Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tingkatkan SDM, FKP Rekrut 3 Dosen Muda

BALIILU Tayang

:

de
Dari kiri ke kanan, tiga dosen muda yang direkrut FKP Unud tahun 2022. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana (FKP Unud) menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan melakukan perekrutan 3 dosen baru pada awal tahun 2022. Hal ini tentu sangat dibutuhkan mengingat tingginya angka peminat calon mahasiswa untuk bisa masuk ke FKP. Ditambah lagi rencana FKP untuk menambah jurusan baru dalam waktu dekat.

Pada acara yang dilaksanakan pada Jumat, 28 Januari 2022, Dekan FKP Prof. Nuarsa membacakan surat keputusan yang ditandatangani langsung oleh Rektor Udayana untuk menetapkan ketiga dosen baru di lingkungan FKP. Mereka adalah Putu Satya Pratama Atmaja, S. Kel, M.Si. dan I Putu Yogi Darmendra, S.Si., M.Sc. yang akan bertugas di Program Studi Ilmu Kelautan, sedangkan satu lagi Ni Luh Gede Rai Ayu Saraswati, S.Pi, M.Si. akan mengisi posisi di Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan.

Ketiga dosen muda ini memiliki pengalaman akademik yang luar biasa. Mereka tercatat telah menempuh pendidikan dengan beasiswa di kampus-kampus terbaik dunia. Dari Jepang hingga Australia. Hal ini tentu meningkatkan kualitas tenaga pengajar yang tersedia di FKP yang memang dikenal memiliki banyak dosen muda dengan pengalaman international yang luas.

Prof. Nuarsa menyampaikan bahwa ketiga rekrutan ini diharapkan bisa memberi tambahan kekuatan untuk FKP. ‘’Mengingat banyaknya pekerjaan yang harus dikerjakan FKP dalam beberapa tahun ke depan, kami berharap mereka bisa memberi kontribusi yang berarti,” ucap Nuarsa.

Ditambahkan pula bahwa dosen-dosen muda harus mencintai pekerjaannya sebagai tenaga pendidik sehingga dapat menjaga semangatnya untuk jangka panjang. Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Unud Terima Kunjungan Tim Pascasarjana UIN SAIZU Purwokerto, Jajaki Peluang Kerjasama
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Meriahkan Bulan Bung Karno VIII, Kecamatan Densel Gelar Lomba Ngelawar

Published

on

By

lomba ngelawar
TINJAU LOMBA NGELAWAR: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat meninjau penilaian Lomba Ngelawar antar-Desa/Kelurahan dalam memeriahkan peringatan Bulan Bung Karno VIII se-Kecamatan Denpasar Selatan dalam di Halaman Kantor Kecamatan Denpasar Selatan, pada Jumat (5/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kecamatan Denpasar Selatan menggelar Lomba Ngelawar antar-Desa/Kelurahan se-Kecamatan Denpasar Selatan di Halaman Kantor Kecamatan Denpasar Selatan, pada Jumat (5/6). Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan rangkaian untuk memeriahkan peringatan Bulan Bung Karno VIII, di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan.

Acara ini turut dihadiri langsung Wakil Walikota Denpasa, I Kadek Agus Arya Wibawa yang didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar I Wayan Budha, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, serta Camat Denpasar Selatan Ida Bagus Made Purwanasara.

Sejak tiba Wawali Arya Wibawa langsung meninjau satu per satu proses pembuatan lawar oleh peserta. Bahkan tak jarang, pihaknya turut mencicipi lawar hasil karya Desa/Kelurahan se-Kecamatan Denpasar Selatan.

Di sela-sela perlombaan, Wawali Arya Wibawa mengapresiasi kegiatan Lomba Ngelawar yang dilaksanakan di Kecamatan Denpasar Selatan. Hal ini merupakan implementasi Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

“Lomba Ngelawar se-Kecamatan Densel ini adalah salah satu cermin dari pelaksanaan Visi Misi Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya yang menguatkan tradisi dalam kegiatan bermasyarakat tentunya sebagai ajang solidaritas antar-peserta dengan semangat gotong-royong,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia, Oka Suputra mengatakan Lomba Ngelawar ini dilaksanakan serangkaian Bulan Bung Karno VIII tahun 2026 di Kecamatan Denpasar Selatan. Dimana, selain membangun kebersamaan, lomba ini juga wujud implementasi ajaran Tri Sakti Bung Karno.

“Kegiatan Lomba Ngelawar ini mengimplementasikan poin ketiga dari ajaran Tri Sakti Bung Karno yaitu berkepribadian di bidang kebudayaan, sehingga kita harus melestarikan budaya dan tradisi yang kita miliki,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa lomba ini diikuti oleh seluruh desa/kelurahan di wilayah Denpasar Selatan, dengan jumlah total peserta 50 orang. Pemenang dari Lomba Ngelawar ini akan mendapat hadiah berupa piala serta uang pembinaan. (eka/bi)

Baca Juga  Fapet Unud Gelar PKKMB 2023

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Sagung Antari Jaya Negara Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Buleleng

Published

on

By

Sagung Antari Jaya Negara
HADIRI PASAR RAKYAT: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar di Taman Kota Singaraja, Jumat (5/6). (Foto: Hms Dps)

Buleleng, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar di Taman Kota Singaraja, Jumat (5/6).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua TP. PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Sagung Antari Jaya Negara juga menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 orang penerima dari masyarakat Kabupaten Buleleng. Tas tersebut berisi berbagai kebutuhan hasil belanja produk UMKM dan pedagang lokal yang ada di Pasar Rakyat.

Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengaku senang dapat mengikuti kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbelanja produk lokal dan UMKM, namun juga menjadi momentum untuk berbagi dan membantu masyarakat di Kabupaten Buleleng.

“Selain dapat berbelanja produk masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi dan mempererat rasa kebersamaan antar daerah di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta mengatakan, Pasar Rakyat PKK merupakan program yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali saat masa pandemi Covid-19. Saat itu, para petani kesulitan menjual hasil panen karena minimnya pembeli bahkan djberikan begitu saja.

“Melalui pasar rakyat ini kami mengajak petani dan UMKM untuk menjual produknya. Awalnya dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Bali dan seluruh pengurus PKK bergotong-royong membantu masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Jajaki Kerja Sama, Universitas Widyatama Sambangi FIB Unud

Ia mengatakan, setelah pandemi mereda, kegiatan tersebut terus berkembang dengan mengusung tema “Berbelanja dan Berbagi”. Selain mempererat silaturahmi antar-pengurus TP PKK se-Bali, kegiatan ini juga menjadi sarana mendukung perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, dan pengerajin lokal.

Ny. Seniasih Giri Prasta menambahkan, melalui kegiatan ini setiap TP PKK kabupaten/kota diwajibkan berbelanja produk UMKM yang kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk paket bantuan. Untuk kegiatan kali ini, Kabupaten Buleleng menyiapkan 20 tas bantuan, sedangkan kabupaten/kota lainnya masing-masing 10 tas.

“Tujuan mulia kita adalah menjalin silaturahmi dengan sesama pengurus, kemudian menyapa UMKM, mengajak masyarakat untuk peduli, dan di sini juga ada perputaran uang sehingga kabupaten/kota memiliki kesempatan untuk berkembang,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Denpasar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik I Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting Regional Jawa-Bali

Published

on

By

penghargaan denpasar
TERIMA PENGHARGAAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menerima dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang berlangsung di Hotel JW Marriott Yogyakarta, Kamis (4/6). (Foto: Hms Dps)

Yogyakarta, baliilu.com – Upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali membuahkan hasil. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menganugerahkan dua penghargaan bergengsi kepada Kota Denpasar dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang berlangsung di Hotel JW Marriott Yogyakarta, Kamis (4/6).

Pada kesempatan tersebut, Kota Denpasar berhasil meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, serta Penghargaan Terbaik III Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kota se-Jawa dan Bali. Penghargaan Terbaik I diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, kepada Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Sementara penghargaan Terbaik III diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

Turut mendampingi Walikota Jaya Negara, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, IGA Ngurah Raini, dan Kepala Bappeda Kota Denpasar ⁠I Wayan Putra Sarjana beserta jajaran perangkat daerah terkait. Acara tersebut juga dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan Ahmad Riza Patria, para gubernur se-Jawa dan Bali, serta unsur Forkopimda.

Penghargaan yang diraih Denpasar merupakan hasil penilaian komprehensif terhadap komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, penilaian mencakup konvergensi program lintas sektor, percepatan layanan, efektivitas intervensi hingga tingkat desa, serta capaian nyata dalam menekan angka kemiskinan dan stunting. Inovasi daerah yang mampu menghadirkan solusi kreatif, adaptif, dan berkelanjutan juga menjadi nilai tambah.

Baca Juga  Visitasi LP3M Unud ke FH Unud, Progres Persiapan Akreditasi Internasional FIBAA

Sementara pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, aspek yang dinilai meliputi kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, efektivitas pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan, hingga keberhasilan pemerintah daerah dalam menurunkan angka pengangguran secara terukur dan berkelanjutan.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas kinerja nyata kepala daerah yang berhasil menghadirkan perubahan positif di wilayahnya masing-masing.

Menurut Tito, penilaian dilakukan secara objektif dengan menggunakan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga capaian yang diraih benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.

“Empat kategori yang kita nilai kali ini adalah kemiskinan dan stunting, pengangguran, pengendalian inflasi, serta creative financing. Semua menggunakan data yang terbuka dan terukur. Dengan penghargaan ini kami ingin membangun iklim kompetisi yang sehat sekaligus memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang berhasil menunjukkan kinerja terbaiknya,” ujar Tito.

Mendagri Tito Karnavian juga menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah sekaligus memotivasi kepala daerah untuk terus menghadirkan inovasi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah juga menyiapkan insentif fiskal bagi daerah pemenang. Terbaik I memperoleh insentif sebesar Rp. 3 miliar, Terbaik II sebesar Rp. 2 miliar, dan Terbaik III sebesar Rp.1 miliar.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Kemendagri kepada Kota Denpasar. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar bersama masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya yang terus bersinergi dalam menanggulangi kemiskinan, mempercepat penurunan stunting, serta menciptakan lapangan kerja.

“Penghargaan ini menjadi cambuk semangat bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar untuk terus menghadirkan pelayanan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  TIM PPK ORMAWA BEM FEB Unud Launching Produk Wedang Karsa di Dies Natalis Ke-56

Lebih lanjut, Jaya Negara menjelaskan bahwa penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan. Di bidang kesehatan, Pemkot Denpasar terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan intervensi gizi bagi balita, memperluas edukasi kesehatan keluarga, serta memastikan akses layanan kesehatan dasar bagi seluruh masyarakat.

Sementara di sektor ekonomi, berbagai program pemberdayaan masyarakat terus digencarkan melalui penguatan ekonomi keluarga, dukungan bagi pelaku usaha mikro dan kecil, pengembangan sektor pertanian dan perikanan lokal, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha.

Untuk menekan angka pengangguran, Pemkot Denpasar juga terus memperluas akses pelatihan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memperkuat kemitraan dengan dunia usaha, serta membuka peluang usaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.

“Keberhasilan ini bukan semata-mata milik pemerintah, tetapi hasil gotong-royong seluruh masyarakat Denpasar. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan inovasi agar setiap program pembangunan benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca