di Atas Rata-rata Nasional
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda Rai Gelorakan Aksi Bergerak dan Berbagi di Kerambitan dan Penebel

Published

on

By

bunda rai
HADIRI AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya alias Bunda Rai saat menghadiri program unggulan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi sekaligus aksi sosial bedah kamar yang digelar secara roadshow di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Tabanan, Rabu (6/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya alias Bunda Rai kembali menggencarkan aksi sosial untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata melalui program unggulan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi sekaligus aksi sosial bedah kamar yang digelar secara roadshow di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Tabanan, Rabu (6/5).

Kegiatan diawali dengan aksi bedah kamar ODGJ milik Nyoman Sukarya di Banjar Lebah, Desa Tista, Kerambitan. Setelah itu, jajaran melanjutkan kegiatan aksi sosial bergerak dan berbagi di Wantilan Desa Tista. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai bersama jajaran juga melaksanakan sosialisasi lubang biopori sekaligus menyerahkan bantuan sebanyak 150 alat dan pelubang biopori kepada masing-masing kecamatan.

Tidak hanya itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik langsung penerapan program Aku Hatinya PKK di rumah warga. Usai kegiatan di Kerambitan, jajaran bergerak menuju lokasi kedua di Kantor Desa Buruan, Penebel, dengan melanjutkan agenda sosialisasi serupa terkait bantuan sosial, pengelolaan sampah dan ketahanan pangan keluarga.

Turut hadir mendampingi Bunda Rai, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial P3A, perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, Camat Kerambitan dan Camat Penebel beserta jajaran, para perbekel se-Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa beserta pengurus di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, pengurus YKI, K3S, Bunda PAUD Tabanan, hingga para penerima bantuan yang telah hadir sejak pagi.

Di Kecamatan Kerambitan, bantuan diberikan kepada masyarakat rentan yang terdiri dari 10 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK), 20 lansia, 15 penyandang disabilitas, 15 balita gizi kurang, dan kader PKK kurang mampu dengan total penerima 75 orang. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 6 penderita kanker serta bantuan PMT untuk 100 anak PAUD. Bantuan tambahan lainnya berupa 1 rehab kamar ODGJ, 1 alat bantu dengar, 2 kursi roda, dan 1 tripod.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Terima Kunjungan Kehormatan Konsul Jenderal Australia

Sementara di Kecamatan Penebel, bantuan difokuskan kepada 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 penyandang disabilitas, 15 balita gizi kurang, serta kader PKK kurang mampu dengan total 90 penerima manfaat. Selain itu juga diberikan bantuan kepada 6 penderita kanker dan PMT bagi 100 anak PAUD. Bantuan tambahan yang disalurkan meliputi 1 alat bantu dengar, 1 kursi roda, 3 tripod, dan 4 walker. Adapun jenis bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima meliputi 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kotak susu balita, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng.

Dalam arahannya, Bunda Rai menegaskan kehadirannya bersama jajaran merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. “Pagi ini saya hadirkan seluruh jajaran, tujuan kami datang untuk memberikan perhatian dan sedikit bantuan. Jangan dilihat besarannya, tetapi ini sebagai bentuk kepedulian agar bapak dan ibu tetap bersemangat dan berbahagia. Ini adalah bentuk jalinan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Bunda Rai juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya melalui program Duta Padas (Palemahan Kedas). Ia mengajak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah tangga. “Ini hal kecil, tetapi kalau dilakukan bersama-sama dari rumah tangga, kita bisa mengurangi sampah. Jika tidak ada sinergi masyarakat dan pemerintah, masalah sampah ini bisa menjadi bencana. Mari kita atasi dari sumbernya,” tegasnya.

Menurutnya, bantuan lubang biopori yang diberikan diharapkan menjadi rangsangan bagi masyarakat agar ikut menerapkan pengolahan sampah organik di lingkungan rumah masing-masing. Sampah dapur dapat dimasukkan ke lubang biopori hingga menjadi pupuk, sedangkan sampah daur ulang disalurkan ke bank sampah desa. Program tersebut juga dinilai sejalan dengan program Aku Hatinya PKK dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Baca Juga  Pimpin High Level Meeting TPID, Pj. Gubernur Bali Tekankan Pentingnya Langkah Strategis Agar Inflasi Tetap Terjaga

“Tahun ini saya ingin membangkitkan kembali dan menjaga ketahanan pangan keluarga melalui lomba Aku Hatinya PKK. Selain bermanfaat untuk ketahanan pangan, program ini juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga, apalagi saat harga kebutuhan pokok terus meningkat,” imbuhnya.

Selain itu, selaku Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Srikandi Tabanan tersebut turut mensosialisasikan transformasi Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal). Ia menjelaskan, posyandu kini tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup bidang sosial, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat hingga ketertiban dan perlindungan masyarakat sehingga masyarakat lebih mudah mengadukan persoalan sosial yang dihadapi.

Ketua TP PKK Kecamatan Kerambitan, Ny. Ratmini Supraja, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bunda Rai kepada masyarakat Kerambitan. “Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan terhadap masyarakat di Kecamatan Kerambitan. Beliau tidak hanya hadir memberikan bantuan, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat terus berlanjut menjadi motivasi bagi kader PKK dalam menjalankan tugas dan fungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Penebel, Ny. Asri Manik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca