Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Tinjau Pompanisasi di Bantaeng, Presiden: Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Antisipasi Kekeringan

BALIILU Tayang

:

pompanisasi di bantaeng
TINJAU BANTUAN POMPA: Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan ke Desa Layoa, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat, 5 Juli 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Bantaeng, Sulsel, baliilu.com – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan ke Desa Layoa, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat, 5 Juli 2024, untuk meninjau langsung pelaksanaan pemberian bantuan pompa untuk pengairan sawah dan pertanian, yang dikenal sebagai pompanisasi. Pompanisasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

“Pompanisasi ini akan meningkatkan produktivitas. Petani tadi menyampaikan di sini hanya panen sekali padahal tanahnya subur karena airnya enggak ada, sehingga dengan pompa ini sudah nanam yang kedua. Nah kita harapkan nanti bisa masuk penanaman yang ketiga,” ungkap Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan, dikutip dari presidenri.go.id.

Presiden juga menjelaskan bahwa pompanisasi ini juga sebagai upaya antisipasi pemerintah terhadap kemungkinan kekeringan yang panjang di masa mendatang. “Artinya dari 1 paling tidak minimal kedua, kalau bisa ketiga ini akan meningkatkan produktivitas beras kita secara nasional,” ucap Presiden.

Pompanisasi tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim global. “Arahnya ke sana dan juga untuk mengantisipasi kekeringan panjang yang terjadi di semua negara,” lanjut Presiden.

Sedangkan terkait swasembada pangan, Presiden mengatakan bahwa hal tersebut merupakan proses panjang yang dipengaruhi oleh faktor iklim yang tidak menentu. Tidak hanya Indonesia, faktor iklim juga mempengaruhi produktivitas pangan di semua negara.

“Saya kira iklim sangat mempengaruhi produktivitas pangan di semua negara,” tutur Presiden.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian melaksanakan program pompanisasi di seluruh wilayah Indonesia. Untuk Kabupaten Bantaeng, pemerintah telah menyalurkan 80 unit pompa dari 150 unit pompa yang dibutuhkan.

Baca Juga  Indonesia Tolak Aksi Kekerasan dan Pembunuhan Terhadap Ismail Haniyeh

“Keperluannya 150 tadi Pak Bupati menyampaikan butuhnya 150, sudah diberikan 80 pompa,” ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kegiatan tersebut adalah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh, dan Pj. Bupati Bantaeng Andi Abubakar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polsek Densel Amankan Dua Kelompok Pemuda yang Terlibat Keributan di Jalan Hang Tuah

Published

on

By

polsek densel
DAMAI: Personel Polsek Denpasar Selatan saat mendamaikan dua kelompok pemuda yang sempat terlibat keributan di kawasan Jalan Hang Tuah, tepatnya di sebelah timur traffic light SMA Negeri 6 Denpasar, pada Sabtu (2/5/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Personel Polsek Denpasar Selatan mengamankan dua kelompok pemuda yang terlibat keributan di kawasan Jalan Hang Tuah, tepatnya di sebelah timur traffic light SMA Negeri 6 Denpasar, pada Sabtu (2/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.02 Wita.

Kejadian tersebut bermula saat dua kelompok pemuda, masing-masing berjumlah sekitar empat orang yang berasal dari Alor dan Kupang, sebelumnya sempat bersinggungan di kawasan Pantai Sanur. Dalam pertemuan tersebut, terjadi cekcok hingga berujung pada aksi pemukulan terhadap salah satu pemuda dari kelompok Alor.

Tidak terima dengan kejadian tersebut, kelompok pemuda dari Alor kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok Kupang hingga ke Jalan Hang Tuah. Setibanya di lokasi, salah satu pemuda menabrakkan sepeda motornya ke arah kelompok lawan dan sempat terjadi keributan di jalan.

Situasi tersebut menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan dan berusaha mengamankan para pemuda yang terlibat. Melihat kejadian tersebut, salah seorang warga kemudian melaporkan melalui Call Center 110.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) segera menuju lokasi dan mengamankan seluruh pihak yang terlibat ke Mapolsek Denpasar Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.

Berdasarkan informasi awal yang beredar di masyarakat sempat menyebutkan adanya dugaan pembegalan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi, kejadian tersebut murni merupakan keributan antar-kelompok pemuda yang berujung keributan di jalan. Saat ini permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H. dalam keterangannya menjelaskan bahwa informasi awal yang beredar di masyarakat sempat menyebutkan adanya dugaan pembegalan. Namun setelah dilakukan pengecekan dan klarifikasi, kejadian tersebut murni merupakan keributan antar kelompok pemuda.

Baca Juga  Presiden Jokowi: Hilirisasi dan Digitalisasi Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

“Kami luruskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan tindak pidana begal, melainkan kesalahpahaman antar-dua kelompok pemuda yang berujung keributan di jalan. Saat ini permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut disampaikan, kedua belah pihak telah sepakat berdamai dan saling memaafkan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Polsek Denpasar Selatan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta selalu mengedepankan klarifikasi informasi dan melaporkan setiap kejadian melalui Call Center 110. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Puslitbang Polri Gelar Supervisi Tipidkor di Polresta Denpasar, Perkuat SDM dan Integritas Berantas Korupsi

Published

on

By

Puslitbang Polri
TERIMA KUNJUNGAN: Polresta Denpasar menerima kunjungan dan kegiatan penelitian serta supervisi tindak pidana korupsi (Tipidkor) oleh Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri, yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Rupatama Polresta Denpasar. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar menerima kunjungan dan kegiatan penelitian serta supervisi tindak pidana korupsi (Tipidkor) oleh Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri, yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Rupatama Polresta Denpasar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Polri dalam mengoptimalkan pemberantasan korupsi di tingkat kewilayahan.

Dengan dipimpin langsung oleh Kapuslitbang Polri Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Ketua Tim Kombes Pol. Ida Bagus Made, S.I.K., M.M. beserta tim. Kedatangannya disambut Karorena Polda Bali Kombes Pol. Mohammad Basori, S.I.K., M.M., M.H. dan Karosdm Polda Bali Kombes Pol. Agus Nugroho, S.I.K., M.H. dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., bersama Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H. serta Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Kombes Pol. I Komang Budiartha, S.I.K.

Dalam sambutannya, Kapolresta Denpasar menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada tim, selanjutnya menyampaikan paparan yang pada intinya menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak luas terhadap perekonomian negara, menghambat pembangunan, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Tipidkor melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, dukungan teknologi, dan keberanian moral setiap personel.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya sinergitas antarunit serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan stakeholder terkait guna memastikan proses penanganan perkara berjalan cepat, tepat, dan akuntabel. Selain itu, Polri juga memiliki peran penting dalam mengawal program prioritas nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan tepat sasaran dan bebas dari praktik penyimpangan.

Sementara itu, Kapuslitbang Polri dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme personel dalam penanganan perkara korupsi. Ia mengakui masih adanya keterbatasan SDM yang memiliki spesialisasi di bidang Tipidkor, sehingga diperlukan penguatan kompetensi serta penyamaan persepsi.

Baca Juga  Tinjau Gudang Bulog di Lubuklinggau, Presiden Jokowi Pastikan Kelanjutan Bantuan Pangan

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga menghasilkan data yang akan diolah menjadi rekomendasi kebijakan strategis dalam mendukung pemberantasan korupsi dan keberhasilan program nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ketua Tim Puslitbang juga memaparkan hasil penelitian dengan judul “Optimalisasi Pelaksanaan Fungsi Pemberantasan Tipikor di Kewilayahan“, yang menyoroti aspek sumber daya, mindset personel, serta kelembagaan. Disebutkan bahwa perkembangan modus korupsi semakin kompleks, mulai dari penggunaan perusahaan fiktif hingga dokumen elektronik, sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan komprehensif.

Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) melalui pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif, termasuk kuesioner yang melibatkan anggota Ditreskrimsus dan Satreskrim. Hasil penelitian diharapkan mampu merumuskan model kelembagaan yang lebih efektif dan efisien dalam menangani tindak pidana korupsi di wilayah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Polri, khususnya jajaran kewilayahan, semakin optimal dalam menjalankan fungsi pemberantasan korupsi, baik melalui upaya pencegahan maupun penindakan, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bhabin Desa Kemenuh Tindaklanjuti Pembakaran Sampah oleh CV Cendana Mas di Tegenungan

Published

on

By

pembakaran sampah di kemenuh
CEK LOKASI: Bhabinkamtibmas Desa Kemenuh, I Ketut Suparga, melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi pembuangan sampah yang berada di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (4/5/2026) pagi. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat terkait aktivitas pembakaran sampah, Bhabinkamtibmas Desa Kemenuh, I Ketut Suparga, melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi pembuangan sampah yang berada di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (4/5/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut turut melibatkan Kelian Dinas Tegenungan serta didampingi Ketua Pecalang setempat. Pengecekan dilakukan guna memastikan kondisi di lapangan terkait dugaan pelanggaran kesepakatan oleh pihak CV Cendana Mas selaku pengelola lahan.

Berdasarkan hasil pemantauan, diketahui bahwa lokasi tersebut sebelumnya hanya diperbolehkan untuk pembuangan material sisa pembongkaran bangunan berupa puing-puing. Kesepakatan ini telah dibuat antara pihak desa adat dengan CV Cendana Mas sebelum lahan dihibahkan atau diperjualbelikan.

Namun dalam praktiknya, ditemukan adanya aktivitas pembakaran sampah residu seperti plastik dan bahan sejenis lainnya yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan mengganggu kesehatan warga sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Bendesa Adat setempat meminta agar Bhabinkamtibmas dapat menindaklanjuti kejadian ini agar aktivitas pembakaran tidak kembali terjadi. Saat ini, penanganan masih dalam tahap koordinasi dengan pihak CV Cendana Mas.

Dalam keterangannya, I Ketut Suparga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami sudah melakukan pengecekan langsung di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Aktivitas pembakaran sampah yang tidak sesuai kesepakatan ini tentu menjadi perhatian serius karena berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kami akan tindak lanjuti bersama pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Dengan adanya langkah cepat dari Bhabinkamtibmas bersama unsur desa, diharapkan permasalahan ini dapat segera diselesaikan secara baik serta menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan masyarakat di wilayah Desa Kemenuh. (gs/bi)

Baca Juga  Presiden Jokowi: Hilirisasi dan Digitalisasi Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca