Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tinjau Pemanfaatan Akses Free Wifi, Bupati Giri Prasta Apresiasi “Bindu Experience”

BALIILU Tayang

:

de
LAKUKAN KUNJUNGAN: Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat melakukan kunjungan ke Desa Adat Bindu, Desa Mekar Bhuana, Kecamatan Abiansemal, Kamis (6/8-2020).

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan penerapan smart city dalam sebuah kabupaten ibaratnya sebuah kehidupan berkeluarga. Pemerintah diibaratkan sebagai orangtua, dan stakeholder lainnya sebagai anggota keluarganya.

Indikator sebuah keluarga yang sukses apabila orangtua sudah berhasil mendidik anak-anaknya sehingga orangtua cukup memberikan fasilitas pendukung, sementara anggota keluarga lainnya saling berkolaborasi memanfaatkan fasilitas tersebut agar efektif dan efisien, bahkan kalau bisa anggota keluarga lain ikut berkontribusi dalam memberikan nilai lebih terhadap keluarga.

“Hari ini saya menjawab berkenaan dengan smart city di Kabupaten Badung. Saya sangat mengapresiasi Desa Adat Bindu, Mekar Bhuana, Abiansemal dengan konsepnya “Bindu Experience”, merupakan sebuah contoh nyata penerapan smart city yang sudah berada dalam level impact karena sudah melibatkan seluruh unsur dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Yang dalam kesempatan ini adalah memanfaatkan dan mengoptimalkan jaringan akses internet gratis dari Kabupaten Badung yang dilaksanakan oleh Diskominfo dengan manyasar 52 rumah warga desa adat,” ujar Bupati Giri Prasta saat melakukan kunjungan ke Desa Adat Bindu, Desa Mekar Bhuana, Kecamatan Abiansemal berkenaan dengan pemanfaatan akses free wifi Kabupaten Badung “Menuju Desa Adat Bindu Mandiri” , Kamis (6/8-2020).

Pada kunjungan tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Dandim Badung I Made Alit Yudana, anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, Kadis Kominfo IGN Jaya Saputra, Kadisdikpora I Ketut Widia Astika, Kadis LHK Wayan Puja, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Made Widiana, Kabag Humas Made Suardita dan Camat Abiansemal IB Mas Arimbawa.

Lebih jauh Giri Prasta menjelaskan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, 1 KK di Kabupaten Badung dalam sebulan bisa menghabiskan biaya Rp 400 ribu hanya untuk kuota internet. “Dalam sebulan 1 KK masyarakat kita bisa menghabiskan biaya Rp 400 ribu hanya untuk membeli kuota internet. Kalau dikalikan dengan jumlah KK yang ada, berarti dalam setahun masyarakat kita mengeluarkan biaya sekitar Rp 400 M untuk bisa mengakses internet. Sedangkan kita pemerintah daerah saja hanya mengeluarkan Rp 23 M setahun untuk penyediaan akses free wifi yang mengcover seluruh wilayah Kabupaten Badung dan itu pun sudah menggunakan jaringan fiber optik di atas 17 core. Untuk itulah kita ingin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang sudah kita sediakan,” tegasnya.

Baca Juga  Di Tengah Pandemi, Ny. Putri Koster: Pemprov Bali Beri Ruang bagi Seniman untuk Berkreasi

Menurut Bupati yang sudah diterapkan oleh Desa Adat Bindu di antaranya pemanfaatan akses wifi untuk siswa belajar online yang merupakan penerapan smart society (learning / pendidikan), pemanfaatan akses wifi untuk pengembangan UMKM  yang merupakan penerapan smart economy (industry), pemanfaatan akses wifi untuk pemantauan keamanan melalui CCTV yang merupakan penerapan smart society (security/keamanan) dan pengelolaan TPS 3R  yang merupakan penerapan smart environment (waste / sampah).

“Dalam program pemberdayaan yang dilakukan oleh Desa Adat Bindu kita menerjunkan 4 OPD sekaligus. Ada Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan, Dinas DLHK dan juga Dinas Koperasi yang semua kompak berkolaborasi dalam memberdayakan masyarakat, jadi dengan kita membantu semua kebutuhan dasar masyarakat, mereka akan bisa fokus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kita Kabupaten Badung sudah bicara pada tataran indeks kebahagiaan, sekaligus kita menyiapkan SDM dan infrastruktur untuk menyambut era 5.0 yang sudah didengungkan oleh Presiden Jokowi,” pungkasnya.

Kadis Kominfo IGN Jaya Saputra menjelaskan konsep eksekusi pemerataan akses internet di Desa Adat Bindu menerapkan sistem subsidi silang, yaitu jauh dekat biaya instalasinya sama sehingga yang titiknya jauh tidak terlalu diberatkan dengan biaya penarikan kabel yang tinggi, dan dengan adanya kerja sama dengan pihak LPD, juga sangat membantu warga yang kurang mampu dalam hal pembiayaan.

Selain itu, masyarakatnya juga aktif mendedikasikan ilmu yang dimiliki untuk membangun desa adatnya. Yang memiliki kemampuan IT berkontribusi dalam penyebaran akses internet, yang memiliki ilmu dalam pengelolaan sampah memberikan kontribusi dalam pengelolaan sampah organik, dan lain sebagainya. “Inilah salah satu penerapan smart city yang baik dan patut dijadikan contoh oleh desa-desa lainnya,” terangnya.

Sementara itu Bendesa Adat Bindu Gusti Nyoman Suastawa mewakili masyarakat, menyampaikan terimakasih kepada Bupati Giri Prasta dan jajaran Pemkab Badung atas perhatian dan dukungan aktif yang diberikan dalam mewujudkan Desa Adat Bindu yang mandiri. “Harapan kami, penerapan yang sudah berjalan baik ini agar terus dipertahankan dan dikembangkan lagi, contohnya dengan optimalisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) desa, penerapan dalam bidang kesehatan, tata ruang desa, dan lain sebagainya. Sehingga Badung Smart Village dapat segera terwujud,” ujarnya. (*/bt)

Baca Juga  SE FKUB Prov Bali Diterbitkan, Atur Kegiatan Keagamaan dan Keramaian di Bali saat Pandemi Covid-19

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Kepala Staf Kepresidenan, Kepala BRAN, dan Dua Wakil Kepala Badan

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara di Istana Negara
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026, yakni Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Mereka yakni Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Pengangkatan Listyo Sigit Prabowo dan Dedi Prasetyo didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Sementara itu, pengangkatan Ariyanto Wibowo dan Muhammad Fadil Imran didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Kedua Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan para pejabat yang dilantik. Para pejabat mengucapkan sumpah untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada para pejabat yang dilantik.

Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh para pejabat yang dilantik. Rangkaian acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, untuk selanjutnya diikuti oleh para undangan yang hadir.

Baca Juga  Asita Bali, HPI Bali, dan PHRI BPC Bangli Layangkan Surat Bersama: Memohon Agar Kenaikan Tarif Retribusi Masuki Kawasan Kintamani Ditunda

Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia menggantikan Dudung Abdurachman yang dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Sementara itu, Dedi Prasetyo sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada kesempatan yang sama, Ariyanto Wibowo dilantik sebagai Wakil Kepala BPKP dan Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, Menteri Kabinet Merah Putih, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat sebagai Kapolri dan Wakapolri

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Pelantikan Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat dilakukan dengan berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan 97/POLRI Tahun 2026 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 1 Oktober 2026.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tribrata dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.

Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta, 14 Juli 1973. Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Sebelum dilantik sebagai Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional sejak 25 Agustus 2025.

Sementara Wahyu Hadiningrat lahir di Bandung, 4 Juni 1970. Wahyu merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1992. Sebelumnya, Wahyu menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena Kapolri).

Baca Juga  Imbauan Gubernur Bali Mulai Jumat Ini, Tunda Perjalanan ke Bali atau ke Luar Bali

Dalam kesempatan tersebut, Suyudi turut mendapat kenaikan pangkat dalam golongan perwira tinggi Polri. Suyudi memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal Polisi. Selanjutnya, Suyudi akan langsung bertugas sebagai Kapolri untuk menggantikan Kapolri sebelumnya, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Pelantikan para pejabat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pejabat yang dilantik. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara dan sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila di Denpasar
SAPA VETERAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyapa para anggota veteran usai memimpin apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Kamis (1/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin apel Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Denpasar yang digelar di Lapangan Lumintang, Denpasar, Kamis (1/10).

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, LVRI Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta peserta apel yang berasal dari berbagai unsur. Rangkaian apel diawali dengan mengumandangkan lagu-lagu perjuangan. Kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian kutipan akhir Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang dibacakan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede di hadapan seluruh peserta apel.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila merupakan refleksi dan bentuk penghormatan terhadap seluruh pejuang yang telah gigih mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.

Pelaksanaan peringatan ini diharapkan mampu menanamkan ajaran Pancasila sebagai dasar negara serta sebagai ideologi bangsa.

“Saya berharap para generasi muda mampu mengimplementasikan ajaran Pancasila sebagai ideologi negara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Arya Wibawa.

Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam menciptakan persatuan bangsa. Hal ini sesuai dengan spirit Pemerintah Kota Denpasar yakni Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara.

Baca Juga  Imbauan Gubernur Bali Mulai Jumat Ini, Tunda Perjalanan ke Bali atau ke Luar Bali

“Sehingga secara berkelanjutan dapat mewujudkan Denpasar Maju yang sejalan dengan Pancasila sebagai perekat bangsa menuju Indonesia Emas,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca