Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unit Kearsipan Unud Gelar Workshop Pembentukan LKPTN-BH dan Pembinaan SDM Kearsipan

BALIILU Tayang

:

workshop kearsipan unud
WORKSHOP: Unit Kearsipan Universitas Udayana saat menyelenggarakan Workshop Pembentukan LKPTN-BH dan Pembinaan SDM Kearsipan Universitas Udayana bertempat di Bali Tropic Resort & Spa Nusa Dua, dari tanggal 27 s/d 28 November 2023. (Foto: Hms Unud)

Nusa Dua, Badung, baliilu.com – Dalam rangka proses transformasi Universitas Udayana (Unud) menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTNBH) dipandang perlu membentuk Lembaga Kearsipan PTN-BH Unud yang menaungi Tenaga Kependidikan dengan Jabatan Fungsional Arsiparis.

Maka dari itu, Unit Kearsipan Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan Workshop Pembentukan LKPTN-BH dan Pembinaan SDM Kearsipan Universitas Udayana bertempat di Bali Tropic Resort & Spa Nusa Dua. Workshop dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 27 s/d 28 November 2023 yang dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Umum Universitas Udayana Ni Made Pertami Susilawati, SE, MM dan diikuti oleh para Arsiparis Ahli Muda dan Arsiparis Ahli Madya di lingkungan Universitas Udayana maupun di luar Unud seperti Politeknik Negeri Bali.

Dr. I Wayan Gayun Widharma, SE, M.Si selaku ketua panitia menyampaikan, pada saat ini arsiparis yang ada di Universitas Udayana berjumlah 38 orang dari yang awalnya sebanyak 52 orang, pada tahun 2020 tersebut adanya penyetaraan arsiparis. Oleh karena itu kami ingin terus memberikan berbagai macam tambahan pengetahuan sehingga para arsiparis semua ini nantinya bisa mampu melaksanakan apa yang seharusnya menjadi bidang tugasnya. Kegiatan arsiparis yang ada di Universitas Udayana ini sangatlah rutin dilaksanakan, seperti halnya dari beberapa minggu yang lalu telah dilaksanakan pemusnahan arsip.

“Sekarang kita akan menghadirkan narasumber dari Arsiparis Nasional Republik Indonesia (ANRI) karena akhir-akhir ini tranformasi regulasi ini begitu cepat sehingga kita masih meraba-raba dan tiba-tiba sudah ada aturan yang baru. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PAN-RB) Nomor 1 tahun 2023 tidak berubah banyak, karena jabatan fungsional lain yang mengikuti pola angka kredit arsiparis yang dulu awalnya ada konversi, integrasi dan konvensional, dan ternyata jalan tengah yang diambil oleh Permen PAN-RB adalah konversi sehingga teman-teman jabatan fungsional yang lain mengikuti sistem angka kredit yang ada di arsiparis,” ujar Ketua Panitia.

Baca Juga  FK Unud Gelar Sosialisasi SIMAK dan Feeder PDDikti

Dalam hal ini juga disampaikan terkait Universitas Udayana yang sekarang ini sedang bertranformasi menuju PTN-BH. Selain itu juga terkait kelembagaan serta peta jabatan. Maka dari itu diharapkan kepada para narasumber dapat memberikan gambaran dan masukan nantinya terhadap lembaga kearsipan di PTN-BH yang lain sehingga apa yang menjadi kegiatan kita hari ini dapat menjadi bahan untuk memberikan masukan kembali kepada Tim PTN-BH Universitas Udayana. ANRI ini adalah pembuat regulasi, jadi apabila para peserta di sini mempunyai keluhan terkait dengan arsiparis mohon disampaikan sehingga nantinya keluhan tersebut dapat ditampung dengan apa yang terjadi di bawah, apabila nantinya adanya kebijakan penyusunan regulasi sehingga akan dapat me-mapping situasi di bawah itu dengan lebih akurat.

Kepala Biro Umum Ni Made Pertami Susilawati. (Foto: Hms Unud)

Sementara itu Kepala Biro Umum Ni Made Pertami Susilawati dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada para narasumber yang telah hadir, begitu pula para peserta dari seluruh arsiparis yang ada di lingkungan Unud maupun dari luar Unud. Peserta arsiparis ini adalah merupakan bagian dari penyetaraan beberapa tahun yang lalu dan ada juga arsiparis yang murni. Kegiatan Workshop ini diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada para peserta di unit kearsipan dan juga memberikan pemahaman jikalau nanti bertranformasi ke PTN-BH.

“Para arsiparis di Universitas Udayana sekarang ini sudah mempunyai induknya dan sudah dibimbing oleh para arsiparis yang sudah senior, jadi pada saat berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) tersebutlah bagi kami sangat diperlukan pemahaman yang pasti seperti induknya kemana, bagaimana sistemnya, karena apabila sudah berstatus PTN-BH tersebut nantinya tidak ada lagi atasanya menjabat sebagai Kepala Biro, maka dari itulah arah kita ini ke LKPTN-BH,” ujar Kepala Biro Umum.

Baca Juga  KUI Unud Gelar Seminar Kuliah di Luar Negeri

Dalam Workshop ini menghadirkan dua narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yakni Diantyo Nugroho, SH.,MH, dengan pemaparan materi berjudul “Pembentukan Lembaga Kearsipan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum”, dan Damaris Butar Butar, SE, dengan pemaparan materi berjudul ‘’Pembinaan Jabatan Fungsional Arsiparis’’. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6143-Unit-Kearsipan-Universitas-Udayana-Gelar-Workshop-Pembentukan-LKPTNBH-dan-Pembinaan-SDM-Kearsipan.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  KUI Unud Gelar Seminar Kuliah di Luar Negeri

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  KUI Unud Gelar Seminar Kuliah di Luar Negeri

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Tim PKM PM Elingan Raga Gelar Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat di Puskesmas II Denbar

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca