Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tinjau 91 Command Center, Kapolri dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Personel Jelang KTT ASEAN

BALIILU Tayang

:

kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, saat meninjau langsung 91 Command Center terkait pengamanan KTT ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: ist)

Labuan Bajo, NTT, baliilu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, meninjau langsung 91 Command Center untuk memastikan kesiapan personel serta peralatan terkait pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, pengecekan itu dilakukan guna memastikan kesiapan personel serta peralatan baik Body Worm Camera, Handy Talky (HT) hingga alat komunikasi lainnya yang terhubung dengan 91 Command Center terkait proses pengamanan KTT ASEAN.

“Semuanya kita sambungkan dengan Command Center. Sehingga pergerakan anggota di lapangan sekaligus juga kegiatan yang ada di lokasi, dimana anggota berada tersebut, bisa kita monitor sekaligus kita laksanakan pengecekan. Supaya kita bisa tahu terkait dengan hal-hal yang harus dievaluasi,” kata Sigit usai meninjau 91 Command Center di Labuan Bajo, NTT, Minggu, 7 Mei 2023.

Sigit menyatakan, dari peninjauan bersama Panglima TNI tersebut, seluruh personel TNI-Polri sudah melakukan evaluasi terkait dengan kendala-kendala yang ditemukan. Sehingga, pelaksaan Main Event KTT ASEAN pada tanggal 9-11 Mei, dari segi pengamanannya dapat berjalan optimal dan lancar.

“Mudah-mudahan dengan konsep operasi dan sistem kendali serta monitoring yang bisa kita pantau memudahkan proses pengamanan yang akan berjalan nanti,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyebut, dengan terus melakukan pemantauan serta pemantapan pengamanan, nantinya penyelenggaraan KTT ASEAN dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai, baik mulai dari kedatangan delegasi, lokasi penginapan hingga tempat utama berlangsungnya kegiatan tersebut.

“Kami bersama dengan Bapak Panglima sudah mengatur bagaimana proses untuk melakukan pengawalan dari mulai ketibaan di bandara sampai dengan di akomodasi hotel mereka. Kemudian pergerakan dari akomodasi ke venue utama semuanya. Tentunya sudah kita siapkan,” ucap Sigit.

Baca Juga  Soal Usulan Calon Panglima TNI, Presiden Nilai Jenderal Agus Subiyanto Penuhi Semua Aspek

Dari segi pengawalan, Sigit menuturkan bahwa, petugas keamanan nantinya akan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah tempat selama pelaksanaan KTT ASEAN.

Menurut Sigit, pengaturan lalu lintas itu harus dilakukan untuk menghindari terjadinya crowded. Mengingat, wilayah Labuan Bajo terdapat beberapa ruas jalan yang tidak terlalu lebar. Sehingga, kebijakan rekayasa diterapkan guna bisa terkelola dengan baik.

“Tentunya ada kondisi jalan yang memang kecil. Sehingga mau tidak mau, kita harus lakukan pengaturan rekayasa. Karena memang ini akan menimbulkan crowded apabila, tidak kita atur,” tutur Sigit.

Sebab itu, Sigit tak lelah, kembali mensosialisasikan tentang adanya kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut kepada masyarakat. Ia pun menginstruksikan kepada jajarannya terus menyampaikan komunikasi publik yang baik terkait dengan hal tersebut, demi kelancaran pelaksanaan KTT ASEAN serta masyarakat sendiri.

“Tentunya ada masyarakat mungkin akan terganggu. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya selalu menyampaikan komunikasi publik yang baik. Sehingga masyarakat terinformasi. Walaupun terganggu, namun masyarakat tetap mendukung seluruh kegiatan KTT ASEAN. Karena ini juga tentunya menimbulkan Multiplier Effect yang positif untuk masyarakat Labuan Bajo,” kata Sigit.

Disisi lain, Sigit menjelaskan, dengan terpilihnya Labuan Bajo sebagai lokasi pelaksanaan KTT ASEAN, hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun Negara Indonesia. Apalagi, tema yang diusung dalam penyelenggaraan tersebut adalah, Epicentrum of Growth.

“Jadi bagaimana pertumbuhan itu bisa muncul dan terus bertumbuh di kawasan ASEAN tentunya, utamanya bagi Labuan Bajo sendiri yang saat ini menjadi destinasi wisata. Karena itu walaupun mungkin di dalam pelaksanaannya ada masyarakat yang terganggu atau kurang nyaman, kita harapkan semuanya bisa support, memaklumi bahkan mendukung,” papar Sigit.

Baca Juga  Kapolri dan Empat Pati Polri Terima Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Timor Leste

“Dan saya juga mendapat informasi dari Pak Kapolda ada persatuan masyarakat Manggarai kurang lebih jumlahnya 100, mereka ikut terlibat dalam hal kegiatan pengamanan di venue yang ada. Tentunya ini merupakan bentuk dukungan positif dari masyarakat terhadap rangkaian penyelenggaraan KTT ASEAN dan juga pengamanan KTT,” tambah Sigit menegaskan.

Kesempatan yang sama, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan bahwa, masyarakat Labuan Bajo khususnya harus bangga lantaran KTT ASEAN dilaksanakan di wilayah tersebut.

Menurutnya, hal itu merupakan ukiran sejarah baru khususnya bagi Negara Indonesia. Sebab itu, Yudo berharap, semua unsur lapisan masyarakat khususnya di Labuan Bajo, dapat mendukung seluruh proses rangkaian KTT ASEAN, agar berjalan aman, lancar dan damai.

“Masyarakat tentunya juga harus bangga karena di Labuan Bajo, dilaksanakan KTT, ini merupakan sejarah baru, mengukir sejarah baru. Dan tentunya kalau ada hambatan sedikit tentang jalan-jalan ditutup ini tentunya mohon dimaklumi dan ini tidak ditutup selamanya. Artinya begitu rangkaian selesai silahkan masyarakat bisa melaksanakan kegiatan seperti biasa. Harapannya tadi, karena memang jalannya sempit, ini mohon maaf tentunya supaya kegiatan ini dapat lancar. Saya ingin keterlibatan masyarakat, tokoh pemuda, agama dan adat, semuanya mendukung kegiatan ini. Karena semuanya demi Indonesia dan demi masyarakat Labuan Bajo,” tutup Yudo. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Putri Koster Tekankan Kebersihan Lingkungan sebagai Fondasi Kesehatan Masyarakat dan Pariwisata Bali

Published

on

By

Putri Koster Serahkan Bantuan di Desa Songan A
SERAHKAN BANTUAN: Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan saat mendampingi kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Pusat dalam rangka asistensi penguatan peran Posyandu dalam mendukung penanganan sampah di Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Bangli, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata Bali. Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Pusat dalam rangka asistensi penguatan peran Posyandu dalam mendukung penanganan sampah di Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (20/10/2026).

Dalam arahannya di hadapan 150 kader Posyandu dari 15 banjar di Desa Songan, Putri Koster menyampaikan bahwa lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental masyarakat. Karena itu, kepedulian terhadap kebersihan perlu dibangun sebagai kebiasaan bersama, dimulai dari lingkungan keluarga.

Putri Koster secara khusus mengingatkan pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenisnya sejak dari sumber. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik merupakan langkah nyata untuk mencegah pencemaran lingkungan dan meminimalkan risiko penyakit. Ia juga mendorong para orang tua menanamkan kesadaran menjaga kebersihan kepada anak-anak sejak dini agar tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Putri Koster menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap kelestarian lingkungan, kehidupan masyarakat, dan kebudayaan Bali. Oleh karena itu, penerapan kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber serta pembatasan penggunaan plastik sekali pakai perlu terus diperkuat melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Posyandu.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum Tim Pembina Posyandu Pusat, Safriati Safrizal, menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan salah satu modal utama dalam menjaga daya tarik Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. Menurutnya, kenyamanan dan kesehatan lingkungan menjadi faktor penting yang turut memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung.

Baca Juga  Kapolri Serap Aspirasi Pecalang dan Ojek Online, Perkuat Kemitraan Jaga Bali Tetap Aman dan Nyaman

Safriati mengingatkan bahwa citra Bali sebagai destinasi wisata unggulan harus didukung dengan kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan terbebas dari persoalan sampah, khususnya sampah plastik sekali pakai. Apabila kebersihan tidak terjaga, kondisi tersebut dapat menurunkan kenyamanan wisatawan sekaligus berdampak terhadap citra pariwisata Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Safriati juga menyampaikan apresiasi Tim Pembina Posyandu Pusat kepada Provinsi Bali atas pelaksanaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui Posyandu. Menurutnya, Bali telah menunjukkan kemajuan dalam penguatan peran Posyandu dibandingkan dengan sejumlah daerah lain yang belum melaksanakan keenam bidang SPM secara menyeluruh.

Meski demikian, Safriati mengingatkan agar pelaksanaan enam bidang SPM melalui Posyandu tidak dilakukan secara kaku. Posyandu diharapkan mampu mengembangkan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan, karakteristik, serta potensi masing-masing wilayah, tanpa mengesampingkan pelayanan dasar yang menjadi tugas utamanya.

Khusus bagi Bali yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, Safriati mencontohkan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dikembangkan melalui pelatihan keterampilan bagi generasi muda, seperti pelatihan pemandu wisata, fotografi, maupun peningkatan kemampuan bahasa asing. Pengembangan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sesuai dengan potensi ekonomi daerah.

Selain pengembangan kegiatan pemberdayaan, Safriati menekankan pentingnya penguatan pendataan masyarakat oleh kader Posyandu. Data yang telah dihimpun perlu direkapitulasi, diperbarui, dan ditindaklanjuti melalui koordinasi antarsektor agar kebutuhan masyarakat pada enam bidang SPM dapat teridentifikasi secara lebih menyeluruh.

Ia juga mendorong para kader Posyandu menerapkan pendekatan pelayanan proaktif atau jemput bola dengan mendatangi masyarakat secara langsung. Langkah ini dinilai penting untuk menjangkau warga yang mengalami keterbatasan akses pelayanan, termasuk masyarakat yang sedang sakit, kelompok rentan, maupun warga yang belum memahami mekanisme penyampaian kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi.

Baca Juga  Soal Usulan Calon Panglima TNI, Presiden Nilai Jenderal Agus Subiyanto Penuhi Semua Aspek

Safriati berharap kader Posyandu terus meningkatkan kreativitas, keaktifan, dan inovasi dalam menjalankan tugasnya. Kader diharapkan tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi secara aktif membangun komunikasi dan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah agar tidak ada warga yang terabaikan dalam memperoleh pelayanan dasar.

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas sanitasi komunal di Kantor Desa Songan A. Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sanitasi lingkungan dan penyediaan sarana penunjang kegiatan masyarakat, termasuk pelayanan Posyandu.

Pembangunan fasilitas sanitasi komunal direncanakan mulai dilaksanakan pada November 2026. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat sekaligus meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta merawat sarana sanitasi secara berkelanjutan.

Fasilitas sanitasi komunal di Desa Songan A merupakan salah satu dari sepuluh fasilitas sanitasi yang dialokasikan untuk Provinsi Bali. Dari jumlah tersebut, tiga fasilitas dialokasikan bagi Kabupaten Bangli, masing-masing di Desa Songan A, Desa Songan B, dan Desa Belandingan. Pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana sanitasi yang lebih memadai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Sambut Pangdam IX/Udayana Mayjen Putra Widiastawa, Perkuat Sinergi Jaga Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Sambut Pangdam IX/Udayana
SAMBUT: Gubernur Bali Wayan Koster menyambut kedatangan Mayjen TNI Putra Widiastawa sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana yang baru yang berlangsung di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyambut kedatangan Mayjen TNI Putra Widiastawa sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana yang baru. Gubernur Koster berharap kepemimpinan putra daerah asal Buleleng tersebut semakin memperkuat sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta kondusivitas Bali.

Penyambutan berlangsung di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (20/10/2026). Mayjen TNI Putra Widiastawa hadir didampingi Ny. Desak Putra Widiastawa selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah IX/Udayana.

Kedatangan Pangdam IX/Udayana yang baru ditandai dengan tradisi Tepung Tawar sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang. Prosesi berlangsung khidmat, dipimpin pemuka agama Hindu, setelah rangkaian acara diawali penampilan Tari Sekar Jagad.

Tradisi Tepung Tawar mengandung makna ungkapan syukur sekaligus permohonan doa. Prosesi tersebut diharapkan membawa keselamatan, menjauhkan pejabat yang baru dari berbagai rintangan, serta memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa selama menjalankan tugas.

Acara penyambutan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, para pejabat utama Kodam IX/Udayana, serta pengurus Persit KCK Daerah IX/Udayana.

Mayjen TNI Putra Widiastawa resmi menjabat Pangdam IX/Udayana menggantikan Mayjen TNI Piek Budyakto. Pejabat sebelumnya mendapat penugasan baru sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Serah terima jabatan keduanya dilaksanakan bersama sejumlah pergantian jabatan Pangdam di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (16/10). Upacara tersebut dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Sebagai putra daerah Bali, Mayjen TNI Putra Widiastawa diharapkan melanjutkan kesinambungan kepemimpinan Kodam IX/Udayana. Ia juga diharapkan meningkatkan profesionalisme prajurit dan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat.

Mayjen TNI Putra Widiastawa menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan jajaran pimpinan daerah di Bali, khususnya Gubernur Wayan Koster. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan dan stabilitas wilayah Pulau Dewata.

Baca Juga  Kapolri Serap Aspirasi Pecalang dan Ojek Online, Perkuat Kemitraan Jaga Bali Tetap Aman dan Nyaman

Dalam kesempatan itu, Mayjen Putra juga menyebut Gubernur Koster sebagai senior atau kakak kelas karena Gubernur asal Sembiran, Kabupaten Buleleng tersebut pernah menempuh pendidikan di sekolah menengah yang sama di Singaraja. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gala Dinner ICANN87 Annual General Meeting, Gubernur Koster Tunjukkan Komitmen Dukung Pelestarian Aksara Bali

Published

on

By

Penyerahan Keyboard Aksara Bali di ICANN87
SERAHKAN KEYBOARD: Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan Keyboard Aksara Bali kepada Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam Gala Dinner ICANN87 Annual General Meeting pada Senin (19/10) Petang di Heritage Beach Garden, The Westin Resort Nusa Dua. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian Aksara Bali sebagai identitas kultural yang wajib dimuliakan oleh seluruh masyarakat Bali. Upaya itu ditunjukkan dengan penyerahan Keyboard Aksara Bali kepada Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam Gala Dinner ICANN87 Annual General Meeting pada Senin (19/10) Petang di Heritage Beach Garden, The Westin Resort Nusa Dua.

Kegiatan gala dinner tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran Second Level Domain (SLD) Aksara Bali, Jawa dan Pegon oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) untuk mendigitalisasi warisan budaya bangsa serta memastikan identitas bangsa dan budaya lokal tetap hidup, relevan dan digunakan secara nyata dalam ekosistem internet global.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya untuk mengekspresikan identitas daerah melalui digitalisasi aksara nusantara dalam infrastruktur digital global, ” jelas Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.

Inisiatif digitalisasi aksara nusantara diharapkan dapat menghidupkan aksara daerah di ruang digital. Aksara daerah nantinya tidak sekadar menjadi dokumen sejarah atau pajangan masa lalu, melainkan benar-benar hidup dan relevan digunakan dalam aktivitas digital sehari-hari.

Selain itu digitalisasi aksara nusantara dapat menjadi pengakuan dan standardisasi global yang membawa identitas budaya Indonesia ke ranah internasional sehingga sistem internet global dapat mengenali bahasa dan tulisan lokal tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Koster pada Kamis (11/12/2025) di Gedung Ksirarnawa Denpasar telah meluncurkan Second Level Domain (SLD) .bali beraksara Bali. Gubernur Koster menekankan bahwa penggunaan aksara Bali bukan sekadar aktivitas budaya, melainkan bentuk pemuliaan terhadap karya adiluhung leluhur yang memiliki nilai tinggi. Koster berharap ke depan penggunaan aksara Bali semakin luas dan masif, termasuk di tanah digital, pemerintahan, pendidikan hingga sektor usaha. (gs/bi)

Baca Juga  Kapolri Minta Strategi Pengendalian Covid-19 di Bali Diperkuat Agar Ekonomi Terus Tumbuh

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca