Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Unud dan MTCRC Perkuat Kerja Sama Pengembangan Perikanan dan Kelautan Indonesia-Korea

BALIILU Tayang

:

unud
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes, bersama para Direktur MTCRC Dr. Hansan Park dan Ivonne M. Radjawane, Ph.D. menunjukkan dokumen kerja sama bertempat di Ruang Nusa Gedung Rektorat Kampus Unud Bukit Jimbaran, Kamis (13/4/23). (Foto: ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Universitas Udayana (Unud) memperluas kerja sama program akademik dan penelitian dalam bidang teknologi kelautan, perikanan dengan Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC).

Kerja sama yang diinisiasi oleh Fakultas Kelautan dan Perikanan Unud diawali dengan penandatanganan MoU antara Universitas Udayana yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes, dengan para Direktur MTCRC Dr. Hansan Park dan Ivonne M. Radjawane, Ph.D. bertempat di Ruang Nusa Gedung Rektorat Kampus Unud Bukit Jimbaran, Kamis (13/4/23). 

Kerja sama bidang kelautan ini telah diawali dengan kerja sama di tingkat Kementerian yaitu Kementerian Kelautan dan Maritim Indonesia dan Korea, yang pada kesempatan ini turut dihadiri oleh Deputi Menteri Koordinator Sumber Daya Kelautan M. Firman Hidayat yang menyambut baik kerja sama dalam penelitian bersama, transfer teknologi, dan kerja sama pembangunan capability building antara Unud dan MTCRC Korea-Indonesia di bidang kelautan dan perikanan, sumber daya dan potensi sumber daya maritim lainnya.

Bali memiliki keindahan bawah laut yang spektakuler dan kaya potensi sumber daya kelautan dan perikanannya sangat menjanjikan. “Saya percaya bahwa kerja sama ini akan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi di bidang kelautan dan perikanan di Bali,” ujar Firman Hidayat. 

unud
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes, bersama para Direktur MTCRC Dr. Hansan Park dan Ivonne M. Radjawane, Ph.D. menandatangani MoU bertempat di Ruang Nusa Gedung Rektorat Kampus Unud Bukit Jimbaran, Kamis (13/4/23). (Foto: ist) 

Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan solusi dan mengatasi beberapa permasalahan terkait dengan isu-isu di bidang pengelolaan sumber daya pesisir dan laut yang berkelanjutan, perlindungan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, terutama laut dan sumber daya pesisir yang saat ini menghadapi tantangan dan menjadi isu kritis di Bali. 

Baca Juga  Penyempurnaan RUU Perikanan, Komite II DPD RI Lakukan Uji Sahih di Unud

Sementara itu Direktur MTCRC Korea Dr. Park Hansan menyampaikan bahwa Unud merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang terkemuka di Kawasan Indonesia Timur, khususnya untuk membantu Indonesia mengembangkan riset akademik melalui Fakultas Kelautan dan Perikanan. Bali memiliki pantai dan laut sangat luas serta memiliki lingkungan yang mendukung bagi pengembangan sumber daya alam.

Demikian pula MTRCC Korea-Indonesia, selama beberapa tahun terakhir telah meraih prestasi yang signifikan untuk melakukan penelitian bersama dengan berbagai institusi, mendukung platform kerjasama dan komunitas lokal, dan peningkatan kapasitas melalui beberapa pelatihan dan webinar/seminar untuk memperkuat kerja sama antara Korea-Indonesia. 

MTCRC berharap dapat melakukan berbagai kegiatan untuk mengembangkan sektor maritim agar dapat memberikan kontribusi yang positif ke berbagai daerah. Oleh karena itu kerja sama dengan lembaga lain termasuk keunggulan akademik bukanlah suatu pilihan, akan tetapi merupakan suatu keharusan. 

Sementara itu Direktur MTCRC Indonesia Ivonne M. Radjawane, Ph.D mengatakan, MTCRC telah aktif bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan dan harapannya universitas  mendukung kerja sama Indonesia-Korea di bidang maritime. Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat besar. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi bahari yang besar. 

unud
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes, bersama para Direktur MTCRC Dr. Hansan Park dan Ivonne M. Radjawane, Ph.D. foto bersama bertempat di Ruang Nusa Gedung Rektorat Kampus Unud Bukit Jimbaran, Kamis (13/4/23). (Foto: ist)  

Untuk memaksimalkan potensinya, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak agar program pembangunan maritim Indonesia dapat berjalan dengan baik. Salah satunya adalah bekerjasama dengan perguruan tinggi lokal di Indonesia.

MTCRC saat ini telah bekerjasama dengan IPB Bogor, Unhas, Unpatti dan dengan beberapa universitas lainnya yang masih dalam proses. Unud sebagai universitas unggulan melalui Fakultas Kelautan dan Perikanan, memiliki visi yang sama dengan MTCRC dalam mempromosikan dan memajukan penelitian akademik dan pendidikan. Melalui penandatanganan MoU ini diharapkan akan ditindaklanjuti dengan langkah konkrit untuk membantu memajukan kerja sama keduabelah pihak.

Baca Juga  KUI Unud Gelar 3rd International Education & Culture Festival

Sementara Rektor yang dalam ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Informasi Unud Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes dalam hal ini juga menyampaikan, Unud merasa bangga dilibatkan dalam Korea-Indonesia MTCRC ini, dalam rangka pengembangan perikanan dan kelautan yang ada di Indonesia maupun di Korea. Ini merupakan program yang sangat bermanfaat bagaimana kita akan ikut dalam kerja sama ini melalui pendidikan, penelitian maupun pengabdian masyarakat, dan juga bagaimana membangun kapasitas sumber daya manusia kita melalui proses pendidikan dan berbagai pertukaran mahasiswa maupun staf dosen. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5497-Universitas-Udayana-dan-MTCRC-Perkuat-Kerjasama-Pengembangan-Perikanan-dan-Kelautan-Indonesia-Korea.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Semnas Soal Tanah, Kerja Sama Prodi MKN FH Unud dengan FH Untan

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  KUI Unud Gelar 3rd International Education & Culture Festival

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Buka Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM bagi Kader Se-Denpasar

Published

on

By

Posyandu Denpasar
SOSIALISASI POSYANDU: Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi dari program Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi pengurus TP Posyandu dan kader Posyandu se-Bali.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi mereka dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di tengah masyarakat.

“Kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk implementasi Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan kader akan semakin memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan layanan sosial dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para kader semakin memahami pola pelayanan yang diberikan saat hari buka Posyandu sehingga mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan transformasi layanan Posyandu dapat kita wujudkan bersama, dimana melalui Posyandu 6 SPM dapat mendekatkan layanan guna mewujudkan masyarakat sejahtera menuju Denpasar MAJU,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga memohon dukungan dari pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan agar dapat terus memfasilitasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, baik dari sisi pelayanan maupun upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu.

Baca Juga  Penyempurnaan RUU Perikanan, Komite II DPD RI Lakukan Uji Sahih di Unud

Ia berharap pembinaan dan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara berjenjang di seluruh wilayah Kota Denpasar, mengingat jumlah kader Posyandu yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan.

“Harapan kami, mengingat jumlah kader yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan, hal serupa dapat terus digerakkan secara berjenjang. Sehingga percepatan peningkatan SDM kader Posyandu dapat kita capai bersama,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, TP Posyandu Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus mendukung transformasi Posyandu dalam memberikan enam layanan dasar yang terintegrasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca